00:00Buntut dari pernyataan kontroversial alumni biasiswa LPDP soal keluarga negaraan Indonesia,
00:06Direktur Utama LPDP Sudarto menyampaikan permohonan maaf.
00:10Penerima biasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan juga diminta
00:13dapat menjaga nama baik institusi LPDP dan negara Republik Indonesia.
00:20Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP menggelar konferensi pers
00:26imbas pernyataan kontroversial salah seorang penerima biasiswa yang viral di media sosial
00:32terkait status keluarga negaraan asing yang dipegang oleh anak penerima biasiswa LPDP.
00:38Direktur Utama LPDP Sudarto mengatakan saat ini LPDP sedang melakukan berbagai upaya
00:45untuk mencantumkan nama-nama penerima biasiswa yang tidak patuh terhadap aturan di situs LPDP.
00:52Sudarto juga mengingatkan kepada seluruh penerima dan alumni biasiswa LPDP
00:58agar menjaga nama baik institusi dan negara Indonesia
01:01karena pembiayaan pendidikan S2 atau Master serta S3 atau Doktoral
01:07bersumber dari anggaran yang dikelola negara.
01:13Saya harus mungkin menyampaikan permohonan maaf juga kepada para
01:20applicants untuk menjadi calon penerima biasiswa.
01:24Karena apa?
01:24Kami melakukan background checking terhadap Anda semuanya.
01:30Oleh lembaga-lembaga tentunya berkomentan bukan kami.
01:36Demikian halnya pada saat Anda mungkin teman-teman mata kuda yang pernah ikut ya
01:42tes substantifnya Anda pasti diwawancari oleh satu psikolog dan dua dosen PhD minimal.
01:55Jadi kami lagi memikirkan juga mempertimbangkan untuk menaruh teman-teman nama anak-anak yang tidak patuh itu
02:03di dalam website LPDP.
02:05Ini lagi kami pikirkan tuh.
02:08Aku gak mau katakan nemeng dan semeng loh ya.
02:11Tapi sekali lagi ini kan lu pakai duit pajak.
02:15Iya kan?
02:15LPDP.
02:17Artinya ya wajarlah itu.
02:20Wajarlah.
02:21Jadi ini lagi kita pertimbangkan.
02:23Jadi banyak sekali sekarang yang kami lakukan saat ini.
02:26Ini sekali lagi memberikan momentum bagi kami untuk melakukan perbaikan.
02:30Dan sekali lagi terima kasih kepada semuanya yang sangat-sangat peduli terhadap pengembangan SDM Indonesia yang harus kita percepat.
Komentar