00:00Kita ke kasus hukum lain saudara, hendak kabur ke Malaysia, bandar narkoba penyetor uang ke mantan Kapolres Bima Kota Erwin
00:08Iskandar alias Koko Erwin ditangkap Subdit 4 Direkturat Tindak Pidana Narkoba Baris Krim Polri di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
00:25Petugas dari Subdit 4 Direkturat Tindak Pidana Narkoba Baris Krim Polri mengejar bandar narkoba di perairan Pematang Silo, Kecamatan Silo
00:34Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
00:36Tersangka berencana kabur ke Malaysia dengan menggunakan kapal melayan.
00:42Koko Erwin merupakan DPO sejumlah kasus narkoba, salah satunya adalah bandar narkotika penyetor uang senilai 2,8 miliar kepada mantan
00:51Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
01:08Kota Erwin Iskandar
01:10Usai ditangkap, Erwin Iskandar langsung dibawa ke Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tenggerang, Banten.
01:20Kedatangannya pun dikawal ketat polisi.
01:22Dari hasil pemeriksaan, pelarian kok Erwin ke negeri jiran telah direncanakan dengan dibantu oleh beberapa rekannya yang juga telah ditangkap
01:30lebih awal di wilayah Tanjung.
01:32Erwin adalah DPO bandar narkoba di NTB yang diduga kerap menyetor narkoba ke mantan Kapolres Bima.
01:45Sedang melakukan penyeberangan menggunakan kapal.
01:51Jadi kita melakukan penangkapan yang diduga akan menuju ke Malaysia.
01:57Peran DPO merupakan bandar sabu di NTB.
02:03Keterkaitannya mungkin nanti akan lebih jelasnya disampaikan pada saat press release ya teman-teman untuk yang lebih detailnya.
Komentar