Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Fenomena Alam?
Transkrip
00:00Pernah gak sih kamu sadar setiap imlek kok sering banget hujan?
00:04Kebetulan atau memang ada penjelasan ilmiahnya?
00:09Hai aku kali, sekalian aku mau bahas kenapa saat imlek itu hujan itu sering turun dan ternyata ini bukan mitos tapi soal pola cuaca.
00:17Nah teman-teman, secara ilmiah imlek ini biasanya jatuh antara Januari sampai Februari.
00:22Nah di Indonesia juga, trade ini memang bertepatan dengan puncak musim hujan.
00:27Badan meteorologi, krimatologi, dan biofisika atau BMKG menjelaskan bahwa hujan lebat di awal tahun banyak dipengaruhi oleh konsum Asia,
00:36yaitu aliran angin yang membawa masa udara angin dan lembab dari wilayah Asia menuju Indonesia.
00:42Udara lembab ini meningkatkan pembentukan awan hujan, makanya cuara hujan di banyak wilayah bisa jadi cukup tinggi.
00:48Bahkan dalam laporan BMKG, hujan intensitas lebat hingga saat lebat tercatat di sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jakarta,
00:57hingga Jawa Timur akibat aktivitas nonsum tersebut.
01:01Jadi sebenarnya hujan saat imlek itu bukan pertanda apa-apa ya, secara ilmiah menainkan,
01:06karena waktunya memang bertepatan dengan kondisi atmosfer yang mendukung hujan.
01:11Menariknya, dalam beberapa budaya Tionghoa, hujan justru sering dianggap simbol rezeki dan keberuntungan karena identik dengan kesujuran.
01:19Nah teman-teman, jadi sekarang kamu tahu, imlek saling hujan bukan sekedar kebetulan,
01:24tapi karena faktor musim dan pergerakan angin.
01:27Kalau nanti hujan turun saat perayaan, tidak perlu heran.
01:30Itu tanda alam sedang bekerja dan ingat memahami cuaca itu bagian dari male sense.
01:35Teman-teman, jangan lupa share video ini untuk beberapa manfaat dan tetap mengimprove dan preventer.
01:40Cerita dan faktor lainnya adalah aku.
01:42Next, kita bisa menulis.
Komentar

Dianjurkan