Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Pertemuan tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dari sisi politik, pertemuan ini menarik perhatian karena menghadirkan sejumlah tokoh yang dikenal kerap mengkritik pemerintah, termasuk pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Untuk membahas isi serta makna pertemuan tersebut, kami akan berdiskusi bersama para narasumber melalui sambungan daring, yakni mantan Kabareskrim Polri periode 20082009, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, tokoh yang turut bertemu Presiden Prabowo, serta perwakilan Koalisi Relawan Jokowi-Prabowo-Gibran, David Pajung.

#prabowo #menteripertahanan #susno

Baca Juga Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti Kepala Pengadilan Militer Utama | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/647840/ketua-ma-pimpin-wisuda-purnabakti-kepala-pengadilan-militer-utama-ma-news



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647841/full-susno-koalisi-relawan-ungkap-pertemuan-politik-prabowo-di-kertanegara-apa-agendanya
Transkrip
00:00Saudara Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh di kediamannya di Jalan Kertanegara pada Jumat 30 Januari lalu.
00:10Beberapa tokoh datang di sana saudara yang sekiranya ini dianggap sebagai tokoh-tokoh yang kritis menyuarakan kritik-kritik soal pemerintah.
00:21Nah seperti apa sebenarnya kemudian pertemuan yang terjadi pada hari Jumat kemarin dan apa saja yang dibahas?
00:27Kita akan bahas saudara bersama dengan sejumlah narasumber.
00:31Salah satunya adalah Komjen Purnawirawan Susno Duwaji yang merupakan Kabar Eskrim Polri 2008-2009 yang kemarin juga hadir.
00:41Selamat pagi Pak Susno.
00:44Selamat pagi Mas, selamat pagi si pendengar, selamat pagi semua narasumber.
00:49Pak Susno kemarin Jumat ini bagaimana sih sebenarnya suasana pertemuan dengan Pak Presiden dan pasti juga membahas soal reformasi Polri ini.
00:57Apa sih yang kemudian dibahas kemarin Pak Susno?
01:00Begitu ya, kita jadi agak kaget juga pagi-pagi sebelum sholat Jumat dihubungi untuk bertemu dipanggal beliau jam 16.30.
01:10Sampai 5 jam gitu, selesainya jam 9 malam lewat 1.4 lebih kurang.
01:16Yang kita bahas adalah terkait dengan masalah-masalah kebijakan pemerintah di bidang ipolexusbud adak hankam.
01:27Kemudian masalah perekonomian termasuk masalah luar negeri, masalah dalam negeri.
01:32Bagaimana kebijakan dan apa yang telah dilakukan oleh Pak Prabowo selaku presiden untuk keperluan rakyat Indonesia.
01:42Kemudian kita bebas memberikan masukan, memberikan tanggapan, memberikan usulan.
01:48Dan pertemuannya tidak terlalu formal, misalnya pakai moderator, tidak.
01:56Kita boleh, beliau bicara, kita boleh menyelah, boleh memberikan tanggapan, boleh memberikan kritikan.
02:03Jadi relax sekali, nyantai gitu.
02:06Nyantai, dan diselingi jog-jog gitu sambil kita kadang-kadang ketawa gitu.
02:12Jadi kita bisa, termasuk juga masalah reformasi Polri, masalah keamanan, masalah pemilu langsung tidak langsung,
02:22kemudian masalah korupsi, dan sebagainya.
02:25Banyak sekali masalah gitu, sehingga sampai 5 jam.
02:28Baik, jadi sampai 5 jam ini banyak yang dibahas, tapi kalau untuk Pak Susno mungkin secara spesifik membahas soal Polri gitu ya Pak Susno.
02:34Nah, soal reformasi Polri kemarin yang kemudian jadi poin-poin yang Anda beri masukan ke Pak Prabowo ini apa saja Pak Susno?
02:42Ya, reformasi Polri bahwa kita bersepakat yang hadir di sana mengatakan bahwa reformasi Polri itu
02:50ditandai atau dengan adanya reformasi di pucuk pimpinan Polri gitu.
02:57Karena apa sukses, setidaknya reformasi Polri itu sangat tergantung kepada pimpinannya.
03:04Tentang Polri di bawah siapa itu kita berdapat terserah Bapak Presiden.
03:11Yang penting ada perubahan perilaku gitu, ada perubahan menjadi Polri yang profesional gitu.
03:18Karena soal tempatnya di mana itu bukan yang paling utama.
03:22Yang paling utama adalah profesionalisme dan perilaku dari Polri gitu.
03:27Itu yang kita soroti.
03:29Oke, baik. Sebelum kita ke sana Pak Susno, kita juga siapa yang sudah hadir di sambungan dari juga?
03:34Pak David Pajung, Koalisi Relawan Jokowi Prabowo Gibran. Selamat pagi Pak David.
03:39Selamat pagi Mas, selamat pagi Pak Susno.
03:42Selamat pagi.
03:43Sebelum saya ke Anda, ini saya mau ke Pak Susno dulu terakhir karena Pak Susno mau boarding ya Pak ya.
03:47Ini terakhir nih Pak soal kemarin masukan-masukan yang Anda berikan ke Pak Prabowo.
03:53Katanya ini kan sudah ada kesepakatan gitu ya terkait dengan gimana sih reformasi Polri-nya.
03:59Tadi Anda sebutkan soal pucuk pimpinan.
04:01Nah, itu berarti yang dimaksud adalah pergantian Kapolri atau seperti apa Pak Susno?
04:06Jadi bukan kesepakatan ya, kita memberi masukan, masukan kita didengar oleh beliau yaitu harus ada pergantian pimpinan.
04:14Karena kita tahu bahwa sukses setidaknya reformasi dari suatu lembaga itu sangat ditentukan oleh pucuk pimpinannya. Demikian kita.
04:22Oke, baik-baik. Pak Susno masih bisa bergabung Pak atau sudah mau boarding Pak?
04:27Sudah dipanggil ini.
04:28Oke, baik. Terima kasih Pak Susno 2G. Kabar es krim Polri 2008-2011 sudah bergabung bersama kami. Hati-hati di jalan Pak.
04:36Baik.
04:37Baik. Saya lanjutkan saat ini ke Pak David, Bang David.
04:41Sorry, Bang David. Ini kan kemarin pertemuan yang terjadi di Kertanegara hari Jumat, kemudian disoroti gitu ya.
04:47Karena kita melihat tokoh-tokohnya bukan tokoh-tokoh biasa.
04:50Tokoh-tokoh yang kalau dibilang Pak Menhan ini adalah oposisi.
04:53Walaupun kemudian ya memang ini adalah tokoh-tokoh yang kritis seperti itu.
04:57Nah, Anda melihatnya sebagai relawan seperti apa, Bang David?
05:00Ya, jadi pertama begini. Ini mereka kan memang sebagian besar mantan-mantan penguasa di bidangnya, di jamannya ya.
05:11Jadi mereka ini penguasa-penguasa di bidangnya di masa lalu.
05:15Tetapi juga sebagaimana statement sendiri dari Pak Menhan Sapri Samsuddin yang men-state bahwa mereka ini para oposisi yang meminta waktu untuk bertemu dengan Pak Prabowo.
05:27Nah, kita sangat tahu Pak Prabowo itu kan orangnya sangat open mind ya, presiden yang sangat terbuka.
05:34Makanya siapapun yang akan menghadap dengan maksud baik pasti diterima secara baik dan itu bukti bahwa mereka diterima berlima ya.
05:42Itu juga sama dengan karakter Pak Jokowi. Bahkan orang yang melukai Pak Jokowi pun bisa diterima.
05:47Nah, ini para pemimpin-pemimpin kita yang sangat punya kebijakan, berjiwa besar, dan rendah hati.
05:53Nah, tetapi yang kita harapkan bahwa sebagaimana informasi Pak Susno tadi ya, kita berharap pertemuan dengan tanda petik kelompok oposisi ini yang dikatakan oleh Pak Menhan Sapri Samsuddin,
06:07itu bisa memberikan masukan secara konstruktif ya, masukan konstruktif.
06:11Jadi mudah-mudahan pembicaraan-pembicaraan dengan Pak Prabowo itu semua terkait dengan kemaslahan rakyat, kebaikan bangsa, dan negara ini,
06:22yang terutama adalah bagaimana saran-saran mereka untuk membangun harmoni kebangsaan kita.
06:28Jadi kita berharap bahwa pertemuan itu tidak destruktif, artinya mengusulkan hal-hal yang justru menjadi beban psikologis,
06:40beban politik bagi Pak Prabowo sendiri.
06:42Karena kita juga tahu, semua tok sebelumnya ini kan diawali dengan pertemuan katanya ada 50 tokoh di rumah Pak Said Didu kan.
06:50Jadi dari pertemuan itu kemudian lanjut dengan meminta perwakilan lima orang menghadap Pak Prabowo.
06:56Dan kita tahu apa yang dibahas, bukan kita tahu, kita mendapat sebagian informasi baik dari media ya,
07:01maupun dari beberapa online bahwa pembicaraan-pembicaraan di rumah Pak Said Didu itu kan memang banyak sebenarnya membincangkan tentang hal-hal yang sangat politis sebenarnya.
07:17Karena kita tahu kan, ya tokoh-tokoh yang di rumah Pak Said Didu termasuk orang yang menghadap sebagian besar,
07:23sebagian besar dari lima orang itu ada tiga orang yang memang kita tahu juga itu kan sebenarnya lawan politik dari Pilpres di 2024 kemarin.
07:33Mereka sebagian pendukung Anis, ya ada juga satu dua pendukung Ganjar, ya jadi memang ini kita tahu lah kepentingan politik dibalik itu semua.
07:42Nah kita berharap bahwa perbincangan itu menawarkan sesuatu yang baik, bukan sinisme politik ya.
07:49Nah sinisme politik artinya ada usulan yang media sendiri mengatakan ganti ini, ganti itu kan, ganti pejabat ini, ganti pejabat itu yang menyasar orang-orang yang tidak mungkin dianggap bagi mereka itu lawan politik dari kelompok oposisi.
08:05Nah seharusnya, nah itu mungkin poin awal saya.
08:08Oke, baik. Bang David ini kan kemudian memang kita bisa lihat dari luar gitu ya, ini adalah upaya dari Pak Presiden untuk menerima masukan dan juga kritik yang membangun konstruktif seperti itu.
08:18Tapi juga ada pertanyaan dari publik juga terkait dengan tujuan sebenarnya gitu ya.
08:24Apakah memang ini cara Pak Prabowo lagi-lagi untuk merangkul semua kalangan dan juga mungkin nih dalam tanda kutip meredam sedikit kritik yang mungkin datang beberapa waktu terakhir?
08:34Ya, Pak Prabowo kan dalam setiap kesempatan ya selalu mengatakan bahwa bangsa ini, bangsa yang begitu besar, negeri yang sangat lebar, luas, rentang kendalinya begitu besar ya.
08:48275 juta penduduknya itu nggak bisa dikelola oleh seorang diri atau satu kelompok saja.
08:55Dia harus dibangun berdasarkan politik egalitarianisme ya, politik yang bisa merangkul semua unsur yang mau, yang mau dan punya kepentingan yang baik, yang konstruktif untuk bangsa dan negara ini.
09:07Tetapi juga harus dipilah karena banyak orang yang ya di depan lain, di belakang lain kan.
09:13Jadi maksud Pak Prabowo ini sangat baik, sangat positif.
09:17Tetapi sebagai relawan Prabowo Gibran dan relawan Jokowi kami juga terus akan mengawal, mengingatkan bahwa jangan sampai ada orang-orang yang justru,
09:28yang justru dalam tanda petik sebagai orang-orang yang punya kepentingan sempit untuk mendestruktif pemerintahan ini ke depan.
09:38Khususnya gini, sudah menjadi rahasia umum ya, koalisi Prabowo Gibran Jokowi ini sangat tidak disenangi oleh kelompok-kelompok pembenci haters di luar.
09:49Bahkan lawan-lawan politik di Pilpres 2024 kemarin, kan itu.
09:53Nah kita tidak ingin, masuknya orang-orang ini ingin justru memecah koalisi Prabowo Gibran Jokowi dan partai-partai koalisi
10:00yang tengah guyup-guyup untuk membangun bangsa ini, untuk merealisasikan tawaran-tawaran kampanye Astacita dari Pak Prabowo,
10:09itu jangan dirusak oleh orang-orang yang kemarin memang justru tidak se-ide, tidak segagasan dengan tujuan politik Pak Prabowo,
10:17justru menjadi lawan kan kemarin di 2024.
10:20Nah sekarang mereka ingin memberi masukan, monggo selama masukannya konstruktif.
10:24Oke selama masukannya konstruktif, pasti diterima ya Pak ya, karena nanti juga masyarakat berharapnya kebijakan-kebijakan yang diambil
10:30juga kemudian sesuai dengan apa yang dimau oleh masyarakat.
10:33Tapi terakhir, Bang David, terkait dengan pertemuan-pertemuan mungkin selanjutnya,
10:39apakah kalau menurut Anda sebagai ada lawan bakal terjadi lagi nih, terutama mungkin untuk lawan-lawan politik dalam tanda kutip,
10:46mungkin partai yang di luar memberitah atau seperti apa gitu, Bang David?
10:49Ya, Pak Prabowo kan sudah coba melakukan beberapa pertemuan dengan dia, bahkan ada partai yang tidak masuk koalisi kan,
10:57bahkan ada ketua umum partai yang tidak masuk koalisi juga sudah ditemuin atau sudah bertemu dengan Pak Prabowo.
11:02Nah itu maksud baik dari salah satu politik egalitarianisme dari Pak Prabowo.
11:07Nah tetapi memang yang kita mau catatkan juga atau sampaikan saat ini bahwa,
11:12ini kan beberapa toko-toko ini punya catatan-catatan rekor yang tidak baik di masa lalu ya,
11:17tidak baik di masa lalu mungkin dari kompas sudah tahulah siapa-siapa itu, termasuk toko-toko yang berkumpul,
11:24bahkan yang mengunjungi Pak Prabowo itu kan ada catatan-catatan yang pernah kena kasus,
11:28pernah ditahan, pernah dipecat, apa segala macam.
11:32Ketika mereka ada sebagai penguasa di tempat, di bidangnya masing-masing,
11:37mereka punya trade-trade call yang tidak bagus ya, tidak bagus.
11:40Nah sekarang datang untuk memberikan kritikan, memberikan masukan, ya monggo-monggo saja,
11:46tetapi juga ada trade-trade call yang tidak bisa dilupakan oleh publik.
11:51Sehingga ketika Anda ada di masa itu, Anda juga gagal kok, Anda juga tidak punya peran yang signifikan bagi bangsa negara ini,
11:59bahkan beberapa yang berhadapan dengan hukum, bahkan sudah selesai dengan proses hukum ya.
12:05Nah itu kan semua trade-trade call itu tidak bisa dilupakan.
12:09Dan untuk memberi kritik ya, kita harap juga Pak Prabowo jeli melihat orang-orang dan tokoh-tokoh itu.
12:15Karena ya kita senang selama itu masukkan gagasannya konstruktif bagi perdamaian, kebersamaan, harmoni, kebangsaan,
12:25bukan politik sinisme.
12:26Tolong singkirkan ini, tolong pecat ini, tolong ganti ini, itu tidak ada semua regulatif Pak Presiden Prabowo yang menentukan.
12:32Saya kira itu yang perlu kita state.
12:35Oke, selama lagi-lagi orangnya yang memberikan kritik adalah orang yang tepat gitu ya,
12:39dan kritiknya membangun, tentunya Pak Prabowo terbuka dengan semuanya.
12:42Terima kasih Bang David Pajung, Koalisi Relawan Jokowi Prabowo Gibran sudah bergabung,
12:46sebelumnya juga sudah bergabung bersama kami, Komjen Purnawirawan Susunodwaji,
12:50Kabar Raskrim Polri 2008-2009.
12:52Terima kasih Bang David.
12:54Makasih, sukses selalu Kompas.
12:57Informasi lain akan hadir usai juda saudara hingga minggu malam.
13:00Banjir masih merendah.
Komentar

Dianjurkan