Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil, sempat mengungkit pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyoroti kasus seorang suami yang menjadi tersangka usai membela istrinya dari aksi jambret

Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Kajari, Kapolresta Sleman, dan kuasa hukum Hogi Minaya, Rabu (28/1/2026).

"Saya ingin sampaikan bahwa di sini, pada 20 Januari 2021, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apa yang disebut dengan Presisi: prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan," ujar Nasir Djamil.

"Jadi prediktif itu artinya predictive policing, pemolisian yang memprediksi. Seharusnya polisi itu sudah bisa memprediksikan, kalau begini pasti begini. Itu yang tidak ada. Enggak ada di kepala itu, enggak ada," lanjutnya.

Baca Juga Panas! DPR Cecar Kapolresta & Kajari Sleman, Minta Kasus Hogi Suami Bela Istri Dijambret Dihentikan di https://www.kompas.tv/nasional/647148/panas-dpr-cecar-kapolresta-kajari-sleman-minta-kasus-hogi-suami-bela-istri-dijambret-dihentikan

#hogiminaya #jambret #breakingnews #sleman #polressleman #kejarisleman

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647186/tunjuk-tunjuk-dpr-fraksi-pks-nasir-depan-kapolresta-sleman-di-kasus-jambret-ungkit-arahan-kapolri
Transkrip
00:00Jamil, nanti Pak Abdu ya.
00:02Terima kasih, Ketua.
00:05Bapak-Ibu, anggota Komisi 3 yang saya hormati, selamat datang, Kapolresta Sleman.
00:10Kajari Sleman dan juga kuasa hukum daripada Hogi Minaya serta istrinya ya.
00:15Terima kasih sudah datang ke Komisi 3 DPR RI. Mudah-mudahan.
00:20Rapat ini atau RDPU ini bisa menjadi solusi.
00:25Dari masalah hukum yang dihadapi oleh saudara.
00:30Hogi Minaya dan kemudian nanti kita bisa merekomendasikan.
00:35sejumlah hal.
00:36Pertama,
00:40Mungkin Pak Kapolresta bisa melihat di Instagram itu ya, ada video.
00:45Saya tidak tahu itu di mana, tapi bukan di Indonesia.
00:49Ada beberapa video.
00:50Misalnya seorang penjambret ya, menjambret seorang.
00:55Ibu-ibu, lalu tiba-tiba ada mobil datang.
01:00Mobil ini memang menyerempet pelakunya itu.
01:02Itu kerap kita lihat di Instagram.
01:05Dia serempet, kemudian mau bangun lagi sepeda motornya,
01:08dia serempet lagi, der, begitu.
01:10Bahkan dikejar ya, ketika dikejar sama orang lain.
01:15Pertama, pengemudi lain yang melihat peristiwa itu.
01:18Jadi ada solidaritas.
01:20Dan ingin menghukum si Begal ini,
01:23supaya jangan biasa melakukan hal seperti itu.
01:25Jadi ditabrak, terus ditabrak, terus dia mau bangun ditabrak lagi.
01:30Ditabrak, terus sepeda motornya ditabrak, ditabrak, terus begitu.
01:33Itu solidaritas namanya.
01:35Ini suaminya sendiri gitu loh, kira-kira.
01:38Kan masuk ini ya.
01:40Masuk dalam pikiran kita, begitu.
01:43Nah, oleh karena itu.
01:45Kita ingat juga misalnya saudara AS ya, tahun 2000.
01:502022 di NTB, yang melawan diri.
01:53Dia terpaksa.
01:55Untuk berkelahi dengan pembegal.
01:58Tewas.
01:59Dijadikan.
02:00Tersangka.
02:00Rame.
02:01Akhirnya, selesai kasus itu.
02:05Jadi itu.
02:07Jadi ini banyak di daerah.
02:10Tidak pilih saya juga begitu, Pak Ketua.
02:15Seorang pencuri mesin kopi, kemudian dia...
02:20...kedapatan oleh warga beberapa hari setelah dia mencuri mesin kopi itu.
02:24Kedapatan.
02:25...kedapatan dengan warga, lalu diambil oleh warga.
02:28Memang sebelum diantar ke...
02:30...kantor polisi, dia di...
02:32...ya biasalah mungkin warga emosi, digebuklah dikit.
02:35Kira-kira begitu.
02:36Lalu diantar ke kantor polisi, ke polsek.
02:39Lalu sekarang...
02:40...pengadilan dituntut 1,5 tahun.
02:43Ya, 1,5 tahun.
02:45Kemarin juga terjadi di Lubuk Pakam.
02:48Ya.
02:50Kebetulan yang mengalami itu orang kampung saya juga.
02:53Jadi dia punya mobil.
02:55Bak terbuka.
02:56Cuma memang kesalahan dia itu, dia tidak punya.
03:00Tidak hidup lampu belakangnya.
03:02Sehingga di jalan tol kita beradar.
03:04Penumpang orang yang ada di bak terbuka itu jatuh.
03:09Kemudian meninggal.
03:10Dibawa ke rumah sakit, ya meninggal.
03:13Lalu orang yang...
03:14...nabrak ini justru menuntut.
03:17Ya.
03:18Menuntut mobil yang di depan.
03:19Dan sekarang dipores Lubuk Pakam, di lantar sana...
03:24...udah bolak-balik dia.
03:26Lebih dari 4 hari bolak-balik.
03:28Tidak ada kejelasan.
03:29Saya ingin sampaikan bahwa di sini 20 Januari 2020...
03:34...2021, Jenderal Istio Sigit Prabowo menyampaikan apa yang...
03:39...disebut dengan presisi.
03:42Predictive, responsibilitas, dan...
03:44...transpansi berkeadilan.
03:46Jadi predictive itu artinya adalah predictive policy.
03:49Pemulisian yang memprediksi.
03:52Jadi seharusnya polisi itu sudah bisa memprediksi.
03:54Jika ini kalau begini, pasti begini.
03:56Ini begini.
03:56Itu yang tidak ada.
03:58Tidak ada di kepala.
03:59Jadi 2021, Pak Sigit...
04:04...sudah menyampaikan hal itu, memprediksikan.
04:06Jadi makanya predictive policy.
04:09Pemulisian yang memprediksikan.
04:11Ini kalau kayak gini, pasti begini.
04:13Apalagi sekarang media.
04:14Sosial, waduh...
04:16Ngeri, makanya no viral, no justice.
04:19Jadi seharusnya polisi di lapangan itu memprediksikan...
04:24Kalau ini dilakukan, pasti begini.
04:27Kalau ini dilakukan, pasti begini.
04:29Jadi jangan...
04:29Hanya lihat hitam dan putih saja.
04:31Harus diperhatikan.
04:33Kalau sejak awal...
04:34...seperti dikatakan oleh Pak Rikwanto.
04:36Ya, sudah selesai ini sebenarnya.
04:38Tidak ribut-ribut.
04:39Media sosial seperti ini.
04:41Toh, pelakunya juga sudah meninggal.
04:43Ya.
04:44Dia sudah meninggal.
04:45Tadi sudah disebutkan oleh Pak Sapa Rudin.
04:48Oleh karena itu...
04:49...dan sekali lagi ke depan memang...
04:50...prediktif polisi ini harus benar-benar menjadi acuan.
04:54...dalam upaya penegakan hukum.
04:56Ya.
04:57Pemolisian yang mampu memprediksikan...
04:59Kalau seperti ini, pasti akan terjadi seperti ini.
05:03Apalagi...
05:04...apalagi istrinya korban penyabretan.
05:08Ya.
05:09Pencurian dengan kekerasan.
05:12Lalu dikejar.
05:13Ya lalu kemudian...
05:14Orang yang dikejar itu meninggal.
05:17Nah kalau saya lihat...
05:19Apa yang disampaikan di sini nih...
05:21...timeline penanganan perkara itu.
05:24Sebenarnya kan sudah ada pendapat ahli ya...
05:28...tanggal 23 Juni.
05:29Dan ahli itu mengatakan ini sumir.
05:32Ini sumir.
05:33Tapi sepertinya di...
05:34...dipaksa lagi gitu loh.
05:36Dipaksa lagi 10 Juli dapat CCTV baru.
05:39Dapat CCTV baru.
05:42Nah gimana CCTV baru itu?
05:44Tidak tahu juga saat lantas menemukan rekaman CCTV baru dari sudut yang lebih jelas.
05:49Wah ini katanya lebih jelas lagi.
05:51Jadi sebenarnya kalau kemudian...
05:54Teman-teman kepolisian mendengar apa yang disampaikan oleh ahli tadi bahwa tindak...
05:59...pidana masih sumir.
06:01Yang pernah kali teman-teman kepolisian kan tahu itu apa arti sumir.
06:04Tapi kemudian ada upaya untuk memaksa gitu.
06:09Sehingga kemudian menemukan.
06:11Cara menemukan juga saya enggak tahu nih seperti apa.
06:14Kenapa kemudian sebelumnya tidak ditemukan?
06:18Kan itu pertanyaannya.
06:19Masa polisi enggak bisa menemukan dari awal kira-kira begitu.
06:23Kenapa kemudian tanggal...
06:24Di sini disebutkan saat lantas menemukan rekaman.
06:28Selamat menikmati.
06:29Tidak ditemukan kemana dia?
06:31Kan begitu.
06:32Kenapa enggak ditemukan?
06:33Wah banyak pertanyaan.
06:34Kalau bisa saya ajak.
06:34Banyak pertanyaan yang bisa diajukan.
06:38Nah oleh karena itu sekali lagi.
06:39Hal-hal seperti inilah yang perlu kita pikirkan.
06:44Agar kemudian KUHP dan KUHP yang baru ini...
06:49...benar-benar menjadi aturan yang hidup di tengah masyarakat.
06:54Bukan hanya melihat pasal-pasal dan sebagainya begitu.
06:57Ya itu harapan kami ya dari...
06:59...apa namanya, anggota apa, Komisi 3.
07:03Ya saya Nasir Jamil.
07:04Daerah Pemilihan Aceh menyampaikan kerisauan.
07:09Terkait dengan masalah ini.
07:11Dan mudah-mudahan kami...
07:14...kami bisa membantu untuk menyelesaikan masalah ini.
07:19Kemudian tidak ada lagi.
07:21Kemudian hingar-pingar di dunia.
07:24Barangkali demikian Ketua.
07:27Terima kasih atas...
07:29...kesempatan yang diberikan.
07:30Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:32Waalaikumsalam.
Komentar

Dianjurkan