Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Jika daun anggur yang dipangkas akan terbuang percuma, namun di tempat wisata kebun anggur di kawasan Pakis Kabupaten Malang ini, daun anggur diolah menjadi keripik. Proses pembuatan keripik tak jauh berbeda dengan pembuatan keripik sayur pada umumnya.

Pembuatan diawali dengan pemilihan daun anggur. Setelah pemilihan dan dipetik, daun anggur lalu dicuci bersih. Setelah dicuci, daun anggur lalu dicampur dengan adonan dan digoreng hingga matang. Sedangkan untuk kopi anggur, pengelola menggunakan buah anggur segar yang dipetik dari kebun.

Proses membuatnya pun sederhana, buah anggur segar yang telah dihaluskan dicampur dengan espresso dan soda dengan takaran tertentu. Ada dua pilihan kopi anggur, yakni es kopi anggur dan hot kopi anggur.

"Kalo untuk keripiknya juga pilihan, tidak semua varietas dari 98 varietas bisa digunakan utnuk keripik, karena ada beberapa varian lain itu dia hanya muncul di asemnya." Kata Ari Cahyanto.

Sementara itu menurut pengunjung, dua kuliner dari anggur ini cukup menarik dan unik. Anya, salah satu pengunjung mengaku keripik daun anggur ini memiliki cita rasa unik yang tidak bisa ditemukan di keripik sayur lain.

"Enak sih rasanyaa kayak rempeyek pada umumnya, cuma di akhir tastenya itu ada sedikit langu ya, taste yang beda dengan rempeyek bayam atau daun singkong." Kata Anya.

Segelas kopi anggur ini dijual dengan harga Rp 28 ribu. Sementara untuk keripik daun anggur dihargai Rp 14 ribu saja. Pengunjung juga bisa membeli keripik daun anggur untuk oleh-oleh teman atau keluarga.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650278/menikmati-kuliner-unik-keripik-daun-anggur-dan-kopi-anggur
Transkrip
00:01Jika daun anggur yang dipangkas akan terbuang percuma,
00:05namun di tempat wisata kebun anggur di kawasan Pakis, Kabupaten Malang ini,
00:09daun anggur diolah menjadi keripik.
00:12Proses pembuatan keripik tak jauh berbeda dengan pembuatan keripik sayur pada umumnya.
00:19Pembuatan diawali dengan pemilihan daun anggur.
00:22Setelah pemilihan dan dipetik, daun anggur lalu dicuci bersih.
00:26Setelah dicuci, daun anggur lalu dicampur dengan adonan dan digoreng hingga matang.
00:33Sedangkan untuk kopi anggur, pengelola menggunakan buah anggur segar yang dipetik dari kebun.
00:41Proses membuatnya pun sederhana.
00:43Buah anggur segar yang telah dihaluskan dicampur dengan espresso dan soda dengan takaran tertentu.
00:50Ada dua pilihan kopi anggur, yakni es kopi anggur dan hot kopi anggur.
00:56Keripiknya juga pilihan.
00:58Tidak semua dari 98 varietas anggur, daunnya bisa digunakan di keripiknya.
01:04Karena ada beberapa varian yang lain, itu dia hanya muncul di asemnya.
01:11Jadi hanya dua saja yang cocok untuk keripik daun anggur.
01:17Maksudnya, jadi variannya akak demik sama jumel kalau masak.
01:24Sementara itu, menurut pengunjung, dua kuliner dari anggur ini cukup menarik dan unik.
01:30Hanya, salah satu pengunjung mengaku keripik daun anggur ini memiliki cita rasa unik yang tidak bisa ditemukan di keripik sayur
01:38lain.
01:38Enak sih rasanya kayak rempek, cuma di akhir kutisnya itu ada sedikit lamu ya, kutis yang beda dengan bayek ayam
01:50atau bayek daun sinkong.
01:54Sebelumnya sudah pernah nyobain gak sih, bayek?
01:57Belum, belum pernah. Di pasaran juga belum ada kayaknya ya ini.
02:01Tapi ini pertama?
02:02Ya, pertama.
02:04Segelas kopi anggur ini dijual dengan harga 28.000 rupiah.
02:09Sementara untuk keripik daun anggur dihargai 14.000 rupiah saja.
02:15Pengunjung juga bisa membeli keripik daun anggur untuk oleh-oleh teman atau keluarga.
02:21Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan