Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan dalam pidato terbarunya telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran.

Trump mengklaim serangan ini dilakukan untuk menghentikan kekerasan rezim Iran terhadap warga sipil.

Sebelumnya, Jumat lalu saat menghadiri acara di Texas, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia sedang menghadapi "keputusan yang sangat besar" terkait Iran.

Trump menuding Iran telah menghancurkan berbagai hal.

Dalam kesempatan ini, Trump pun menyinggung serangan militer AS tahun lalu saat militer Amerika menggunakan pesawat bom B-2 Spirit dan mengklaim serangan itu secara signifikan melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.

Israel melancarkan serangan udara terhadap wilayah Iran. Dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran.

Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa pasukan militernya telah melancarkan "serangan pendahuluan" terhadap Iran.

Pakar Strategi PPAU, Agung Sasongkojati mengatakan bahwa Iran juga sudah melakukan serangan balasan ke Pangkalan Udara Israel.

Tak menunggu waktu lama, sesaat setelah Israel menyerang Kota Teheran, Iran langsung melancarkan rudalnya ke Israel.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga [FULL] Israel Serang Iran Siang Bolong di Bulan Ramadan, Eks Dubes RI: Trump & Netanyahu Biadab! di https://www.kompas.tv/internasional/653716/full-israel-serang-iran-siang-bolong-di-bulan-ramadan-eks-dubes-ri-trump-netanyahu-biadab

#donaldtrump #as #iran #israel

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/653718/full-memanas-pakar-strategi-ppau-iran-lancarkan-serangan-balasan-ke-pangkalan-udara-israel
Transkrip
00:00TV Saudara bersama saya di Puntur Bahagia, kami akan lejutkan informasi terkait dengan serangan yang kemudian dilancarkan oleh Israel ke
00:07ibu kota Iran
00:08ataupun tempatnya di Teheran pada Sabtu waktu setempat.
00:13Informasi terbaru yang kami peroleh dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran
00:20menjelaskan posisi dan sikap pemerintah Republik Islam Iran terkait peristiwa penyerangan ini.
00:26Melalui pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran di Indonesia berharap bahwa masyarakat Indonesia memperoleh informasi jelas dan akurat
00:34mengenai perkembangan terkini serta memahami dasar hukum dan posisi resmi Republik Islam Iran
00:40berdasarkan piagam persedikatan bangsa-bangsa dan hukum internasional.
00:46Visual yang Anda lihat sederhana adalah situasi di Iran pasca serangan yang kemudian dilancarkan oleh Israel pada Sabtu waktu setempat.
00:59Di awal serangan terdengar dua suara ledakan yang kemudian ada di area Teheran, ibu kota Iran.
01:09Tepatnya lagi pada Sabtu pagi waktu setempat.
01:13Kami akan membahas terkait dengan apa yang sesungguhnya terjadi terkait dengan serangan Israel kepada Iran
01:20bersama dengan pakar strategi PPAU, alumni USR War College, Mars Matenipun Awirawan Agung Sosongkojati.
01:26Pak Agung, selamat sore Pak Agung.
01:33Pak Agung, mungkin bisa di-unmute Pak suaranya Pak?
01:40Pak Agung bisa mendengar suara saya Pak?
01:42Suara jelas.
01:43Baik, siap.
01:44Pak Agung, pertama sebelum nanti kita akan menggali apa yang sesungguhnya terjadi,
01:48saya ingin mengawali dengan apa yang Anda maknai terkait dengan serangan dari Israel kepada Iran.
01:57Oke, terima kasih.
01:58Jadi dari informasi yang kita dapat bahwa serangan pada tadi pagi waktu Teheran, siang hari waktu kita,
02:07itu adalah serangan bersama, serangan joint operation antara Amerika Serikat dengan Israel terhadap Iran
02:16yang dilaksanakan dari beberapa pangkalan serta juga dari kapal Induk dan gugus tugas.
02:26Serangan-serangan ini oleh pihak Barat, pihak Amerika, pihak Israel disebut sebagai preemptive flight atau serangan pencegahan.
02:34Mereka menggunakan semua pesawat, hampir 150 pesawat dan rudal jelajah.
02:40Jadi serangan awal dimulai dengan rudal jelajah yang ditembakkan dari kapal penjelajah yang di kapal Induk,
02:48dari penindung kapal Induk,
02:50dengan melepaskan rudal Tomahawk yang digunakan untuk menghancurkan ataupun membuat rudal radar-radar di sepanjang selatan Iran tidak berfungsi atau
03:02terpaksa mematikan.
03:03Selanjutnya juga dikirimkan ada tiga pesawat pembom B-2 dan pesawat enam pembom B-52,
03:10di mana pembom B-52 ini tidak melepaskan bom tetapi melepaskan rudal jarah jauh yang ditembakkan sebanyak masing-masing memiliki
03:22enam rudal,
03:26sehingga total ada, maaf, dari enam pesawat masing-masing memiliki 20 rudal yang masing-masing ditembakkan dengan jangkauan cukup jauh,
03:36bisa 300 km,
03:37dan total 120 rudal presisi bisa ditembakkan dari udara.
03:42Kalau dari kapal juga jumlahnya dua kali lipat itu, tapi dari udara 120 rudal presisi yang digunakan untuk pusat komando
03:50dan infrastruktur litik komunikasi dalam satu gelombang serangan.
03:53Setelah itu serangan kemudian berikutnya adalah serangan yang dimenggunakan dari kapal Induk,
04:00itu akan melepaskan jauh dengan ada pesawat super hornet ya,
04:05dan juga dari pesawat growler, pesawat apa, hornet F-18 growler yang perang elektronika untuk mengejen.
04:15Ada beberapa pesawat F-35 dari Israel mungkin atau dari Amerika yang masuk untuk mengambil sasaran di Teheran,
04:23tapi kebanyakan serangannya itu dengan rudal jarah jauh dari luar Teheran,
04:29biarkan dari Irak, ditembakkan dari Irak.
04:32Hanya beberapa saja yang masuk di atas Teheran, lainnya semua jarak jauh semua.
04:35Itu sementara yang saya ketahui dari informasi yang didapat.
04:38Oke, artinya serangan udara ini juga bersumber dari kapal Induk yang sebelumnya juga sudah mendekat ke Iran?
04:45Ya, jadi kapal Induk itu ada dua kapal Induk ya.
04:48Kapal Induk pertama adalah US Gerald Ford, itu berada di Mediterania, di dekat Haifa, Israel.
04:54Israel, mereka menjadi pangkalan aju di arah mana?
04:58Arah barat, sehingga untuk melindungi Israel dari sana.
05:01Dan juga kapal-kapal pengawalnya juga berfungsi untuk sebagai anti serangan udara.
05:08Kapal Induk yang kedua, Abraham Lincoln, berada di seberang Laut Arab, Samudera India, di luar Selat Hormus,
05:13tapi jaraknya 700 km, cukup jauh sehingga diperkirakan tidak terancam oleh rudal jelajah atau rudal balistiknya Iran.
05:23Namun kita belum tahu.
05:24Jadi dari situ mereka melemparkan pesawat-pesawat ke udara untuk melaksanakan serangan dari kapal laut ya.
05:33Dan juga setelah tembakannya adalah tembakan menggunakan rudal jelajah.
05:38Oke, Pak Gu, mungkin bisa dielaborasi dan juga disederhanakan kembali.
05:42Bahwa tadi sudah terkonfirmasi serangan ini tidak hanya diinisiasi oleh Israel,
05:47tetapi juga ada andil dari Amerika Serikat yang juga nampaknya sudah dikonfirmasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
05:54Tujuannya apa, Pak Agung?
05:56Dan wilayah mana yang sebenarnya disasar oleh Israel dan juga Amerika Serikat?
06:01Strateginya adalah hammer and anvil ya.
06:03Jadi penembakan jarak jauh, hammer, anvil adalah penyerangan di atas Teheran.
06:08Ini adalah preemptive strike.
06:11Jadi kelujuannya untuk melompokkan kemampuan serang Iran.
06:14Tapi sungguhnya dari data yang kita dapat, Iran juga sudah balas menyerang ini.
06:18Tidak menunggu waktu jeda pada saat serangan masuk, pada saat sama Iran sudah melakukan serangan juga.
06:23Ada catatannya juga ini.
06:24Anda mendapat informasi bahwa Iran juga sudah melontarkan serangan balasan?
06:30Ya, dari data yang didapat, Iran langsung melaksanakan operasi True Promise 3 atau Janji Kebenaran 3.
06:37Dan mereka sudah meluncurkan rudal balistik ya, yaitu rudal balistik Kebar Sekan dan Fatah 1 yang hipersonik
06:45sudah ditembakkan dari silu bawah tanah Tabris, Kermasah dan Lorestan
06:50yang langsung menyerang pangkalan udara Nevatim dan pangkalan udara Telnov, yaitu pangkalan udaranya F-35 Israel.
06:58Jadi sudah serangan, sudah dilaksanakan.
07:00Kemudian ada serangan dengan menggunakan drone swarm, menggunakan Syahid 136-238, diluncurkan dengan Iran Barat
07:08dan dari wilayah proksi Irak dan Suriah.
07:13Drone-drone ini dikirim untuk dekoi sehingga sistem radar Israel sibuk,
07:17sementara rudal balistik melesat di ketinggian tinggi dan menghantam target utama.
07:23Jemen pula, Hezbollah juga melancarkan hujan roket gerat dan burkan ke arah Galilea Utara dari Libanon.
07:28Dan dari Yemen, Houthi sudah menembakkan rudal jalan-jalan drone jarak jauh,
07:34menargetkan gugus tugas Abraham Lincoln di Laut Arab.
07:37Oke, artinya serangan yang kemudian dibalas oleh Iran ini tidak hanya menyasar Israel,
07:42tetapi juga menyasar armada yang kemudian dimiliki oleh Amerika Serikat?
07:47Betul.
07:48Jadi sudah menyerang pangkalan di Israel dan dari Houthi, kebetulan menyerang ini,
07:55apa namanya, kapal induk US Abraham Lincoln.
08:02Dan ini kalau sampai rudal fatahnya masuk, satu saja sudah merupakan presiden yang buruk bagi pihak Amerika.
08:09Oke, saya ingin tanyakan, ketika memang serangan ini sudah terjadi antara kedua negara,
08:15artinya saling membalas, apakah ini bisa diprediksi bahwa eskalasi dari serangan ini akan meningkat?
08:23Belum tahu ya, kan serangan pertama, kemudian serangan kedua menunggu.
08:27Tetapi kan Iran sudah membalas dan membalasnya juga mengarah ke pangkalan-pangkalan udara ini.
08:32Kalau pangkalan udara ini rusak atau tidak bisa dipakai,
08:35ataupun kapal induknya rusak, ya mungkin juga ini sifatnya akan serangan ada lanjutan,
08:43tapi bisa juga dihentikan.
08:45Karena sesungguhnya kan tujuannya apa?
08:48Tujuan dari serangan ini secara strategis kita tahu bahwa apakah regime change,
08:52nggak ada alasan, kondisinya tidak sedang ada pergolakan di dalam regi Iran,
08:56apa serangan lagi, ya serangan lagi kan menghancurkan tempat-tempat yang mungkin sudah diungsikan.
09:01Jadi tujuan utamanya sama seperti yang dari kepala staf bersenjata Amerika,
09:10mengatakan bahwa kita tujuannya apa ini, ini tujuannya hampir tidak ada,
09:14hampir tidak ada alasan untuk menyerang untuk tujuan apa?
09:16Kalau cuma memaksa untuk perundingan mengenai nuklir, pembatasan nuklir pengalayaan,
09:23itu ya mari di diplomatik.
09:25Sebab cara militer tidak ada sesuatu pun yang akan berganti di Iran,
09:31kalau hanya serangan militer semua, karena tanpa pasukan di darat,
09:36maka praktis tidak ada pergantian apapun di bawah.
09:38Kalau cuma serangan ini pengalaman di seluruh dunia, serangan udara,
09:42tidak ada yang merubah situasi politik di bawah.
09:45Ya situasi, apa bisa, situasinya harus ada pasukan bawah,
09:50baik pasukannya barat atau pasukan pemberontak.
09:53Kalau tidak ada itu, praktis tidak ada perubahan apa-apa di Iran nanti.
09:56Oke, kita akan membahas terkait dengan apa yang kemudian terjadi di Iran,
10:02Pak Agung, tetapi ada informasi terkait dengan Presiden Amerika Serikat,
10:06Donald Trump, yang menyampaikan dalam pidato terbarunya,
10:09telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran.
10:12Trump mengklaim serangan ini dilakukan untuk menghentikan kekerasan rezim Iran terhadap keluarga sipil.
10:27Pertama, kami akan menangkutkan kekerasan dari kata-kata-kata-kata-kata-kata-kata-kata-kata.
10:39orang terhadap.
10:42Ini menangkutkan aktivitas yang direk di bahaya United States,
10:46trupi kita, basi kita di luar sana, dan alias kita di seluruh dunia.
10:56Baik, kita sudah sama-sama mendengar penyataan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
11:01Dan sebelumnya pada Jumat lalu, saat menghadiri acara di Texas,
11:05Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan ia sedang menghadapi keputusan yang sangat besar terkait Iran.
11:11Trump menuding Iran telah menghancurkan berbagai hal.
11:14Dalam kesempatan ini, Trump pun menyinggung serangan militer Amerika Serikat tahun lalu,
11:19saat militer Amerika menggunakan pesawat bom B-2 dan klaim serangan itu secara signifikan melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.
11:31Not easy.
11:32We have a very big decision to make.
11:33We have a country that's been, for 47 years, blowing people's legs off, arms off, the face.
11:40They've been knocking out ships, killing people, lots of people.
11:44Not only Americans, lots of people.
11:46We hit them real hard, as you know, with those beautiful B-2 bombers.
11:50recently knocked out their nuclear capability.
11:56But, I'd rather do it the peaceful way, but they're very difficult people, I want to tell you that.
12:02They're very dangerous people, very difficult people.
12:06Pak Gum, kita lanjutkan dialog terkait dengan serangan yang kemudian terjadi di Timur Tengah,
12:12bahwa pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,
12:17mengatakan bahwa salah satu tujuan serangan adalah untuk menghentikan kekerasan rezim Iran terhadap warga sipil.
12:22Mungkin bisa digarisbawahi kembali.
12:24Apakah ini akan efektif untuk kemudian mencapai tujuan tersebut?
12:31Berarti ini alasan dia untuk menyerangnya terbatas, karena mungkin kan untuk hukuman.
12:36Jadi ini ada serangan hukuman, artinya tidak rezim chain, tidak apa, serangan hukuman.
12:41Dan saya ada informasi mengenai apa hasil serangan Iran di mana, di Israel dan di pangkalan Amerika.
12:49Bisa saya sampaikan?
12:50Ya, silahkan boleh, Pak Agung.
12:52Ya, dari kompleks militeri Parchin dan Kojir di Iran,
12:58itu mengalami empat struktur bangunan pencampuran bahan-bahan roket hancur total.
13:03Sehingga produksi rudal balisik bisa terganggu ya.
13:07Jadi di empat struktur bangunan di kompleks militer Parchin dan Kojir.
13:10Kemudian ada tiga baterai radar S-300 hancur dan tidak operasional.
13:16Kemudian untuk faktas pengayaan uranium furdo, itu kelihatan ada, tidak ada kelihatan di permukaan.
13:23Karena bom yang digunakan, bom ditembangkan oleh pembom B-2, tiga buah pembom B-2.
13:28Masuk ke dalam tapi ledakannya di bawah.
13:30Tapi hasil seismik, itu kayaknya GBU-72 yang fungsinya memang untuk penembus bunker.
13:36Kemudian untuk serangan balasan Iran...
13:47Pak Agung, mungkin bisa dilanjutkan Pak.
13:53Pak Agung, mungkin bisa dijelaskan kembali terkait dengan dampak dari serangan balasan Iran terhadap Israel.
14:00Oke, untuk serangan balasan Iran adalah pangkalan udara Nefatim di Gurunegev itu ada rudal balistik dua buah.
14:08Itu diduga berhasil menembus sistem ERO-3.
14:12Kerusakannya hanya di taxiway dan satu hanggar penyimpanan material.
14:16Tidak ada kerusakan pada armada F-35, namun penerbangan terganggu empat jam di sana.
14:21Kemudian untuk pangkalan udara Telnov itu ada depot ban bakar berhasil dihantam drone site 238, namun bisa dikendalikan.
14:29Dan pusat area di Tel Aviv dan Gusdan berudal-udal bisa dicegat, namun serpihan pejegat menimbulkan kerusakan gedung sitil.
14:39Untuk pangkalan udara Angkatan Laut dan pangkalan udara Amerika Serikat Timur Tengah,
14:45itu dalam high alert ya pangkalan udara Udet Al-Qatar, tidak ada serangan fisik tetapi terjadi jeming elektronik sangat tinggi.
14:52Karena pusat tanker itu setiap 15 menit naik ke atas untuk operasi dukungan udara.
14:56Dan pangkalan udara Al-Assad Irak menjadi target serangan roket oleh milisi pro-Iran.
15:01Tiga personel luka ringan, namun tetap bisa operasional.
15:05Dan untuk pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi aman.
15:08Dia tidak digunakan untuk serangan, tapi dia pangkalan aju jet yang F-15 terang kegel untuk combat air patrol.
15:15Sementara pesawat kapal Indo Abraham Lincoln menjauh 100 mil laut ke arah Tenggara Hormuz untuk menghindari rudalnya Iran.
15:25Dan mereka posisinya defisit belk betul-betul sekarang bertahan menangguh serangan.
15:29Dan untuk US Giralflot meluncukkan serangan elektrik masif untuk membuat radar di Suriah di Libanon tidak bisa bekerja.
15:36Jadi secara umum memang tidak ada kerusakan, tetapi sudah menimbulkan radar penggentar bagi Israel.
15:44Karena dua rudalnya berhasil menembus pertahanan udara di pangkalan udara Nefatim di Gurunegev.
15:50Dan ini kemungkinan kalau nanti serangan susulan berikutnya akan ada yang bisa masuk.
15:54Dan mungkin lain kali serangannya bisa menghantam sasaran yang lebih strategis.
15:57Oke, artinya untuk serangan balasan dari Iran ke Israel ini menembus dua pangkalan udara di Israel, begitu Pak Agung?
16:05Ada dua rudal yang menembus pangkalan udara Nefatim di Negev.
16:09Yang lain serangan dari darat oleh pasukan, oleh proksinya Iran.
16:16Oke.
16:16Kalau rudalnya balistik menembus ke Nefatim.
16:20Oke, bahwa tadi juga Anda menyebut kapal induk Abraham Lincoln dan juga USS Gerald Ford yang dimiliki oleh Amerika Serikat,
16:25ini juga posisinya mundur, begitu Pak Agung?
16:29Untuk USS Abraham Lincoln di Laut Arab, dia mundur 100 mili laut ke Tenggara Selat Hormuz.
16:34Menghindari ancaman rudal pesisir dan rudalnya Houthi.
16:39Oke.
16:40Karena Houthi juga menyerang dengan drone dari arah Yemen.
16:42Oke.
16:44Untuk USS Gerald Ford, Pak Agung?
16:47Oh, USS Gerald Ford dia letaknya di Mediterania.
16:50Dia di sebelah sana, di Israel, di laut sebelah, di seberangnya Gaza sana.
16:54Nah, jadi dia men-support. Tapi yang menyerang dari USS Gerald Ford itu jauh sekali.
16:58Dia terbang 1.500 kilometer.
17:00Oke.
17:00Sehingga terpasang kalau pesawat-pesawat pendukung berupa pesawat perang elektronik gruoler dari sana,
17:05itu dua kali mengisi ban bakar. Sekali berangkat dan sekali pulang.
17:08Itu jauh sekali itu.
17:10Oke.
17:11Yang menarik dibahas juga bahwa sebelum ya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut serangan-serangan yang kemudian dilancarkan,
17:19ini tujuan lainnya adalah untuk melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.
17:23Apakah ini kemudian efektif untuk mencapai tujuan yang kemudian disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump?
17:30Menurut saya tidak ya. Karena di Fordo, yaitu silo-silonya sedang diperbaiki.
17:36Kemudian silo-silo maksudnya tempat pengayaan diperbaiki.
17:39Dan juga itu kan dalamnya Fordo itu kan hampir di atas 200 meter.
17:46Sedangkan daya tembus daripada GPU 72 itu terbatas, tidak masuk.
17:51Terus yang lain, dan hanya menggunakan tiga pesawat B2 dari Diego Garcia, sehingga praktis itu mungkin,
17:58ya ini namanya serangan untuk hukuman saja.
18:00Serangan untuk dari statement Presiden Donald Trump, ini adalah untuk menghukum gara-gara demonstrasi yang ditindas.
18:07Nah itu artinya ini kecil, ringan. Bukan untuk soal kaitan sama perundingan ini, perundingan apa? Perundingan nuklir.
18:17Ada dua sesi yang berbeda gitu.
18:20Oke, bahwa tadi mayoritas yang menjadi target serangan juga nampaknya pangkalan udara termasuk juga armada-armada militer ya, Bagung, dari
18:29kedua negara.
18:29Tetapi kalau berbicara soal strategi, apakah memungkinkan bahwa serangan-serangan ini melebar ke pemukiman warga?
18:39Tentu ini tidak kita harapkan, tetapi apakah ada kemungkinan tersebut?
18:45Amerika mengatakan bahwa mereka menyerang rezim.
18:48Tidak-tidaknya tidak akan menyerang warga ataupun ano ya, karena tentu kalau sampai warga ini kan akan menimbulkan ini menyerang
18:55mana.
18:56Jadi semuanya apalagi dia menggunakan bukan bom, tapi hanya bom yang dijatuhkan di Fordow sama yang di kota Teheran,
19:04dan itu pun serangannya adalah serangan menggunakan F-35 atau F-35, yang mana F-35 juga bomnya paling dua
19:11atau tiga,
19:12kalau jarak jauh paling dua bom, satu-satunya, dan itu pasti sasarannya sasaran yang terpilih, tidak kesembarangan, bukan.
19:18Dan pembom B-52 juga menunjukkan rudal jelajah, Air Launched Cruise Missile.
19:23Kemudian B-2 pembom, tapi bomnya bom ke Fordow, ke tempat pengayaan nuklir, pengayaan uranium Iran.
19:31Jadi praktis kelihatan tidak ada korban menyasar ke masyarakat sipil, dan tujuannya memang kan untuk membela ini,
19:39karena Presiden Trump kan sudah berjanji akan membela, akan mendukung para demonstran yang juga kelihatannya disupport oleh intelijen Amerika, Inggris,
19:49dan Israel ya.
19:50Jadi harus membuktikan katakan, dan artinya berarti kalau tidak terkait dengan nuklir, berarti ini adalah mungkin perundingan nuklir jalan terus.
19:59Tapi kan emang Israel kan sudah gemes banget untuk menyerang juga.
20:04Gemesnya itu bukan karena ingin menghancurkan sekali, tetapi kan situasi politik.
20:08Karena kadang-kadang penyerangan ini tujuannya adalah tujuan politik, tujuan untuk memuaskan atau salah berbuat sesuatu.
20:16Sebab kalau tidak, situasi tegang ini akan menimbulkan ketegangan sendiri di domestiknya.
20:22Baik, tentu kita akan tunggu bagaimana kemudian eskalasi serangan yang terjadi di Timur Tengah,
20:27karena informasi dari Pak Agung sudah ada serangan balasan juga yang kemudian dilancarkan oleh Iran.
20:32Terima kasih.
20:33Pakar strategi PPAU, alumni WSR World War College, Marsma TNI Punawirawan Agung Sosongko,
20:39jadi telah bergabung di Breaking News Kompas TV.
20:43Terima kasih. Selamat.
20:44Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan