Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Warga terdampak tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, pasrah akan menjalani puasa Ramadhan di pengungsian.

Dapur umum di posko pengungsian SD Padasari 02 berencana menyerahkan menu sahur dan berbuka kepada pengungsi. Logistik masakan akan diberikan relawan setiap harinya.

Bagaimana kondisi warga terdampak tanah bergerak di pengungsian?



#ramadan #tanahbergerak #tegal

Baca Juga Fasilitas di Stadion Pakansari Cibinong Rusak Diterjang Puting Beliung |SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/650558/fasilitas-di-stadion-pakansari-cibinong-rusak-diterjang-puting-beliung-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650559/korban-tanah-bergerak-di-tegal-puasa-ramadan-di-pengungsian-sapa-malam
Transkrip
00:01Bergeser ke titik lain masih di Jawa Tengah, warga terdampak tanah bergerak di desa pada sehari Kabupaten Tegal.
00:07Pasrah akan menjalani ibadah di bulan Ramadan di pengungsian.
00:12Dapur umum di posko pengungsian SD pada sehari 02 berencana menyerahkan menu sahur dan berbuka kepada pengungsi.
00:19Logistik masakan akan diberikan relawan setiap harinya.
00:31Kalau di rumah buka, senang ya mendingan bisa kumpul sama keluarga gitu.
00:36Bisa buka bersama, kalau di sini kan jauh-jauhan jadi ya bingung juga sih.
00:43Di sini kan kita nyiapin bahan buat kuasa gitu ya, buat sahur.
00:50Kita cari menu apa gitu, cuma kalau di sini kan tergantung di sini.
00:55Mungkin kita tinggal makan aja, nggak usah mikirin gitu.
01:00Ada ide, kalau untuk persiapan bulan puasa, kita mau bikin beberapa kelompok,
01:06nanti kita tinggal memfasilitasi saja untuk menu-nya juga nanti kita yang atur semua untuk pengungsi.
01:13Alhamdulillah masih aman lah, tapi kami juga tetap membuka donasi.
01:21Karena kebutuhan kita nggak satu bulan, dua bulan.
01:24Iya.
01:26Kita cek kondisi warga terdampak tanah bergerak di pengungsian lewat laporan langsung jurnalis Kompas TV.
01:32Novelia Hasana bersama dengan Prahayuda Febrianto langsung dari Tegal, Jawa Tengah.
01:36Ini kurang sepekan lagi novel menuju Ramadan.
01:40Warga terdampak tanah bergerak tampaknya sudah betul-betul pasrah.
01:43Dengan kondisi mereka sesiap apa sesungguhnya menghadapi Ramadan yang saya yakin sebagian besar dari mereka merasakan hal yang berbeda untuk
01:50saat ini.
01:54Ya, Tifal dan juga saudara, memang sudah sekitar 11 hari warga mengungsi di pengungsian yang tersedia untuk korban terdampak tanah
02:06bergerak di Jawa Tengah Padasari,
02:08kecamatan Jawa Tengah Kabupaten Tegal.
02:11Namun, memang sekitar satu pekan lagi atau kurang dari sepekan lagi itu adalah bulan sisi Ramadan di mana warga juga
02:17mengatakan bahwa mereka pasrah dan juga menyerahkanlah semuanya kepada bantuan dan juga dapur umum yang akan menyiapkan menu sahur dan
02:28memberbuka.
02:29Di mana memang mereka mengatakan bahwa sebelumnya akan bisa berkuasa dan juga berlebaran bersama keluarga di rumah.
02:36Nah, namun pada kali ini karena imbas jaringan yang bergerak mereka harus mengungsi, tinggal berpisah dengan keluarganya,
02:44sehingga pun terfahur dan berdua puasa juga harus berpisah dari keluarganya dan hanya bisa menyerahkan atau tempah serah terhadap apa
02:51yang diberi cawan dapur umum.
02:52Sementara itu untuk dapur umum di SD Padasari 02 yang menjadi posko 2 untuk warga terdampak tanah gerak di Desa
03:01Padasari,
03:02Keselamatan Jatian Negara Kabupaten Tegar mengatakan bahwa mereka akan memberikan opsi kepada para warga ataupun para pengungsi untuk menyerahkan gitu.
03:13Nantinya nanti untuk menu sahur dan juga menu berbuka itu akan diserahkan kepada pengungsi agar mereka yang memasak sendiri dan
03:20juga menyiapkan sendiri.
03:21Namun untuk kebutuhan ataupun logistik untuk sayur mayur termasuknya juga bahan-bahan masakan itu nanti akan disupply oleh koordinator dapur
03:31umum.
03:31Karena kan memang koordinator dapur umum juga mengatakan bahwa mereka juga harus menyiapkan buasa ataupun sahur dan juga berbuka untuk
03:41keluarga mereka masing-masing,
03:42sehingga pada saat sahur, masak sahur dan juga masak berbuka itu menyerahkan kepada para pengungsi untuk menyiapkannya sendiri, memasak sendiri.
03:52Namun untuk logistik ataupun untuk sayur mayur dan juga bahan masakan akan diberikan dari relawan kepada pengungsi setiap harinya.
04:01Oke itu di satu hal, karena kondisinya tidak memungkinkan.
04:05Jadi satu-satunya harapan adalah bertahan di pengungsian sekarang.
04:08Cuma kan ada opsi juga untuk relokasi yang keluar dan saya yakin ini juga sedang dimatangkan juga oleh otoritas terkait.
04:15Sejauh mana peluang relokasi ini bisa berjalan cepat minimal saat warga kembali itu di momen lebaran nanti bisa kumpul-kumpul
04:22lagi dengan nuansa yang lebih baik lagi lah ketimbang sekarang.
04:24Apakah memungkinkan itu berjalan lebih cepat novel?
04:29Ya Tifal dan juga saudara terkait dengan relokasi ataupun lahan untuk relokasi memang saat ini masih dalam tahap kajian.
04:37Karena kan memang di dekat pada dasar itu memiliki jenis tanah lebong sehingga akan bisa turun hujan atau curah hujan
04:45tinggi itu akan bergerak gitu.
04:47Karena mereka tangannya tidak mengikat air.
04:50Selain itu untuk menyiapkan lahan juga saat ini terakhir dari BPBD Kabupaten Tenggal mengatakan saat ini tidak dalam proses kajian
04:59dengan badan biologi.
05:00Untuk memastikan bahwa lahan yang nantinya rencananya akan digunakan sebagai tempat relokasi ini yang sementara para warga ataupun para pengungsi
05:09atau warga terdampak.
05:10Tanah bergerak itu dijamin aman, tidak di posisi tanah yang stabil, aman dan juga tidak jauh dari mata pencaharian warga
05:22yang dimana mayoritas warga desa pada seharian terdampak itu merupakan petani dan juga peternak.
05:29Sehingga juga harus menyiapkan lahan yang tidak jauh begitu dari mata pencaharian negara seperti tidak jauh dari sawah, juga tidak
05:34jauh dari kebun begitu.
05:36Selain itu untuk saat ini informasi yang kami dapatkan ada satu calon lahan sementara yang sudah disiapkan atau yang dalam
05:44kajian badan biologi itu sekitar luasnya 5 hektare.
05:47Dan dimana nanti lebih kurang disiapkan ataupun dibangun 500 rumah sementara.
05:53Namun itu pun juga saat ini dalam proses kajian badan biologi terkait dengan keamanan dan juga stabil atau tidaknya tanah.
06:02Melihat tanah di desa pada sari itu berjenis tanah lempung sehingga ditakutkan nantinya akan terjadi hal yang serupa di Makan
06:13Datang.
06:15Novelia Hasanah dan Prayuda Febrianto melaporkan langsung dari Tegal, Jawa Tengah.
06:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan