00:00Kita bergeser ke Pandeglang, Banten, sodara banjir merendam dua desa di kecamatan Patia.
00:05Warga mengungkap ini jadi banjir ke sembilan kalinya sejak awal tahun 2026.
00:14Permukiman warga desa Surianen dan desa Idaman terendam banjir sejak dua hari lalu
00:21akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai Cilemer meluap.
00:25Bagi warga yang berdagang, banjir membuat ongkos ke pasar membengkak karena harus menyewa kendaraan yang dapat menembus genangan banjir.
00:33Warga bilang banjir datang hingga dua kali seminggu pada awal tahun ini.
00:44Kita pantau kondisi banjir di Pandeglang, Banten sudah bergabung jurnalis Kompas TV Yuda Taruna.
00:51Yuda, bagaimana penanggulangan banjir terkini agar banjir bisa cepat surut dan ketika intensitas hujan tinggi tidak lagi warga mengalami banjir?
01:03Sintia dan sodara, hingga sore hari ini banjir masih menggendangi pemukiman warga di kampung Eretan, desa Surianen, kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
01:16Perlu saya sampaikan juga bahwa banjir yang merendam dua desa, yakni di desa Surianen dan desa Idaman merupakan banjir langgan setiap tahunnya.
01:31Hal itu dikarenakan pemukiman warga berada dekat dengan bantaran sungai Cilemer.
01:40Ada pun langkah dari pemerintah sendiri untuk menanggulangi hal ini, yakni pada tanggal 15 Januari lalu saat wakil bupati mengunjungi salah satu lokasi banjir,
01:52menyampaikan bahwa akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi sungai dan membuat tanggul di bantaran sungai Cilemer ini.
02:04Demikian Sintia.
02:05Ya udah lalu, jika memang ini menjadi banjir langganan tiap tahunnya, apakah ada komitmen dari pemerintah setempat untuk memastikan banjir tidak lagi datang?
02:16Dan seperti apa kondisi dari warga di sana? Apakah masih menetap di rumah mereka?
02:22Hal ini warga tentu menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk menanggulangi banjir tahunan ini.
02:33Ada pun setiap kali tergenang banjir, warga dapat dipastikan mengalami kesulitan air bersih serta kekurangan sembako, Sintia.
02:44Karena lokasi sumur-sumur milik warga otomatis terendam banjir.
02:50Hal itu memungkinkan warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih, Sintia.
02:55Baik, terima kasih Yuda Taruna, jurnalis Kompas TV melaporkan langsung dari Pandeglang, Banten.
03:03Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:05Terima kasih.
Komentar