Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden RI, Prabowo Subianto sempat melontarkan kelakar kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Senin (2/2/2026).

"Pak Pram dari PDIP, tapi tetap akan saya dukung sebagai Gubernur DKI. Karena tugas saya, kewajiban saya adalah untuk seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI," ujar Prabowo.

"Walaupun gubernurnya dari partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Nanti 2029 ya terserah lanjutnya," lanjut Prabowo, yang disambut tawa Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga Yel-Yel Gubernur Dedi Mulyadi, Pramono, TNI, Polri-Kejaksaan Depan Presiden Prabowo di Rakornas di https://www.kompas.tv/nasional/647895/yel-yel-gubernur-dedi-mulyadi-pramono-tni-polri-kejaksaan-depan-presiden-prabowo-di-rakornas

#breakingnews #prabowo #rakornas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647900/ngakak-guyon-presiden-prabowo-ke-pramono-buat-dedi-mulyadi-khofifah-tertawa-di-rakornas
Transkrip
00:00Saudara-saudara, nanti tahap kedua dari taklimat saya, yang khusus intern, teman-teman wartawan, kita persilakan makan siang di luar.
00:18Saya akan jelaskan cerita-cerita menarik.
00:22Dan intinya sebenarnya sekarang, intinya saya dipilih, sekarang saya akan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia.
00:36Saya tidak akan tanya, ini gubernurnya partai mana ya?
00:43Dulu milih calon nomor satu, nomor dua, atau nomor tiga.
00:51Saya tidak akan tanya.
00:52Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat. Benar?
00:59Tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat.
01:05Tetap kooperasi Merah Putih.
01:08Tetap kita bangun, kita rehabilitasi Sumatera Barat.
01:13Saya juga kalah di Aceh kan?
01:17Tapi tetap kita bangun Aceh, habis-habisan.
01:20Tidak ada.
01:24Tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati.
01:28Kalah menang, biasa.
01:30Karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia.
01:33Saya tidak tanya, Pak Bursa, kau partai mana?
01:43Kan tidak saya tanya.
01:45Tidak saya tanya, kan?
01:47Tetap saya dukung beliau.
01:50Benar?
01:50Karena istrimu kan gerinda.
01:55Tapi saya tidak tanya dia.
01:59Saya tidak tanya dia.
02:01Kebetulan istrinya gerinda.
02:04Tidak ada urusan saya.
02:05Eh, kalau gerinda brengsek, gerinda pun saya tangkap.
02:09Sudah-sudah.
02:13Jangan macam-macam.
02:15Tidak ada itu.
02:16Kita semua bergerak.
02:19Kita semua.
02:19Jadi persaingan.
02:22Pertandingan, ya pertandingan.
02:24Kalau ada pemilihan, harus ada pemilihan.
02:26Dua calon, tiga calon, lima calon.
02:29Tidak apa-apa.
02:30Bagus.
02:31Tapi begitu selesai.
02:33Sudahlah.
02:34Kerja.
02:35Nah, ini yang saya...
02:36Saya...
02:38Ini yang saya tawarkan.
02:41Ayo.
02:42Bekerja untuk rakyat.
02:45Pak Pram.
02:47Dari PDP.
02:50Tapi tetap saya akan dukung sebagai gubernur DKI.
02:53Karena tugas saya,
02:57Kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia,
03:00Termasuk rakyat DKI.
03:03Walaupun gubernurnya partai lain,
03:06Saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat.
03:11Kan begitu.
03:13Nanti, 2029, ya terserah.
03:18Ya kan, tidak apa-apa.
03:18Tidak apa-apa.
03:24Benar.
03:27Jadi, surat-surat,
03:28Saya...
03:31Sedikit jelaskan ya.
03:34Yang saya lakukan sekarang,
03:36Yang saya tawarkan kemarin,
03:38Waktu saya dipilih sebelumnya,
03:39Adalah,
03:40Saya ingin,
03:42Dan saya punya,
03:43Dan saya menyebarluaskan,
03:46Sesuatu yang saya pelajari.
03:48Sekian puluh tahun,
03:50Sehingga saya membuat,
03:51Dan saya pelajari dalam negeri dan luar negeri,
03:54Saya keliling,
03:55Saya kawan-kawan saya banyak.
03:58Saya keliling.
04:00Tiap kali saya suatu negara,
04:01Walaupun saya tidak berkuasa dulu,
04:04Saya datang ke Pak Mahathir.
04:06Waktu dia lagi kuat-kuatnya,
04:07Pak Mahathir,
04:09Bagaimana Bapak menghadapi korupsi?
04:10Saya tanya,
04:14Pak yang mengganjil saya sebagai,
04:17Patriot Indonesia adalah korupsi yang terlalu banyak di Indonesia.
04:21Bagaimana Bapak menghandle?
04:23Dia ajak,
04:24Dia kasih pelajaran,
04:25Dia kasih tips-tipsnya.
04:27Dia bilang,
04:28You bisa atasi korupsi,
04:30Hanya melalui pendidikan.
04:33Pendidikan begitu vital.
04:34Abis itu saya ketemu pemimpin di Thailand,
04:38Saya tanya,
04:40Saya ketemu pemimpin di mana-mana.
04:44Sehingga,
04:45Saya membuat satu strategi,
04:48Yang sudah ada di buku,
04:50Yaitu saya beri nama,
04:51Strategi Transformasi Bangsa.
04:54Jadi kita mau,
04:56Menjadi negara,
04:58Maju modern.
05:02Kriteria kita adalah,
05:03Maju modern.
05:06Di mana,
05:08Seluruh rakyat kita,
05:09Mengalami,
05:11Kualitas hidup yang baik.
05:15Kita tidak bermimpi,
05:17Untuk menjadi,
05:18High income country.
05:21Kita tidak bermimpi,
05:22Kita mau hidup,
05:24Seperti,
05:25Norwegia,
05:26Atau,
05:27Kanada,
05:28Atau,
05:29Kita hanya mau,
05:31Supaya semua rakyat kita,
05:34Hidup,
05:36Kualitas hidupnya baik.
Komentar

Dianjurkan