Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 15 jam yang lalu
Insiden diskriminatif yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, tersebut terjadi dalam laga panas Liga Champions, Selasa, 17 Februari 2026.
Transkrip
00:04Sobat Lens, kapan sih sepak bola bisa benar-benar bersih dari rasisme?
00:09Kejadian memalukan kembali mencorang panggung megah Liga Champions Eropa.
00:13Lagi-lagi, bintang asal Real Madrid, yaitu Vinicius Junior, harus menelan pil pahit jadi sasaran diskriminasi.
00:20Kali ini, insidennya sampai bikin laga panas antara Real Madrid melawan Benfica.
00:25Dihentikan sementara.
00:26Parahnya lagi, ada pelatih top yang malah nyalahin selebrasi Vini.
00:31Wah, kok korbannya yang disalahkan ya?
00:33So, welcome to MTV Lens, dan mari kita bongkar dramanya.
00:37Selasa 17 Februari 2026, Estadio D'Aus mendadak tegang.
00:42Pertandingan terpaksa dihentikan selama 10 menit karena dugaan pelecehan rasial yang dilakukan komen Benfica,
00:47yaitu Gian Luca Prestiani, kepada Vinicius Junior.
00:51Prestiani sendiri mengaku melontarkan kata-kata kasar, tapi Real Madrid enggak tinggal diam.
00:57Mereka langsung menyerahkan bukti lengkap ke UEFA.
01:00Bintang baru Madrid, yakni Kylian Mbappe, bahkan maju sebagai saksi kunci.
01:05Mbappe tegas bersaksi kalau dia mendengar langsung cercaan rasis dari Prestiani ke Vini.
01:10Enggak cuma sekali, tapi sampai 5 kali.
01:13Katanya, saya mendengarnya.
01:15Pemain Benfica lain juga mendengarnya.
01:17Yang bikin darah mendigi, di tengah investigasi ini,
01:20salah satu pelatih top Eropa, yakni Jose Mourinho,
01:22malah berkomentar kalau selebrasi gol Vini itu memprovokasi penonton.
01:26Pernyataan ini langsung dismesh tajam sama pelatih El Real, yakni Alvaro Arbeloa.
01:32Mantan back Spanyol itu pasang badan buat anak asunya.
01:35Arbeloa menegaskan, Vini cuma menari merayakan gol.
01:38Hal yang udah dilakuin ratusan pemain lain selama bertahun-tahun.
01:42Sekarang, bola panas ada di tangan UEFA.
01:44Sesuai pasal 14 peraturan disiplin UEFA,
01:47pelaku pelecehan rasial bisa dijatuhi sanksi skorsing minimal 10 pertandingan.
01:52Arbeloa dan seluruh skuad Madrid menuntut ketegasan.
01:56Mereka menanti bukti nyata dari UEFA.
01:58Bukan sekedar kampanye, no to racism, di banner pinggir lapangan aja.
02:03Sanksi tegas adalah harga mati.
02:05Dimana menurut kalian Sobat Lens?
02:07Udah saatnya kan UEFA kasih hukuman maksimal biar ada efek jerak?
02:11So, kita dukung terus ya, Vini dan Say No To Racist.
02:14Terima kasih sudah menonton dan sampai jumpa di konten narik lainnya hanya di MTV & Lens.
02:20Bye!
Komentar

Dianjurkan