00:01Bergeser ke titik lain masih di Jawa Tengah, warga terdampak tanah bergerak di desa pada sehari Kabupaten Tegal.
00:07Pasrah akan menjalani ibadah di bulan Ramadan di pengungsian.
00:12Dapur umum di posko pengungsian SD pada sehari 02 berencana menyerahkan menu sahur dan berbuka kepada pengungsi.
00:19Logistik masakan akan diberikan relawan setiap harinya.
00:31Kalau di rumah buka, senang ya mendingan bisa kumpul sama keluarga gitu.
00:36Bisa buka bersama, kalau di sini kan jauh-jauhan jadi ya bingung juga sih.
00:43Di sini kan kita nyiapin bahan buat kuasa gitu ya, buat sahur.
00:50Kita cari menu apa gitu, cuma kalau di sini kan tergantung di sini.
00:55Mungkin kita tinggal makan aja, nggak usah mikirin gitu.
01:00Ada ide, kalau untuk persiapan bulan puasa, kita mau bikin beberapa kelompok,
01:06nanti kita tinggal memfasilitasi saja untuk menu-nya juga nanti kita yang atur semua untuk pengungsi.
01:13Alhamdulillah masih aman lah, tapi kami juga tetap membuka donasi.
01:21Karena kebutuhan kita nggak satu bulan, dua bulan.
01:24Iya.
01:26Kita cek kondisi warga terdampak tanah bergerak di pengungsian lewat laporan langsung jurnalis Kompas TV.
01:32Novelia Hasana bersama dengan Prahayuda Febrianto langsung dari Tegal, Jawa Tengah.
01:36Ini kurang sepekan lagi novel menuju Ramadan.
01:40Warga terdampak tanah bergerak tampaknya sudah betul-betul pasrah.
01:43Dengan kondisi mereka sesiap apa sesungguhnya menghadapi Ramadan yang saya yakin sebagian besar dari mereka merasakan hal yang berbeda untuk
01:50saat ini.
01:54Ya, Tifal dan juga saudara, memang sudah sekitar 11 hari warga mengungsi di pengungsian yang tersedia untuk korban terdampak tanah
02:06bergerak di Jawa Tengah Padasari,
02:08kecamatan Jawa Tengah Kabupaten Tegal.
02:11Namun, memang sekitar satu pekan lagi atau kurang dari sepekan lagi itu adalah bulan sisi Ramadan di mana warga juga
02:17mengatakan bahwa mereka pasrah dan juga menyerahkanlah semuanya kepada bantuan dan juga dapur umum yang akan menyiapkan menu sahur dan
02:28memberbuka.
02:29Di mana memang mereka mengatakan bahwa sebelumnya akan bisa berkuasa dan juga berlebaran bersama keluarga di rumah.
02:36Nah, namun pada kali ini karena imbas jaringan yang bergerak mereka harus mengungsi, tinggal berpisah dengan keluarganya,
02:44sehingga pun terfahur dan berdua puasa juga harus berpisah dari keluarganya dan hanya bisa menyerahkan atau tempah serah terhadap apa
02:51yang diberi cawan dapur umum.
02:52Sementara itu untuk dapur umum di SD Padasari 02 yang menjadi posko 2 untuk warga terdampak tanah gerak di Desa
03:01Padasari,
03:02Keselamatan Jatian Negara Kabupaten Tegar mengatakan bahwa mereka akan memberikan opsi kepada para warga ataupun para pengungsi untuk menyerahkan gitu.
03:13Nantinya nanti untuk menu sahur dan juga menu berbuka itu akan diserahkan kepada pengungsi agar mereka yang memasak sendiri dan
03:20juga menyiapkan sendiri.
03:21Namun untuk kebutuhan ataupun logistik untuk sayur mayur termasuknya juga bahan-bahan masakan itu nanti akan disupply oleh koordinator dapur
03:31umum.
03:31Karena kan memang koordinator dapur umum juga mengatakan bahwa mereka juga harus menyiapkan buasa ataupun sahur dan juga berbuka untuk
03:41keluarga mereka masing-masing,
03:42sehingga pada saat sahur, masak sahur dan juga masak berbuka itu menyerahkan kepada para pengungsi untuk menyiapkannya sendiri, memasak sendiri.
03:52Namun untuk logistik ataupun untuk sayur mayur dan juga bahan masakan akan diberikan dari relawan kepada pengungsi setiap harinya.
04:01Oke itu di satu hal, karena kondisinya tidak memungkinkan.
04:05Jadi satu-satunya harapan adalah bertahan di pengungsian sekarang.
04:08Cuma kan ada opsi juga untuk relokasi yang keluar dan saya yakin ini juga sedang dimatangkan juga oleh otoritas terkait.
04:15Sejauh mana peluang relokasi ini bisa berjalan cepat minimal saat warga kembali itu di momen lebaran nanti bisa kumpul-kumpul
04:22lagi dengan nuansa yang lebih baik lagi lah ketimbang sekarang.
04:24Apakah memungkinkan itu berjalan lebih cepat novel?
04:29Ya Tifal dan juga saudara terkait dengan relokasi ataupun lahan untuk relokasi memang saat ini masih dalam tahap kajian.
04:37Karena kan memang di dekat pada dasar itu memiliki jenis tanah lebong sehingga akan bisa turun hujan atau curah hujan
04:45tinggi itu akan bergerak gitu.
04:47Karena mereka tangannya tidak mengikat air.
04:50Selain itu untuk menyiapkan lahan juga saat ini terakhir dari BPBD Kabupaten Tenggal mengatakan saat ini tidak dalam proses kajian
04:59dengan badan biologi.
05:00Untuk memastikan bahwa lahan yang nantinya rencananya akan digunakan sebagai tempat relokasi ini yang sementara para warga ataupun para pengungsi
05:09atau warga terdampak.
05:10Tanah bergerak itu dijamin aman, tidak di posisi tanah yang stabil, aman dan juga tidak jauh dari mata pencaharian warga
05:22yang dimana mayoritas warga desa pada seharian terdampak itu merupakan petani dan juga peternak.
05:29Sehingga juga harus menyiapkan lahan yang tidak jauh begitu dari mata pencaharian negara seperti tidak jauh dari sawah, juga tidak
05:34jauh dari kebun begitu.
05:36Selain itu untuk saat ini informasi yang kami dapatkan ada satu calon lahan sementara yang sudah disiapkan atau yang dalam
05:44kajian badan biologi itu sekitar luasnya 5 hektare.
05:47Dan dimana nanti lebih kurang disiapkan ataupun dibangun 500 rumah sementara.
05:53Namun itu pun juga saat ini dalam proses kajian badan biologi terkait dengan keamanan dan juga stabil atau tidaknya tanah.
06:02Melihat tanah di desa pada sari itu berjenis tanah lempung sehingga ditakutkan nantinya akan terjadi hal yang serupa di Makan
06:13Datang.
06:15Novelia Hasanah dan Prayuda Febrianto melaporkan langsung dari Tegal, Jawa Tengah.
06:18Terima kasih.
Komentar