Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ketahanan finansial kini menjadi tantangan nasional seiring masih rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia yang berada di kisaran 23 persen. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar keluarga Indonesia belum memiliki perlindungan finansial yang memadai, di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat dan usia harapan hidup masyarakat yang semakin panjang. Kombinasi faktor tersebut membuat risiko finansial di masa depan kian nyata, khususnya bagi keluarga.

Menjawab tantangan tersebut, Sun Life Indonesia menyediakan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, dan legacy yang dirancang untuk berbagai fase kehidupan keluarga Indonesia, serta dihadirkan melalui beragam kanal distribusi agar mudah diakses masyarakat. Dari sisi kinerja, Sun Life Indonesia mencatatkan hasil positif dengan pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang kuat, termasuk pertumbuhan sekitar 70 persen sepanjang 2025.

Memasuki 2026, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus membantu masyarakat membangun kepercayaan diri dalam mengambil keputusan finansial, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memperkuat peran Sun Life sebagai mitra jangka panjang melalui peningkatan edukasi finansial, perluasan akses perlindungan di setiap tahap kehidupan, serta inovasi berkelanjutan bagi nasabah.

#sunlife #keluargaindonesia #finansial

Baca Juga [FULL] Dirut Patuna Travel Bicara Daya Beli dan Waktu Terbaik Umroh, Ini Tipsnya | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/645197/full-dirut-patuna-travel-bicara-daya-beli-dan-waktu-terbaik-umroh-ini-tipsnya-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/645199/sun-life-dorong-perlindungan-finansial-keluarga-melalui-asuransi-jiwa-kesehatan-dan-legacy
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara di tengah ketidakpastian global dan juga meningkatnya biaya kesehatan,
00:13perubahan gaya hidup masyarakat, serta ketahanan finansial keluarga Indonesia
00:18menjadi isu yang semakin penting.
00:21Dan pagi ini kita akan berbincang dengan Bapak Alberto Suwiroyo,
00:25President Director of Sun Life Indonesia.
00:28Kita akan mengulas lebih dalam lagi peran yang ditentukan ataupun dilakukan oleh asuransi
00:35yang terus berevolusi dan berinovasi.
00:38Selamat pagi Pak Albertus, apa kabar nih?
00:40Pagi Mbak Sintia, sehat selalu ya?
00:41Oke, Pak Albertus kalau kita melihat dari ketidakpastian ekonomi global saat ini
00:47dan juga kenaikan biaya kesehatan, gaya hidup yang berubah,
00:52lalu apa yang bisa dilihat dari sudut pandang industri?
00:55Bagaimana Bapak melihat juga kondisi ketahanan finansial keluarga Indonesia khususnya?
01:02Mbak Sintia, kalau kita lihat faktanya memang tantangannya masih besar.
01:07Penetrasi asuransi di Indonesia ini masih sangat rendah.
01:10Ini menunjukkan bahwa masih banyak keluarga-keluarga Indonesia yang belum memiliki pelindungan finansial yang memadai.
01:17Di sisi lain Mbak Sintia, kita juga melihat kenaikan biaya kesehatan yang tadi Mbak Sintia sampaikan,
01:24inflasi makin tinggi, dan juga fakta, ini fakta baik sebenarnya,
01:28bahwa usia harapan hidup masyarakat Indonesia itu makin panjang.
01:34Namun kalau kedua hal ini kita kombinasikan, ini membuat resiko finansial terhadap masyarakat Indonesia makin besar.
01:42Nah makanya ini kita melihat bahwa ketahanan finansial ini bukan lagi masalah atau tantangan satu segmen,
01:49tapi juga menjadi tantangan nasional.
01:51Kita tahu bahwa Sun Life di Indonesia sudah berdiri selama 30 tahun.
01:57Ini bukan waktu yang singkat sebenarnya.
02:00Lalu bagaimana pengalaman panjang ini sudah membentuk pendekatan Sun Life khususnya bagi masyarakat Indonesia?
02:07Ya, kita senang sekali kita diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
02:13Sun Life 30 tahun melihat ada evolusi bagaimana masyarakat Indonesia melihat atau memanfaatkan produk asuransi tersebut.
02:21Awalnya produk asuransi itu adalah asuransi yang standar, asuransi jiwa, pendidikan.
02:26Kemudian berkembang sejak zaman COVID asuransi kesehatan.
02:29Itu berkembang dengan pesat.
02:31Dan saat ini kita melihat asuransi legasi atau asuransi yang sebenarnya bisa sebagai satu sarana untuk menciptakan warisan untuk keluarga.
02:42Itu berkembang ke arah sana.
02:44Jadi asuransi hari ini bukan lagi soal takut risiko, Mbak Sintia, tapi soal bagaimana membangun ketahanan secara lengkap sebuah keluarga Indonesia.
02:52Wah, berarti berpikirnya jauh lebih panjang lagi untuk kebutuhan masyarakat Indonesia ya.
02:56Pak Albert, lalu bagaimana Sun Life setidaknya bisa menjawab kebutuhan dari masyarakat Indonesia bisa dikatakan semakin hari, semakin bulan, semakin tahun, semakin kompleks.
03:09Benar, jadi kalau kita lihat utamanya Sun Life itu akan fokus di tiga pilar, Mbak Sintia.
03:17Satu, terkait dengan literasi, bagaimana kita komunikasikan tentang manfaat asuransi yang sangat luas tadi.
03:28Nah ini bukan hanya ke masyarakat, tapi juga kepada tenaga penjual kita.
03:32Karena salah satu cara kita mengakses pasar juga adalah dengan mengikut banyak tenaga agen penjual.
03:38Nah mereka juga perlu dimodalin oleh pengetahuan dan skill yang cukup tentang asuransi.
03:43Kedua, akses yang luas.
03:45Nah mengenai akses ini kita ada kerjasama dengan bank partner kita, yaitu bank CIMB Niaga untuk produk-produk konvensional dan juga bank muamal Indonesia untuk produk syariah.
03:56Selain tadi juga ada kanal asuransi melalui agensi yang juga itu menyebar luas di seluruh Indonesia untuk produk konvensional maupun produk syariah.
04:07Nah yang terakhir ketiga adalah inovasi terus-menerus terkait bagaimana kita memberikan solusi yang tepat, yang cocok, cocok dengan kebutuhan, cocok dengan kemampuan dan juga inovasi pelayanan yang semakin baik.
04:23Dengan memanfaatkan teknologi yang semakin baik sehingga banyak sekali otomasi misalnya saat ini klaim bisa dilakukan melalui gadget.
04:33Dan prosesnya bisa cepat sekali, bisa dalam hitungan hari bisa disetujui.
04:37Jadi pelayanan kepada customer selalu menjadi prioritas utama untuk Sun Life.
04:43Pak Albert lalu Sun Life mencatat tidak pertumbuhan yang bisa dikatakan cukup signifikan kabarnya tahun ini dan apa makna yang bisa dikutip dari pertumbuhan signifikan ini bagi Sun Life?
04:55Ya Mbak Sintia tahun 2025 yang lalu kita tutup dengan prestasi yang sangat baik ya, pertumbuhan bisnis, penjualan maupun pertumbuhan profitabilitas juga sangat baik.
05:08Ini kita lihat mencerminkan bahwa solusi yang kita tawarkan pada masyarakat itu disambut dengan baik dan kita juga disiplin dalam mengelola dana masyarakat dengan baik sehingga bisa memberikan manfaat yang tepat buat nasabah sesuai dengan yang tertera di polis.
05:24Namun Mbak Sintia yang kita lebih apresiasi bukan hanya sekedar angka-angka di laporan keuangan tapi bagaimana Sun Life dari tahun ke tahun termasuk tahun 2025 lalu itu bisa memberikan makna lebih dalam kami memenuhi visi kami Sun Life Indonesia yaitu untuk membantu keluarga-keluarga Indonesia untuk mencapai kemampanan finansial dan menjalani hidup yang lebih sehat.
05:52Dan lebih nyaman tentunya ya.
05:54Oke kalau bicara ini kan awal tahun nih Pak Albert tahun 2026 cita-citanya adalah bagaimana masyarakat Indonesia itu tadi lebih sehat, lebih nyaman dan juga lebih sejahtera.
06:06Lalu bagaimana strategi Sun Life untuk memacu kinerja di 2026 ini? Apakah kinerja asuransi jiwa apa saja yang akan dipacu nanti ke depannya?
06:16Ya tentunya kalau fokusnya sama kita melanjutkan strategi kita di tahun-tahun lalu tapi kita memulai tentunya banyak apa namanya example yang baru ya bahwa angka literasi asuransi itu tinggi.
06:32Tapi angka inklusinya lebih rendah daripada literasinya ini satu tantangan yang harus dijawab termasuk oleh Sun Life bagaimana menyiapkan akses yang lebih gampang dan inovasi-inovasi yang terus akan berlanjut produk, pelayanan ya itu juga penting.
06:49Dan saya juga akan tekankan tentunya untuk Salah Indonesia yang akan menjadi fokus adalah bagaimana meningkatkan kualitas penjualan, tenaga penjualan kita dan juga kualitas pelayanan.
07:00Itu yang terus akan kita fokuskan untuk ditekatkan dari waktu ke waktu Mbak Sintia.
07:05Oke Pak Albert terima kasih tapi mungkin bisa berikan kami kepada masyarakat Indonesia karena kita tahu ada pergeseran mindset di sini.
07:13Asuransi dari kebutuhan sekunder ini menjadi bagian dari perencanaan hidup.
07:17Mungkin ada yang bisa Bapak sampaikan ke publik terkait dengan hal ini?
07:21Ya pada masyarakat Indonesia bahwa asuransi khususnya asuransi jiwa itu bukan produk yang katakanlah tidak begitu penting.
07:31Justru itu produk yang kita perlu perhatikan karena di dalam kita menjalankan hidup ada risiko-risiko finansial yang pastikan kita hadapi.
07:39Dengan merencanakan dari awal dan kita mengerti risiko tersebut dengan solusi asuransi yang tepat itu akan membantu keluarga menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
07:49Oke dan untuk itulah Sun Life hadir di Indonesia.
07:52Terima kasih sekali lagi Presiden Director of Sun Life Indonesia Pak Albertus Wiroyo sudah berbagi perspektif di Sapa Indonesia pagi hari ini.
08:01Terima kasih untuk perspektifnya dan saudara tentunya 30 tahun mendampingi keluarga Indonesia Sun Life hadir untuk menjaga kesejahteraan masyarakat Indonesia dan tentunya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.
08:14Demikian segmen Sapa Indonesia Pagi kali ini saya Sintia Rompas sampai jumpa.
08:18Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan