Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Terduga pelaku penganiayaan akibat perkara suara alat musik drum mengajukan permohonan maaf dan damai.

Terduga pelaku berharap jalan mediasi yang telah diajukan ke pihak kepolisian dapat direspons positif oleh korban.

Pengajuan maaf dan damai ini dilakukan terduga pelaku usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat.

Terduga pelaku mengakui adanya penganiayaan lantaran tidak bisa menahan emosi saat ditegur.

Namun kini, terduga pelaku memohon agar korban menyetujui ajakan damai.

Sedangkan pihak korban, melalui kuasa hukumnya, belum mempertimbangkan jalur damai sehingga belum mencabut laporan di polisi.

Baca Juga [FULL] Prof Kiki Soal Adu Jotos Antar Tetangga Perkara Suara Bising Drum Berujung Saling Lapor di https://www.kompas.tv/regional/650323/full-prof-kiki-soal-adu-jotos-antar-tetangga-perkara-suara-bising-drum-berujung-saling-lapor

#drum #tetangga #penganiayaan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650372/tetangga-saling-lapor-perkara-drum-terduga-pelaku-penganiayaan-ajukan-damai-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara terduga pelaku penganiayaan akibat perkara suara alat musik drum mengajukan permohonan maaf dan damai.
00:07Terduga pelaku berharap jalan mediasi yang telah diajukan ke pihak kepolisian dapat direspon positif oleh korban.
00:14Pengajuan maaf dan damai ini dilakukan terduga pelaku usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat.
00:20Terduga pelaku mengakui adanya penganiayaan lantaran tidak bisa menahan emosi saat ditegur.
00:26Namun kini terduga pelaku memohon agar korban menyetujui ajakan damai.
00:31Sedangkan pihak korban melalui kuasa hukumnya belum mempertimbangkan jalur damai, sehingga belum mencabut laporan di polisi.
00:43Kalau saya sih maunya, kalau penyidik juga saya bilang, ya tolong dibantulah untuk damai.
00:52Saya ngaku salah, ya kan? Ya biar gimana pun namanya orang emosi, gak ada yang benar.
00:59Dimana sih ada orang emosi benar? Orang emosi itu salah. Ya saya salah memang disitu emosi memaki gitu lah.
01:05Tapi kesalahan saya bukan inisiatif saya saya munculkan kesalahan, tapi karena ada sebab akibat seperti itu.
01:12Artinya mau damai nanti, kami gak akan beda. Kami sudah berkomitmen sampai kapanpun tegak lurus siapapun yang di belakangnya, kita
01:20gak akan damai.
01:21Tapi sudah ada permintaan mediasi dari pihak.
01:25Saat ini kami belum menerima, tapi kalaupun ada kami akan tolong.
01:34Tetangga di Cengkaring, Jakarta Barat cekcok dan saling lapor akibat teguran suara drum.
01:39Kasus ini bermula saat salah satu warga bernama Darwin melapor jadi korban penganiayaan tetangganya pada Sabtu 7 Februari lalu.
01:48Menurut korban, konfliknya sudah terjadi sejak Agustus 2025 silap, akibat gangguan suara drum dari rumah tetangganya.
01:56Korban penganiayaan pun sudah berulang kali menegur secara baik-baik, bahkan melibatkan RT dan Satpol PP.
02:04Namun suara bising tetap berlanjut.
02:07Saat kembali ditegur, terduga pelaku dan anaknya malah menganiaya korban.
02:13Atas kejadian ini, korban langsung melakukan visum dan melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat.
02:19Namun atas laporan ini, konflik tetangga kian memanas.
02:22Terduga pelaku malah ikut balik melaporkan korban terkait dugaan pengancaman kekerasan.
02:30Nah, klien saya ini dilaporkan kembali, pasal 448 KUHP,
02:35di mana KUHP yang baru ya, nomor 1 tahun 2023,
02:39di mana dengan dugaan ancaman atau pemaksaan disertai dengan ancaman ya,
02:47yang dilaporkan juga oleh saudara Nasio Siagian di Polres Jakarta Barat.
02:56Polisi kini sedang mendalami laporan keduanya dan sudah menggelar olah tempat kejadian perkara.
03:02Laporan di Polres Metro Jakarta Barat dan saat ini juga masih dalam proses pendalaman.
03:08Begitu juga si terlapor pelaku yang melakukan penganian juga membuat laporan polisi terkait tentang adanya ancaman.
03:17Itu merupakan hak mutlak dari seluruh warga negara.
03:22Dan terkait konflik tetangga perkara draft,
03:25Habibur Rahman, Ketua Komisi 3 DPR RI meminta polisi untuk menyelidikinya.
03:30Lantaran, Habib menilai tindakan penganiayaan tersebut berlebihan.
03:35Terkait kasus penganiayaan terhadap Pak Darwin di Cengkareng Jakarta Barat
03:43yang terjadi akibat beliau menegur tetangganya yang membuat bising dengan bermain drum.
03:48Saya pikir ini perlakuan terhadap beliau sudah sangat-sangat keterlaluan.
03:53Saya minta kepada saudara Kapolres Jakarta Barat untuk menindak tegas pelakunya.
03:59Jangan ada toleransi adanya pihak-pihak yang bersikap arogan melakukan tindak pidana
04:08seenaknya dan mengintimidasi orang lain.
04:12Saat ini proses hukum tengah bergulir.
04:15Upaya mediasi tengah diajukan oleh pelaku pada polisi.
04:18Meski korban tetap akan menempuh jalur hukum.
04:21Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan