00:05Intro
00:13Pengadilan Agama Ngawi yang berada di wilayah hukum
00:15Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Jawa Timur
00:17menyelenggarakan kegiatan isbat nikah terpadu
00:20sebagai bentuk pelayanan hukum kepada masyarakat.
00:24Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga
00:27yang melibatkan Kementerian Agama
00:29di Seduk Capil dan juga Basnas Tempat.
00:33Kegiatan isbat nikah terpadu ini digelar
00:35di Balai Nikah KUA, Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
00:39Program ini menjadi solusi nyata
00:41bagi pasangan suami istri yang telah menikah secara agama
00:44namun belum memiliki legalitas hukum negara.
00:47Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Ngawi, Oni Anwar Harsono.
00:52Terut hadir dalam kegiatan ini,
00:54Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi,
00:56Ketua Pengadilan Agama Ngawi,
00:57Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi,
01:00Kepala Desuduk Capil,
01:01Ketua Basnas,
01:02serta Forkompim Cam Paron.
01:05Menurut Bupati Ngawi,
01:07legalitas pernikahan menjadi dasar penting
01:09dalam penerbitan kartu keluarga,
01:11akte kelahiran anak,
01:12keperluan ibadah haji,
01:14keikut sertaan BPJS,
01:15hingga hak waris.
01:16Melalui isbat nikah terpadu,
01:19pelayanan dapat dilaksanakan secara cepat,
01:21efisien,
01:21dan terjangkau.
01:22Nah, jadi sinergi pelaburasi ini
01:26patut kita apresiasi,
01:28karena isbat nikah sendiri,
01:31kemanfaatannya banyak.
01:32Mereka kepastian hukum,
01:35administrasi,
01:37pernikahan kepada masyarakat kita,
01:39dan mungkin secara biaya,
01:41dan lain sebagainya,
01:43mereka, apa namanya,
01:45tidak, waktu itu,
01:46tidak sempat,
01:47untuk di, apa namanya,
01:50ditaksarkan di pengadilan agama dan sebagainya.
01:56Sebanyak 14 pasangan suami istri
01:58dari berbagai wilayah di Kabupaten Ngawi
02:00mengikuti isbat nikah terpadu ini.
02:02Kegiatan ini juga menjadi bagian
02:04dari peringatan hari ulang tahun ke-144,
02:07Pengadilan Agama Ngawi,
02:08Hari Amal Bakti ke-80,
02:11Kementerian Agama,
02:11serta Milet ke-25, Basnas.
02:15Dukungan Basnas Kabupaten Ngawi
02:17memungkinkan masyarakat
02:18dengan keterbatasan ekonomi,
02:20tetap mengakses layanan isbat nikah.
02:22Dengan kolaborasi lintas lembaga ini,
02:25pemerintah daerah berharap
02:26pelayanan hukum yang adil dan inklusif
02:28dapat terus ditingkatkan.
02:29Ada 14 pasangan yang berdiri dari pasangan
02:34yang sewilayah Kabupaten Ngawi
02:37bukan hanya wilayah Jepang Tenggara.
02:40Ini soal.
02:42Kalau di sini masih banyak,
02:43untuk semua ini,
02:45sehari informasi,
02:48sehari-hari statistik
02:49yang dimasukkan,
02:51diperkirakan 2 yang masih mempercabat.
02:59Dengan adanya isbat nikah terpadu,
03:01masyarakat tidak hanya mendapatkan
03:02kepastian hukum,
03:03namun juga kemudahan
03:05dalam mengakses berbagai layanan
03:07administrasi kependudukan.
03:09Hendra Setiawan,
03:10KOPAS TV,
03:11Ngawi,
03:12Jawa Timur.
03:16Terima kasih telah menonton!
Komentar