Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
Mahasiswa Stanford Ciptakan Algoritma Pencari Jodoh

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Algoritma
00:04Kalau biasanya, algoritma dipakai untuk rekomendasi belanja atau video,
00:08tapi di Stanford, mahasiswa malah bikin algoritma yang bantu teman-temannya menemukan cinta.
00:15Hai kukali, sekalian ini aku mau bahas kabar unik dari Amerika Serikat
00:19tentang bagaimana sekelompok mahasiswa mengembangkan teknologi matchmaking
00:22dengan cara yang berbeda dari Tinder atau aplikasi kencan biasa.
00:25Nah, teman-teman, mahasiswa pasir sarjana dari Stanford University, Henry Wanks,
00:31menciptakan sebuah layanan bernama Death Drop
00:33yang menggunakan algoritma khusus untuk memasangkan mahasiswa dengan calon pasangan mereka.
00:38Berbeda dengan aplikasi kencan yang mengandalkan swipe,
00:42data Death Drop ini bekerja berdasarkan jawaban pengguna
00:46atas kursioner komprehensif yang didesain untuk mengukur kompatibilitas secara lebih dalam.
00:52Setiap minggu, sistem akan memberikan satu calon pasangan yang dianggap cocok berdasarkan data tersebut.
00:58Platform ini sudah menarik perhatian ribuan mahasiswa.
01:01Di kampos, Stanford saja yang punya sekitar 7.500 mahasiswa sarjana.
01:06Hampir 2.500 orang ikut mencoba layanan ini hanya dalam beberapa waktu setelah diluncurkan.
01:13Death Drop ini juga dilengkapi fitur tambahan seperti PlayCupid
01:16yang memungkinkan pengguna menyarankan pasangan untuk teman atau shoot your shoot
01:21yang memberi kesempatan kamu mencadar ketertarikan pada seseorang
01:25dan otomatis mencocokkan jika keduanya saling tertarik.
01:28Selain membantu dalam konteks romantis,
01:31beberapa mahasiswa bahkan memanfaatkan layanan ini untuk memperluas jaringan sosial
01:35atau menemukan teman baru di lingkungan kampus.
01:38Lebih menarik lagi, Wang ini berencana mengembangkan platform ini lebih jauh,
01:42bukan hanya di kampus, tetapi mungkin juga di kota-kota tertentu di masa depan,
01:46bahkan sebagai bagian dari perusahaan baru berbasis teknologi sosial.
01:51Nah, teman-teman, jadi algoritma yang awalnya dipakai untuk rekomendasi produk atau video,
01:57kini diterapkan untuk urusan hati.
01:59Ini bukan cuma soal teknologi,
02:00tapi tentang bagaimana data dan kecerdasan buatan ini
02:03bisa membantu mempertemukan orang dalam cara yang lebih bermakna.
02:07Menurut kamu nih, kalau lagi jombro di kampus atau kerja,
02:11siapa tahu nih, aplikasi ini, algoritma ini,
02:14juga bukan cuma membantu kamu cari film,
02:16tapi juga pasangan.
02:18Teman-teman, jangan lupa share video ini kalau bermanfaat
02:20dan tetap palingin terus, MTV and Lain,
02:22subscribe dan fokus selainnya barang aku.
02:24Next, kita bahasnya menanggi, guys.
Komentar

Dianjurkan

Metrotvnews.com
1 hari yang lalu