- 1 day ago
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00There's a special request for the professor.
00:16Why didn't you say that?
00:20I hope this is the last time I'm ghosting.
00:23I'm so excited.
00:26Yes, I know from Junedi.
00:28The courier tiba-tiba cancels.
00:30All right, let's go to Bogor.
00:32There's a reservation at the name of Aris Nasib Bayhaki.
00:36What are you doing here?
00:39I'm sorry.
00:40I'm sorry for you.
00:42I'm serious about you working for our family.
00:45Why can't you think like that?
00:47People are really curious.
00:49It's easy to do.
00:51I'm going to finish this weekend.
00:53I'm going to go to Bogor again.
00:56It must be a symposium for the faculty.
00:59Do you want me to go with Raya?
01:01It must be the time for quality time.
01:04I want to go to Glamping Weekend with my friends.
01:07I want to go to Glamping Weekend with my friends.
01:08This is Rani.
01:09I want to go to Glamping with my friends.
01:11I'm worried.
01:13I can take care of Rani.
01:14I can take care of Rani and friends.
01:16I'm hungry.
01:17I'm hungry.
01:27Bye.
01:46Hey, Yusuf.
01:51Hi, Ren.
01:53I'm going to make you hot chocolate.
01:55If you want.
01:57Thank you, Kak.
01:58It's hot.
01:59It's supposed to be repot-repot.
02:01Yeah.
02:05Is Isak not drinking?
02:07I'm already drinking.
02:09I'm not drinking.
02:11Let's drink.
02:16Oh, my God.
02:23Hi, Mami makannya berlepotan banget.
02:27Enak ya?
02:29Maaf ya sayang, Mama lama.
02:31Makasih ya udah dijagain.
02:33Ya, sama-sama.
02:35Ya ampun, anaknya mama kok makannya belepotan begitu sih?
02:40Saunya Mama lama.
02:42Tuh, nasi goreng raya sampai habis.
02:44Ini nambah kue.
02:45Eh, oh, oh, oh.
02:47Oh, oh, oh.
02:49Nano.
02:51Aduh.
02:53Maaf ya, sayang-sayangnya papa.
02:57Tadi biasa, tadi papa ngeladenin mahasiswa dulu konsultasi skripsi.
03:01Ih, enak banget nih kuenya.
03:05Sampai tinggal segitu papa gak dapet bagian.
03:09Kenakan kue bikinan mama?
03:12Kalau itu papa setuju.
03:16Emangnya mahasiswa kamu gak tau kamu lagi simposium nih, Mas?
03:20Gak bisa besok-besok aja gitu pembimbingannya.
03:24Ya kamu tau sendiri lah mahasiswa gimana.
03:26Apalagi kalau udah kepepet.
03:28Kan ntar lagi deadline.
03:30Ya gitu deh, dosen pembimbing gantian-gantian tuh.
03:33Dikejar-kejar terus.
03:39Eh, kopi papa belum.
03:42Ya?
03:43Sebentar ya, Sen.
03:44Aku ambil kopinya dulu ya.
03:46Tunggu.
03:47Ayo ke Mas Susu.
03:48Mas Susu?
03:49Tapi, gendong raya ya.
03:52Oke.
03:55Sini.
03:56Aduh.
03:57Mana habis makan nasi goreng.
03:59Makan kue.
04:00Tambah berat kan nih anak papa.
04:01Aduh.
04:02Mas Susu apa?
04:04Ya tadi belum sempat pesan saya mau kopi.
04:09Eko servisnya Kak Yusuf gak perlu dilakukan lagi ya.
04:25Eh, Ran.
04:37Kok Kak Yusuf kayak aneh gitu sih?
04:39Iya.
04:40Lo lagi gak berantem sama Kak Yusuf kan, Ran?
04:42Eh.
04:43Enggak kok.
04:44Terus dia kenapa ya?
04:46Eh.
04:47Eh.
04:48Danisa...
05:14That's Nisa, I think I'm going to go home.
05:18I'm going to make you go crazy.
05:19After that, I'm going to tell you that I'm not there.
05:22I'm going to go again.
05:24She said there was a friend of mine who went to the symposium.
05:30Hmm...
05:35Why are you going to go home?
05:37The morning, I didn't see Mas Aris talking to someone else.
05:53Are you sure, Teh?
05:55Ya, Teh didn't hear anything about it.
05:58But from the expression of Mas Aris, Teh can see there's something wrong.
06:03Terus gimana, Teh?
06:08Ya, expressinya tuh beda gitu.
06:12Teteh curiga dia teleponan sama perempuan lain.
06:21Teteh yakin?
06:22Kan Teteh bilang, ini tuh Teteh kayak mendadak perasaannya nggak enak aja gitu.
06:26Kamu ngerti nggak sih?
06:28Nanti kalau kamu udah punya suami, kamu pasti paham.
06:33Teteh udah coba tanya ke Mas Aris, dia lagi teleponin sama siapa?
06:39Mas Aris bilang itu mahasiswanya yang lagi diskusi soal skripsi.
06:48Aku nggak tau sih Teh harus ngomong apa.
06:52Tapi apa...
06:55Teteh lagi nggak overthinking?
06:58Teteh...
07:04Teteh...
07:07Bantuin Teteh ya?
07:10Bantuin apa, Teh?
07:11Tolong wawasin Mas Aris.
07:15Teteh nggak mau punya pikiran jelek tanpa ada bukti apa-apa.
07:20Please.
07:21Teteh.
07:22Teteh.
07:23Teteh.
07:24Teteh.
07:25Teteh.
07:26Teteh.
07:27Teteh.
07:32Teteh.
07:39Teteh.
07:40Mas.
08:00Hey.
08:04Nga bangun?
08:07Denisa nga bodoh loh.
08:10Yeah, Mas, I know.
08:14When I was in college, she was one of the teachers.
08:20It was only Mas Naksir with her.
08:22Mas, I know.
08:23Tia Nisa didn't make me mad?
08:26Then why did you come up with me?
08:30I don't believe, Mas.
08:32Why did you call me with the mahasiswa?
08:34Yeah, so that when I thought it was just that, Rani.
08:37Tia Nisa didn't make me mad until she found out the evidence that she did.
08:43I don't know, Mas.
08:45If you're going to find a fool like this, then the end will be like what?
08:53Did you tell me what you said?
08:55I said I wanted to take care of my house in Dina.
09:01Well, all right.
09:03We must be careful now.
09:07Hati-hati dengan apa yang Anda pikirkan.
09:13Karena pikiran Anda akan menjadi kenyataan ketika Anda memberinya kekuatan.
09:21Pikiran Anda akan menjadi kenyataan ketika Anda memberinya kekuatan.
09:27Laki-laki itu kalau mau selingkuh emang jago banget nyembunyiin.
09:32Sampai kita para istri nggak bisa tahu selama bertahun-tahun.
09:39Astagfirullah.
09:41Itu mah fix lingkuh, Mbak.
09:49Maksudnya, Wi?
09:50Mas Erwin.
09:52Iya.
09:53Mbak tahu nggak sih?
09:54Kata Mbak Amanda ya, selama berbulan-bulan dia tuh udah sering banget teleponan sama istri keduanya itu.
09:59Tahu nggak, tiap kali teleponan Mbak Amanda tuh nggak tahu kalau itu tuh istri keduanya.
10:03Soalnya diganti namanya jadi rekan kerjanya yang cowok.
10:07Jadi tiap kali dia nelpon Mbak Amanda tuh pikir kayak, oh yaudah rekan kerjanya aja gitu.
10:12Padahal selingkuhannya Mbak.
10:14Ya Allah coy, coy, coy.
10:17Udah, udah ditambah lagi belum?
10:19Udah.
10:20Okay.
10:50Kau mengira kau tak jahat, kamu kan mencintaiku.
11:06Namun kamu lemah dan tak bisa menghentikan semua.
11:14Apa ini yang kau mau melihat aku sehancur ini?
11:22Sungguh kecil kalian berdua tak pentas dalam kehidupanku.
11:34Terima kasih.
11:53Kak Yusuf!
12:00Hai Ren, kenapa?
12:02Hai.
12:03Kemarin kata Dina kakak balikin buku.
12:05Kok nggak langsung ke aku?
12:07Ya nggak apa-apa.
12:09Emang harus langsung ke kamu.
12:11Ya kan aku cuma nanya kak, jetek banget.
12:14Nggak ramah, bintang satu.
12:16Ya udah, aku dulannya.
12:18Mau ke Purpus.
12:20Sayang, Bu.
12:36I don't know.
13:06Loh, sayang? Kok kesini gak ngomong?
13:13Emangnya harus ngomong dulu ya, mas?
13:15Ya gak juga, sayang. Cuma...
13:18Oh, paham. Mau ngasih surprise. Ya.
13:26Tuh, Mben, mas. Ruang dosen sepi banget.
13:30Iya, masih pada ngajar, terus sebagian juga udah pada pulang.
13:36Hei, wangi banget. Hari ini dibekalin apaan nih?
13:46Pas banget aku lagi lapar.
13:50Aku abis ini udah gak ada jam ngajar lagi.
13:53Kita bisa jemput Raya bareng deh.
13:54Uh, ini dia.
14:03Mas.
14:05Hmm?
14:06Perempuan yang baru keluar tadi itu siapa?
14:14Perempuan?
14:15Oh, ini. Tadi kamu pasti liat. Risa namanya. Dosen tamu.
14:25Udah lama dia jadi dosen tamu di sini?
14:27Baru-baru semingguan.
14:30Dia tuh dari London loh, sayang.
14:32Pokoknya orangnya pintar, baik lah di sini, ramah.
14:34Ya, kita aja kaget dia mau ngajar di sini.
14:37Semuanya happy.
14:38Ternyata ada tamu spesial.
15:02Pantes armor-nya kok udah kecium dari luar.
15:05Sia, Nis.
15:06Alhamdulillah.
15:07Eh, Dewi, kabarnya gimana, Nis?
15:09Lah, kok Pak Junidi nanya kabar Dewi?
15:12Saya justru mewakili isi hati, Pak Hadi.
15:16Nah, sebenarnya Pak Hadi kan pengen nanyain Dewi, kan?
15:19Itu yang namanya.
15:21Lain di bibir, lain di hati.
15:24Iya, Kak?
15:25Betul.
15:26Tapi ngomongin isi hati, saya juga kayaknya tahu deh.
15:30Apa yang ada di isi hati Pak Junidi sekarang.
15:33Ini kan tuh? Ini ya?
15:34Wah, ini baru namanya laki-laki smart.
15:38Cerdas dan cermat.
15:41Oke?
15:42Satu aja ya, Wak.
15:43Iya.
15:43Kayaknya itu bukan cuma isi hati Pak Junidi deh.
15:46Kurang juga sih.
15:49Boleh, Kak?
15:50Satu.
15:51Satu, Nis.
15:52Nah.
15:52Bye.
16:12Bye.
16:14Bye.
16:14Bye.
16:18Bye.
16:21Bye.
16:22.
16:24.
16:32.
16:34.
16:36.
16:38.
16:40.
16:42.
16:44.
16:46.
16:48.
16:50I'm just trying to keep my distance with you.
17:00Why, Kak?
17:05I know that maybe you're still close to someone special for you.
17:13I don't want to have much hope with you.
17:17And if I don't want to, nanti I'm going to have a relationship with you.
17:22I mean, I don't understand the relationship with you, Kak.
17:27I'm still not familiar with you, Kak.
17:32I don't understand you.
17:34I don't understand you.
17:36I can understand you.
17:37Don't take care of me.
17:39Whatever you think, it's wrong.
17:45I don't understand you.
17:47Seriously, Kak?
17:48I don't understand you.
17:51Suf.
17:53Hey, Darren.
17:57I'll talk to you later.
18:01Yeah, go, thank you, brother.
18:05Oh, Mom.
18:06You're welcome.
18:08She's dead.
18:09She's dead.
18:10Her dad.
18:11She's dead.
18:12She's dead.
18:13Chao, come on, darling.
18:14Can I wait to go?
18:16She's dead.
18:17She's dead.
18:18Hmm, princess-nya papa happy gak sih?
18:26Happy banget dong
18:28Hmm, gimana gak happy?
18:31Orang udah dikasih surprise, dijemput sama papa, diberi es krim juga ya?
18:36Iya dong, double happy-nya
18:38Happy?
18:41Oh, udah pada pula
18:43Bi, tolong siapin makan buat Raya ya
18:46Soalnya saya mau langsung balik ke toko
18:48Ah, iya, baik bu, permisi
18:50Maa, masa langsung balik ke toko sih?
18:54Kan udah ada papa
18:55Mas, gak apa-apa kan aku tinggal?
18:58Gak apa-apa sayang
18:58Cuma paling nanti aku keluar sebentar ya, ambil mobil di kampus
19:01Oke, aku pergi lagi ya
19:04Ya, hati-hati ya
19:05Assalamualaikum
19:06Waalaikumsalam
19:07Oh, anak mama sayang
19:16Bosan ya, dirumah ya?
19:18Biar kita jalan-jalan ya
19:20Sof, feeling gue pengajuan lo buat jadi asisten dosen bakal diprof
19:43Tapi lo serius sama karya ilmiah ini
19:45Nih, gue bawain buku buat rakan sih
19:49Dibaca
19:51Sof
19:54Sof
19:57Nyimak gak sih?
20:01Nyimak banget
20:02Ah, karya ilmiah kan?
20:08Lo masih ingat gak sih jadi asisten dosen?
20:11Lo remes banget
20:12Kayak orang kurang darah lo
20:14Semangat dong
20:16Iya, semangat bang
20:18Tapi soalnya ini gue lagi
20:20Rada kurang fokus aja
20:21Rani ya?
20:25Rasaan, kemarin lo glemping
20:30Harusnya kan baik-baik aja, Sof
20:33Tenang aja, itu yang namanya progres
20:35Ya, progres sih progres, Bang
20:38Tapi bukan progres positif
20:40Kayaknya si Rani udah deket sama orang deh, Bang
20:45Atau bahkan udah punya pacar
20:48Gue yakin banget
20:49Tidak mungkin Sof
20:52Lo tau Haris kan?
20:55Dia tuh menjaga Rani
20:56Kayaknya dia menjaga pasangan dia sendiri
20:58Kalau lo gak percaya
20:59Lo coba kurang Rani
21:00Di pagirnya ada tulisan
21:02Ipar galak
21:04Udah lo tenang aja
21:07Lo ini cuma overthinking
21:09Lo juga nembak Sof
21:11Dan menurut gue ya
21:13Haris kayaknya ngasih lampu hijau kalau
21:15Udah, mending lo fokus
21:18Sama yang lebih penting
21:20Ran, sini, Ran
21:23Rani
21:24Sini, Ran
21:25Kita gak punya foto berempat tau
21:27Cemberut banget deh
21:29Kenapa?
21:37Kayaknya gue tau deh penyebabnya apa
21:39Pasti gara-gara cowok green flag
21:42Jadi red flag ya?
21:45Iya nih
21:45Aku bingung deh
21:47Kok tiba-tiba
21:49Kayak Yusuf kayak ngejaga jarak gitu ya sama aku
21:52Kayaknya yang kau bilang bener deh, Din
21:55Pas blemping, pas mau pulang
21:57Gue bilang juga apa?
21:58Dia tuh kayak tiba-tiba
22:00Cuek gitu loh sama Loran
22:01Lo ada salah apa gitu sama dia?
22:06Ya aku juga bingung sih
22:07Tapi dia sempet bilang
22:09Kok misalnya aku lagi deket sama cowok lain
22:11Padahal gak ada
22:11Aneh deh
22:16Kayaknya dia jelas deh
22:18Iya gak sih?
22:20Sama
22:21Itu bisa sama siapa ya?
22:24Perasaan lo gak deket sama siapa-siapa deh
22:25Iya gak sih?
22:26Ada sih
22:30Ada sih
22:31Siapa?
22:33Pak Aris
22:35Kasah dia jelasin sama Paris?
22:38Hehehe
22:39Bin
22:40Ambil cananya gak lucu deh ah
22:43Ya elah
22:44Galak deh lu kayak kak Yusuf
22:46Kayak digudain
22:47Satu lagi deh kita bertiga
22:53Nih dah ya
22:54Yuk kita jarang banget
22:56Nanti ikut ya Ran
22:58Udah cerah lagi ini muka
23:12Udah ada kabar ya
23:14Dari cowok green flag itu
23:17Banyak deh lu
23:18Rani
23:21Rani
23:21Ya ampun
23:22Kita main apa ya?
23:26Hah?
23:26Itu ada prosautan
23:28Kita main prosautan
23:30Ayo
23:30Cukup
23:32Cukup
23:32Cukup
23:32Cukup
23:33Muluan ya
23:33Suu
23:34Permisi
23:35Papa ke kampus bentar ya
23:38Mau ambil mobil
23:39Tadi kan jemput Raya pake mobil Mama
23:41Oke Papa
23:42Dengerin kata Bibi
23:44Gak boleh nakal
23:45Ya
23:46Siap
23:47I love you
23:48Tapi itu
23:49Nah sekarang giliran kamu
23:55Ya berarti sesuai stok ya mbak
24:06Man
24:08Mak
24:09Mbak Mbak Amanda
24:09Man
24:10Mbak
24:12Ya ampun
24:13Mbak
24:14Mbak duduk dulu mbak
24:16Ya kolom
24:17Mbak Amanda
24:18Makin dulu
24:20Mbak aku ambilin air ya
24:21Man kamu kenapa man
24:24Ya udah
24:26Tenang dulu
24:27Tenang dulu
24:27Tenang dulu
24:29Tenang dulu
24:31Minum dulu
24:32Minum dulu
24:33Disini ya
24:38El
24:40Tadi habis cari rumah perempuan itu
24:51Hmm?
24:57She looks so happy with her.
25:03At the time, Edwin always makes me feel like I'm just a woman who loves her.
25:13I always feel that our relationship is better.
25:17Shh.
25:23I don't know what I'm talking about.
25:30I just believe that I'm just a person.
25:39Sayang, Bu.
25:43The woman who released it was who?
25:45Risa namanya, dosen tamu.
25:47Udah lama dia jadi dosen tamu di sini.
25:49Baru-baru semingguan, dia tuh dari London lho, sayang.
25:53Pokoknya orangnya pintar, baiklah di sini, ramah.
25:56Ya, kita aja kaget dia mau ngajar di sini.
25:59Mas.
26:09Nantilah baliknya.
26:13Bentar banget.
26:15Bentar banget.
26:16Ya kan, Mas.
26:17Tadi bilangnya cuma mau ngambil mobil bentar.
26:20Sama ini udah jam rapa nih?
26:22Kasian loh Raya di rumah cuma sama bibi.
26:24Masih mau lama-lama, Mas.
26:27Ya.
26:28Ya.
26:48Denisa.
26:49Bisa, ah.
26:55Bunga nih.
26:56Ini lho yang waktu sedia jadi sama Pak Aris.
27:10Gampang banget lo tinggal liat rumusnya.
27:12Terus lo masukin ke sini.
27:14Udah deh.
27:15Assalamualaikum teh.
27:16Waalaikumsalam.
27:17Dek.
27:18Lagi apa?
27:19Lagi kerjain tugas kelompok sama temen-temen.
27:24Kamu tau dosen baru yang ada di kampus nggak?
27:26Terus kita diomelin sama Pak Aris.
27:29Udah, udah, udah.
27:30Balik-balik ke sini, balik ke sini biar cepat.
27:32Bu Marisa kalau nggak salah ya teh?
27:34Ya Marisa, Risa siapalah itu.
27:37Kamu bisa tolong cari tau tentang dia nggak?
27:39Yang aku tau dia dosen kamu sih teh, bukan permanen.
27:42Tapi nanti coba aku cari tau.
27:44Emangnya kenapa teh?
27:45Ya udah, nanti aja deh kita ngobrolin ya.
27:48Kamu sama temen-temen kamu dulu aja.
27:51Makasih ya deh.
27:53Maaf Tete ganggu.
27:54Ya nggak apa-apa kok teh.
28:04Wow.
28:06Ya ada yang cemburu tuh.
28:08Sama dosen baru.
28:12Mas yakin mau pulang.
28:14Projectnya belum selesai loh.
28:19Project apa ya?
28:21Hah?
28:23Hah?
28:24Ya project itu loh mas.
28:26Apa?
28:27Eh.
28:29Tadi mas bilangnya cuma sebentar loh.
28:33Bentaran lagi please.
28:34Kasian tuh ponakan lo di rumah.
28:38Mas.
28:39Okay, okay.
28:405 menit.
28:415 menit.
28:42Mas.
28:43Hmm?
28:44Kamu nggak bisa izin aja ya?
28:57Nggak bisa sayang.
28:58Nggak bisa sayang.
28:59Semua dosen ikut soalnya.
29:00Nggak enak kalau aku izin.
29:01Ya?
29:02Ya.
29:03Ya.
29:04Ya.
29:05Ya.
29:06Ya.
29:07Ya.
29:08Ya.
29:09Ya.
29:10Bisa sayang.
29:11Bisa sayang.
29:12Semua dosen ikut soalnya.
29:13Nggak enak kalau aku izin.
29:14Ya?
29:15Oke.
29:16Oke.
29:17Oke.
29:18Sehari doang kok.
29:19Nggak lama.
29:20Ya.
29:21Sini.
29:22Oke.
29:23Oke.
29:24Oke.
29:25Oke.
29:26Oke.
29:27Sehari doang kok.
29:28Nggak lama.
29:29Ya.
29:30Sini.
29:31Oke.
29:48Dek.
29:49Kamu nggak ikut acara gathering kampus?
29:52Ya enggak lah, teh.
29:53Aku kan acara dosen.
29:55Biasa sih yang ikut mahasiswa BM.
29:58Tapi aku kan mahasiswa biasa.
30:00Teteh bisa minta tolong nggak ya?
30:02Kamu cari cara supaya bisa ikut.
30:05Kayaknya Teteh bakal lebih tenang kalau ada kamu di sana.
30:09Hmm.
30:14Kayaknya bisa sih, teh.
30:16Tarih ada kenalan anak Bem.
30:18Biasa anak Bem suka cari volunteer buat ikut gabung panitia.
30:21Tapi nanti aku coba tanyain deh sama Tarih.
30:27Teteh khawatir banget ya sama Mas Aris.
30:29Bantuin Teteh ya.
30:40Bantuin Teteh ya.
30:42Mas.
30:43Mas.
30:44Jalan.
30:45Mas.
30:46Udah lah.
30:47Nggak usah dipikirin.
30:48Kan Tentita sendiri yang minta aku ikut.
30:51Ini kamu yakin nggak?
30:52Aku yakin, Mas.
30:53Aku yakin, Mas.
30:54Aku yakin, Mas.
30:55Aku gak mau kamu pikirin hal lain selain aku.
30:56Aku yakin, Mas.
30:57Aku yakin, Mas.
30:58Aku gak mau kamu pikirin hal lain selain aku.
30:59Mas, you don't have to think about it.
31:04It's Tenta itself who asked me to come.
31:13Do you believe it?
31:14I believe, Mas.
31:21I don't want to think about anything else.
31:29You don't want to meet, Mas.
31:33We're going to meet more.
31:35It makes me think of you.
31:38You don't want to stay in a day, Mas.
31:53We'll continue if we're going to go.
31:59I hope so.
32:08Thank you, Mbak.
32:17Thank you, Mbak.
32:22Mbak, I will give you a snack with Stanley.
32:30Okay, we.
32:35Paris!
32:36Hey, Pak Juneady.
32:37Gopi, ngopi, ngopi.
32:38Yeah, yeah, yeah.
32:39Silahkan.
32:40Selamat ya atas titel barunya.
32:41Alhamdulillah.
32:42Terima kasih banyak, Pak Juneady.
32:44Karena sudah ada titel baru, berarti bisa jawab pertanyaan saya.
32:47Ya bisa dong.
32:48Gampang ini, Pak.
32:50Oke.
32:51Kenapa ibu-ibu itu suka sekali dengan belanja?
32:55Kenapa ibu-ibu suka belanja?
32:58Suka belanja.
32:59Belanja pas ini, ada Hadi.
33:00Nah.
33:01Ya, ya.
33:02Saya juga datang, Pak.
33:03Ya bisa, Pak.
33:04Mungkin karena dapat duit bulanan?
33:06Udah, udah dong.
33:07Iya dong.
33:08Enggak dong, enggak gitu jawabannya.
33:09Salah.
33:10Karena lapor mata?
33:11Enggak juga.
33:12Nyirah, nyirah.
33:13Iya, nyirah.
33:14Udah.
33:15Ampun, ampun.
33:16Karena ibai, ibai.
33:19Maksudnya ibu-ibu.
33:22Oh, ibuwi, ibuwi.
33:25Ibai.
33:26Saya belanja.
33:27Oh, ya itu.
33:28Wah.
33:29Wah.
33:30Wah.
33:31Wah.
33:32Wah.
33:33Wah.
33:34Wah.
33:35Wah.
33:36Wah.
33:37Wah.
33:38Wah.
33:39Wah.
33:40Wah.
33:41Wah.
33:42Wah.
33:43Wah.
33:44Wah.
33:45Wah.
33:46Wah.
33:47Wah.
33:48Wah.
33:55Hah.
33:56Wah.
33:57Wah.
33:58Wah.
33:59Walaikumsalam.
34:00De, Mas Mo ada di sana?
34:03Atau mau nggak lagi satu lokasi ya?
34:09Eh, satu lokasi kok, Teh.
34:11Are you busy?
34:13Just before I telepon my wife, she's still in there, right?
34:17Hmm...
34:19Yes, she's still in there. This is with the other person.
34:23That's it, Teh.
34:29That's the person that you're in there.
34:31Yeah, Teh, but just relax.
34:41Teteh can also look at Mas Aris and dosen-dosen other people.
34:45There's Pak Junaidi, Pak Hadi.
34:49I think I think Mas Aris and Bu Marisa don't have anything.
34:53I don't have a conversation with them.
34:57Lagian Bu Marisa ngajar cuma sampe minggu ini aja kok, Teh.
35:01Ya, gimana pun juga, Teteh lebih tenang lah kalo ada kamu di deket Mas Aris.
35:06Iya, Teh. Aman kok. Aku nggak bakal biarin Mas Aris lolos.
35:10Maaf ya, Teteh jadi ngerepotin kamu.
35:13Iya, nggak apa-apa, Teh.
35:16Teteh tuh masih ngerasa Mas Aris nyembunyiin sesuatu.
35:22Tapi yaudah, kita ngomongin di lain waktu aja.
35:27Assalamualaikum.
35:29Waalaikumsalam, Teh.
35:31Teris, tapi Tungben bawa pengawal kenapa nih?
35:50Iya, itu gara-gara kemarin.
35:52Nisa tuh ketemu sama Bu Marisa pas di kampus.
35:55Ya udah, setelah itu Rani disuruh ikut gue hari nih.
35:58Gue nggak tau kaitannya apaan.
36:00Eh, kok lu istri masih cemburu?
36:02Berarti masih cinta, Riz.
36:04Malah.
36:05Sok tau.
36:06Ngomongin istri-istri.
36:08Nikah aja belum, lu.
36:09Jangan kan nikah. Pacar aja mana pacar, Hadi?
36:12Tungguin aja, Riz. Bulan Mei.
36:14Ini serius?
36:15Maybe yes, maybe no.
36:16Gak ada yang tau.
36:17Iya, Ju Hadi.
36:22Tapi, Riz.
36:24Ini pengawal lu, udah ada yang deketin belum?
36:27Tau gua sih, gak ada kenapa.
36:31Ya, kenapa-kenapa sih.
36:35Mastiin aja.
36:36Lu tau kan Yusuf lagi deketin dia?
36:38Hmm?
36:39Kalo emang aneh gak di deketin sama siapa-siapa,
36:43berarti Yusuf aman?
36:45Aman? Aman lah, aman banget.
36:48Gak banget.
36:49Baguslah.
36:50Afertingi mulu seolah orangnya.
36:52Yusuf aman.
36:53Pasal bukan lu.
36:54Gak lah, pasal gue.
36:55Eh Riz, bentar.
36:56Gua tolongin Bu Marisa dulu.
36:57Ya pinggung dia, kasihan.
36:58Kalo yang biasa-biasa aja,
37:00Nyeh, gak enak.
37:02Ada apa nih, ada apa nih?
37:03Pertanyaan baru.
37:04Gunung-gunung apa yang bisa nyutradarain?
37:07Gak tau?
37:08Betar, betar.
37:09Hanung Bramantio.
37:10Hahaha!
37:31Masuk!
37:35Kamu kenapa lama banget sih?
37:36Ngapain dulu?
37:37Ya kan aku harus pastiin situasi aman dulu, Mas.
37:40Kamu mah enak tinggal membunuh sini.
37:46Kau dipikir-pikir.
37:47Gak nyangka ya, Mas.
37:49Aku bisa ada di sini berkat Denisa.
37:52Ya, tapi begitu kita balik ke Jakarta,
37:55kita harus lebih hati-hati.
37:57Soalnya jangan sampai karena kita udah mulai sering bareng,
38:01kitanya jadi gak waspada, ya?
38:05Udah lah, Mas.
38:07Gak usah panok kayak gitu.
38:09Kita gak bakal ketahuan kok.
38:11Denisa kan gak bakal curiga sama aku.
38:13Ya, tapi kan boleh dong Mas khawatir.
38:15Mas, udah.
38:17Aku gak mau Mas Aris pikirin yang lain-lain.
38:21Aku cuma mau Mas Aris fokus sama aku.
38:23Mas juga kanan.
38:24Mas Yurkan!
38:25Mas juga kangen.
38:27Mas mas..
38:29Mas juga kangen.
38:38Masak apa lagi ya?
38:41What else?
38:43Oh, let's go.
38:45Let's go.
38:47Let's go.
38:49What else?
38:51What else?
38:53Let's go.
38:55Bubble camera?
38:57Yes.
38:59Let's go.
39:01Let's go.
39:03It's so cute.
39:05Ta-da!
39:07Let's go.
39:09Tuh.
39:11Senang nggak?
39:13Senang dong.
39:15Nanti di sini nih, terus bisa di-bubble-bubble-in deh.
39:17Setelah pejat di sini.
39:19Eh, cobain di luar nih.
39:21Ayo, ayo.
39:23Ayo, cobain.
39:25Bapak ikut?
39:27Iya, ayo.
39:29Oke.
39:33Ambil sih, Bu.
39:35Kenapa, Bi?
39:37Ini kayak ada noda bekas bedak ibu di kemejanya Bapak.
39:41Coba saya lihat.
39:49Bibi sih bisa, Bu. Tadi gosoknya kenceng-kenceng gitu.
39:51Tapi takut kemejanya malah rusak lho, Bu.
39:55Yaudah, biar saya aja yang bersihin ya.
39:57Oh, yaudah, kalau gitu.
39:59Iya, Bu.
40:25Teh?
40:27Kenapa, Teh?
40:33Kenapa, Teh?
40:39Kamu jujur sama Teteh, Bi.
40:49Mas Aris...
40:51Kemarin sempat ngilang dari pengawasan kamu, kan?
41:01Teteh gak marah sama kamu.
41:03Dan Teteh ngerti,
41:05kamu gak bisa terus-terusan ngawasin Mas Aris.
41:07Kamu coba liat ini.
41:17Ini kenapa, Teh?
41:19Ini bukan warna foundation Teteh, De.
41:23Teteh yakin pas kamu lagi gak ngeliat,
41:25pasti Mas Aris abis ketemu sama perempuan lain.
41:27Teteh yakin pas kamu lagi gak ngeliat,
41:29pasti Mas Aris abis ketemu sama perempuan lain.
41:31Teteh yakin pas.
41:33Teteh yakin pas.
41:43Teteh yakin pas.
41:45Teteh yakin pas.
41:47Wow!
41:49Sayang!
41:54Sayang!
41:56Kaya,
41:57Mama di dapur ya?
41:58Iya.
41:59Lagi bikin makan siang.
42:04Papa ke dalam dulu sebentar ya, sayangnya.
42:06Main dulu ya.
42:07Ya, Pak Raya kan masih mau main sama Papa.
42:10Sini dulu aja.
42:11Bentar.
42:12Eh, sini, sini.
42:13Gini.
42:14Oke, sesuai permintaan Tuan Putri.
42:16Teteh tuh sebenernya gak suka curiga kayak gini sama Mas Aris.
42:24Tapi,
42:25kenapa bisa ada foundation kayak gitu di kemejanya?
42:33Kalau emang ini bukan foundation gimana, Teh?
42:35Terus kalau bukan foundation itu apa?
42:41Atau mungkin Teteh harus tanya Mas Aris kali ya.
42:46Teh,
42:47Teh jangan.
42:50Kalau emang Teteh curiga,
42:51terus belum ada bukti jelas,
42:53menurut aku jangan deh.
42:54Kok misalnya Mas Aris malah marah balik gimana?
42:59Kamu lagi nganutupin kesalahannya Mas Aris kan deh?
43:03Enggak kok Teh.
43:04Ya,
43:05aku cuma mikir kalau misalnya emang Mas Aris gak mungkin macem-macem di belakang Teteh.
43:09Ya,
43:10aku gak mau Mas Aris sama Teteh malah jadi berantem gara-gara salah paham.
43:13Teteh.
43:14Teteh.
43:15Teteh.
43:16Teteh.
43:17Teteh.
43:18Teteh.
43:19Teteh.
43:20Teteh.
43:21Teteh.
43:22Teteh.
43:23Teteh.
43:24Teteh.
43:56Assalamualaikum, Wi.
43:58Waalaikumsalam, Mbak Nisa.
44:00Aku izin mau pergi keluar ya buat break makan selam.
44:04Iya, gak apa-apa.
44:05Aku juga ke toko kok nanti.
44:07Oh, enggak juga gak apa-apa kok, Mbak.
44:09Insya Allah toko aman.
44:10Soalnya kan ada Iwana sama Adel juga.
44:13Aku mau keluar sama Mas Hadi.
44:14Yaudah, hati-hati ya.
44:16Oke, makasih ya, Mbak.
44:17Assalamualaikum.
44:19Waalaikumsalam.
44:22Mas, boleh?
44:23Udah izin juga sama Mbak Nisa?
44:24Oke, aku buka apron dulu ya.
44:28Sama ambil tas.
44:29Oke.
44:34Mbak, aku izin ya keluar.
44:37Mau makan ya?
44:39Iya, jangan lagi kasmaran.
44:42Apa sih?
44:43Enggak kok, Mbak.
44:44Tadi Mbak Nisa bilang mau kesini juga nanti.
44:48Yaudah buruan ntar.
44:49Jangan makan siangnya, aku buru abis loh.
44:50Iya, iya.
44:51Makasih ya, Mbak.
44:53Man, thank you ya udah ngebulain ngajak diri keluar.
44:57Gue janji gak akan gue balikin.
44:59Iya, apaan sih?
45:00Mas Hadi masa gak dibalikin.
45:02Maksudnya, gak bakal lama.
45:04Pasti cepet gue balikin.
45:06Yaudah, Man.
45:07Oke, Mbak.
45:07Bye.
45:11Jadi kencannya kita?
45:14Kencannya apa sih, Mas?
45:15Kan cuma makan siang doang.
45:17Kalau ngedate atau kencannya tuh mungkin nonton.
45:21Terus candlelight dinner.
45:24Restoran mahal gitu.
45:26Iya kan, awalnya makan siang doang dulu, Wih.
45:29Tapi, Wih.
45:31Muka kamu kok hari ini selatan banget ya?
45:34Maksudnya apa, Mas?
45:36Iya, soalnya cantiknya gak bisa diutarakan.
45:40Duh, Mas Hadi.
45:41Kurang-kurangin dong lebaynya.
45:43Nah, lu tahu kalau didengar orang.
45:46Wih, kamu pikir aku gak malu?
45:48Hah?
45:49Malu?
45:49Malu kenapa, Mas?
45:51Malu sama diri aku kalau gak bisa bahagian kamu hari ini.
45:54Ih, malah dilanjutin lagi, Mas Hadi.
45:58Yaudah, iya maaf.
46:01Yuk.
46:01Ini bukan warna foundation teteh, deh.
46:26Teteh yakin pas kamu lagi gak ngeliat,
46:28pasti Mas Aris habis ketemu sama perempuan lain.
46:30Ih, banyak banget, Papanya.
46:46Pagi dong, pagi dong.
46:48Punya Papa habis nih.
46:49Coba tembak sini.
46:50Tembak terus, terus, terus.
46:51Bisa, Papa.
46:52Bisa.
46:53Tantaraan ini liat deh.
46:54Nyarai banyak banget tuh.
46:55Oh iya, banyak banget, Raya.
46:57Ya ampun.
47:06Bisa nih, coba-coba.
47:07Tembak sini.
47:08Tembak sini.
47:08Terus, terus, terus, terus, terus.
47:09Nih, tuh.
47:14Tuh.
47:16Aku mau balik ke toko dulu ya.
47:23Tadi Bebe udah siapin makan.
47:26Ayah, jangan lupa makan siang ya sayang.
47:29Ubu siang juga.
47:31Pokoknya nanti pas pulang, Mama bawain roti ke Soekandran.
47:34Oke?
47:35Siap, Mama.
47:37Ali.
47:39Pergi dulu ya.
47:40Assalamualaikum.
47:41Sati-hati, Mama.
47:42Waalaikumsalam.
47:43Dadah.
47:44Bye.
47:49Dadah, Mama.
47:50Tadi aku liat teknisa pergi.
48:20Mas tau gak kemana?
48:21Oh, katanya sih ke toko.
48:24Emang kenapa?
48:26Papa, ayo main lagi.
48:29Iya sayang, nanti kita main lagi ya.
48:32Oke, ntar Papa lagi ngobrol sama Tante Rani.
48:36Permisi, Pak.
48:37Yuh makan siang, ya sudah siap, Pak.
48:39Mudah ya.
48:40Cik tangan dulu, yuk.
48:41Kalau mau makan siang, yuk.
48:42Iya.
48:42Iya.
48:43Iya.
48:43Laki-laki tuh kalau muslim, kok emang jago banget nyembunyiin, sampai kita para istri gak bisa tahu selama bertahun-tahun.
49:01Jangan lupa like, ya sudah siap, ya sudah siap, ya sudah siap.
49:31I want you.
49:35Aku gak bisa ngebayangin kalau apa yang selama ini aku pikirin itu beneran terjadi.
49:40Aku berharap kamu bisa percaya sama aku.
49:43Apapun sekarang yang aku coba jelasin sama kamu, kamu pasti mikirin aku cuma nyari alasan doang.
49:47Kamu aman kok sama aku.
49:49Cepat atau lambat aku akan tahu apa yang kamu tutupin dari aku.
49:52Aku bisa sendiri.
49:53Aku tuh kenal banget teh kamu.
49:56Dia tuh kalau udah penasaran sama sesuatu, dia bakal nyari tahu sampai ketemu jawabannya.
50:01Jaga baik-baik keluargamu.
50:05Ada beberapa hubungan yang gak bisa dibangun lagi kalau sudah retak.
50:08Aku tuh masih pengen percaya.
50:13Mama Saris tuh suami yang baik buat aku.
50:16Ayah yang baik buat Raya.
50:18Mama sama papa lagi gak berantem kan?
50:20Terima kasih telah menonton.
50:50Ku mengira kau terjahat.
50:55Kamu kan mencintaiku.
50:58Terima kasih telah menonton.
51:03Terima kasih telah menonton.
Comments