Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Buntut dari pernyataan kontroversial alumni beasiswa LPDP terkait kewarganegaraan Indonesia, Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyampaikan permohonan maaf. Penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan juga diminta menjaga nama baik institusi LPDP dan Negara Republik Indonesia.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar konferensi pers menyusul pernyataan kontroversial salah seorang penerima beasiswa yang viral di media sosial terkait status kewarganegaraan asing yang dipegang oleh anak penerima beasiswa LPDP.

Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan saat ini LPDP tengah melakukan berbagai upaya untuk mencantumkan nama-nama penerima beasiswa yang tidak patuh terhadap aturan di situs resmi LPDP.

Sudarto juga mengingatkan seluruh penerima dan alumni beasiswa LPDP agar menjaga nama baik institusi dan negara Indonesia, mengingat pembiayaan pendidikan S-2 atau magister serta S-3 atau doktoral bersumber dari anggaran yang dikelola negara.



#lpdp #beasiswalpdp #viral #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653191/minta-penerima-beasiswa-jaga-nama-baik-negara-dirut-lpdp-minta-maaf-usai-viral-pernyataan-alumni
Transkrip
00:00Buntut dari pernyataan kontroversial alumni biasiswa LPDP soal keluarga negaraan Indonesia,
00:06Direktur Utama LPDP Sudarto menyampaikan permohonan maaf.
00:10Penerima biasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan juga diminta
00:13dapat menjaga nama baik institusi LPDP dan negara Republik Indonesia.
00:20Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP menggelar konferensi pers
00:26imbas pernyataan kontroversial salah seorang penerima biasiswa yang viral di media sosial
00:32terkait status keluarga negaraan asing yang dipegang oleh anak penerima biasiswa LPDP.
00:38Direktur Utama LPDP Sudarto mengatakan saat ini LPDP sedang melakukan berbagai upaya
00:45untuk mencantumkan nama-nama penerima biasiswa yang tidak patuh terhadap aturan di situs LPDP.
00:52Sudarto juga mengingatkan kepada seluruh penerima dan alumni biasiswa LPDP
00:58agar menjaga nama baik institusi dan negara Indonesia
01:01karena pembiayaan pendidikan S2 atau Master serta S3 atau Doktoral
01:07bersumber dari anggaran yang dikelola negara.
01:13Saya harus mungkin menyampaikan permohonan maaf juga kepada para
01:20applicants untuk menjadi calon penerima biasiswa.
01:24Karena apa?
01:24Kami melakukan background checking terhadap Anda semuanya.
01:30Oleh lembaga-lembaga tentunya berkomentan bukan kami.
01:36Demikian halnya pada saat Anda mungkin teman-teman mata kuda yang pernah ikut ya
01:42tes substantifnya Anda pasti diwawancari oleh satu psikolog dan dua dosen PhD minimal.
01:55Jadi kami lagi memikirkan juga mempertimbangkan untuk menaruh teman-teman nama anak-anak yang tidak patuh itu
02:03di dalam website LPDP.
02:05Ini lagi kami pikirkan tuh.
02:08Aku gak mau katakan nemeng dan semeng loh ya.
02:11Tapi sekali lagi ini kan lu pakai duit pajak.
02:15Iya kan?
02:15LPDP.
02:17Artinya ya wajarlah itu.
02:20Wajarlah.
02:21Jadi ini lagi kita pertimbangkan.
02:23Jadi banyak sekali sekarang yang kami lakukan saat ini.
02:26Ini sekali lagi memberikan momentum bagi kami untuk melakukan perbaikan.
02:30Dan sekali lagi terima kasih kepada semuanya yang sangat-sangat peduli terhadap pengembangan SDM Indonesia yang harus kita percepat.
Komentar

Dianjurkan