00:00Dapat penolakan ulama, Prabowo pilih pertahankan keanggotaan Indonesia di Port of Peace.
00:16Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia tetap mempertahankan keanggotaan dalam forum Port of Peace,
00:22meskipun menuai protes dari sejumlah ulama dan organisasi masyarakat Islam.
00:27Keputusan tersebut disampaikan setelah Presiden menerima perwakilan ulama dan tokoh hormas Islam
00:33dalam sebuah pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis 5 Maret 2026.
00:39Pertemuan itu dikelar untuk membahas polemik keikut sertaan Indonesia dalam forum internasional tersebut.
00:45Dalam pertemuan itu, pemerintah menjelaskan alasan mempertahankan keanggotaan Indonesia.
00:51Menteri ATR atau BPN Nusron Wahid menyampaikan bahwa Presiden menilai forum Port of Peace
00:56dapat menjadi salah satu jalur diplomasi bagi Indonesia untuk memperjuangkan perdamaian,
01:02termasuk terkait isu Palestina.
01:04Pemerintah ingin memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang dialog internasional
01:09sebelum mengambil langkah lebih jauh seperti keluar dari keanggotaan.
01:13Namun, sejumlah ulama menyampaikan keberatan terhadap keputusan tersebut.
01:18Sekretaris Majelis Syura DPP Front Persaudaraan Islam, Habib Hanif Alatas,
01:23diketahui mengirimkan surat kepada Presiden yang berisi desakan agar Indonesia menarik diri dari forum itu.
01:29Penolakan muncul karena forum tersebut digagas oleh Amerika Serikat
01:33dan juga melibatkan Israel sebagai salah satu pihak yang terlibat.
01:37Selain itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Holil Nafis,
01:41juga menilai forum tersebut tidak lagi efektif,
01:44terutama setelah meningkatnya ketegangan internasional termasuk serangan Amerika Serikat ke Iran.
01:50Ia menyarankan pemerintah lebih memaksimalkan jalur diplomasi
01:54melalui forum internasional lain seperti PBB dan Organisasi Kerjasama Islam.
01:59Meski demikian, Presiden menegaskan,
02:02pemerintah tetap membuka ruang evaluasi dan kemungkinan menarik diri
02:06jika forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi upaya perdamaian Palestina
02:10maupun kepentingan Indonesia.
02:14Terima kasih telah menonton!
02:16Terima kasih telah menonton!
Komentar