00:00Bapak Presiden yang kami hormati, Bapak Wakil Presiden, Peserta Rapat Kabinet,
00:06izinkan kami melaporkan dengan cepat sedikit mengenai perkembangan konflik di Timur Tengah
00:15dan kemudian juga dampaknya pada ekonomi kita dan apa langkah-langkah kita.
00:21Tadi saya kira Menko Perekonomian sudah memberikan penjelasan yang cukup jelas buat kita semua.
00:27Kita tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan dengan keadaan di sana, nanti akan kami jelaskan di sini.
00:35Nah kalau kita lihat operasi Furi dan Roaring Lion serangan AS Amerika Serikat dan Israel ke Iran,
00:43itu mereka menargetkan seperti ini, ada tiga yaitu melumpuhkan pertahanan udara Iran,
00:50melumpuhkan kapasitas Iran, dan seterusnya seperti yang ada di slide.
00:55Juga saya ingin menambahkan pada peserta rapat yang terhormat bahwa bangsa Iran ini sebenarnya bangsa Arya,
01:03jadi tidak mudah juga ditaklukkan.
01:06Kalau kita lihat slide berikutnya, jumlah rudal yang ditembakkan Iran menurun tajam,
01:12karena 50 persen peluncuran rudal dilaporkan telah dihancurkan.
01:17Tapi juga jangan lupa mereka sudah membuat rudal drones-drones yang murah yang bisa ditembakkan hampir dari mana saja.
01:28Tetapi teknologi AI seperti slide yang Bapak saksikan, itu juga memang berkembang.
01:34Jadi ini adalah menurut saya perang teknologi dan juga spirit untuk melawan.
01:42Tapi kalau kita lihat jumlah drone yang ditembakkan Iran juga menurun,
01:48slide berikutnya ini saya lihat terus menurun,
01:51karena Amerika memang dari sumber-sumber data yang kami dapat,
01:56memang menargetkan untuk menghancurkan pabriknya,
01:59menghancurkan arsenal-nya, dan tempat-tempat peluncurannya.
02:03Namun Iran juga cukup cerdik mereka melakukan mobile peluncuran.
02:11Kemudian kalau kita lihat juga lalu lintas kapal keluar masuk Selat Hormuz juga mulai membaik.
02:19Tetapi tetap juga masalah ansuransi untuk kapal di slide 4,
02:24itu juga kita lihat masih tinggi.
02:26Dan ini masih tentu ada kekhawatiran yang di berbagai pihak.
02:35Tapi juga kita jangan lupa,
02:38Iran ini juga punya kepentingan,
02:40karena hidup mereka banyak tergantung pada minyaknya.
02:46Dan juga di dekat Iran itu juga ada fasilitas mereka yang sangat besar
02:52untuk memproses minyaknya menjadi end product.
02:56Ini hal-hal yang perlu kita pahami.
02:59Angkatan Laut Iran itu menjadi sasaran serangan Amerika
03:03untuk mengamankan penutupan Selat Hormuz.
03:08Dan itu telah dilakukan oleh mereka,
03:10mereka sudah menghancurkan kapal-kapal Angkatan Laut dari Iran.
03:20Tapi juga Bapak-Ibu sekalian, Bapak Presiden,
03:24situasi sangat fluktuatif.
03:26Kalau kita lihat di sini, kapal tanker Amerika,
03:29Yunani terbakar setelah Iran mengklaim serangan drone bawah air.
03:34Kami laporkan, Bapak Presiden,
03:36memang dari sumber-sumber yang kami dapat,
03:40drone dari Iran ini juga sekarang dikembangkan drone dari bawah air.
03:46Dan ini menjadi, kalau istilah saya seperti lapor pada Bapak kemarin,
03:55seperti perang di Gerilia di Papua,
04:00mereka ini membuat drone yang murah,
04:02bisa 2.000 kilometer,
04:04GPS, targeted,
04:07kapan saja bisa diluncurkan.
04:09Dan itu yang juga memang dikhawatirkan Amerika sekarang,
04:12karena mereka mendapatkan informasi bahwa ada kapal-kapal yang membawa drone ini mendekat ke Amerika.
04:18Bapak-Ibu sekalian, kami juga ingin melaporkan,
04:21sistem komando Iran juga dilakukan penghubungan,
04:28dan juga dari teman-teman di Amerika juga cerita bahwa
04:31mereka sekarang juga sedang menyiapkan serangan-serangan lebih efektif,
04:37targeted dengan menggunakan B-52 setelah mereka menggunakan B-2.
04:44Jadi saya pikir situasinya masih fluaktif,
04:48tapi sekali lagi seperti kami laporkan tadi,
04:50Iran juga punya kepentingan untuk mereka survive,
04:53jadi hormos itu tidak mungkin akan ditutup seterusnya.
04:58Oleh karena itu, kami datang dengan berbagai skenario,
05:03dan kita lihat perkembangan dalam satu-dua minggu ke depan.
05:06Jadi saya kira selama lebaran, saya kira akan semua baik-baik.
05:11Eskalasi itu akan seperti ini, Pak Presiden,
05:13yaitu 110-150 dolar.
05:16Ini juga serangan langsung Iran ke aset Amerika diteluk.
05:21Tapi kemarin kunjungan Bapak Presiden,
05:23pertelepon Bapak dengan MBS,
05:25saya kira sudah sangat baik sekali,
05:27karena itu juga diapresiasi banyak pihak.
05:30Kemudian juga kalau kita lihat juga eskalasi ini,
05:33kegagalan total,
05:35Dewan Transisi,
05:36karena mereka berharap
05:37akan terjadi transisi di Iran.
05:40Tapi kalau itu sampai gagal terus, Pak,
05:43ya itu juga tidak mudah
05:45untuk mengatasinya.
05:46Tapi saya tanya daripada mereka,
05:48mereka optimis itu akan terjadi.
05:50Perlu kita cermati saja.
05:52Kemudian perangiran Israel ini,
05:54prolog,
05:56akses hormus terbatas,
05:58kita lihat tadi,
06:01minyak antara 80-110.
06:05Dan di eskalasi,
06:06kami juga akan melihat bahwa itu akan diturun ke 65-80 dolar.
06:10tapi kita semua jangan hati-hati mengenai ini.
06:17Dan kemudian harga minyak brand,
06:19kalau kita lihat seperti slide ini,
06:21dan harga minyak brand,
06:23kita lihat juga bahwa next slide
06:26juga akan menurun di sini.
06:29Dan tadi,
06:30Menko Perekonomian sudah jelaskan,
06:33penggunaan sudah apa namanya,
06:34bahwa kita punya keuntungan,
06:36harga CPO,
06:37dan semua juga naik.
06:39Sebagai bagian terakhir,
06:41kita perlu mempercepat proses
06:44government teknologi,
06:45Bapak Presiden,
06:46dan koordinasi sudah jalan dengan bagus,
06:49dan proses sanggah sekarang sedang jalan di
06:51Banyuwangi,
06:52dan hampir selesai.
06:54Kementerian Sosial,
06:55Kementerian Dalam Negeri,
06:57BPS,
06:57semua sekarang berjalan seimbang,
06:59dan ini membuat efisiensi akan sangat baik sekali.
07:02Dari 41 Kabupaten Kota,
07:04kemarin kami rapatkan,
07:05sudah jalan,
07:06dan apa yang kami laporkan Bapak kemarin,
07:08untuk roll out nasional,
07:09itu tetap bisa dilakukan pada
07:10bulan Oktober tahun ini.
07:13Dan itu akan memberikan penghematan
07:14luar biasa pada kita.
07:16Saran rekomendasi kami,
07:18kondisi semua,
07:19tidak ada yang perlu telah dikhawatirkan,
07:22kita tetap waspada,
07:23kita memantau terus perkembangan di luar,
07:27tapi tadi juga mengenai APBN,
07:29juga saya pikir kami koordinasi Kementerian Keuangan,
07:32saya kira fiskal juga masih sangat prudent,
07:36untuk kita menaikkan juga budget defisit,
07:38juga saya kira perlu kita pertimbangkan hati-hati,
07:41tentu kita siapkan,
07:42tapi kapan dilakukan,
07:43saya kira kita lihat perkembangan situasi.
07:47Penerapan GavTech dan digital ini,
07:49saya kira Bapak Presiden sangat penting,
07:50dan Bapak Presiden sudah kami siapkan
07:53untuk mengunjungi Banyuwangi dan juga Bali,
07:55dan juga ada dua kabupaten,
07:57sehingga betul-betul ini nanti
07:58membawa efisiensi pada kita semua.
08:00Saya kira itu laporan singkat dari kami.
08:02Terima kasih, Bapak Presiden.
Komentar