Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kodim 0501/Jakarta Pusat memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang melibatkan kakek penjual es gabus, Sudrajat, yang viral di media sosial.

Dandim 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman di lapangan.

Ia juga menegaskan, permasalahan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah aparat terkait bertemu dengan Sudrajat pada Selasa (27/1/2026).

"Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat. Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami bersyukur semuanya dapat berjalan dengan baik," ujar Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman.

Baca Juga Hotman Respons Kakek Pedagang Es Gabus Dituduh Dagang Berbahan Spons hingga Dianiaya TNI-Polri di https://www.kompas.tv/nasional/646904/hotman-respons-kakek-pedagang-es-gabus-dituduh-dagang-berbahan-spons-hingga-dianiaya-tni-polri

#tni #polisi #kodim #penjualesgabus

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646918/klarifikasi-kodim-soal-viral-kakek-penjual-es-gabus-diselesaikan-secara-kekeluargaan
Transkrip
00:00Terima kasih telah menonton
00:05Terima kasih telah menonton
00:10Terima kasih telah menonton
00:15Terima kasih telah menonton
00:20Terima kasih telah menonton
00:24Terima kasih telah menonton
00:25Terima kasih telah menonton
00:30Terima kasih telah menonton
00:35Terima kasih telah menonton
00:37Terima kasih telah menonton
00:39Terima kasih telah menonton
00:41Terima kasih telah menonton
00:43Terima kasih telah menonton
00:45Terima kasih telah menonton
00:50Terima kasih telah menonton
00:55Terima kasih telah menonton
01:00Terima kasih telah menonton
01:02Terima kasih telah menonton
01:04Terima kasih telah menonton
01:06Terima kasih telah menonton
01:08Terima kasih telah menonton
01:10Terima kasih telah menonton
01:12Terima kasih telah menonton
01:14Terima kasih telah menonton
01:16Terima kasih telah menonton
01:21Terima kasih telah menonton
01:21Pengusuri menyelidiki lebih dalam bertanya empat mata dari nanti.
01:26Apakah bersangkutan memang ada intik.
01:31Yang mudah-mudahan itu tidak terjadi.
01:36Yang mudah-mudahan itu bertentangan dengan doktrin dan ajaran kami dari institusi TNN.
01:41Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:51Terima kasih.
01:56Terima kasih.
02:01Terima kasih.
02:06Terima kasih.
02:11Terima kasih.
02:16Terima kasih.
02:20Terima kasih.
02:25Terima kasih.
02:25Terima kasih.
02:30Terima kasih.
02:30Terima kasih.
02:35Terima kasih.
02:35Terima kasih.
02:40Terima kasih.
02:45Terima kasih.
02:45Terima kasih.
02:50Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan