Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA. KOMPAS.TV - Tiga bulan sudah kapal nelayan menumpuk di kolam labuh di Pelabuhan Muara Angke. Imbasnya, pemilik kapal merugi hingga ratusan juta rupiah.

Bagaimana situasinya kini, berikut laporan Jurnalis KompasTV Benedictus Adhitia dan Juru Kamera, Yogi Syahrevi.

Baca Juga 2 Pekan Banjir Karawang Tak Surut, BPBD: 19 Desa di Karawang Masih Terendam Banjir di https://www.kompas.tv/nasional/647810/2-pekan-banjir-karawang-tak-surut-bpbd-19-desa-di-karawang-masih-terendam-banjir

#nelayan #pelabuhanmuaraangke

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647811/3-bulan-kapal-nelayan-menumpuk-di-muara-angke-akibat-cuaca-buruk-kerugian-capai-ratusan-juta-rupiah
Transkrip
00:00Tiga bulan sudah, kapal nelayan menumpuk di kolam labuh di Pelabuhan Muara Angke.
00:06Imbasnya, pemilik kapal merugi hingga ratusan juta rupiah.
00:10Lalu bagaimana situasinya kini?
00:11Berikut laporan jurnalis Kompas TV, Benediktus Aditya dan jurukamera Yogi Sherefi.
00:18Saudara, saat ini saya tengah berada di atas kapal di Pelabuhan Muara Angke,
00:23di mana Pelabuhan Muara Angke beberapa waktu yang lalu ini sempat menjadi perbincangan
00:28karena terjadinya kepadatan kapal-kapal nelayan yang bersandar di Pelabuhan Muara Angke.
00:36Nah, memang dua hari yang lalu dari Dinas Kelautan dan juga Perikanan Provinsi DKI Jakarta,
00:42kemudian juga Ditpol Airut dan juga Kementerian KKP ini juga sudah menata ulang
00:49parkir-parkir kapal yang bersandar di area Pelabuhan Muara Angke
00:54supaya para nelayan juga ini bisa memiliki akses keluar dan masuk untuk kapal-kapalnya.
01:01Nah, untuk menggambarkan kepada Anda, Saudara,
01:05jurukamera Kompas TV Yogi Sherefi akan memperlihatkan kepada Anda situasinya pada saat ini.
01:11Kalau bisa Anda lihat, memang masih terdapat banyak kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Muara Angke.
01:19Namun, tadi kami sempat menanyakan kepada nelayan, kondisi ini memang sudah lebih baik jika dibandingkan hari kemarin
01:27karena memang kemarin ini jumlahnya masih cukup banyak kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Muara Angke.
01:34Nah, sebenarnya apa penyebab dari kepadatan kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Muara Angke ini?
01:40Memang penyebab utamanya salah satunya adalah cuaca buruk, sehingga para nelayan ini tidak bisa pergi untuk melaut
01:48selama kurang lebih dua bulan ke belakang ini sejak akhir tahun 2025 yang lalu.
01:55Kemudian juga selain dari cuaca buruk, ini juga terkait dengan antrean pengisian bahan bakar minyak
02:02untuk kapal-kapal ini pergi ke tengah laut, begitu ya.
02:07Kalau tadi kami dapatkan informasi, bahkan ada kapal nelayan yang harus mengantre lima hingga tujuh hari
02:13untuk mendapatkan bahan bakar minyak untuk bisa pergi melaut.
02:17Tentunya ini berdampak bagi omset para nelayan untuk menghidupi keluarganya sehari-hari, begitu ya.
02:23Nah, tentunya dengan adanya penataan ulang oleh pihak-pihak terkait, begitu ya.
02:30Semoga saja ke depannya memang para-para nelayan ini bisa mencari nafkah, begitu ya.
02:36Kembali mencari nafkah dengan pergi melaut.
02:38Benediktus Aditya, Yogi Syahrefi, Kompas TV, Jakarta.
02:42Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan