Skip to playerSkip to main content
INFRAME - Asida selalu menjadi primadona dan menjadi takjil yang paling diburu oleh masyarakat saat Ramadan, khususnya waktu berbuka puasa di beberapa kota di Maluku, seperti Ambon, Ternate dan lainnya. Yuk simak.

#keidenesia #keidenesiatv @KeidenesiaTV #Inframe #Asida #KulinerRamadan #TakjilKhasMaluku #RamadanNusantara #KulinerTradisional #TakjilRamadan

Cuplikan video/foto digunakan untuk informasi, edukasi, dan dokumentasi, bukan komersial. Jika Anda pemilik konten dan keberatan, silakan hubungi kami via DM/email.
Transcript
00:01Nikmatnya Asida, kue khas Ramadan yang populer di Maluku
00:12Asida selalu menjadi primadona dan menjadi takjil yang paling diburu oleh masyarakat saat Ramadan,
00:18khususnya waktu berbuka puasa di beberapa kota di Maluku, seperti Ambon, Ternate, dan lainnya.
00:23Kue yang disajikan dalam bentuk mulat pipih dan dilengkapi dengan taburan kelapa parut di atasnya ini,
00:28terbuat dari sagu dan gula merah yang dicampur dan diaduk hingga mengental.
00:33Rasa manisnya yang berasal dari gula merah, membuat kue yang pengampilannya mirip dengan dodol ini,
00:38diakini dapat memberikan energi bagi tubuh setelah seharian berpuasa.
00:42Selain itu, Asida juga kerap disajikan bersama dengan kolak atau bubur ketan hitam
00:46sebagai hidangan penutup yang menyegarkan setelah berbuka puasa.
00:49Tak hanya sebagai takjil, Asida juga kerap dihidangkan dalam perayaan tertentu,
00:53seperti pernikahan atau kitanan,
00:55serta acara adat lainnya yang dihidangkan dengan berbagai macam bentuk dan warna.
00:59Meski sangat populer di Maluku, Asida ternyata bukan dari Indonesia,
01:03melainkan dari Timur Tengah.
01:05Kue ini dibawa oleh para pedagang Arab yang berlayar ke Nusantara,
01:08khususnya Maluku sekitar abad ke-14.
01:11Meski banyak digemari oleh masyarakat Maluku,
01:13Asida juga dapat ditemukan di berbagai daerah Indonesia,
01:16terutama wilayah yang bersentuhan dengan kebudayaan Arab dan Melayu.
01:19Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended