Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Dalam dunia tanaman hias, eksistensi tanaman karnivora kantong semar sudah tidak diragukan lagi. Tanaman kantong semar yang merupakan tanaman asli Indonesia ini memiliki cukup banyak penggemar. Salah satu warga Malang, Hadhiyyah Cahyono, memilih kantong semar sebagai tanaman yang dikembangkan di rumahnya kawasan Tidar Malang.

Menempati sebuah ruangan, Hadhiyyah merawat beberapa jenis tanaman karnivora, seperti Venus Fly Trap dan Nephentes atau kantong semar. Menurut Hadhiyyah, Indonesia patut bangga karena 70 jenis tanaman kantong semar merupakan endemik Indonesia.

Tak hanya merawat dan mengembangkan tanaman karnivora, Hadhiyyah juga melakukan kawin silang beberapa jenis tanaman karnivora hingga menghasilkan hibrid baru.

"Jadi hybrid adalah tanaman A dikawinkan dengan tanaman B yang beda jenisnya, jadi disini ada beberapa hybrid yang memang bikinan sini. Bahkan kemarin yang sempat rame aku bikin anggrek kantong semar jadi Paphiopedilum Memoria Jakob Oetama." Terang Hadhiyyah.

Sementara itu menurut Hadi Susilo, salah satu penghobi tanaman kantong semar menyebut tanaman karnivora merupakan tanaman yang unik, karena tanaman ini bisa memangsa serangga kecil sebagai makanan.

"Tanaman karnivora itu menarik karena tanaman biasanya jadi mangsa jadi makanan, tapi dia itu hebat karena dia malah makan serangga." Kata Hadi.

Tak hanya pasar domestik, tanaman kantong semar ini juga banyak dikirim ke luar negeri. Harga sebuah tanaman kantong semar cukup bervariasi mulai dari 50 ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650285/melihat-budidaya-tanaman-karnivora-kantong-semar
Transkrip
00:01Dalam dunia tanaman hias, eksistensi tanaman karnifora kantong semar sudah tidak diragukan lagi.
00:07Tanaman kantong semar yang merupakan tanaman asli Indonesia ini memiliki cukup banyak penggemar.
00:13Salah satu warga Malang, Hadiah Cahyono memilih kantong semar sebagai tanaman yang dikembangkan di rumahnya, kawasan Tidar, Malang.
00:22Menempatkan sebuah ruangan, Hadiah merawat beberapa jenis tanaman karnifora, seperti venus flytrap dan nepenthes atau kantong semar.
00:33Menurut Hadiah, Indonesia patut bangga karena 70 jenis tanaman kantong semar merupakan endemik Indonesia.
00:41Tak hanya merawat dan mengembangkan tanaman karnifora, Hadiah juga melakukan kawin silang beberapa jenis tanaman karnifora hingga menghasilkan hybrid baru.
00:52Kalau disini proses hybrid itu adalah, sebenarnya tanaman hybrid itu adalah tanaman A dikawinkan dengan tanaman B yang beda jenisnya,
01:00kurang lebih kayak gitu.
01:02Jadi disini tuh ada beberapa hybrid yang memang bikinan disini juga, gitu.
01:07Jadi tanaman A kita silangin tanaman B, gitu.
01:09Bahkan kayak kemarin yang sempat rame juga, kita akun bikin anggrek kantong semar.
01:15Jadi papiopedilum jekup utama, memoria jekup utama.
01:20Sementara itu, menurut Hadiah Susilo, salah satu penghobi tanaman kantong semar menyebut,
01:25tanaman karnifora merupakan tanaman yang unik karena tanaman ini bisa memangsa serangga kecil sebagai makanan.
01:32Tanaman karnifora menarik karena dia itu, kalau tanaman itu biasanya jadi mangsa ya, jadi makanan.
01:41Dia itu paling, apa, jadi makanan hewan, dimakan sama ulat, dimakan sama manusia juga kita makan sayur.
01:50Tapi dia itu hebat karena tanaman karnifora kayak, dia malah makan, makan serangga.
01:58Tak hanya pasar domestik, tanaman kantong semar ini juga banyak dikirim ke luar negeri.
02:04Harga sebuah tanaman kantong semar cukup bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga puluhan juta rupiah.
Komentar

Dianjurkan