Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selebgram sekaligus pemilik resto Bibi Kelinci, di Kemang, Jakarta Selatan, Nabilah O'Brien ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.

Perkara ini bermula saat Zendhy Kusuma dan istrinya datang ke restoran milik Nabilah pada 19 September 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, keduanya memesan 14 menu makanan dan minuman.

"Tak lama berselang, kedua individu melakukan tindakan intimidatif dengan menerobos masuk ke area dapur yang merupakan area terbatas pelanggan. Terbatas itu berarti dilarang ya, gitu. Serta memicu keributan," kata kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).

Video editor: Galih

#nabilahobrien #kasuspencurian

Baca Juga Tangis Nabilah O'Brien usai Viralkan Konsumen Tak Bayar: Di Mana Hati Nurani Kalian? di https://www.kompas.tv/nasional/655370/tangis-nabilah-o-brien-usai-viralkan-konsumen-tak-bayar-di-mana-hati-nurani-kalian



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/655387/full-kronologi-nabilah-o-brien-jadi-tersangka-awalnya-korban-pencurian-berujung-dilaporkan-balik
Transkrip
00:00Lama berselang, kedua individu melakukan tindakan intimidatif
00:04dengan menerobos masuk ke area dapur yang merupakan area terbatas pelanggan
00:09Terbatas itu berarti dilarang ya, gitu
00:14Serta memicu keributan
00:17Berdasarkan rekaman CCTV, yang saya percaya teman-teman media juga pasti udah lihat
00:21Terduga pelaku Z dan E itu terlihat melakukan pemukulan terhadap lengan kanan head kitchen kami
00:33Abdul Hamid
00:35Serta memukul chiller sambil melontarkan ancaman
00:40Akan mengobrat abri tempat ini
00:43Dan memberikan kekerasan-kekerasan verbal
00:46Kata-kata yang saya percaya tidak layak untuk diberikan kepada seseorang yang sedang bekerja keras
00:52Kurang lebih seperti itu
00:53Pada tanggal yang sama, di jam 23 lewat 53
00:58Itu jadi udah mau jam 12
01:01Mereka meninggalkan tempat tanpa membayar sepeserpun
01:06Staff kami, Rahman, membawa edisi untuk mengejar
01:13Supaya mereka melakukan pembayaran
01:15Tapi ternyata tidak diindahkan
01:17Sekali lagi, apa yang saya sampaikan ini dapat dicek melalui CCTV
01:22Bahkan bisa dilihat melalui unggahan dari klien kami
01:25Lalu update-nya seperti apa?
01:29Ada upaya-upaya hukum yang baik yang dapat oleh klien kami
01:33Untuk mendapatkan hak-hak yang kembali
01:38Sebelumnya, klien kami sudah melakukan posting unggahan pada tanggal 20 Desember
01:42Guna untuk 20 Desember
01:47Guna untuk kepentingan publik
01:49Banyak banget pelaku usaha yang sama berterima kasih loh sama klien kami
01:54Karena telah mempost itu
01:55Sehingga mereka bisa berhati-hati
01:57Ternyata melakukan posting itu hasilnya sangat-sangat positif
02:02Kurang lebih seperti itu
02:03Sekali lagi saya sampaikan
02:05Tujuannya adalah kepentingan publik dan preventif
02:09Kejadian yang sama bisa terjadi di tempat lain juga
02:12Sehingga klien saya berbaik hati untuk menceritakan kepada orang hal tersebut
02:19Klien kami melayangkan somasi pada tanggal 24 September
02:23Menuntut permintaan maaf secara publik
02:26Jadi klien kami cuma minta permintaan maaf aja nih
02:28Secara publik dan personal kepada pegawai-pegawai kami
02:31Lalu dibalas dengan tanggapan somasi juga
02:36Mengakui bahwa mereka memang mengambil
02:39Sekali lagi saya sampaikan dan saya tegaskan
02:41Mereka mengakui melalui balasan somasi mereka
02:45Bahwa mereka mengambil makanan dan minuman tersebut
02:48Namun ada yang lucu disini
02:50Karena mereka mensomasi balik klien kami
02:54Dengan tuntutan 1 miliar rupiah
02:57Karena kerugian yang mereka rasakan dari postingan Bu Nabilah
03:01Oke, jangan salah rasakan disini
03:05Jadi yang meminta 1 miliar rupiah itu adalah
03:09Terduga pelaku pencurian
03:11Begitu
03:15Jelas dengan menjujung tinggi rasa keadilan dan kebenaran yang ada
03:19Kami tidak mungkin fulfill keinginan dari terduga pelaku pencurian
03:29Lalu Bu Nabilah melaporkan di polsek kompang perapatan
03:34Dan dibalas juga
03:37Oleh pelaku pencurian tersebut
03:41Bu Nabilah dilaporkan atas pencemaran nama baik
03:44Dan menyerang kehormatan
03:46Serta melakukan fitnah melalui media elektronik
03:53Sebenarnya ini aja sudah sangat tidak manusiawi
03:57Lalu kita sudah melakukan mediasi 2 kali
04:01Di fasilitasi oleh barang skrim
04:07Juga oleh polsek
04:08Dan tidak menemui titik temu
04:10Karena dari terakhir yang kita tahu
04:12Mereka memberikan kesepakatan perdamaian
04:15Yang tidak masuk di akal keinginannya
04:21Sudah saya sangat cantumkan juga di dalam press release
04:24Apa yang mereka inginkan
04:26Selain 1 miliar rupiah
04:28Klien kami diminta untuk
04:30Minta maaf ke seluruh publik
04:34Ke keluarga
04:35Bahkan diminta mengakui
04:37Bahwa klien saya telah menyerang
04:39Kehormatan dari
04:41Bapak Z dan Ibu E
04:43Telah melakukan fitnah
04:46Dan menyuruh klien kami
04:48Melakukan hal-hal yang sebenarnya
04:49Sudah kita ketahui kebenarannya
04:51Melalui CCTV
04:55Lalu
04:57Penyelidikan berjalan di kedua tempat
05:00Penyelidikan juga berjalan
05:01Pada tanggal 24 Februari
05:06Berdasarkan
05:07Gelar perkara dari polsek
05:10Mampang Perapatan
05:11Yang saya rasa sangat kooperatif
05:13Dan juga saat melihat sesuatu secara objektif
05:16Kami telah memberikan saksi
05:17Sampai 6 CCTV
05:19Lalu kopian
05:21Somasi juga
05:23Bapak Z diresmikan
05:28Diresmikan dan ditetapkan sebagai tersangka
05:30Pada tanggal 24 Februari
05:332026
05:36Namun
05:37Yang janggal disini
05:39Di tanggal yang sama
05:40Klien saya masih diperiksa
05:42Untuk keterangan tambahan di barang screen
05:45Ternyata
05:46Gelar perkara terjadi pada tanggal 26
05:49Februari
05:51Dan
05:51Klien saya dikirimkan surat penetapan tersangka
05:55Hari Sabtu
05:56Tanggal 28 Februari
05:592026
06:01Hal ini janggal
06:03Karena
06:04Sangat cepat
06:05Kita tahu bahwa
06:07Proses approval
06:07Untuk penetapan tersangka itu
06:09Tidak semudah itu
06:10Teman-teman media juga pasti tahu
06:12Dari banyaknya perkara yang ada
06:14Ini merupakan anomali hukum
06:18Cepatnya berjalan
06:19Lalu ada beberapa kejanggalan juga di dalam penyidikan
06:23Yang mungkin
06:24Hanya akan saya beritahukan kepada
06:26Pihak-pihak lain aja di dalam penyidikan
06:30Tapi klien kami merasakan memang
06:32Banyak sekali kejanggalan dari apa yang terjadi
06:36Dari hal ini
06:38Kita jadi bertanya-tanya nih
06:41Kenapa
06:41Instrumen hukum justru lebih tajam ke korban
06:45Dibandingkan
06:48Tersangka pelaku pencurian yang sudah jelas-jelas
06:51Ada CCTV-nya
06:55Rekan-rekan media sekalian
06:57Ya
06:58Perlu kami tegaskan
07:01Ya
07:01Mohon dicatat teman-teman
07:04Pasal-pasal
07:06Pencemaran nama baik
07:07Penuduhan
07:08Maupun fitnah terhadap klien kami
07:10Sama sekali tidak
07:12Memenuhi unsur pidana
07:15Tidak ada
07:16Tidak ada niat jahat dari klien kami
07:18Untuk menyerang kehormatan
07:20Beliau aja tidak tahu ketika posting itu
07:23Siapa yang dia posting
07:26Yang ada cuman
07:28Keberanian pengusaha kecil doang
07:30Yang lagi
07:33Membela diri bahwa usahanya sedang
07:36Sial
07:37Karena
07:37Ada orang yang jahat sama pegawainya
07:40Dan juga
07:41Mengambil makanannya tanpa membayar
07:46Kalian kami mengunggah kontaman CCTV tersebut
07:50Bukan tanpa alasan ya teman-teman
07:52Itu adalah fakta kebenaran
07:54Yang diungkap sekali lagi
07:57Demi untuk kepentingan publik
07:59Agar perangkut usaha lain
08:01Tidak mengalami hal yang serupa
08:06Saya tanya
08:08Siapa lagi yang harus membela
08:10Usaha kecil ini
08:10Jika bukan
08:11Pemiliknya sendiri sebenarnya
08:13Gitu
08:14Ini sangat melukai
08:19Rasa keadilan
08:21Ketika kita melihat fakta ini
08:23Bahwa
08:26Pelaku Z dan S
08:27Sudah mengakui loh
08:28Mengambil makanan dan minuman
08:30Tapi mereka tetap minta
08:32Satu miliar
08:33Gitu
08:34Kami melakukan
08:37Perusahaan Franks ini
08:38Untuk teman-teman melihat
08:40Perkara ini secara utuh
08:42Apa sih sebenarnya yang terjadi
08:44Siapa sih sebenarnya korbannya
08:47Janganlah playing victims gitu
08:49Klien kami dari awal
08:51Sudah mau
08:53Damai dan mediasi
08:55Tapi permintaan
08:57Satu miliar tersebut kan
08:58Menjadi perbuatan
08:59Tidak mendasar
09:00Seperti ingin
09:03Mencari kesempatan
09:05Dari apa yang terjadi
09:06Korban kok
09:07Dimintai satu miliar
09:08Oleh pelaku Z dan T
09:11Jika warga negara
09:13Dibungkam dan dijadikan
09:14Tersangka untuk
09:15Mengungkap kebenaran
09:16Lalu ini bukan
09:17Negara demokrasi namanya
09:22Saya konsol kum
09:23Saya percaya lah
09:24Maksudnya pemerintah
09:25Bapak Prabowo
09:27Sangat mendukung
09:27Adanya UMKM
09:29Sehingga mau
09:30Dan mampu
09:31Membantu
09:32Klien kami
09:33Agak tidak terus
09:35Dikriminalisasi
09:37Saya mau update juga
09:39Kenapa saya lama
09:41Hari ini datang
09:42Karena saya
09:43Baru saja
09:44Melayangkan
09:45Surat pengaduan masyarakat
09:46Dan permohonan
09:47Dalam perkara khusus
09:48Kebirohasidik Baris Kripolri
09:50Yang saya harap
09:52Dapat dikawal
09:53Sampai klien kami
09:55Mendapatkan
09:56Keadilan
09:57Serta
09:59Memang
10:00Ada penghantian penyidikan
10:02Atas dasar
10:04Unsur pidananya
10:05Tidak terpenuhi
10:06Kami juga
10:08Mau mengapresiasi
10:09Semalam
10:10Kami sampai jam 12
10:11Di Paminal
10:12Untuk merespons
10:13Mereka merespons
10:15Dengan cepat
10:15Dan aktif
10:16Mengundang kami
10:18Sampai jam 12
10:19Malam
10:20Untuk mendengarkan
10:21Kesaksian saya
10:22Kasa hukum
10:23Terkait proses
10:24Pemeriksaan ini
10:25Namun memang
10:26Tetap harus kita
10:27Kawal
10:27Kasa hukum
10:28Dari
10:29Bunabilah adalah
10:31Kami akan terus
10:33Dan tidak akan pernah berhenti
10:35Akan melakukan
10:35Semua upaya
10:37Untuk Bunabilah
10:38Dan juga terlapor Pak Kevin
10:40Sampai penyidikan
10:41Dihentikan
10:42Dengan dasar
10:44Tidak adanya
10:44Pidana yang terjadi
10:48Bunabilah itu adalah
10:49Sandaran
10:50Rezeki
10:52Dari berbagai macam
10:52Pegawain
10:53Sampai keadilan
10:55Ditegahkan
10:56Reformasi
10:56Polri
10:57Saya percaya
10:57Masih akan mampu
10:59Menghadapi ini
11:01Kita pasti bisa
11:02Mengawal keadilan ini
11:07Kurang lebih seperti itu
11:12Kecepatan informasi
11:14Dan akurasi data
11:15Adalah komitmen kami
11:17Satu langkah
11:18Lebih dekat
11:19Satu langkah
11:20Lebih terpercaya
11:22Saksikan
11:22Sapa Indonesia Malam
11:24Di Kompas TV
11:25Channel 11
11:26Di televisi Anda
Komentar

Dianjurkan