Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PANDEGLANG, KOMPAS.TV - Banjir merendam dua desa di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Warga mengungkap, ini jadi banjir kesembilan kalinya sejak awal tahun 2026.

Permukiman warga Desa Surianeun dan Desa Idaman terendam banjir sejak dua hari lalu akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Cilemer meluap.

Bagi warga yang berdagang, banjir membuat ongkos ke pasar membengkak karena harus menyewa kendaraan yang dapat menembus genangan banjir.

Warga bilang, banjir datang hingga dua kali seminggu pada awal tahun ini.

Baca Juga Jembatan di Jember Ambrol Diterjang Banjir Bandang,11 KK Terisolasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/649595/jembatan-di-jember-ambrol-diterjang-banjir-bandang-11-kk-terisolasi-kompas-petang

#banjir #pandeglang #banjirpandeglang

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649600/banjir-langganan-2-desa-di-pandeglang-masih-terendam-warga-minta-bangun-tanggul-sungai
Transkrip
00:00Kita bergeser ke Pandeglang, Banten, sodara banjir merendam dua desa di kecamatan Patia.
00:05Warga mengungkap ini jadi banjir ke sembilan kalinya sejak awal tahun 2026.
00:14Permukiman warga desa Surianen dan desa Idaman terendam banjir sejak dua hari lalu
00:21akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai Cilemer meluap.
00:25Bagi warga yang berdagang, banjir membuat ongkos ke pasar membengkak karena harus menyewa kendaraan yang dapat menembus genangan banjir.
00:33Warga bilang banjir datang hingga dua kali seminggu pada awal tahun ini.
00:44Kita pantau kondisi banjir di Pandeglang, Banten sudah bergabung jurnalis Kompas TV Yuda Taruna.
00:51Yuda, bagaimana penanggulangan banjir terkini agar banjir bisa cepat surut dan ketika intensitas hujan tinggi tidak lagi warga mengalami banjir?
01:03Sintia dan sodara, hingga sore hari ini banjir masih menggendangi pemukiman warga di kampung Eretan, desa Surianen, kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
01:16Perlu saya sampaikan juga bahwa banjir yang merendam dua desa, yakni di desa Surianen dan desa Idaman merupakan banjir langgan setiap tahunnya.
01:31Hal itu dikarenakan pemukiman warga berada dekat dengan bantaran sungai Cilemer.
01:40Ada pun langkah dari pemerintah sendiri untuk menanggulangi hal ini, yakni pada tanggal 15 Januari lalu saat wakil bupati mengunjungi salah satu lokasi banjir,
01:52menyampaikan bahwa akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi sungai dan membuat tanggul di bantaran sungai Cilemer ini.
02:04Demikian Sintia.
02:05Ya udah lalu, jika memang ini menjadi banjir langganan tiap tahunnya, apakah ada komitmen dari pemerintah setempat untuk memastikan banjir tidak lagi datang?
02:16Dan seperti apa kondisi dari warga di sana? Apakah masih menetap di rumah mereka?
02:22Hal ini warga tentu menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk menanggulangi banjir tahunan ini.
02:33Ada pun setiap kali tergenang banjir, warga dapat dipastikan mengalami kesulitan air bersih serta kekurangan sembako, Sintia.
02:44Karena lokasi sumur-sumur milik warga otomatis terendam banjir.
02:50Hal itu memungkinkan warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih, Sintia.
02:55Baik, terima kasih Yuda Taruna, jurnalis Kompas TV melaporkan langsung dari Pandeglang, Banten.
03:03Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:05Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan