00:00Intro
00:00Kami mulai jumpa kita kali ini dengan berita kriminal
00:05Misteri kematian satu keluarga di Warakas Tanjung Priok, Jakarta Utara
00:10Akhirnya terungkap
00:11Pelaku pembunuhan merupakan salah satu anak korban
00:17Rekaman kamera pemantau atau CCTV di sekitar rumah kontrakan korban
00:26Menunjukkan pelaku seorang diri keluar dari rumah mengendarai motor
00:29Pelaku membawa panci atau teko yang dipakai untuk meracuni keluarganya
00:37Dari rekaman itu tertulis peristiwa berlangsung pada pukul 9 pagi waktu Indonesia bagian Barat
00:46Kemudian tersangka diantar bersama temannya pulang ke rumah kontrakan
00:59Polisi mengungkap motif pelaku membunuh ibu dan saudaranya
01:07Pelaku yang merupakan anak ketiga korban
01:10Melakukan pembunuhan berencana didasari rasa dendam
01:14Karena merasa diperlakukan berbeda oleh ibunya dari saudaranya yang lain
01:19Pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara
01:23Akumulasi kejengkelan dari pelaku yang terhadap lingkungan internal di keluarganya
01:36Terambah terhadap ibunya yang bersama dari pelaku
01:39Dia merasa jengkel, merasa diperlakuan berbeda
01:45Itu pun juga sebetulnya karena berlaku dari pelaku sendiri
01:49Karena pelaku ini sering pulang malam, sering tidak pulang bahkan dari-baru ibunya
01:56Jadi memang sudah ada perencanaan untuk melakukan itu
02:01Dan momennya mungkin dirasa pas oleh pelaku di tanggal 1 itu
02:08Mari kita ingat pada 2 Januari 2026
02:14Seorang ibu dan 2 anaknya ditemukan tewas dalam rumah kontrakan di Warakas Tanjung Priuk, Jakarta Utara
02:20Saat itu pelaku sempat berpura-pura kaget saat menemukan keluarganya sudah tak bernyawa
02:26Pelaku juga sempat menunjukkan rasa sedih mendalam saat mengubur ibu dan kedua saudaranya
02:33Pelaku merencanakan pembunuhan terhadap keluarganya
02:50Benarkah motif perlakuan beda bisa jadi pemicu?
02:54Saya coba diskusikan ini bersama kriminolog dari Universitas Budi Luhur, Luki Hardianto
02:59Pak Luki, selamat sore dengan Tifal Pak, apa kabar?
03:01Selamat sore Mas Tifal, kabar baik
03:04Terima kasih sudah bergabung bersama kami
03:06Anda sudah menduga bahwa ujungnya akan seperti ini
03:09Karena mengukur waktunya dari rentang awal Januari dan baru terungkap sekarang
03:13Ternyata anak ketiganya yang melakukan pembunuhan ini Pak?
03:17Ya memang ini perlu perhatian khusus ya
03:20Bahwa kemudian orang-orang sekali lagi yang membuktikan bahwa orang-orang terdekat lah
03:24Yang seringkali tega gitu ya untuk bisa menghabisi keluarganya
03:28Bahkan kemudian orang tuanya sendiri
03:30Itu kemudian premis yang bisa kita ambil pertama
03:32Yang kedua ini mengindikasikan bahwa memang
03:34Pembunuhan ini dilakukan dengan cukup terukur
03:37Mas Tifal
03:38Jadi saat kemudian dia sudah merencanakan
03:40Bahkan mohon maaf dia sudah melakukan bagaimana
03:42Upaya untuk pengelambuan terhadap
03:46Apa namanya?
03:46Atensi terhadap dirinya
03:47Tapi sekali lagi
03:48Sebagus-bagusnya misalnya
03:50Atau kemudian secanggih-canggihnya kejahatan itu dirancang
03:52Maka memiliki jejak juga
03:53Yang ketiga yang bisa kita garis bawahi secara lebih mendalam adalah
03:57Kondisi di mana ini terindikasi sebagai strawberry generation di sana
04:01Jadi orang-orang yang memang kelihatan cukup superior
04:05Terus kemudian terutama adalah anak gitu ya
04:07Yang kemudian menjadi di sisi lain
04:10Begitu dia diberikan penasihat
04:11Atau kemudian dia diberikan satu hantaman-hantaman tertentu
04:14Maka dia akan mudah untuk terkoyak
04:17Bahkan di sisi lain
04:17Bisa juga kemudian memberikan efek bouncing di sana
04:20Jadi dia akan melakukan balas dendam secara lebih terencana
04:23Bahkan kemudian tidaknya menyasar
04:25Orang-orang yang memang dia tuju
04:26Tapi sekitar atau kemudian support sistem dari korban
04:30Dalam hal ini adalah saudara kandungnya sendiri
04:32Itu juga menjadi target dari asik kejahatannya
04:34Yang keempat
04:35Yang kemudian bisa kita garis bawahi kemudian adalah
04:38Saat kemudian ini dilakukan oleh seorang anak
04:41Maka tentu ini adalah salah satu bentuk akumulasi kekesalannya
04:43Orang lebih demikian
04:44Kita masih ingat saat
04:46Belum lama gitu ya
04:47Kejadian di Medan gitu
04:48Seorang anak melakukan kekerasan juga kepada orang tuanya
04:51Dan ternyata terulang dengan pola yang hampir sama
04:53Sehingga dalam konteks ini
04:55Yang perlu kemudian bisa digaris bawahi adalah
04:57Apakah memang relasi diantara
04:59Apa namanya keluarga
05:01Atau kemudian rumah tangga
05:03Yang ada akikat antara peran ayah
05:05Atau kemudian peran ibu
05:06Itu menjadi salah satu
05:07Menjadi figur yang penting lagi
05:08Di masa sekarang ini
05:10Yang kemudian itu kemudian menjadi abai
05:12Dan menjadikan orang-orang tersebut menjadi lebih rentan
05:14Untuk menjadi target kekerasan
05:15Bahkan dari anak kandungnya sendiri
05:17Pelaku ini usia 23 tahun Pak
05:20Kemudian atas dasar diperlakukan beda oleh ibunya
05:24Ketimbang saudara-saudaranya yang lain
05:26Dengan kondisi kejiwaan normal
05:28Saat melakukan tindakan semacam itu
05:30Kalau merujuk dari kasus yang mungkin serupa
05:32Dari apa yang pernah Anda analisis sejauh ini
05:34Memang begitukah polanya bahwa ujung-ujungnya
05:37Ada pembunuhan berencana di situ Pak
05:39Ya memang saat kemudian ada adanya niat
05:43Dimana kita semoga intended crime disana
05:45Maka tentu dia sudah bisa mengkalkulasikan
05:47Mas Tifal
05:48Mengkalkulasikan mulai dari upaya
05:50Untuk mendapatkan racunnya
05:53Terus kemudian cara untuk bisa
05:54Memberikan itu kepada korban
05:56Terus kemudian yang disini lain adalah
05:58Saat dia untuk bisa mengelabui
05:59Masa bahkan kemudian dalam konteks
06:01Seliputan tertentu gitu yang tadi juga ditampilkan
06:03Dia berupaya untuk membangun citra giri
06:06Yang menjadi korban yang secara berempati gitu
06:09Bahwa telah terjadi kematian yang dia tidak ketahui
06:11Tentu ini bisa mengindikasikan bahwa memang
06:13Sudah ada preparation disana
06:15Yang kedua yang tadi juga disampaikan Mas Tifal
06:17Secara kejiwaan dalam konteks tertentu
06:19Bisa jadi sebenarnya tidak ada masalah
06:21Tapi orang-orang seperti ini
06:22Di usia-usia yang memang berada pada tingkatan
06:24Yang membutuhkan suatu atensi
06:26Mereka cenderung impulsif disana
06:27Jadi kekesalan-kekesalan yang kemudian terbentuk
06:30Mereka atau kemudian ada stimulus yang cukup besar
06:33Maka mereka akan mudah untuk mencari jalan keluar
06:35Dengan cara kekerasan
06:36Yang ketiga adalah dia menganggap bahwa
06:38Dalam hal ini adalah orang tuanya sendiri
06:40Yang kemudian menyasar adalah
06:41Apa namanya ibunya
06:42Dianggap tidak cukup mampu
06:45Untuk bisa menahan laju emosi dari dirinya sendiri
06:47Makanya orang tua seringkali menjadi target kekerasan
06:50Yang bahkan kemudian
06:51Dia merasa adanya perbedaan
06:53Terus kemudian dari saudara-saudaranya sendiri
06:55Dan itu mengindikasikan kekesalan-kesalan
06:57Dan kemudian membunca
06:58Nah yang aspek yang keempat
06:59Yang kemudian bisa kita generalisir adalah
07:01Ada kemungkinan besar
07:03Ada pengaruh-pengaruhnya
07:04Apakah kemudian dalam konteks ini media
07:06Atau kemudian game
07:07Yang cukup rentan adalah pertemanan
07:10Karena tadi juga disampaikan Mas Tifal
07:11Ada aktivitas-aktivitas yang menjurus
07:13Kepada sub-delingkuen disana
07:15Dia pulang malam
07:16Terus kemudian berkendara motor
07:18Bahkan kemudian diingatkan
07:19Dia cenderung marah
07:19Maka tentu bisa jadi juga
07:21Jika memang aktivitas peer group ini
07:24Mengindikasikan terjadinya kekerasan
07:25Maka di salah satu sisi tersebut
07:27Yang kemudian mendukung
07:28Kepala-pelaku
07:28Untuk bisa melakukan kekerasan
07:30Bahkan kepada orang tua sendiri
07:31Dan keluarganya
07:32Oke sehingga kalau tujuannya
07:34Saya butuh penegasan lagi
07:35Kalau begitu
07:36Dengan dia masih punya rasa dendam
07:38Pada sang ibu
07:39Tapi kemudian dua saudaranya
07:41Ikut dijadikan korban disini
07:42Tujuannya buat apa
07:43Sejauh analisis anda?
07:46Ya ini menunjukkan bahwa
07:47Dirinya adalah korban gitu
07:49Korban dari perlakuan
07:50Keluarga yang dia rasa
07:52Itu tidak cukup seimbang
07:53Yang kedua ini mengindikasikan
07:55Bahwa dia ingin menunjukkan
07:56Revenge
07:57Apa namanya
07:58Violence
07:58Yang dia dapati
08:00Terhadap orang-orang yang berada di sekitar
08:02Dalam hal ini
08:02Adalah orang tua sendiri
08:03Tidak hanya secara fisik gitu
08:05Tapi kemudian yang terjadi adalah
08:07Mohon maaf
08:08Misalnya mungkin secara verbal
08:09Atau kemudian non-fisik
08:10Yang itu terindikasikan
08:11Dari sedemikian
08:12Dasyatnya
08:13Emosinya
08:13Untuk bisa merencanakan
08:14Pembunuhan tersebut
08:15Oke
08:16Bahkan disebutkan oleh polisi
08:18Dua tahap yang disiapkan
08:19Korban dibuat pingsan
08:21Ketiga korban itu
08:22Lalu kemudian disodorkan
08:24Sesuatu yang mengandung racun
08:25Begitu
08:25Nah melihat ini semua
08:27Ditambah dengan konteks
08:28Pasal yang diterapkan
08:29Terhadap
08:30Tersangka ini
08:32Pasal
08:32Pembunuhan berencana
08:33Itu sudah terpenuhi
08:34Menurut Anda
08:35Atau
08:35Rasanya perlu ada yang digali lagi
08:37Kalau betul kemudian
08:38Arahnya pembunuhan berencana Pak
08:39Ya tentu memang sudah tepat ya
08:44Pihak kepolisian
08:45Dengan waktu yang tadi juga
08:46Mungkin kita mengapresiasi
08:47Meskipun
08:47Waktunya terkesan cukup panjang gitu ya
08:49Tapi kemudian mengindikasikan
08:50Polisian
08:51Bekerja secara
08:52Apa namanya
08:53Scientific investigation
08:54Di sana
08:54Saat kemudian
08:55Dibutuhkan ahli forensik
08:57Sampai kemudian
08:58Ahli racun taksologi
09:00Di sana untuk bisa
09:00Menemukan nali identifikasi tersebut
09:02Yang kedua
09:03Jika memang berbicara
09:03Mengenai hukuman
09:04Yang kemudian menimpa
09:05Tersangka gitu
09:06Maka ini sudah cukup tepat juga
09:08Karena memang sudah ada niat di sana
09:09Ada eksekusi
09:10Dan upaya untuk bisa mengabui
09:12Maka sudah terpenuhilah
09:13Mulai dari niatan
09:14Bagaimana kemudian modus
09:16Atau kemudian caranya
09:17Dan dia escaping di sana
09:18Upaya untuk bisa melarikan diri
09:20Dalam konteks tertentu gitu ya
09:21Dan untuk menutupi perbuatannya
09:23Maka memang saat
09:24Meskipun di usia yang sangat muda
09:26Pelaku yang seperti ini
09:28Memang sudah memiliki
09:28Paparan yang cukup tinggi
09:29Dan memiliki satu kontrol diri
09:30Yang tergolong lama
09:31Dan bisa melakukan kekerasan
09:33Terhadap orang-orang yang terdekatnya
09:34Baik
09:35Pak Luki
09:36Terima kasih banyak
09:37Sudah berbagi perspektif bersama kami
09:38Sehat selalu ya Pak
09:39Selamat sore
09:39Selamat menikmati
Komentar