Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Advokat, Hotman Paris meminta Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti kasus kakek penjual es gabus yang viral setelah dituduh oleh aparat TNIPolisi hingga mengalami penganiayaan.

Hotman bahkan meminta Presiden Prabowo mengundang sang kakek ke Istana.

"Saya mengharapkan, saya menghimbau kepada Bapak Presiden agar contoh ini dijadikan momentum bahwa Presiden juga peduli kepada rakyat kecil," ujar Hotman, dikutip dari akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, Kamis (29/1/2026).

"Agar, kalau bisa, Pak Presiden Prabowo mengundang penjual es ini ke Istana dan mari kita sama-sama mencicipi es buatannya. Sebagai contoh bahwa Presiden tidak mentolerir adanya oknum seperti ini," lanjutnya.

Baca Juga Dedi Mulyadi Temui Kakek Penjual Es Gabus, Diminta Jujur Biaya Sekolah Anak-Tanya Bahan Dagangan di https://www.kompas.tv/nasional/647156/dedi-mulyadi-temui-kakek-penjual-es-gabus-diminta-jujur-biaya-sekolah-anak-tanya-bahan-dagangan

#hotman #prabowo #penjualesgabus #polisi #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647240/hotman-paris-minta-presiden-prabowo-undang-kakek-penjual-es-gabus-yang-dituduh-tni-polisi-ke-istana
Transkrip
00:00Pak Presiden Prabowo undang penjual es ini ke istana suruh dia bawa
00:05es jualannya kasus penganiayaan terhadap
00:10penjual es adalah contoh
00:15kasus yang sudah terjadi puluhan tahun dan
00:20sudah ribuan kasus seperti itu
00:22ya niaya
00:25ya terus sesudah viral tidak
00:30dikatin dikasih bantuan ekonomi dan disuruh cabut tapi
00:35itu akan terulang lagi nanti dalam kasus-kasus lain
00:38dan kita bisa
00:40mengerti kalau si korban itu menerima santunan tersebut
00:44karena memang
00:45memang ia secara ekonomi sangat tidak mampu
00:49dan
00:50kita juga bisa memaklumi di akhirnya mencabut pengaduan
00:54ya
00:55karena faktor ekonomi
00:58akan tetapi
01:00walaupun sudah dicabut
01:02walaupun telah berdamai
01:04berjabat
01:05pemimpinan dari aparat
01:09tetap berwenang secara jebatan menjatuhkan
01:14bersansur
01:15kepada
01:16dua okrum aparat tersebut
01:19ya
01:20tetap berwenang
01:21karena itu terkait dengan
01:23disiplin
01:24kelakuan sebagai aparat
01:27ya
01:28jadi
01:29masyarakat Indonesia
01:30berharap
01:31agar
01:32dua okrum aparat itu
01:34TNI atau
01:36kepolisian
01:37di tindak tegas
01:39berapun
01:39yang perlu dipecat
01:41satu lagi
01:41karena ini adalah
01:43merupakan
01:44Bahkan contoh perlakuan terhadap rakyat miskin.
01:49Saya mengharapkan, saya menghimbau kepada Bapak Presiden.
01:54Agar contoh ini dibikin momentum bahwa Presiden juga.
01:59Tidak peduli sama rakyat kecil.
02:01Agar, kalau bisa agar.
02:04Pak Presiden Prabowo mengundang penjual es ini.
02:09Dan mari kita sama-sama mencicipi es buatannya.
02:14Sebagai contoh bahwa Presiden tidak mentolerir.
02:19Hanya oknum seperti ini.
02:20Jadi sekali lagi, Pak Presiden Prabowo undang penjual es ini.
02:24Es ini ke istana, suruh dia bawa es jualannya.
02:29Pak Presiden juga ikut mencicipi di istana.
02:31Tidak nolak kok.
02:34Itu merupakan simbolik perlawanan terhadap...
02:39Aparat yang berkelakuan seperti itu.
02:42Dan simbolik.
02:44Perhatian dari Presiden kepada rakyat miskin kita yang memang ini.
02:49Yang sekarang ini sudah sangat membludak.
02:52Salam kepada Prabowo.
02:54Terima kasih.
02:59Terima kasih.
03:04Terima kasih.
03:09Terima kasih.
03:14Terima kasih.
03:19Terima kasih.
03:24Terima kasih.
03:30Terima kasih.
03:31Terima kasih.
03:34Terima kasih.
03:39Terima kasih.
03:44Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan