Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
MALUKU TENGAH, KOMPAS.TV - Seorang lansia di maluku tengah, maluku di temukan hidup ditengah hutan. Warga dan petugas yang menemukan langsung mengevakusi nenek tersebut kerumah sakit lantaran kondisi kesehatnya menurun.

Lansia bernama fransina tamaela ini hidup terasing di tengah hutan, di desa haria, kecamatan saparua, kabupaten maluku tengah, maluku.

Hampir sepuluh tahun, nenek 69 tahun tinggal di sebuah gubuk bersama dua anak perempuan yang alami keterbelakangan mental, serta tiga cucu dengan kondisi memprihatinkan.

Pemerintah kecamatan bersama petugas kesehatan yang mendatangi tempat tinggal fransina, langsung lakukan pengecekan. Hasilnya, nenek fransina dalam kondisi sakit.

Nenek fransina akhirnya di bawa ke rumah sakit. Warga serta perangkat desa dan kecamatan bergantian menggendong sang nenek ke ambulance melalui jalan setapak.

Fransina kini jalani perawatan di rsu saparua. Fransina dan keluarganya selama ini hanya bertahan hidup dari hasil hutan sehingga kondisi kesehatannya menurun lantaran tak adanya gizi yang seimbang.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649586/lansia-hidup-terasing-di-hutan-bersama-kelaurganya
Transkrip
00:00Saudara seorang lansia di Maluku Tengah, Maluku, ditemukan hidup di tengah hutan.
00:05Warga dan petugas yang menemukan langsung mengevakuasi nenek tersebut ke rumah sakit lantaran kondisi kesehatannya menurun.
00:16Lansia bernama Fransina Tamayla ini hidup terasing di tengah hutan di desa Haria, kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
00:30Hampir 10 tahun, nenek 69 tahun tinggal di sebuah gubuk bersama dua anak perempuan yang alami keterbelakangan mental,
00:40serta tiga cucu dengan kondisi memprihatinkan.
00:44Pemerintah kecamatan bersama petugas kesehatan yang mendatangi tempat tinggal Fransina langsung melakukan pengecekan.
00:54Hasilnya, nenek Fransina dalam kondisi sakit.
00:57Padaannya tampak lemas, yang juga pucat, ditemukan juga HB-nya itu menurun tiga dan dipastikan juga untuk petong lakukan untuk pasiennya harus dibawa ke rumah sakit,
01:11itu dilakukan pembahasan lebih lanjut.
01:14Nenek Fransina akhirnya dibawa ke rumah sakit.
01:17Warga serta perangkat desa dan kecamatan bergantian menggendong sang nenek ke ambulans melalui jalan setapak.
01:25Kami dari pihak kecamatan juga baru mengetahui hal ini, sehingga ini langsung turun ke tempat kediaman Ibu Fransina
01:38untuk mengkonfirmasi lagi kondisi yang dialami oleh beliau dan bersama-sama dengan pemerintah negeri.
01:50Fransina kini jalani perawatan di RSU Sapa Rua.
01:55Fransina dan keluarganya selama ini hanya bertahan hidup dari hasil hutan,
02:00sehingga kondisi kesehatannya menurun lantaran tak adanya gizi yang seimbang.
Komentar

Dianjurkan