00:00Sisi saudara dan masih membahas terkait dengan pasar modal Indonesia dan kembali kita berbincang dengan Mas Plaska.
00:05Mas Plaska, Presiden membahas soal pentingnya Indonesia Incorporated atau kolaborasi pemerintah dengan pengusaha.
00:13Apakah ini sinyal positif bagi pasar modal terutama saham-saham Konglo karena ada dukungan dari pemerintah atau justru sebaliknya menurut
00:20Anda?
00:22Ya baik, dari sisi pendapat saya hal ini sebenarnya sinyal awal positif ya terhadap kondisi ekonomi kita dulu secara keseluruhan
00:31karena harapannya dengan adanya konsep Indonesia Incorporated
00:35jadi sinergi antara pemerintah dengan dunia usaha itu kan bisa diharapkan meningkatkan yang pertama itu adalah ke penguatan industri dalam
00:42negeri
00:43seperti itu yang berimpak pada akhirnya ke penguatan di UMKM, peningkatan UMKM dan juga yang berujung pada lapangan kerja dan
00:51pengentasan atau pengurangan tingkat kemiskinan
00:55sekaligus juga berujung lagi terakhir ke peningkatan kualitas pendidikan dan gizi seperti itu secara harapan dari secara holistik.
01:03Namun ini semua atau saja impaknya kepada pasar modal bagaimana menurut saya menunggu bagaimana realisasinya
01:11karena kan kita bicara secara plan tentu saja merupakan hal yang bagus di atas menunjukkan sinyal optimisme pasar
01:17tapi akan kelihatan nanti bagaimana dengan rilis kinerja emiten-emiten di berusaha efek biasanya nanti di Q1, Q2
01:23nah itu akan kelihatan apakah sudah ada impaknya yang terefleksi pada sektor-sektor yang ke arah sektorial
01:31di antara seperti misalnya konsumsi, retail dan sebagainya
01:36secara data-data ekonomi kalau saya lihat indeks manufaktur PMI, indeks consumer confidence itu sudah menunjukkan adanya pemulihan
01:46bahkan manufaktur PMI kita itu sudah kembali berada di atas 52 ya
01:50menunjukkan optimisme kembali di sektor industri
01:53nah ini yang diharapkan bisa berkelanjutan sehingga membuat pasar modal kita khusus di pasar saham itu bisa tetap sustain ya
02:01sambil menunggu penyelesaian tadi dengan maklumat MSCI
02:04dan diharapkan jangka panjangnya di 2026 ini market kita bisa kembali bulis ekspektasi yang bisa kembali tebus ke level 9
02:10.000
02:10oke kita lihat bagaimana realisasinya
02:12tapi kalau kita flashback begitu Mas Praskar di tahun 2025 lalu
02:15IHSG ini ditopang oleh emiten-emitennya konglomerat begitu
02:18sehingga kalau kata Papurwe bilang sampai to the moon
02:21namun nampaknya pada awal tahun ini agak loyo nih
02:24analisis Anda bagaimana?
02:26ya jadi memang secara kinerja kan memang saham-saham kita
02:31IHSG ya sekarang kan mulai diperhitungkan dengan market cap yang disesuai dengan free float ya
02:35seperti itu dan kemarin emiten-emiten konglomerat itu di awal tahun cukup kencang
02:40tentu saja ditopang oleh saham-saham dari grup prajurupan esu ya
02:44seperti brand BPI, kemudian ada DCI juga ya kan
02:49Biar Suasantika yang juga harganya naik cukup kencang juga
02:53seperti yang memiliki tidak hanya market cap besar
02:56tapi free float market cap-nya pun juga cukup besar seperti itu
03:00nah saat ini saham-saham tersebut tentu saja karena mengalami koreksi dari titik tertinggi
03:04dan itu dan memang dalam data yang saya miliki ini
03:08masuk dalam top 10 atau top 15 ya
03:11dalam hal market cap yang berbasis free float
03:14ini membuat IHSG kita akhirnya juga ikutan loyo
03:16seperti terseret ke bawah
03:17nah harapannya adalah dengan pertemuan konglomerat
03:21lima konglomerat tersebut termasuk diantara dari grup Sinarmas
03:23grup Raju Kupanesu, grup dari Bagi Tohe
03:26dan tadi ada grup Aguan juga ya kan
03:28ini membuat pasar modal kita kembali bergairah
03:31yang juga terefleksi pada kinerja MA10-MA10 di grup konglomerasi tersebut
03:36kurang lebih seperti itu
03:37dan tambah lagi sebenarnya juga yang mempengaruhi bursa kita bisa bertahan kuat
03:41itulah sektor perbankan di mana tetap top 3 perbankan besar
03:45seperti BCA, BRI, dan Mandiri ini kan yang paling besar secara market cap free float ya
03:49ini yang ke depan jika mampu kembali mencetak kinerja positif secara laporan keuangan
03:54diharapkan juga sama-sama kembali di cover
03:57sekaligus menopat IISG kembali ke level 9.000
04:00Oke, Mas Praska
04:02kalau kita lihat dari teguran dari MSCI lalu
04:06IISG itu kan tidak selalu turun gitu
04:09ada penguatan artinya ada naik turun gitu
04:12apakah analisis Anda atau menurut Anda dampak teguran dari MSCI
04:16dan juga kemarin ada penurunan outlook dari Moody's begitu
04:19masih berpengaruh terhadap pelaju IISG
04:21sehingga kemarin lah paling tidak?
04:25Menurut saya dampaknya sudah minor
04:27karena dari analisi saya
04:28market tampaknya sudah memprice in banyak banget
04:32waktu MSCI mengumumkan pembekuan inklusi
04:35atau rebalancing saham-saham di Indonesia
04:38untuk indeks MSCI, seperti itu
04:39karena investor misalnya sudah melihat
04:42satu eksiden asing kan yang cukup besar masif keluar
04:44sampai sekarang
04:45akhirnya asing yang tadi ya sempat akumulasi bersih beli
04:49ya sepanjang year to date di kolom tidak salah
04:51sampai di minggu ketiga Januari
04:53sekarang malah jadi net sale di pasar regular
04:55mencapai 12-15 triliun
04:57seperti itu
04:58jadi investor asing juga investor lokal
05:00juga sudah melihat
05:01impak dari pembekuan sementara dari MSCI tersebut
05:04akan berdampak pada lembaga-lembaga lain
05:06yang melakukan
05:08apa namanya
05:09kayak semacam intrusi saham-saham Indonesia
05:11ke indeks mereka
05:12nah sehingga
05:13muncul setelah buat mansa
05:14seakan tambah lagi
05:15modus menurutkan auto-diprocrating kita
05:17kalau negatif itu sudah diantisipasi oleh investor
05:20sehingga pada saat kemarin
05:22terjadi apa
05:23rilis beritanya
05:24malah investor cenderung sudah
05:25mengakumulasi sahamnya
05:27jadi sudah berkoneknya
05:28sudah di prising semua
05:29oke justru dari beberapa investor
05:31menjadikan momentum kemarin itu
05:33sebuah kesempatan untuk masuk
05:34begitu ya mas Praskaya
05:35nah kalau kita berbicara soal masa depan
05:37proyeksi anda
05:38jika Indonesia mampu memenuhi
05:40permintaan dari MSCI
05:41apakah IASG akan terbang lagi
05:43seperti awal tahun ke level 9 ribu
05:45apa saja katalis-katalis yang diperlukan
05:47untuk mencapai level ini kembali
05:50ya baik
05:50jadi kalau dalam hal penyelesaian MSCI
05:52bisa
05:54apa namanya
05:56menghasilkan hasil yang
05:57menguaskan kedua belah pihak
05:59itu untuk saja IASG menurut saya
06:00akan kembali ke level
06:02tidak tutup gap dulu ya
06:03tutup gap atas di level 8.875
06:05sebelum pada akhirnya
06:06jika ekonomi kita mendukung ya
06:10kembali stabilitas 5%
06:12bahkan bisa mencapai lebih dari 5,5%
06:14nah ini akan membuat IASG
06:16kembali ke level 9 ribu
06:18seperti itu
06:18dan tentu saja
06:19harapan-harapan
06:20atau mungkin yang faktor-faktor
06:21paling mendukung adalah
06:22rilis kinerja emitan yang
06:24cukup menjadi tulang bunga ekonomi
06:25diantara sektor keuangan
06:27sektor
06:27apa namanya
06:28komoditas ya
06:29dan juga
06:30disini sektor
06:31kita bicara
06:32ini yang
06:32menjadi
06:34retail ya
06:35jadi yang berbasis pada sektor
06:37jadi
06:37berlebihan konsumsi
06:39jadi ada kembali konsumen primer
06:40yang primer retail ya kan
06:42dan juga sektor keuangan ini
06:43yang menurut saya menjadi
06:44pulang bunga
06:45kalau semua kinerjanya itu
06:46mencetak hal yang
06:47kinerja yang positif
06:48di tahun 2026 ini
06:49membaik
06:49tentu saja
06:50IASG dan juga ekonomi kita
06:52sama-sama bergerak searah
06:53oke
06:54berarti optimisme itu
06:55masih ada ya
06:56kita ada beberapa
06:57teguran dari asing
06:59termasuk tadi MSCI
07:00dan juga kemarin
07:01Moody's yang menurunkan outlook kita
07:02namun
07:03kesempatan potensi
07:04untuk naik lagi ke level 9 ribu
07:06ini masih terbuka lebar
07:07dan ada juga target
07:0810 ribu dari
07:09Menteri Keuangan Purbaya
07:10hingga akhir tahun
07:11tahun 2026
07:11juga memang
07:12perlu
07:13ada PR-nya
07:15begitu lah
07:15yang perlu dilakukan oleh
07:16pemerintah terkait juga
07:17perbaikan ekonomi
07:18terima kasih
07:19Praska Putrianto
07:20CEO Advisor Profi Navisindo
07:22atas waktunya bersama kami
07:23di Kompas Bisnis
07:24Mas Praska sehat selalu
07:26terima kasih
07:26masih ada
07:27pagi
07:27terima kasih
07:27terima kasih
Komentar