Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap temuan adanya peserta yang secara ekonomi tergolong mampu, namun terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Pernyataan ini disampaikan saat membahas kisruh penonaktifan sejumlah peserta BPJS PBI yang memicu keluhan masyarakat bersama Komisi IX DPR RI pada Rabu (11/02/2026). Menkes menjelaskan bahwa verifikasi data akan dilakukan untuk memastikan bantuan iuran tepat sasaran.

Sejumlah anggota DPR meminta pemerintah berhati-hati dalam melakukan verifikasi dan penonaktifan PBI agar tidak merugikan masyarakat miskin yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan.

Baca Juga Otomatis Aktif Kembali, Ini Kriteria 106 Ribu Peserta BPJS PBI yang Lolos Reaktivasi di https://www.kompas.tv/nasional/650151/otomatis-aktif-kembali-ini-kriteria-106-ribu-peserta-bpjs-pbi-yang-lolos-reaktivasi

#bpjskesehatan #bpjspbi #menkes #dpr

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650212/menkes-bongkar-fakta-orang-kaya-terdaftar-pbi-bpjs-kesehatan-hey-anda-sangat-mampu
Transkrip
00:00Oleh BPJS dan Pemda bahwa, hey, Anda kan sebenarnya Desil 10 sangat mampu.
00:07Ayo, bayarlah BPJS kan Rp42.000 ya Pak, ini ya.
00:10Dari data yang sudah di clean up kemarin, Bapak Ibu lihat,
00:14ada juga orang kaya, paling kaya Desil 10 yang masuk PBI.
00:19Nah, data ini masih ada.
00:21Nah, kalau orang kaya yang 10 itu masuk PBI,
00:24misalnya di situ ada datanya berapa, 1.824 orang Desil terkaya mendapatkan PBI.
00:33Akibatnya, ada orang yang harusnya masuk PBI tidak bisa masuk.
00:38Karena PBI itu kan ada kuotanya, sekitar 96,8 juta.
00:43Itu sebabnya kenapa dalam 3 bulan ke depan, keputusannya kedua adalah
00:51BPJS, BPS, Biro Pusat Statistik, Kementerian Sosial, dan Pemerintah Daerah
00:57harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 juta data PBI yang berpindah.
01:06Karena total yang berpindah itu ada 11 juta.
01:08Yang pindah dari PBI menjadi tidak PBI.
01:11Supaya Desil-Desil yang tinggi ini jangan masuk ke sana.
01:17Karena masih ada lagi Desil 1-5 yang belum bisa masuk ke PBI.
01:22Nah, itu kita akan rapikan.
01:24Tapi itu 3 bulan ke depan saja.
01:26Supaya tidak mengganggu khususnya pasien-pasien yang kritis tadi,
01:34yang katastropik tadi.
01:36Jadi, kalau tog pun ada pasien katastropik,
01:38dia masih di Desil 10, Desil 9,
01:4130 bulan ke depan dia tetap akan jalan.
01:43Tapi dalam 3 bulan ini akan direview dan disosialisasikan oleh BPJS dan Pemba
01:49bahwa, hey, Anda kan sebenarnya Desil 10, sangat mampu.
01:55Ayo, bayarlah BPJS kan Rp42.000 ya Pak?
01:59Masa sih sebulan nggak?
02:01Rp42.000.
02:05Itu kan yang PBI kelas 3.
02:07Tapi kalau dia mau bayar Desil 10 kan harusnya dia juga tidak masuk ke PBI kelas 3.
02:11Dia harus bayar full.
02:12Masa nggak bisa bayar Rp42.000 orang Desil 10?
02:15Supaya apa?
02:17Supaya korsinya dia bisa diisi oleh teman-teman yang benar-benar tidak mampu.
02:23Nah, ini akan dilakukan dalam 3 bulan ke depan.
02:27Dan ini adalah salah satu keputusan dari rapat kemarin.
02:41Terima kasih telah menonton!
03:00Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
03:03Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
03:07Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan