Skip to playerSkip to main content
  • 10 hours ago
Transcript
00:00:01I'm going to ask Winnie to give me some sweet photos.
00:00:04Okay?
00:00:07Okay, Winnie smile.
00:00:09One, two.
00:00:10That's it.
00:00:11That's it.
00:00:13Yeah, that's it.
00:00:14It's so sweet, Winnie.
00:00:16Winnie, why is it so sweet?
00:00:18Let's go again.
00:00:19Okay?
00:00:20One, two, three.
00:00:24Winnie!
00:00:25Winnie!
00:00:26Winnie!
00:00:27Winnie!
00:00:28Winnie!
00:00:29Winnie!
00:00:35Orang bilang, aku keras hati.
00:00:39Tapi menurutku keras malas sih.
00:00:43I never thought I met with you and I'm in the park.
00:00:45Walk my feet through, we start to look at each other's eyes.
00:00:49As well as you, I realize...
00:00:51Membawa indian ku bisa bekerja di tempat ini.
00:00:55Kantor pos.
00:00:57Ya, kantor pos.
00:01:01Karena kantor pos pula, aku bertemu banyak ajaibat.
00:01:05Aku ketemu banyak ajaibat.
00:01:07Aku keras hati, bet.
00:01:08Aku ketemu.
00:01:09Yeah.
00:01:10Aku ketemu.
00:01:11Aku ketemu banyak ajaibat.
00:01:13Aku ketemu banyak punto, aku ketemu banyak akidỗ-makid.
00:01:14Chris?
00:01:43Bu, maaf kita belum boleh masuk ke dalam.
00:01:47Gimana keadaan Winnie?
00:01:50Maafkan saya, Bu. Saya gak sadar kalau kondisi Winnie sedang drop.
00:01:55Saya terlalu memaksakan diri saya, Bu, untuk terus memotret Winnie.
00:01:59Saya minta maaf ya, Bu.
00:02:01Mudah-mudahan gak ada yang serius ya dengan Winnie.
00:02:05Dokter Rebecca sebenarnya sudah mengingatkan saya, Bu, untuk terus menjaga kondisi Winnie.
00:02:11Saya terlalu... Saya terlalu egois, Bu.
00:02:24Dok, gimana kondisi Winnie, anak saya?
00:02:27Kondisinya stabil, Bu. Tekanan darahnya ngedrop.
00:02:31Trombositnya masih bagus, kok.
00:02:34Hatinya sepertinya kelihatan happy.
00:02:37Tapi fisiknya dia tidak mendukung.
00:02:41Winnie kelelahan.
00:02:43Ayo dong, Chris. Ingat SOP. Peraturan perawatan pasien terdiagnosis kanker.
00:02:53Kamu itu jangan terlalu memaksa.
00:02:55Iya, Dok. Saya minta maaf, Dok.
00:02:57Saya terlalu egois dan saya gak sadar, Dok, kalau kondisi Winnie lagi sedang, Dok.
00:03:02Maafkan saya, Dok.
00:03:04Baik.
00:03:05Makasih banyak, Dok.
00:03:06Makasih, Dok.
00:03:07Ya, sama-sama.
00:03:08Baik.
00:03:09Baik.
00:03:10Baik.
00:03:34Permesi.
00:03:35Wah, Pak Rumi.
00:03:44Bulan ini sudah tiga kali Pak Rumi hampir ke sini.
00:03:49Buat sahabat yang jauh di mata, ya?
00:03:51Ah, Pak Rumi mah bisa aja.
00:03:54Ini kan surat seperti biasa dari sahabat Pena.
00:03:58Soalnya, sudah empat tahun Pak Rumi ngantar surat dengan alamat yang sama.
00:04:04Dari Bang Rejo.
00:04:05Jangan-jangan ini sudah sebudang Rejoan cintanya ini.
00:04:10Pak Rumi mah, aku tahu.
00:04:13Moga, Papa gak bosan ya ngantarin surat buat Ruth.
00:04:17Ya, selagi surat masih bisa membahagiakan, Pak Rumi aku senang.
00:04:23Pak Rumi doain.
00:04:25Semoga yang jauh dekat di hati.
00:04:27Ah, sudah lah.
00:04:28Warimu ngantar surat lagi.
00:04:30How wonderful I'll be when you're here next to me.
00:04:34Hey Rumi, sahabat jauh yang begitu dekat.
00:04:50Hari ini, aku tandai sebagai 18 tahun persahabatan kita.
00:04:54Ya?
00:04:55Dunia makin sempit.
00:04:58Makin mempersingkat jarak antara kita.
00:05:01Aku tahu, 18 tahun itu bukan waktu yang singkat.
00:05:07Aku ikuti setiap rencana Tuhan dan setiap ketentuan.
00:05:11Termasuk berjumpaan sama kamu.
00:05:13Jadi mari, kita rayakan persahabatan kita dengan berjuta cerita dan kenahan ini.
00:05:30Cita-cita itu passion.
00:05:32Hasrat.
00:05:33Aku selalu ingin jadi dokter.
00:05:35Dan aku harus wujudkan.
00:05:37Kalau kamu ingin bekerja di kantor pos, wujudkan, Ruti.
00:05:43Waduh, waduh.
00:05:47Itu kerjaan udah numpuk.
00:05:49Masih aja bales-balesan rindu.
00:05:53Bales-balesan rindu gimana sih, Mbak?
00:05:55Ini cuma ngecek notifikasi masuk aja kok.
00:05:57Siapa tahu ada yang penting gitu kan.
00:06:00Pasti dari Yayai Reza si best plan call in the world kan.
00:06:03Masa yang kayak gitu temenan aja.
00:06:06Atau...
00:06:08Pacar tapi berkedok temen.
00:06:11Apaan sih, Mbak Dewi?
00:06:13Anak.
00:06:14Maghenti-agang.
00:06:19Oh dia!
00:06:20Mekan saja!
00:06:21Mekan bahawa.
00:06:22Buat-buat keluarga tadi.
00:06:33Masuka luunda sila mulut tu.
00:06:37Aku melampai dari apa?
00:06:38Iya Garcia.
00:06:40стрaja.
00:06:41Yeah, Nay.
00:06:51Chris, why do you want to go like this?
00:06:53I'm already going to pay attention to the brand owner.
00:06:56I'm going to give it to them,
00:06:58so I'm going to get good results.
00:07:00Yeah, Nay.
00:07:02I'm going to go on the way.
00:07:04I'm already at the location.
00:07:05That's how you work with.
00:07:07So you're going to get a job.
00:07:09No money, Chris.
00:07:11Now it's real.
00:07:13Don't you think about my passion?
00:07:15Or my passion?
00:07:16Or my passion?
00:07:17Or you?
00:07:18Or what?
00:07:19Or what, Chris?
00:07:20Please,
00:07:21if you've got a commitment,
00:07:23simple,
00:07:24just to know the future.
00:07:26Well.
00:07:32Oh, it's hard.
00:07:34I'll help you.
00:07:36Oh, yeah.
00:07:38Thank you, Ma.
00:07:40Thank you, Ma.
00:07:41Thank you, Ma.
00:07:42Thanks, Ma.
00:07:43Thank you, Ma.
00:07:44Thank you, Ma.
00:07:45Thank you, Ma.
00:07:46Thank you, Ma.
00:07:47Thank you, Ma.
00:07:48If it was not too late,
00:07:49we could be done later.
00:07:50It's already after the first,
00:07:51this one.
00:07:52Next.
00:07:55Okay, break.
00:07:56Why are you late today so long?
00:08:08I had to go to the post office. There was a rule.
00:08:11It was a rule.
00:08:14The heart of SMA.
00:08:17It was Mr. Secret and Mayer.
00:08:22How are you doing this?
00:08:24It's so weird.
00:08:25This is a photo shoot.
00:08:28This photo is like a horror film.
00:08:32Hey, you don't want to do it with Ruth?
00:08:37Yeah, but it's also a business.
00:08:39If you get it, it's good.
00:08:41If you get it, it's good.
00:08:43But I'm sure.
00:08:45Maybe Ruth will be a model.
00:08:48But when she's pre-wedding with Reza.
00:08:54It's so weird.
00:08:56It's not funny.
00:08:57It's not funny.
00:09:00Okay, let's continue with the photo.
00:09:03Please concentrate on it.
00:09:04If you want to do it, you'll have a good job.
00:09:06You'll have a good job.
00:09:08Next, go. Next.
00:09:14What's the character?
00:09:15Okay, let's do it.
00:09:20Okay, let's break it.
00:09:21Let's do it.
00:09:24Mbak.
00:09:26Iya, Kak.
00:09:26Nih, paketnya.
00:09:28Ini bener kan, Mbak? Paketnya bisa sampai besok?
00:09:30Oh, iya, Kak.
00:09:31Post Express merupakan layanan next day.
00:09:33Jadi besok paketnya sudah sampai.
00:09:36Soalnya saya punya online shop, Mbak.
00:09:38Nah, jadi kalau saya telat ngirimkannya,
00:09:41pelanggan saya bisa pergi.
00:09:43Kalau saran saya sih, Mbak,
00:09:44mending, Mbak, download aplikasi Post aja.
00:09:46Nah, di situ Mbak bisa COD,
00:09:49bisa pick up dari rumah,
00:09:50bisa lacak juga,
00:09:51kurirnya ada di mana,
00:09:53garansinya juga ada.
00:09:54Oh, ternyata kantor Post sudah ada aplikasi sekarang ini ya.
00:09:58Besok saya download deh.
00:09:59Terima kasih, Mbak, infonya.
00:10:01Terima kasihnya?
00:10:02Barangnya saya terima ya.
00:10:04Oke, terima kasih banyak ya.
00:10:05Terima kasih.
00:10:05Ya, permisi.
00:10:06Eh, kenapa tuh senyum-senyum sendiri?
00:10:35Enggak, ini loh.
00:10:37Krishna iseng banget.
00:10:40Kalau saran aku sih,
00:10:42mending kamu terima aja sih, Krishna.
00:10:44Daripada nungguin pacar kamu yang gak pulang-pulang itu.
00:10:48Gimana ya?
00:10:52Kristen tuh rebel banget, Mbak.
00:10:54Masih belum bisa komitmen.
00:10:56Itu dulu kali.
00:10:58Kalau sekarang mungkin aja udah berubah.
00:11:01Nih ya, Krishna itu lebih easy going.
00:11:04Kalau aku jadi kamu sih,
00:11:06bakal milik Krishna yang jelas-jelas bucin.
00:11:09Mbak, ini kan masalah hati.
00:11:13Gak bisa segampang itu kan dirubah.
00:11:15Tadi katanya sahabatan doang.
00:11:18Terus sekarang bahasa hati nih.
00:11:20Eh, dasar.
00:11:24Chris, Chris, Chris, Chris.
00:11:31Ih, Chris, Chris, Chris.
00:11:33Kamu serius mau langsung pergi?
00:11:34Gak pamit aku dulu apa?
00:11:35Sama Tuan Putri aja yang belum?
00:11:37Chris, aku serius.
00:11:39Kamu gak biasanya lo sikapnya kayak gini sama aku.
00:11:40Chris, Chris, ih, ih.
00:11:43Karena kamu tuh nyebelin.
00:11:44Ya kamu yang nyebelin, Chris.
00:11:46Chris.
00:11:47Chris.
00:11:48Chris.
00:11:49Chris.
00:11:50Chris.
00:11:51Chris.
00:11:52Chris.
00:11:53Chris.
00:11:54Chris.
00:11:55Chris.
00:11:56Chris.
00:11:57Chris.
00:11:58Bisa.
00:11:59Iya agak susah.
00:12:00Susah kan?
00:12:01Udah penuh.
00:12:02Ruth.
00:12:03Iya, Pak.
00:12:04Bisa ke ruangan saya sebentar?
00:12:06Sekarang, Pak?
00:12:08Iya, sekarang.
00:12:09Oh, iya.
00:12:10Nanti saya kesana.
00:12:11Mbak, saya kesana deh.
00:12:12Gak apa-apa.
00:12:13Bisa.
00:12:14Ruth.
00:12:15Senyum.
00:12:16Naik kereta api tutup-tutup.
00:12:17Siapannya turun.
00:12:18Gak bantu.
00:12:19Kurabaya.
00:12:20Bolehlah naik dengan bercuma.
00:12:22Ayo kita kecil dulu ya, Bu.
00:12:23Iya.
00:12:24Coba.
00:12:25Pemison.
00:12:26Apa.
00:12:27Pode.
00:12:28atau siapannya turun.
00:12:29Gak bantu.
00:12:30Gak bantu.
00:12:31Kurabaya.
00:12:32Bolehlah naik dengan bercuma.
00:12:33Ayo kita kecil dulu ya, Bu.
00:12:38Iya.
00:12:39Coba.
00:12:40Aku tak berhenti lama.
00:12:41Tidak berhenti lama.
00:12:50Perbisi.
00:12:51Silahkan masuk.
00:12:52Iya.
00:12:53Selamat siang, Dok.
00:12:54Selamat siang.
00:12:57Halo, ini dia nih pelukis dan model kita yang paling cantik.
00:13:02Semakin sehat aja nih sepertinya.
00:13:05Oh iya Bu, pola makannya tetap dijaga kan?
00:13:09Iya dok, tapi susah untuk memaksa Winnie makan.
00:13:12Kalau nafsunya sudah drop, ya setiap makanan tuh susah untuk ditelan sama Winnie.
00:13:17Sabar ya Bu, dan terus berusaha.
00:13:20Winnie juga harus bantu mama.
00:13:22Nah, makan yang banyak biar tetap seh.
00:13:25Haa.
00:13:26Peter.
00:13:27Winnie harus makan semua sakan yang disediakan mama kan dokter PK?
00:13:32Biar bisa terus bermain dan menggambar.
00:13:36Mbak, kalau dipikir-pikir ya, makin banyak aja yang kirim surat untuk Tuhan.
00:13:42Aku juga sampe bingung mau dikemanain tuh surat-surat.
00:13:46Sama.
00:13:48Ya, semoga aja Tuhan mendengar doa-doanya.
00:13:52Ya.
00:13:54Ini jangka kan?
00:13:55Aku ada janji, aku pulang dulu ya.
00:13:57Oh yaudah, yaudah hati-hati ya.
00:13:59Kamu jangan lama-lama di sini.
00:14:00Iya.
00:14:03Lah, Krisnya.
00:14:07Nah, ini dia.
00:14:09Momennya pas banget, ya boleh terlewatkan.
00:14:12Ada model cantik, putih, dan senyum yang menawa.
00:14:15Ayo.
00:14:19Kris.
00:14:20Kris, udah, udah, udah.
00:14:21Ini jalanan umum tau, bukan studio koto.
00:14:24Ih, malu tau banyak orang.
00:14:25Kali ini aku gak mau menerima penolakan dari kamu.
00:14:30Kamu harus jadi model aku.
00:14:33Pameran aku tuh sebelah lagi, Ruth.
00:14:35Ini harus berapa kali sih aku bilang.
00:14:38Aku tuh gak mau jadi model.
00:14:39Bel, please.
00:14:41Ayo dong, luut sekali ini aja.
00:14:44Enggak.
00:14:46Tentu, ya.
00:14:47Kamu ini cantik.
00:14:49Putih.
00:14:51Punya aura bintang.
00:14:53Dan kamu itu...
00:14:55Nganenin sih.
00:15:00Jadi kamu cocok banget jadi model aku.
00:15:02Cocok menurut kamu.
00:15:04Menurut aku enggak.
00:15:05Lagian aku punya pekerjaan.
00:15:07Dan aku cinta banget sama kerjaan aku.
00:15:09Gak ada kepikiran untuk jadi model juga, Kris.
00:15:12Ruth.
00:15:13Aku tahu.
00:15:15Kita berduanya sama-sama keras.
00:15:17Sama-sama gak suka menerima penolakan.
00:15:19Jadi...
00:15:20Please, go.
00:15:21Ayolah, ya.
00:15:22Aku punya pekerjaan.
00:15:25Dan soal kekerasan hati.
00:15:28Cara pandang kita beda.
00:15:32Eh, Ruth.
00:15:35Kamu mau kemana?
00:15:36Aku mau pulang.
00:15:38Aku anterin, ya.
00:15:39Gak usah aku pulang sendiri aja.
00:15:40Ruth, serius? Aku anterin, ya.
00:15:55Wah, wah, wah.
00:15:58Kayaknya...
00:15:59Ada hasil jepretan colongan, nih.
00:16:01Dari Papa Razi buat model pujaan hati.
00:16:06Tapi emangnya boleh ya?
00:16:07Ambil foto tanpa izin.
00:16:09Ntar aku juga minta izin ke Ruth.
00:16:11Ya, tapi kan tetep aja.
00:16:13Udah menyalahi kode etik.
00:16:23Perempuan dan kanker.
00:16:25Wah, ini akan jadi tema yang menarik untuk pameran aku nanti.
00:16:29Gimana, Nay?
00:16:30Baus, ya?
00:16:31Ya, tapi kenapa harus kanker, sih?
00:16:34Pengunjung tuh pasti pengen ngeliat model yang cantik, seksi, menawan.
00:16:38Yang menarik, bukan kanker.
00:16:40Dua kutub paradok selalu menarik.
00:16:45Selalu ada dalam sisi kehidupan ini juga dalam metafora masalah yang dihadapin perempuan masa kini.
00:16:50Wah, terlalu idealis dan naif, tau nggak?
00:16:53Para penyandang dana juga maunya menampilkan eksotisme model.
00:16:57Yang cantik, yang seksi, yang menawan.
00:17:00Dan ingat ya, aku tuh udah berhasil loh.
00:17:02Nyari penyalur dana.
00:17:04Jadi kamu rusak gitu aja dong kerja keras aku.
00:17:06Mudah-mudahan orang-orang di luar sana yang punya uang itu nggak punya pandangan pragmatis sama seperti kamu.
00:17:11Well, well, well.
00:17:13Never ending argument like as always.
00:17:16Ujung-ujungnya selalu aku yang alah kan?
00:17:28Nela?
00:17:29Kok buru-buru?
00:17:32Ya, Nek. Soalnya Nela ada urusan mendadak, jadi dia harus buru-buru.
00:17:36Kenapa nggak minta diantar sama Krishna?
00:17:42Ya sudah.
00:17:43Hati-hati ya, Nijalah.
00:17:45Apa kasihan, Nek.
00:17:47Yaudah, kalau gitu Nela, berangkat dulu ya.
00:17:58Selamat siang.
00:17:59Selamat siang, Ibu.
00:18:01Ada yang bisa saya bantu?
00:18:02Kak, aku mau kirim kak Tupus dong.
00:18:05Tolong kirimnya sesuai alamat ini ya, Kak.
00:18:08Kak, lihat dulu ya.
00:18:15Nah, Wini, kakak cantik ini akan mengirimkan kartu pos Wini.
00:18:26Ayo bilang apa sama kakak.
00:18:28Terima kasih ya, kak.
00:18:29Semoga Tuhan membalas semua kebaikan kakak.
00:18:33Sama-sama, adik cantik.
00:18:35Kakak akan kirimkan surat untuk Tuhan ini dengan alamat surga ya, kakak.
00:18:40Kalau gitu, kakak kirim pakai hilat khusus deh.
00:18:44Ya?
00:18:44Terima kasih ya, kak.
00:18:45Sampai ketemu.
00:18:47Sampai ketemu.
00:18:48Terima kasih banyak ya, Mbak.
00:18:50Terima kasih.
00:18:51Dari banyak kisah inspiratif tentang perjuangan bertahan hidup
00:19:03yang membesarkan harapan,
00:19:06ada satu kisah yang juga layak kita jadikan inspirasi.
00:19:10Kisah dari Bapak David.
00:19:12Terima kasih.
00:19:14Nama saya David Utomo.
00:19:17Usia saya 75 tahun.
00:19:21Selain merobat yang rutin,
00:19:30surat untuk Tuhan juga baginya menjadi sebuah doa.
00:19:35Amin.
00:19:38Eh, semuanya sudah siap, lah.
00:19:41Kita mau mulai.
00:19:42Salah dulu ya.
00:19:44Mana nih yang katanya fotografer profesional,
00:19:48tapi harus telfon dulu, baru bisa datang.
00:19:50Oke.
00:19:51Semuanya, angle udah keren banget.
00:19:52Sekarang tinggal modelnya aja nih.
00:19:55Ini bisa gaya apa enggak.
00:19:56Karena percuma.
00:19:57Fotografer udah hebat, udah keren.
00:19:59Tapi kalau modelnya gak menarik,
00:20:01buang-buang waktu.
00:20:03Percuma aja fotografer hebat,
00:20:05kalau gak profesional.
00:20:07Gak ada gunanya.
00:20:08Profesional itu hasil akhir.
00:20:10Selagi klien puas,
00:20:12itu yang dinamakan profesionalisme.
00:20:14Paham?
00:20:14Ayo, kita mulai.
00:20:20Satu, dua.
00:20:24Empat.
00:20:28Gaya dong, bisa kan?
00:20:29Gak bisa lah.
00:20:30Karena aku model.
00:20:32Please, what's the photo shoot here?
00:20:47Hi, Nay, what's up?
00:20:54I'd like to see the photo shoot.
00:20:58Ternyata, ada yang mau ditemuin.
00:21:08Kamu bisa gak gak usah pertinggi kayak gitu?
00:21:10Gak usah menduga-duga.
00:21:12Bikin merjeleka aja.
00:21:16Chris, it's okay.
00:21:18Hey Ruth, gimana? Kamu udah berubah pikiran buat jadi model aku?
00:21:23Pasti gak ada pikiran yang berubah dan gak pengen jadi model juga.
00:21:32Udah, aku ngantor dulu ya. Nay, duluan ya.
00:21:38Bye.
00:21:40Selamat siang, Pak. Saya Ruth. Saya ingin berbicara terkait kotak pos untuk Tuhan, Pak.
00:21:50Oh ya, Ruth. Saya ingat.
00:21:52Kenapa dari dulu kalian masih sibuk saja mengurus kotak surat untuk Tuhan?
00:21:56Itu udah kebijakan yang lama.
00:21:58Saya juga baru tahu, Pak, kalau ada kotak pos untuk Tuhan.
00:22:03Kebijakan itu dibuat dari sebelum Pak Reka.
00:22:05Dan saya sudah bilang sama Pak Reka untuk membuangnya.
00:22:08Tapi katanya kamu keberatan.
00:22:10Maaf, Pak. Sebenarnya saya masih berharap sekali kalau kotak pos untuk Tuhan itu dipertahankan saja, Pak.
00:22:16Keputusan perusahaan itu sudah jelas aturannya, Ruth.
00:22:20Kalau ada surat yang tidak bisa dikirim, itu harus dikembalikan kepada pengirimnya.
00:22:25Mana suratnya?
00:22:27Ini, Pak.
00:22:28Lalu di mana alamat surganya?
00:22:34Oke, saya akan kirimkan.
00:22:36Lalu malaikat akan menerima surat ini dan berkata,
00:22:40Sini saya sampaikan suratnya.
00:22:43Dan petugas pos itu melihat keindahan surga begitu indahnya.
00:22:47Lalu dia berkata,
00:22:49Bapak malaikat, bolehkah saya mencicipi surganya sebentar saja?
00:22:54Mak, cuma intermezzo.
00:22:58Iya, Pak.
00:23:00Tapi kotak pos untuk Tuhan ini ada urgensinya, Pak.
00:23:03Ada maksudnya.
00:23:05Sudah lah, Ruth.
00:23:06Jangan memberikan harapan kosong.
00:23:08Kebijakan perusahaan sudah jelas.
00:23:10Surat-surat yang tidak bisa dikirimkan harus dikembalikan ke pengirimnya.
00:23:14Lupakan saja mengenai kotak surat untuk Tuhan.
00:23:17Iya, Pak.
00:23:18Oh iya, Ruth.
00:23:19Sebelum kamu pergi, saya minta tolong kamu.
00:23:22Dua hari dalam seminggu,
00:23:24Untuk mengurus administrasi dari aplikasi PostPay yang sekarang sedang bagus.
00:23:28Oh iya, baik, Pak.
00:23:30Oke, mari saya antar ke ruangannya.
00:23:32Mari.
00:23:41Ruth, ini ruangan kamu.
00:23:43Ruangan ini jadi ruangan pilihan anak-anak milenial untuk datang ke kantor pos.
00:23:48Jadi harus dilayani sama karyawan milenial juga.
00:23:51Oh iya, Ruth.
00:23:53Saya lihat kamu sepertinya paham dengan teknologi.
00:23:58Iya, Pak. Kebetulan saya paham.
00:24:01Karena di era digital seperti ini, kita butuh karyawan-karyawan seperti kamu untuk melayani masyarakat Indonesia, juga mancanegara.
00:24:10Siap, Pak.
00:24:17Begini nih repotnya.
00:24:19Punya karyawan seleb.
00:24:20Sampai harus didatengin sama Papa Ratsi segala ke kantor.
00:24:23Tengkari, kamu datangin Papa Ratsi.
00:24:30Kamu minta bayaran dari setiap jepretan yang diambil.
00:24:33Ah, maaf ya, Pak.
00:24:35Iya, nggak apa-apa ya.
00:24:37Iya, nggak apa-apa ya.
00:24:38Iya, nggak apa-apa ya.
00:24:47276... 277.
00:24:52including these two cards.
00:25:00This card has already been in 1977.
00:25:07Wow.
00:25:11I'm confused.
00:25:13Why are people using a card?
00:25:16Even through writing,
00:25:18people can show up and hope.
00:25:22It's like a friend of mine.
00:25:29I'm still serious.
00:25:32Okay.
00:25:34How do we need to destroy their hope?
00:25:41How do you think?
00:25:42The rules of your opinion are different.
00:25:44Let's go.
00:25:46Let's go.
00:25:55Susie.
00:26:03Hello, Mbak.
00:26:04Selamat sore, Bu.
00:26:05I'm Ruth,
00:26:06the employee of the Post.
00:26:08Yes, I'm Rosyana.
00:26:10How are you, Mbak?
00:26:11Is there a mistake from the Post Mini?
00:26:13Oh,
00:26:15enggak, Bu.
00:26:16Cuma ada yang ingin saya sampaikan.
00:26:19Mungkin jika Ibu berkenan,
00:26:21boleh saya menjelaskannya di dalam?
00:26:23Ah, iya, boleh.
00:26:24Kalau gitu, silakan masuk.
00:26:26Baik.
00:26:27Terima kasih ya, Bu.
00:26:28Kenapa.
00:26:30T
00:26:58I don't know.
00:27:00I'm sick.
00:27:02I'm sick.
00:27:04I'm sick.
00:27:06It's not.
00:27:08I'm sick.
00:27:10I don't eat anything.
00:27:12I'm sick.
00:27:14I'm sick.
00:27:16No, I don't care.
00:27:18I'm sick.
00:27:20But you're not sick.
00:27:22It's not sick?
00:27:24Maybe because I'm eating,
00:27:26then I'm sick,
00:27:28then I'm sick,
00:27:30then I'm sick.
00:27:32What are you doing?
00:27:34You're pretty, Nay.
00:27:36Your body is ideal,
00:27:38so you don't need to eat.
00:27:40I'm sick.
00:27:42I'm sick.
00:27:44I'm going to go to the doctor.
00:27:46I'm going to go home.
00:27:48I'm going to go home.
00:27:50I'm sick.
00:27:52I'm sick.
00:27:54It's amazing, Mbak.
00:27:56Ternyata kantor pos itu
00:27:58menyediakan layanan kotak pos
00:28:00untuk Tuhan.
00:28:02I'm so excited.
00:28:04Actually,
00:28:06that's what I want to tell you, Bu.
00:28:10The kantor pos said that
00:28:12the letter that is not sent
00:28:14must be returned to the mail.
00:28:16The command,
00:28:18the letter from the mail.
00:28:20We don't want to tell you
00:28:22what I did was wrong.
00:28:24Even, for me personally,
00:28:26what I did is human.
00:28:28Don't go home for this
00:28:31to return to point
00:28:32the post,
00:28:33not in a way,
00:28:36just because I want to do the wrong thing.
00:28:39I'm going to ask for your permission to put this card in the house.
00:28:44That's true if I remember.
00:28:46Because I've read about Winnie's wish.
00:28:49And I don't want Winnie's wish.
00:28:54What's the reason Winnie's wish in this card?
00:29:04Winnie's sick, Ma.
00:29:07Leukemia.
00:29:12Sejak 3 tahun, Dini aku ngosak.
00:29:16Kena kanker.
00:29:18Kanker darah, Ma.
00:29:205 tahun yang lalu pun ayahnya meninggal dengan penyakit yang sama, Ma.
00:29:29Kota Pos ini memberi harapan dan membuat hati Winnie menjadi gembira.
00:29:37Bu, saya ingin melakukan sesuatu untuk Winnie.
00:29:46Saya mau jadi temennya Winnie.
00:29:49Boleh saya ketemu Winnie sekarang, Bu?
00:29:52Ya, boleh.
00:29:54Mari saya antarkan ke kamarnya, ya.
00:29:57Terima kasih.
00:29:58Mari, Pak.
00:29:59Mari, Pak.
00:30:19Halo, cantik.
00:30:22Eh, Kakak.
00:30:23Masih ingat Kakakmu?
00:30:36Masih?
00:30:37Ini lagi ngapain?
00:30:41Lagi gambar, ya?
00:30:42Ya, ya, Mak.
00:30:43Gambar sawah?
00:30:45Ini gambar sawah.
00:30:46Oh, iya.
00:30:47Bagus banget awannya.
00:30:49Kakak, Kak.
00:30:50Apa?
00:30:51Apa?
00:30:52Apa?
00:30:53Tuhan sudah menemang kata pos ini?
00:30:54Tuman kubilang, aku aneh berkirim kata pos untuk Tuhan.
00:30:56Apa menurut Kakakku juga aneh berkirim kata pos untuk Tuhan?
00:30:58Ya, Kak.
00:30:59Yang berkirim kata pos untuk Tuhan.
00:31:00Ya, Kak.
00:31:01Yang berkirim kata pos untuk Tuhan.
00:31:02Apa menurut Kakakku juga aneh berkirim kata pos untuk Tuhan?
00:31:04Ya, Kak.
00:31:05Aduh.
00:31:06Yang berkirim kata pos untuk Tuhan kan gak cuma Winnie.
00:31:09Winnie tahu nggak?
00:31:10Setiap kata pos yang Winnie kirim itu adalah doa.
00:31:12Dan, Tangan-tangan Tuhan akan bekerja untuk doa.
00:31:25Winnie boleh dong kiam lagi kata pos untuk Tuhan kan.
00:31:31Kita bisa lagi kata pos untuk Tuhan untuk terus bekerja dan doa.
00:31:33And the hands of God will work for our prayer.
00:31:36Can you give us a gift for God?
00:31:40Can you give us a gift for God?
00:31:41I want to send you a gift for God.
00:31:47Let's take a look.
00:31:57This is great.
00:31:59This is a gift for God.
00:32:01This is a gift for God.
00:32:05If it's a gift for God,
00:32:07if it's a gift for God,
00:32:09it will be beautiful.
00:32:11Really?
00:32:13Sayang.
00:32:15This is a gift for God.
00:32:17That's right.
00:32:19It's okay.
00:32:21It's okay.
00:32:23It's a gift for God.
00:32:25It's okay.
00:32:27It's okay.
00:32:29It's okay.
00:32:31It's okay.
00:32:33It's okay.
00:32:35It's okay.
00:32:37It's okay.
00:32:39It's okay.
00:32:41And you will feel this?
00:32:43To the future.
00:32:45The love of God...
00:32:47Ya ampun Ruth, ingat, Tuhan Maha Penyembuh
00:32:55Terima kasih Tuhan telah mengajarkanku bersyukur melalui ini
00:33:17Ibu, kita harus dampingin Winnie ya, Ibu
00:33:28Winnie harus sembuh dan saya akan dampingin Winnie
00:33:36Saya baru, Ibu yang kuat ya
00:33:42Ini ya Mba, belanjaannya
00:34:09Udah ya
00:34:10Untuk pembayarannya udah aku bayar via pospay ya Mba?
00:34:13Iya Kak
00:34:14Kasih
00:34:16Bagus ya? Suka?
00:34:30Wajah suka mas kamu enggak?
00:34:34Tuh
00:34:36Ruth
00:34:37Kenapa sih kamu tuh selalu aja menghindar dari aku?
00:34:40Aku gak menghindar
00:34:42Kalau aku menghindar, gak mungkin kita masih bisa ngobrol ketemu kayak gini kan?
00:34:47Nah itu artinya aku itu masih ada harapan dong kalau kita berdua berjodoh
00:34:53Mulai deh
00:34:55Bisa gak ganti topik?
00:34:58Kalau enggak aku pulang aja ya
00:34:59Eh tunggu dong, santai dong Ruth
00:35:01Ruth kita ini udah kenal dari kecil
00:35:04Dan kita udah bahas semuanya satu sama lain
00:35:07Cuma satu doang sih yang belum kamu asese
00:35:10Jodoh
00:35:14Jodoh
00:35:15Jodoh itu kan gak ada yang tau Chris
00:35:18Emang kamu tau?
00:35:19Enggak kan?
00:35:20Iya aku tau itu
00:35:22Tapi kan aku selalu berdoa
00:35:24Supaya kamu tuh jodoh aku
00:35:26Kalau emang bener aku bukan jodoh kamu
00:35:29Gimana?
00:35:30Hmm?
00:35:3399% tuh aku yakin banget sih
00:35:35Kalau kamu tuh ada jodoh aku
00:35:37Buktinya?
00:35:39Setiap kamu menghindar dari aku
00:35:41Kita tuh selalu ketemu lagi, ketemu lagi
00:35:43Iya kan?
00:35:44Iya sih
00:35:45Tapi kan masih ada peluang lain
00:35:46Aku bukan jodoh kamu
00:35:48Ya paling cuma satu persen doang
00:35:51Dari aku pulang ya?
00:35:52Eh tung dong
00:35:53Aku mau balik sih
00:35:54Aku tuh belum puas lho
00:35:56Liatin semua
00:35:57Aku mau feed call sama Reza
00:35:59Dan gini ku selalu
00:36:09Kau indah
00:36:11Sungguh harga
00:36:14Artinya kamu lebih memilih satu persen
00:36:16Silahkan
00:36:20Aku gak akan maksa kamu untuk lama-lama disini
00:36:22Titipkan rindu
00:36:25Yang tak boleh ada
00:36:28Aku gak akan pernah berhenti untuk mencintai kamu
00:36:32Aku tau kok
00:36:33Kamu bukan cowok yang gak menyerah
00:36:35Dan kini aku harus
00:36:40Melepas selamanya
00:36:45Walau hati masih merasa
00:36:50Namun tiada bermakna
00:36:54Bila ku tetap berimpia
00:36:59Di dalam doaku
00:37:04Kamu buang
00:37:07Tidalam doaku
00:37:08Kamu buang
00:37:09Tidalam doaku
00:37:10Kau buang
00:37:11I love you.
00:37:17Ruth?
00:37:19Ruth?
00:37:21Yes, Ma.
00:37:23Let's eat first, Yuna.
00:37:25It'll be cold.
00:37:33Yes, Ma.
00:37:35Let's eat first, Ibu.
00:37:37Let's eat first.
00:37:39It's so good.
00:37:41Yes, Ma.
00:37:43I love you today.
00:37:45I love you.
00:37:47What do you like?
00:37:49I love my favorite food.
00:37:51Let's eat first.
00:37:59Ma.
00:38:01We'll continue to talk about it.
00:38:03There are rules that can't be left.
00:38:05Let's eat first.
00:38:09Hi, hi.
00:38:11Apa kabar, Zak?
00:38:13Hello, Ruth.
00:38:15Aduh, sorry banget.
00:38:17Tadi aku ada sidang sama Dewan Rumah Sakit.
00:38:19Kemarin-kemarin kerjaanku tuh banyak banget.
00:38:21Terus kamu tau nggak?
00:38:23Aku harus menemenin Profesor Vanuys kemana-mana.
00:38:25Belum lagi, salju di depan rumahku tuh tebel banget.
00:38:27Ya mau nggak mau, aku harus bersihin dong.
00:38:29Kalau nggak, entar pasti ada orang yang celaka.
00:38:31Aduh, sibuk banget.
00:38:33Sampai lupa loh, Jo, pertanyaan tentang kabar.
00:38:37Oh iya.
00:38:39Aku sampe lupa.
00:38:41Kabarku baik.
00:38:43I'm great. How are you?
00:38:45Keliatan kok.
00:38:47Kalau kabarnya baik dan sehat.
00:38:49Eh, by the way, hari ini harusnya kan aku yang cerita panjang lebar dan nyerocos gitu.
00:38:55Iya, iya. Yaudah, silakan.
00:38:59Za, aku tuh ketemu anak kecil.
00:39:03Namanya Winnie.
00:39:05Dia punya penyakit leukimia.
00:39:08Katanya sih udah delapan tahun bolak-balik rumah sakit.
00:39:14Tapi sayangnya aku cuma bisa pasrah.
00:39:18Tanpa ada harapan untuk sembuh.
00:39:23Dia leukimia?
00:39:24Dan cuma bisa menunggu.
00:39:28Tunggu dulu deh.
00:39:29Itu sama aja dia menandatangani akte kematian.
00:39:33Kamu bisa dengan gampangnya ngomong kayak gitu.
00:39:37Nanganin pasien leukimia itu nggak mudah loh, Za.
00:39:40Apalagi anak-anak.
00:39:42Belum lagi harga obat-obatan di Indonesia itu jauh lebih mahal.
00:39:47Tapi Ruth, harusnya mereka itu jangan menyerah.
00:39:51Ya, aku yakin mereka itu nggak menyerah, Za.
00:39:55Cuma mereka belum menemuin jalan keluarnya aja.
00:39:58Dan inget ya, mereka tidak menandatangani akte kematian.
00:40:04Oke.
00:40:05Aku rasa penanganannya intens dan tepat itu bisa jadi jalan keluarnya.
00:40:09Mereka tuh kurang di sumber daya dan fasilitas aja kok.
00:40:13Za, kamu itu memutuskan untuk bekerja di Belanda karena semuanya serba advance kan?
00:40:19Serba maju.
00:40:20Sementara di negara ini masih banyak masalah kesehatan yang belum selesai, belum kelar.
00:40:28Ayo dong, jangan kabur gitu.
00:40:30Loh, siapa yang kabur? Aku cuma realistis aja, Ruth.
00:40:34Ilmu dan kemampuanku mendapatkan tempat yang sesuai.
00:40:37Hei, kamu harus cabut tuduhan kamu itu ya.
00:40:42Sampai saat ini, aku belum mencabut keluarga negaraanku.
00:40:45Nah, sebenernya itu sih arah pembicaraan aku.
00:40:52Kalau merasa ada yang belum sempurna, belum selesai, ikut gunahin, lho.
00:40:59Balik ke sini.
00:41:01Kok kamu mikirnya sampai jauh kayak gitu sih?
00:41:04Ayolah, Ruth.
00:41:06Jangan mainkan emosi dan sentimen kamu soal nasionalisme, ya?
00:41:11Maaf, aku gak bermaksud sama sekali.
00:41:14Ya udah, kalau gitu bantu aku untuk cari solusi, ya?
00:41:20Ruth.
00:41:21Reza, aku berharap banget dokter-dokter seperti kamu mau membantu anak-anak seperti Winnie.
00:41:31Karena seenggaknya anak-anak seperti Winnie itu gak pernah kehilangan harapan.
00:41:38Mama, lagi-lagi gambar aku gak sempurna.
00:41:56Kenapa, nak? Gak sempurna gimana?
00:41:59Bulan tak lihat ke wajahnya. Gak ada juga kerli bintang.
00:42:06Gambarmu tetap sempurna, nak. Tetap menarik.
00:42:09Tapi gak sempurna, Ma.
00:42:12Nah, sama seperti pelangi. Ada warna ungu.
00:42:16Nak, nanti kita beli crayon warna ungu ya di lain waktu.
00:42:21Agar bulan selalu memperlihatkan senyumnya.
00:42:25Dan bintang tidak akan kehilangan kerlipnya.
00:42:28Jangan sedih, ya?
00:42:35Sebenernya sih ada satu slot program dari rumah sakit di Amsterdam.
00:42:41Program dari Akademis Medisentrum.
00:42:43Atau di sini biasa disebut dengan AMC.
00:42:46Mereka banyak kok melakukan pengobatan gratis untuk pasien kanker.
00:42:50Tapi, program ini cuma bisa diajukan sponsor sama rumah sakit afiliasi.
00:42:59Tapi yang aku denger, metode dan hasil penelitian mereka bagus-bagus kok.
00:43:05Yaudah, sekarang gini aja.
00:43:07Aku akan cek ada atau tidaknya slot itu.
00:43:10Nanti aku kabarin kamu, ya?
00:43:13Serius?
00:43:15Yes, thank you, thank you banget, Zak.
00:43:18Eh, sorry, sorry, sorry. Aku...
00:43:26Aku terlalu excited, sorry.
00:43:30Yaudah.
00:43:31Kalau gitu, aku langsung kabarin ke mereka, ya?
00:43:35Ruth, aku tahu kamu lagi seneng.
00:43:39Tapi kamu jangan terlalu euforia, ya?
00:43:42Simpan optimismemu itu.
00:43:44Kasih aku waktu, dong.
00:43:45Aku kan harus jelasin sama dokter-dokter.
00:43:47Supaya bisa menyakinkan pihak rumah sakit.
00:43:51Eh...
00:43:53Oh iya.
00:43:55Soalnya, pasien ini dari Indonesia.
00:43:58Aku nggak mau dong kalau nanti aku gagal, keluarga pasien jadi kecewa.
00:44:02Oke, oke.
00:44:04Yaudah, kalau gitu aku tunggu kabar baiknya dari kamu aja, ya?
00:44:08Iya.
00:44:09Ya.
00:44:10Baiklah, Iza. Makasih ya.
00:44:14Oh iya.
00:44:15Oh iya, selamat siap.
00:44:16Oh iya.
00:44:17Oh iya, selamat siap.
00:44:18Oh iya, selamat siap.
00:44:19Oh iya.
00:44:20Oh iya.
00:44:21Oh iya, selamat siap.
00:44:23Oh iya, selamat siap.
00:44:25Oh iya, selamat siap.
00:44:26Oh iya, selamat siap.
00:44:27Oh iya, selamat siap.
00:44:28Oh iya, selamat siap.
00:44:29Oke, yang penting gue ya caranya.
00:44:30Iya, untuk aplikasi post aja bisa langsung di-download, scan barcode di sini.
00:44:45Jika sudah berhasil pendownloadan, Mbak bisa langsung masukkan nomor resi dan buat akun.
00:44:50Setelah itu aplikasi sudah siap digunakan.
00:44:52Ada lagi yang ingin ditanyakan?
00:44:54Ya, boleh Mbak.
00:44:56Eh, itu aja.
00:44:57Masih ya Mbak.
00:44:58Baik, terima kasih.
00:44:59Aku jatuh cinta, pastinya aku bahagia.
00:45:06Kelebih bila kau pun sama hal.
00:45:13Dan aku membuju, dan kamu terpuju.
00:45:22Mau bersama denganku, kau buatku terkesih.
00:45:28Si Mbak.
00:45:29Terpesona.
00:45:31Terkaku kagum padamu.
00:45:34Indahnya hatimu.
00:45:37Indah awamu.
00:45:39Sungguhku beruntung.
00:45:42Kau buatku jatuh cinta.
00:45:45Jatuh hati.
00:45:46Jatuh hati pagi siang sore malam.
00:45:50Kau memang tak sempurna aku juga.
00:45:54Kalau Tuhan mendengar doa Winnie.
00:45:55Tuhan mendengar doa Winnie.
00:45:57Winnie mau ngapain?
00:45:59Winnie akan ingin dan ganteng terus katupas untuk Tuhan, Kak.
00:46:04Oh gitu.
00:46:05Kenapa?
00:46:06Kakak boleh tahu nggak?
00:46:08Ya, biar makin banyak Tuhan didengar.
00:46:10Makin banyak senyum buat semuanya.
00:46:13Hmm gitu.
00:46:15Berarti kayak hari ini ya.
00:46:16Tuh lihat deh mataharinya.
00:46:18Udah memperlihatkan senyumannya.
00:46:20Artinya apa?
00:46:21Winnie harus bahagia.
00:46:22Ya.
00:46:23Caranya dengan senyum.
00:46:25Senyum.
00:46:26Senyumnya mana senyumnya?
00:46:28Senyum.
00:46:29Senyum.
00:46:30Kau buatku terkesima.
00:46:35Sebesona.
00:46:36Kagum-kagum padamu.
00:46:40Indahnya hatimu.
00:46:43Terima kasih Tuhan.
00:46:44Doa dan harapan dari semua suratlah kau baca.
00:46:48Tangan-tangan Goiblu telah menggerakkan hati banyak orang.
00:46:53Semoga hembusan angin semakin banyak seringkan doa dan harapan mereka.
00:46:59Aku juga.
00:47:01Tapi denganmu.
00:47:03Hidupku jadi sempurna.
00:47:11Hai Iza.
00:47:13Hai Ruth.
00:47:14Apa kabar?
00:47:16Semoga kamu sehat dan bahagia selalu ya.
00:47:19Kabar baik Alhamdulillah.
00:47:21Hari ini.
00:47:22Hari yang menyenangkan buat aku.
00:47:24Soalnya tadi aku habis jalan-jalan sama Winnie.
00:47:27Mengeliat pemandangan sawah.
00:47:29Terus kita happy-happy.
00:47:30Habis itu pulang deh.
00:47:32Wah.
00:47:33Bagus dong.
00:47:34Perasaan bahagia itu bisa membangkitkan semangat.
00:47:37Kerja hormonal juga ikut terbantu itu.
00:47:44Ruth.
00:47:45Apa itu yang ada di belakang kamu?
00:47:50Yang mana?
00:47:52Itu loh.
00:47:53Kertas-kertas yang bergelantungan di belakang kamu.
00:48:02Yang di belakang, yang itu?
00:48:04Itu.
00:48:05Itu.
00:48:07Itu syarat-syarat dari kantor pos.
00:48:09Sengaja aku tempel di situ.
00:48:11Biar kalau jalan-jalan dibuka.
00:48:13Diembuskan oleh angin ke surga.
00:48:17Apa?
00:48:19Itu idea yang bagus.
00:48:22Hebat, hebat.
00:48:23Hehehe.
00:48:27Sebentar ya.
00:48:30Hai, Erika.
00:48:33Who?
00:48:40Oh, oke.
00:48:42Ikhas temenarek jigas.
00:48:48Aduh, sorry, Ruth.
00:48:50Sebenarnya pengen banyak ngobrol sama kamu.
00:48:53Cuma aku harus ke rumah sakit.
00:48:56Ya, ini biasa.
00:48:57Panggilan emergency.
00:49:00Eh, gimana ya?
00:49:01Pokoknya intinya,
00:49:02program pengobatan Winnie di Belanda itu udah bagus.
00:49:06Aku tinggal jelasin detail jadwalnya sama mereka.
00:49:08Kalau mereka setuju, go ahead.
00:49:13Iya.
00:49:15Eh, ngomong-ngomong.
00:49:18Kamu cantik hari ini.
00:49:21Serius.
00:49:23Kamu cocok pakai baju anong.
00:49:26Ya udah.
00:49:27Aku berangkat dulu ya.
00:49:29See you.
00:49:30Have a nice weekend.
00:49:31Bye.
00:49:32Bye.
00:49:33Bye.
00:49:35Bye.
00:49:36Bye.
00:49:41Bye.
00:49:43Bye.
00:49:49Bye.
00:49:50.
00:49:52.
00:49:54.
00:49:56.
00:49:58.
00:50:00.
00:50:02.
00:50:04.
00:50:06.
00:50:08.
00:50:10.
00:50:12.
00:50:14.
00:50:16.
00:50:18.
00:50:20.
00:50:22.
00:50:24.
00:50:26.
00:50:28.
00:50:30.
00:50:32.
00:50:34.
00:50:36.
00:50:38.
00:50:40.
00:50:42.
00:50:44.
00:50:46.
00:50:48.
00:50:50.
00:50:52.
00:50:54.
00:50:56.
00:50:58.
00:51:00.
00:51:02.
00:51:04.
00:51:06.
00:51:08.
00:51:10.
00:51:12.
00:51:14.
00:51:16.
00:51:18.
00:51:20.
00:51:22.
00:51:24.
00:51:26.
00:51:28.
00:51:30.
00:51:32.
00:51:34.
00:51:36.
00:51:38.
00:51:40.
00:51:42.
00:52:02.
00:52:03.
00:52:04.
00:52:05.
00:52:06.
00:52:08.
00:52:10.
00:52:11In my opinion, what I think is about trust and communication that they've been working for years for years.
00:52:19That's it.
00:52:20That's it.
00:52:21That's it.
00:52:22Yeah.
00:52:23Tell me about it.
00:52:24Yeah.
00:52:24That's it.
00:52:25That's it.
00:52:26Thank you very much.
00:52:54
00:52:55Winnie atau bahkan Bu Herdiana itu menjadi pengobatan untuk keputus asaan mereka Pak jadi
00:53:03saya menghormati Pak tolong pertahankan petang-petang untuk Tuhan Pak
00:53:10sudah siap ayo kita mau pulih ayo ini yuk kamu ikut kamu duluan aja Oh ya udah semangat ya Winnie
00:53:29Halo Kak Krishna Hai Winnie Winnie mau kirim kartu pos lagi udah nulis banyak Kak tapi kok belum ada
00:53:50balasan dari Tuhan ya sabar dong pasti nanti kartu pos ini akan cepat sampai ke Tuhan atau
00:53:59mau Kak Kristen bantuin kirimin pakai paket superkilat supaya cepat sampai ini ngitip ya kak nanti
00:54:07tanggung untuk Tuhan siap Oh iya Kak Krishna kenapa sih lebih suka foto enggak suka gambar karena menggambar
00:54:20itu adalah kealian khusus yang diberikan dari Tuhan kalau foto itu semua orang akan bisa foto
00:54:27Masa sih semua orang bisa foto Iya dong nih Kak Krishna ajarin
00:54:33nah ini pegang ini terus pencet sini
00:54:40sekali
00:54:43tuh coba Kak Krishna lihat gampang banget ya Kak iya gampang banget tuh bagus banget hasilnya tuh artinya
00:54:55nah Winnie itu jago mau foto tapi Winnie mau nggak ajarin Kak Krishna menggambar
00:55:02nantang kok gimana
00:55:04gimana
00:55:06oke
00:55:08sini
00:55:09ya
00:55:11duh
00:55:12ya
00:55:13tuh kan Kak Krishna nggak jago gambarnya gambar tuh jelek banget beda banget sama Winnie
00:55:19Winnie tuh gambar hasil foto ini tuh bagus tuh ya kemana tadi tuh beda banget
00:55:26keren
00:55:33bolehkah sekarang kan
00:55:34Mbak aku mau double cokok sama wangnya cokok cip Oke sebentar ya kak
00:55:42Halo Mbak Dewi
00:55:44eh Krishna
00:55:45kerutnya mana
00:55:46kerutnya nggak makan siang
00:55:48kenapa diet
00:55:49biasa lah
00:55:50sibuk sama pacarnya tuh si Reza
00:55:54emangnya
00:55:55mereka benar-benar pacaran ya
00:55:58kalo nanya soal hubungan selalu ada dua kemungkinan
00:56:01kalo nggak bener ya salah
00:56:03semoga sih jawabannya sih nggak bener ya
00:56:06oh ya Mbak
00:56:08Mbak Dewi kan dekat nih sama Ruth
00:56:10tolong dong sampein kerut
00:56:12bilang ke dia suruh nerima cinta sahabat kecil yang udah lama abang jatuh cinta sama dia
00:56:18ya
00:56:19emang udah berapa kali ditolak sih
00:56:22eh 17 kali dia kayaknya
00:56:24wah serius
00:56:26tiap tahun dong ditolaknya
00:56:28iya kurang lebih sih gitu
00:56:33nih ya Chris
00:56:34berjuang itu boleh
00:56:35tapi maksa jangan
00:56:37maksudnya Mbak
00:56:38iya tiap tahun nyatain cinta emang sih perjuangan
00:56:41tapi kalo misalnya 17 kali ditolak
00:56:44jangan dipaksain nggak sih
00:56:45mending buka hati cari yang lain
00:56:47nggak segampang itu Mbak
00:56:52yaudah
00:56:53gue ke kantor dulu ya
00:56:54oh
00:56:55kamu salamin ke Ruth ya
00:56:56iya udah udah
00:56:57ya
00:57:00hai
00:57:01halo za
00:57:02apa kabar
00:57:03Ruth
00:57:04kamu tau
00:57:05ini jadi kabar baik buat kita semua
00:57:07pihak rumah sakit udah menerima proposalku
00:57:10oh
00:57:11dan
00:57:12untuk pertama kalinya
00:57:13program ini menerima pasien dari Indonesia
00:57:16kamu
00:57:26kamu serius
00:57:28terima kasih Tuhan
00:57:33halam semuanya sebenernya bener-bener berbihang sama Winnie
00:57:37sekarang
00:57:39kamu boleh kabarin berita baik ini kepada keluarganya Winnie
00:57:45ya
00:57:47semoga
00:57:50harapan Winnie untuk sembuh itu bisa tercapai ya
00:57:54aku seneng ngeliat kamu bahagia ya Ruth
00:57:57oh iya
00:58:00untuk semua biaya perjalanan
00:58:02perawatan rumah sakit
00:58:03juga biaya hidup di Belanda
00:58:05akan ditanggung pihak rumah sakit
00:58:07dan
00:58:08kalo ada biaya lebih
00:58:10kamu juga bisa loh
00:58:11nemenin Winnie ke Belanda
00:58:16itu barusan
00:58:17bercanda
00:58:18atau
00:58:19tawaran za
00:58:20oh
00:58:21jadi kamu gak mau nemenin aku
00:58:27jadi aku bisa
00:58:28nemenin Winnie dan ibunya ke
00:58:31ke Belanda
00:58:32yuk
00:58:34nah sebentar ya
00:58:4118 tahun aku menunggu
00:58:45tentu aja aku mau ketemu sama kamu za
00:58:55kamu
00:58:57kenapa mau ngeliatin ini semua za
00:59:07gak ada alasan untuk tidak melihat kamu bahagia ya Ruth
00:59:09kamu itu udah banyak bantu orang
00:59:13aku
00:59:14cuma bantu kamu melakukan kebaikan
00:59:19aku
00:59:21aku mau berterima kasih banyak banget sama kamu
00:59:27karena ini bener bener bener arti buat Winnie
00:59:30sama sama
00:59:32yaudah Ruth
00:59:33aku beresin semua dokumen disini ya
00:59:35kamu jangan lupa kabarin burus
00:59:37oh iya satu lagi
00:59:38tolong bantuin mereka
00:59:40untuk membereskan dokumen-dokumen mereka
00:59:41oke
00:59:42ya
00:59:44makasih ya za
00:59:45yaudah aku berangkat dulu ya
00:59:47sampai ketemu nanti
00:59:48see you
00:59:49bye
00:59:50bu
01:00:03bu
01:00:04bu
01:00:05terima kasih Tuhan
01:00:06Winnie sama burus pasti senang banget denger berita ini
01:00:10rencana Tuhan emang baik bang
01:00:11beneran
01:00:12beneran
01:00:14Winnie mau dibawa ke Belanda mbak
01:00:17iya bu
01:00:18Reza udah mastiin
01:00:20kalau Winnie bisa langsung berobat disana
01:00:22dan kita tinggal urus serat-serat ibu dan Winnie biar bisa berangkat kesana ya
01:00:26Alhamdulillah kalau gitu mbak
01:00:29iya bu
01:00:32emm
01:00:34Winnie kemana ya bu
01:00:35tumben gak keliatan
01:00:37emm
01:00:38Winnie baru aja pergi
01:00:39katanya sih mau main kemana gitu
01:00:41mama kartu posnya ketinggalan
01:00:46krista kamu ngapain disini
01:00:50aku mau ngambil kartu pos Winnie ketinggalan disini kamu
01:00:55enggak enggak ini kamu stalking aku sampai sini
01:00:58harusnya nanya itu aku
01:01:00kamu tuh ngapain disini
01:01:02tapi jangan-jangan kamu mau pedikatin sama aku sampai kamu nyusul ke rumah Winnie
01:01:07enggak enggak bentar
01:01:09eh bentar
01:01:11kamu kenal sama Bu Ros sama Winnie
01:01:14ini maksudnya gimana ya?
01:01:18ah jadi
01:01:19krista ini fotografernya Winnie di Hikaing mbak
01:01:22kita tuh udah lama kenalnya
01:01:25oh
01:01:26ah silahkan duduk dulu kalau gitu
01:01:28oh iya bu
01:01:30ya aku tuh cuma fotografernya dengan saat itu
01:01:34kak krista loh yang ngajakin Winnie kirim kartu pos untuk Tuhan
01:01:41oh iya
01:01:43benar Chris
01:01:45iya kak
01:01:46tapi kak krista gak bisa gambar
01:01:49gue bak
01:01:50hahaha
01:01:51hehehe
01:01:54hehehe
01:01:56kan menggambar itu adalah pemberian spesial dari Tuhan
01:01:59kayak Winnie sekarang
01:02:01kalo kak krista ini kan
01:02:03cuma cowok galau
01:02:06yang biasa-biasa aja
01:02:08harus disebut ya galau nya
01:02:09I have to say that.
01:02:14You know.
01:02:16Kakut, play with Kak Krishna,
01:02:19because Winnie wants to take a photo with Kakut.
01:02:28All right, let's play.
01:02:33Oh, Bu,
01:02:35if that's why I promise you to take a photo of Winnie.
01:02:39Thank you very much, Mbak Ruth.
01:02:41I'm going to take a photo of Winnie.
01:02:43Let's go.
01:02:45Let's go.
01:02:47Let's go.
01:02:49Bye.
01:02:51Bye.
01:02:58I want to bring Winnie to Belanda.
01:03:01What?
01:03:03Ruth, kamu tahu kan kalau Winnie itu penyitas kanker darah?
01:03:06Justru itu.
01:03:08Aku mau bawa Winnie berobat ke sana.
01:03:12Reza?
01:03:14Iya.
01:03:15Reza dapat sponsor dari rumah sakit.
01:03:17Makanya Winnie bisa berobat di sana.
01:03:20Aku akan dukung kamu, kok.
01:03:23Bila perlu, nanti aku sekalian ngomong ke YKI untuk soal ini.
01:03:26Serius?
01:03:28Makasih banyak ya kamu udah percaya sama Reza.
01:03:33Bila perlu, nanti kalau kamu mau, aku temenin kamu ke Belanda untuk bawa Winnie ke sana.
01:03:38Oh, enggak, enggak.
01:03:40Enggak usah.
01:03:41Lagian biayanya kan lumayan.
01:03:42Aku jamin Reza itu cowok yang baik, sama kayak kamu.
01:03:46Cuma bedanya kamu tuh iseng.
01:03:50Ruth, itu kan dulu.
01:03:52Kalau sekarang ya bedalah.
01:03:54Oh ya.
01:03:55Aku minta tolong bantuin Bu Ros untuk ngumpulin data-data Winnie.
01:03:58Soalnya aku nggak bisa sering-sering ke sana.
01:04:01Boleh?
01:04:02Ruth,
01:04:03tanpa kamu kasih tahu,
01:04:05aku tuh pasti bantuin Bu Ros untuk Winnie ya.
01:04:07Karena Winnie tuh udah aku anggap sebagai adikku sendiri.
01:04:12Makasih ya.
01:04:14Ya.
01:04:15Isang selesai.
01:04:16Ya.
01:04:17Isang selesai.
01:04:18Isang selesai.
01:04:20Isang selesai.
01:04:37Oke.
01:04:38Masih.
01:04:39Ya.
01:04:40Isang selesai.
01:04:41He.
01:04:42yeah
01:04:44Hey
01:04:46Hey
01:04:50Hey
01:04:52Hey
01:04:54Hey
01:04:56Hey
01:04:58Hey
01:05:00Hey
01:05:02Hey
01:05:06If you want to come back, then you need to come back.
01:05:11If you want to come back, you need to come back.
01:05:16You can do it with Krisna.
01:05:19You can do it with the boss.
01:05:22You can do it with Arut.
01:05:25You want to come back?
01:05:28You don't want to come back.
01:05:32You want to come back here, with Mama, with Krisna, with Krisna.
01:05:38Krisna and Mama also come back.
01:05:42Yes, Krisna?
01:05:44Yes, Krisna will come back.
01:05:46We will come back to Krisna.
01:05:50If Mama and Krisna will come back, I will come back.
01:05:54I will come back.
01:05:56I will come back to Krisna.
01:06:00The money is not enough for Krisna to come back.
01:06:08If it's about money, you don't have to think about it.
01:06:12The money is easy to find.
01:06:15The most important thing is healing.
01:06:23Yeah, some sort.
01:06:40Kris!
01:06:41Hi.
01:06:43I want to forgive you.
01:06:48Because from the last time, I'm always emotional with you.
01:06:53You're a woman.
01:06:56You must have been a lot of love.
01:06:58You smile.
01:07:00You're a smile.
01:07:02You're a smile.
01:07:04You can just tell me.
01:07:06I'm sorry.
01:07:07I'm sorry.
01:07:08Oh, yes.
01:07:09By the way,
01:07:10Can you see me?
01:07:12Can you see me?
01:07:13Can I see you?
01:07:14Can I see you?
01:07:15Yeah.
01:07:18Hey, I have a good deal for you.
01:07:20What?
01:07:21The money is covered and we will be able to come back.
01:07:24Yes, finally.
01:07:25Kris, I'm so excited.
01:07:27Kris, I'm so excited.
01:07:29Kris, I'm so excited.
01:07:31I'm so excited.
01:07:33I'm so excited.
01:07:34I'm so excited.
01:07:35The money is covered.
01:07:37The money is covered.
01:07:39The money is covered.
01:07:41The money is covered.
01:07:42The money is covered.
01:07:43The money is covered.
01:07:44Okay, Ruth.
01:07:45Then, we'll go to the house.
01:07:48Now?
01:07:49Can I go?
01:07:50Can I go?
01:07:51Yes.
01:07:52I'll go and Ruth go to the house.
01:07:55Let's go.
01:07:57Let's go.
01:07:58Okay.
01:07:59Let's go.
01:08:00What?
01:08:01Oh, what makes my life?
01:08:04I'm so happy.
01:08:05Hi,bruik.
01:08:06I'm so happy when we started a kitchens.
01:08:08Oh, my everything…
01:08:09Please don't understand me.
01:08:12I'm so happy…
01:08:14I…
01:08:15What are you doing?
01:08:17I'm sorry for you.
01:08:19I'm sorry for you.
01:08:23It's so good.
01:08:27It's so good.
01:08:39Chris?
01:08:45I'm sorry for it.
01:08:49Goodbye, Xiao.
01:08:51Me?
01:08:53Merlot.
01:09:05What?
01:09:07This...
01:09:09Oh
01:09:39Tuhan pasti punya rejana lain untuk bina
01:10:00Tapi kenapa bini begitu cepat pergi
01:10:03Kenapa harus bini
01:10:09Tuhan
01:10:33Tuhan
01:10:37Tapi banyak tempohnya
01:10:39Udah dengan sempurna
01:10:41Ciptaan Tuhan kan
01:10:42Udah sempurna
01:10:43Kenapa doa tulus aja gak cukup
01:10:47Hmm
01:10:48Winnie akan kirim dan gampang terus ke tujuan untuk Tuhan Kak
01:10:52Oh gitu
01:10:53Kenapa Kakak boleh tahu gak
01:10:55Ya
01:10:56Ya memang kemana Tuhan di dengar
01:10:58Makin banyak
01:10:59Saya jumpa semua
01:11:00Tuhan
01:11:02Kenapa kamu harus ambil kebahagiaan mereka Tuhan
01:11:05Tuhan
01:11:07Tuhan
01:11:11Tuhan
01:11:13Tuhan
01:11:15Tuhan
01:11:17Tuhan
01:11:19Tuhan
01:11:21Tuhan
01:11:23Tuhan
01:11:25Tuhan
01:11:27Tuhan
01:11:29Tuhan
01:11:31Tuhan
01:11:33Tuhan
01:11:35Tuhan
01:11:37Tuhan
01:11:39Tuhan
01:11:41Tuhan
01:11:42Tuhan
01:11:43Tuhan
01:11:59Tuhan
01:12:00Tuhan
01:12:01Reza, it turns out that your work is strong and your efforts are too strong.
01:12:07Winnie is faster than we left.
01:12:11God calls her faster.
01:12:13Not because of her.
01:12:16Give me time for me to explain after all the sadness is gone.
01:12:20Sorry.
01:12:22Only this is what I can tell you.
01:12:31I feel like I'm wrong.
01:12:52I'm the one who asked.
01:12:56The one who has a color to be perfect.
01:13:01No, Winnie.
01:13:04No.
01:13:06The one who will still be perfect.
01:13:09But not the color to be perfect.
01:13:14No, Winnie.
01:13:20Reza.
01:13:22Yeah.
01:13:24That's why you're not tired, right?
01:13:26You're still trying to meet with Ruth?
01:13:28No.
01:13:30But at the end, Ruth is getting closer to you.
01:13:34She's getting closer to you.
01:13:36She's getting closer to this.
01:13:37But this is not about love.
01:13:39It's about love.
01:13:41It's about love.
01:13:43I want to give you courage to Ruth.
01:13:47To the end, Ruth is your next son.
01:13:50I want to give you a special friend.
01:13:51It's your name.
01:13:52This is the name of Winnie.
01:13:55Yeah.
01:13:56It's all for Winnie.
01:13:57That's all for Winnie.
01:13:58That's all for Winnie.
01:13:59That's all for me.
01:14:00That's what I want to give.
01:14:01That's what I want to give to Ruth.
01:14:03God.
01:14:04Winnie has a new friend.
01:14:07His name is Kak Ruth Dewa Yandy.
01:14:10Please give me joy for me.
01:14:12For God.
01:14:14Winnie really loves Bunda, Kak Krishna, Kak Ruth, and Kak Naila.
01:14:27Please love them too, yeah, Tuhan.
01:14:33So, this is all the writing of Winnie?
01:14:36Yes, it's all the writing of Winnie that was given to Ruth.
01:14:43Chris, aku mau nanya sama kamu.
01:14:49Kalau misalnya Ruth kasih kamu kesempatan, kamu mau nikahin Ruth nggak?
01:15:04Tuhan, semoga Winnie bahagia di sana. Amin.
01:15:13Terima kasih.
01:15:27Ruth?
01:15:28Ya, Ma?
01:15:30Kamu dua hari loh belum makan.
01:15:33Iya, nanti Mama makan dulu aja.
01:15:38Kamu harus makan.
01:15:41Biar badan kamu nggak sakit, nak.
01:15:43Langit tanpa warna umur akan tetap sempurna, Winnie.
01:16:01Baiklah.
01:16:02Saya nanti untuk saya.
01:16:03Apa yang terbaik kamu?
01:16:05Apa yang awak katakan?
01:16:07Saya bumi, Mbak.
01:16:08Ini ada dalam kamu tentang diri kamu?
01:16:09Apa yang awak mau makan?
01:16:10Saya tidak tahu.
01:16:11Apa yang awak ceritakan?
01:16:12Ini ada di sini.
01:16:13Saya tidak tahu akan ada di sini.
01:16:14Saya tidak tahu.
01:16:15Apa yang saya tahu?
01:16:16Apa yang saya cari kan?
01:16:17Apa yang saya tahu?
01:16:18Ini adalah diri kamu?
01:16:19Ruth?
01:16:24Come on, Ma.
01:16:26Come on, you've been three days.
01:16:29You haven't slept.
01:16:31It's already morning, ma.
01:16:33Come on, come on.
01:16:36Ruth, there's already a guest.
01:16:40Your mother has contacted me.
01:16:42And she really wants to meet you.
01:16:45Come on, quickly.
01:16:47Who are you?
01:16:49Bu Dewi.
01:16:51Bukan.
01:16:53Bu Ros.
01:16:55Juga bukan, bukan.
01:16:58Itu sepertinya penting sekali.
01:17:02Dia tuh pengen bawa kabar penting buat kamu.
01:17:06Katanya sih dari Winnie.
01:17:09Dari Winnie?
01:17:11Iya, dari Winnie.
01:17:12Ayolah cepet keluar.
01:17:15Ayolah cepet keluar.
01:17:19Dia sudah nunggu loh di depan sana.
01:17:21Ayolah.
01:17:22Udah-udah, bisa ditutup.
01:17:23Ayolah cepetan.
01:17:24Ayolah.
01:17:27Ayolah.
01:17:28Tuh.
01:17:29Dia sudah nunggu kamu di sana.
01:17:31Ya.
01:17:32Ayolah kamu temuin dulu.
01:17:33Kasian.
01:17:34Kasian.
01:17:35Ya.
01:17:44Raisa.
01:17:48Ruth.
01:17:49Come on.
01:17:50Kok kamu ngeliat aku kayak ngeliat setan gitu?
01:18:03Ruth.
01:18:04Kamu itu udah bikin aku cemas tau nggak?
01:18:07Semua komunikasi kamu jauhin.
01:18:10Kenapa sih?
01:18:11Kenapa?
01:18:12Kenapa?
01:18:13Kenapa?
01:18:14Kenapa?
01:18:15Rez.
01:18:16Kok?
01:18:17Ya.
01:18:18It's me, Reza.
01:18:19Bener dan emang nyata.
01:18:21Winnie dari surga menuntun kamu kesini, Zah.
01:18:26Ruth.
01:18:27Kamulah alasan aku untuk kembali ke Indonesia.
01:18:28Dan Winnie yang udah mendorongku.
01:18:29Kamulah alasan aku untuk kembali ke Indonesia.
01:18:30Dan Winnie yang udah mendorongku.
01:18:31Ya.
01:18:32Ya.
01:18:33Winnie.
01:18:34Semua karena Winnie.
01:18:35Hey.
01:18:36Aku bukan cuman kembali ke Indonesia.
01:18:39Rulut, you are the reason for coming back to Indonesia.
01:18:50And Winnie is the one who has supported you.
01:18:56Winnie, it's all because of Winnie.
01:19:02Hey, I'm not only coming back to Indonesia,
01:19:06but Winnie already made me think back to Indonesia.
01:19:11And you know not, Winnie is the one who has supported me so that I don't want to escape.
01:19:16Like you when you came back.
01:19:18Ingat, right?
01:19:22Eh...
01:19:24I'm going to go inside.
01:19:27Okay.
01:19:29So, how are you?
01:19:36What are you talking about?
01:19:38I'm good.
01:19:39Ah, so the story is...
01:19:42I received a call from my friend.
01:19:45She wants to open the clinic of oncology in Bogor.
01:19:48Oh, yeah?
01:19:49Yeah.
01:19:50It's a very good story.
01:19:51So, I want to talk about this.
01:19:54Talk about?
01:19:56Eh...
01:19:57Sebentar.
01:19:58Berarti kamu gak akan kembali ke Belanda atau...
01:20:00Ruth, sebentar.
01:20:01Kembali?
01:20:02Kembali kemana?
01:20:03Ruth, ini rumahku, Ruth.
01:20:05Ada kebahagiaan yang harus ku cari.
01:20:09Dan...
01:20:11Ada cinta yang harus ku jaga.
01:20:24multicolini.
01:20:26Tari.
01:20:27Terus luur...
01:20:29Oh...
01:20:30But...
01:20:31Oh, Mani.
01:20:32Terus luur...
01:20:33Ruth...
01:20:34Ya, Mbak.
01:20:35Sini deh.
01:20:36Parya kau udah ngampulin permintaan kamu.
01:20:37Tuh!
01:20:38Ay...
01:20:39Patahsiratmu Tuhan!
01:20:40Ah...
01:20:41Ya...
01:20:42Who are you?
01:20:43What about that seeing your face?
01:20:44Ruth!
01:20:45Ya, Mbak?
01:20:46Sini deh...
01:20:47Paarekau udah ngampulin permintaan kamu.
01:20:49Huh...
01:20:50Oh...
01:20:50Iya.
01:20:51Mbak Tuhan.
01:20:52Oh yeah, I hope you can give hope to many people.
01:20:59And also, many prayers and prayers.
01:21:04Amen.
01:21:05Oh, yeah.
01:21:06Nih.
01:21:07Nih, you're the one who pegs the key.
01:21:10I'm the one who pegs the key?
01:21:12Yeah.
01:21:13Yeah, Mbak.
01:21:15All this is because Winnie and for Winnie.
01:21:22I'm the one who pegs the key.
01:21:27I'm the one who pegs the key.
01:21:32I'm the one who pegs the key.
01:21:34I'm the one who pegs the key.
01:21:36Bu, Bu Hardina.
01:21:39Ah, Chris?
01:21:42Eh, Bu, maaf ada yang ingin saya tanyakan.
01:21:47Kalau boleh tahu, apa ya alasan Ibu berkirim surat lewat kotak kos untuk Tuhan selama ini?
01:21:54Sudah 44 tahun, tangan-tangan Tuhan lah yang menyembuhkan penyakit kanker dari tubuh Nenek.
01:21:59Sebentar, sebentar.
01:22:01Bu Hardina ini Nenek kamu?
01:22:04Iya.
01:22:05Ini Nenek aku tercinta.
01:22:08Kamu lagi bercanda atau lagi serius sih?
01:22:12Beneran Nenek kamu?
01:22:14Iya.
01:22:15Jadi, semenjak aku lulus kuliah, aku tuh lebih memilih untuk tinggal sama Nenek.
01:22:24Ruth, aku balik dulu, Nek.
01:22:28Iya.
01:22:29Ayo, Nek.
01:22:30Hati-hati ya, Nek.
01:22:31Kau bisa ya selama ini aku nggak tahu kalau Krishna itu cucunya bukan Diana, Mbak.
01:22:42Dan Krishna juga deket loh sama Winnie.
01:22:45Terus kenapa, Ruth?
01:22:47Kamu dilema.
01:22:50Bukan gitu, Mbak.
01:22:54Chris?
01:22:55Kenapa kamu?
01:22:56Menyum-nyum sendiri lagi?
01:22:58Lagi belajar buat ikhlasnya, Ruth.
01:23:02Ruth, saya memang pantas sama Reja.
01:23:07Nah, gitu dong.
01:23:09Move on.
01:23:10Akhirnya nggak terpaku terus sama basa lalu.
01:23:24Nenek, Nenek!
01:23:28Chris.
01:23:31Chris, aku mengenang kanker, Chris.
01:23:36Kamu tenang, eh.
01:23:38Kamu tenangin diri kamu.
01:23:41Tapi pasti dokter itu salah, Kak Chris.
01:23:42Dokter itu salah.
01:23:43Dia kena dosa aku, Kak Chris.
01:23:45Aku tuh sehat-sehat aja.
01:23:46Aku nggak sakit.
01:23:49Aku juga pernah kehilangan semuanya, Nek.
01:23:52Aku juga pernah sia-sia dalam hidup ini.
01:23:54Karena aku kehilangan ibu.
01:23:56Tapi aku yakin, Nek.
01:23:59Akan ada hikmah dibalik semua ini.
01:24:03Chris, please janji sama aku.
01:24:05Jangan pernah tinggalin aku sampai aku mati, Chris.
01:24:07Karena aku udah nggak punya siapa-siapa lagi, Chris.
01:24:10Aku janji.
01:24:12Aku kan selalu nemenin kamu.
01:24:13Dan aku janji aku nggak akan ninggalin kamu, Nek.
01:24:15Tuk tidurin.
01:24:17Kan kalian sampai aku mati?
01:24:18Tidak, bang.
01:24:19Kamu.
01:24:20Kamu, kamu.
01:24:21I don't know.
01:24:51Saya Nafla Rintisa dan ini ibu saya, Ibu Elfarini.
01:24:59Saya didiagnosa lekemia usia 10 tahun.
01:25:03Selama 6 tahun, saya menjalani pengobatan di rumah sakit.
01:25:07Dan saya sudah menjadi survivor lekemia.
01:25:10Terima kasih, Mah, yang sudah mendampingi Nafla,
01:25:14yang tidak pernah lelah, letih, sampai Nafla sembuh dan sukses.
01:25:21Intro
01:25:23Mentari terbit pagi hari
01:25:41Terbenang senjak seperti biasa, namun terasa berubah.
01:25:53Saja kau pergi untuk selamanya.
01:26:00Kau indah, sungguh berharga, sampai kita tak mungkin seperti biasa.
01:26:15Kau titipkan rindu yang tak boleh ada, oh tak mungkin.
01:26:27Mungkin...
01:26:29Mungkin dia ku harus melepas selamanya.
01:26:39Walau hati masih merasakku,
01:26:43Namun tiada bermakna bila ku tetap berihtia di dalam doaku.
01:26:58Kau bersama-nya telah bahagia dan kini ku sendiri.
01:27:07Kau indah, sungguh berharga, sampai kita tak mungkin seperti biasa.
01:27:25Kau titipkan rindu yang tak boleh ada, oh tak mungkin.
01:27:39Dan kini aku harus melepas selamanya.
01:27:49Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended