Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Penetapan kilat Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai calon Hakim Konstitusi usulan DPR pada Selasa lalu menuai kritik. Transparansi hingga faktor independensi Adies pun dikhawatirkan akan mempertaruhkan marwah Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir keadilan konstitusi.

Dan inilah catatan Kompas TV, DPR buat publik meragukan Mahkamah Konstitusi. MK penjaga konstitusi atau kekuasaan?

Baca Juga Mahkamah Konstitusi Ungkap Telah Terima 115 Gugatan Pilkada 2024, Begini Rinciannya di https://www.kompas.tv/nasional/558764/mahkamah-konstitusi-ungkap-telah-terima-115-gugatan-pilkada-2024-begini-rinciannya

#mk #dpr #adieskadir

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647752/dpr-buat-publik-meragukan-mahkamah-konstitusi-mk-penjaga-konstitusi-atau-kekuasaan
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara penetapan kilat Wakil Ketua DPR Adi Skadir
00:09sebagai calon hakim konstitusi usulan DPR
00:13menuai kritik, transparansi hingga independensi Adi Skadir
00:17dikhawatirkan akan mempertaruhkan maruah Mahkamah Konstitusi
00:21sebagai benteng terakhir keadilan konstitusi.
00:25Inilah catatan Kompas TV
00:27DPR buat publik meragukan Mahkamah Konstitusi
00:31MK, penjaga konstitusi atau kekuasaan?
00:38Profesor Doktor Insinyur Haji Adi Skadir SHMU
00:46sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi
00:51usul Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
00:55Apakah dapat disetujui?
01:02Presentasi hanya 10 menit, sendirian tidak ada tanya jawab
01:07maka dalam 15 menit selesai
01:10Fit and proper test macam apa?
01:13Apakah fit and proper testnya proper?
01:15Penetapan Wakil Ketua DPR Adi Skadir sebagai calon hakim
01:21konstitusi usulan DPR pada selasa 27 Januari 2026
01:26secara kilat menuai kritik
01:27Adi Skadir dikenal sebagai politiku senior Partai Golkar
01:32Adi Skadir dikenal sebagai politiku senior Partai Golkar
01:32Adi Skadir berjabat Wakil Ketua DPR RI
01:34pernah duduk di Komisi Hukum
01:36dan aktif dalam pembahasan berbagai undang-undang strategis
01:40Namun atas latar hukum itulah Komisi 3 DPR
01:44yakin Adi Skadir mampu menjalankan tugas sebagai hakim
01:48dengan penuh integritas
01:49Jadi kita yakin Pak Adis akan menjalankan amanah ini
01:57dengan penuh integritas, menjaga kredibilitas
02:00dan juga sekali lagi profesional
02:03karena Pak Adis juga memiliki latar belakang dari bidang hukum
02:08Meski berlatar hukum, akademisi mengkritisi
02:11proses yang kilat dan cederung tidak transparan
02:13ditambah dengan status dia sebagai politisi aktif
02:16dinilai rentan menimbulkan masalah etis
02:19Pengemat Hukum Tata Negara B. Fitri Susanti menilai
02:22mundur secara administratif tidak serta-merta
02:25menghapus cicak politik dan potensi konflik kepentingan
02:29Keterkaitan yang terlalu dekat dengan partai politik
02:32dinilai dapat mengganggu persepsi independensi
02:35Juga toh tidak ada transparansi, kita nggak ada yang tahu
02:38tiba-tiba sudah langsung dilakukan fit and proper testnya itu
02:42dan kemudian ditetapkan
02:43Dari segi independensi
02:45kita juga harus punya catatan bahwa yang namanya
02:50keterkaitan dengan sebuah lembaga tertentu
02:54apalagi partai politik itu seharusnya jadi pagar yang tinggi sekali
03:01untuk tidak boleh diruntuhkan ketika seseorang ingin menjadi Hakim Konstitusi
03:07Kritik soal status Adiskadir di respon Ketua Umum Partai Golkar
03:12Bahlil Lahadalia
03:13Bahlil menjelaskan bahwa Adiskadir telah mundur dari partai politik
03:18sebelum pencalonannya sebagai Hakim MK
03:20Mundurnya dari Golkar tidak serta-merta menghilangkan kekhawatiran atas kemerdekaan dan independensi Adiskadir
03:49Pakar Hukum Tata Negara Ferry Amsari menilai jika Hakim MK diisi tokoh politik
03:56maka MK beresiko menjadi perpanjangan tangan kekuasaan legislatif
04:00kan sudah disampaikan DPR pesan-pesan khusus bagi Hakim Konstitusi terpilih ya
04:07bahwa tolong jangan lupa Anda bagian dari kami Anda dulu pernah buat undang-undang
04:12jangan pula undang-undang ini yang kemudian Anda permasalahkan
04:15itu sudah menunjukkan keberpihakan dan kepentingan dalam pemilihan Hakim
04:21masa DPR terbuka seperti itu ya berkolusi terhadap Hakim
04:27penetapan Adiskadir sebagai calon Hakim MK sekaligus membatalkan putusan DPR sebelumnya
04:33atas penetapan Kepala Badan Keahlian DPR Inosensius Samsul sebagai calon Hakim MK pada Agustus 2025
04:41Ketua Komisi 3 DPR RI Habibur Rahman menjelaskan bahwa pembatalan Inosensius terjadi
04:46karena yang bersangkutan memiliki penugasan lain
04:49Pak Inosensius kami mendapatkan informasi yang bersangkutan akan mendapatkan penugasan lain
04:56sehingga Komisi 3 DPR RI perlu melakukan fit and proper lagi
05:02untuk mencari calon pengganti Pak Harif Widayat yang akan pensiun tanggal 5 Februari yang akan datang
05:08publik dan akademisi khawatir ke depan MK bakal melahirkan putusan-putusan yang berpihak pada kepentingan partisan
05:16merawah MK sebagai penjaga konstitusi pun dipertaruhkan
05:20padahal undang-undang dengan tegas menyebut bahwa Mahkamah Konstitusi adalah lembaga negara
05:25yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka dan tanpa kemerdekaan dan independensi
05:31akan sulit bagi rakyat berharap MK menjalankan tugas menegakkan konstitusi dan prinsip negara hukum
05:37Tim Liputan, Kompas TV
05:40Saudara proses pemilihan Hakim Konstitusi Jatah DPR menyesalkan tanda tanya
05:49sekaligus kekhawatiran besar akan independensi dan marwah lembaga Mahkamah Konstitusi
05:55Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir keadilan konstitusi
05:59harusnya dijaga bersama dalam hal kepercayaan publik
06:04transparansi proses dan juga integritas keputusan
06:08sesuai ketentuan undang-undang
06:10memang 3 dari 9 Hakim Konstitusi diusulkan dan dipilih oleh DPR
06:15tentu harus dengan semangat menjaga kewibawaan Mahkamah Konstitusi
06:20proses pengisian Hakim Konstitusi tidak boleh menuansakan cara-cara transaksional
06:26terburu-buru dan seperti mengejar target politik
06:30proses penetapan Wakil Ketua DPR Adi Skadir sebagai Hakim Konstitusi
06:35menggantikan Arif Hidayat di Komisi 3 DPR dalam waktu singkat sekitar 30 menit
06:42tentu mengejutkan banyak pihak
06:45pertanyaan publik pun mencuat apakah Mahkamah Konstitusi masih bisa diharapkan
06:50sebagai penjaga konstitusi dengan cita rasa negarawan
06:55atau sudah berubah menjadi alat penjaga kepentingan kekuasaan
07:00pertanyaan yang harus dijawab melalui pembuktian bahwa Mahkamah Konstitusi
07:09tidak akan menjadi alat kepentingan partai politik dan kekuasaan
07:13dengan cara menjaga kemurnian pendapat konstitusi dalam setiap proses uji materi undang-undang
07:19terutama yang langsung berkaitan dengan proses pemilu
07:23publik akan memantau apakah Hakim Konstitusi unsur DPR
07:27memang diutus dengan misi menjaga kepentingan politik kekuasaan
07:31atau sebaliknya datang sebagai Hakim Negarawan yang menjaga independensi Mahkamah Konstitusi
07:39DPR masih punya utang penjelasan ke publik tentunya
07:46mengapa nama Inosentius Samsul yang sudah diputuskan sejak Agustus 2025
07:53tiba-tiba hilang digantikan oleh Adi Skadir
07:57penjelasannya ini tentu menjadi penting setidaknya sebagai modal kepercayaan publik
08:03terhadap Mahkamah Hakim Konstitusi yang dipilih oleh DPR
08:07agar ada sedikit harapan di tengah kuatnya keraguan publik
08:12demikian catatan Kompas TV
08:18kita jumpa lagi pekan depan
08:20selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan