- 2 hari yang lalu
- #umrah
- #tipsumrah
- #waktuumrah
KOMPAS.TV - Perkembangan perjalanan umroh dari Indonesia mengalami tren yang menarik dari tahun ke tahun.
Dalam wawancara bersama Dirut Patuna Travel, Syam Resfiadi dibahas bagaimana jumlah jemaah umroh terus berubah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pergeseran jumlah kelas menengah di Indonesia.
Sejak pandemi, jumlah kelas menengah dinilai berkurang, yang berdampak pada minat dan kemampuan masyarakat mengikuti program umroh.
#umrah #tipsumrah #waktuumrah
Baca Juga Kementerian Haji dan Umrah Bakal Terapkan Diklat Semi-Militer untuk Calon PPIH di https://www.kompas.tv/nasional/640844/kementerian-haji-dan-umrah-bakal-terapkan-diklat-semi-militer-untuk-calon-ppih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/645197/full-dirut-patuna-travel-bicara-daya-beli-dan-waktu-terbaik-umroh-ini-tipsnya-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Intro
00:00Halo saya Diyam Egasari Anjaya di Kompas Bisnis
00:17Umroh adalah perjalanan yang semakin tahun semakin digemari oleh masyarakat Indonesia
00:22Saya sudah bersama dengan Pak Syam Resviadi, Direktur Utama Patuna Travel
00:27Assalamualaikum, sehat lalu
00:29Pak, saya menarik ini yang sedang ramai ya Pak
00:34Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul adalah tentang legalisasi umroh mandiri
00:39Ini munculnya lewat undang-undang nomor 14 tahun 2025 ini Pak
00:43Sebenarnya saya mau bertanya secara umum dulu deh
00:47Perkembangan umroh, jumlah jemaah yang melakukan umroh dari tahun ke tahun dari Indonesia bagaimana sih Pak trennya?
00:54Ya sebelum pandemi 2019 itu rata-rata hanya 1 juta sampai 1 juta 200 maksimum
01:04Tapi saya lupa tahun-tahunnya berapa ya
01:06Kemudian setelah pandemi dibuka tahun 2022, Januari 2022
01:11Mulai tumbuh bahkan sampai di start itu sudah 1 juta 200
01:17Sehingga kaget juga pada saat sebelum pandemi kok sesudah pandeminya bisa angka sama gitu ya
01:21Bahkan di sekarang itu sudah tambah meningkat sampai Rajab kemarin saya melihat di catatan visa itu ada 1 juta 700
01:30Sekarang sudah masuk Sabang mungkin 1 juta 800
01:33Mungkin insya Allah dalam bulan sawal bisa sampai dengan hampir mendekati 2 juta umroh dari Indonesia
01:41Nah ini angkanya kurang lebih estimasi jumlah umroh di Indonesia setiap tahun lebih dari 2 juta Pak
01:47Isunya yang terjadi di Indonesia adalah pergeseran jumlah kelas menengah Pak
01:51Apakah jumlah kelas menengah di Indonesia ya sejak pandemi juga sudah berkurang
01:56Bahkan sebelum pandemi juga sudah berkurang
01:58Mempengaruhi minat perjalanan umroh mungkin dari sisi kelasnya atau fasilitasnya mungkin Pak
02:05Kalau dari minat lebih tinggi tetap ada bahkan bertambah
02:11Namun memang dari daya beli yang seperti tadi Mbak Mega sampaikan memang turun gitu ya
02:17Sehingga akhirnya yang penting sekarang jumlah itu adalah yang berangkat hotelnya relatif lebih murah
02:24Atau agak jauh sedikit tapi masih bisa terjangkau
02:27Karena ini bukan mungkin bukan umroh yang pertama buat mereka
02:31Sehingga buat mereka yang sudah mengulang sepertinya downgrade sedikit tidak masalah
02:36Karena mereka sudah punya pengalaman tanpa harus khawatir lokasi kemana dan lain macam
02:40Karena mereka sudah sedikit mengerti tentang lokasi hotel-hotel di Masjid Nabawi
02:46Maupun di Masjid Haram di Mekah
02:49Baik daya beli mempengaruhi minat kecenderungannya menjadi
02:54Ah ya ada pergeseran kelas ya Pak
02:56Ini saya balik lagi seiring dengan daya beli juga
03:00Akhirnya pemerintah juga ada nih regulasi yang melegalkan umrah secara mandiri
03:06Sebenarnya ini apakah berkaitan sama daya beli
03:08Atau sebenarnya bagaimana ya Pak
03:11Apakah ini bisa menjadi sinyal
03:13Saya bilangnya gimana ya bukan ancaman sih untuk travel agent
03:17Tapi bagaimanalah travel agent menyesuaikan dengan regulasi ini
03:21Yang pasti saya bersyukur dengan adanya umrah mandiri ini masuk dalam undang-undang
03:26Artinya rakyat Indonesia sekarang halal untuk pergi umrah
03:30Walaupun untuk di luar umrah tidak ada utang-undang yang mengatur orang Indonesia
03:35Harus pakai syarat-syarat selama macam apapun disebut mandiri dan selama macam
03:39Tapi karena khusus di umrah ada istilah mandiri ini
03:43Tapi akhirnya sekarang mereka jadi halal
03:45Artinya yang awalnya tahun lalu siapa yang umrah tidak melalui PPU dianggap haram
03:50Atau melanggar aturan
03:52Tapi buat para jemaah yang ingin umrah mandiri
03:55Memang di dalam undang-undang ada persaratan-persaratan yang harus diikuti
03:59Nah itu yang perlu disosialisasikan dalam undang-undang itu oleh pemerintah kita
04:04Agar masyarakat yang mau umrah mandiri tidak salah dalam melangkah untuk mengikuti perjalanan mereka sendiri
04:10Kalau untuk tata caranya sama SOP nya sama
04:13Cuman ada syarat itu mereka juga harus dilaporkan oleh PPU
04:16Membeli visa dari PPU dan seterusnya
04:18Karena buat para jemaah belum bisa mendapatkan visa sendiri
04:21Selama dia pakai plus 62
04:23Noe visa umrah atau visa ke Arab Saudi
04:26Sehingga mereka harus melalui provider visa
04:29Atau travel yang memiliki
04:31Atau kerjasama dengan travel di Arab Saudi
04:33Untuk mengeluarkan visa umrah itu sendiri
04:35Sehingga tercatat, terlindungi
04:37Baru silakan
04:38Mau booking tiket sendiri
04:39Mau cari hotel sendiri
04:41Misalnya ada masalah
04:42Yang penting terjangkau dan terdaftar di dalam
04:44PPU atau travel yang memiliki provider visa
04:48Oh berarti memang tentang visa ini masih B2B ya
04:51Bukan B2C ya
04:52Untuk Indonesia belum B2C
04:55Oke baik
04:56Tapi ada syarat yang bisa B2C
04:57Selama dia memiliki visa Schengen
04:59Visa UAE atau visa Amerika yang masih aktif
05:02Oh itu ada kemudahan
05:05Ada pengecualian ya Pak
05:07Artinya ini regulasi ini sudah cukup dipahami ya
05:10Oleh pelaku travel agent seperti Pantuna
05:12Sampai saat ini
05:13Waktu awalnya memang masih banyak goncangan
05:16Bingung kok disahkan
05:17Tapi lama-lama telah mempelajari isi undang-undangnya
05:20Oh nyata memang gak semudah apa yang disangkakan
05:22Oh jadi ini lebih positif untuk
05:25Buat saya pribadi positif
05:27Positif ya Pak
05:27Artinya buat orang Indonesia sekarang yang mau pergi ke Tanah Suci
05:29Atau ke Arab Saudi
05:30Dengan menggunakan visa umrah
05:32Dia legal
05:32Legal
05:33Kepastian itu ya yang bikin
05:35Ya lebih lega lah
05:36Pak kita masih tentang ini
05:39Dampaknya ke travel umrah
05:40Sebenarnya ini kami juga ingin penegasan aja sih Pak
05:43Dengan adanya pilihan umrah mandiri
05:45Sebenarnya gini
05:47Bagaimana posisi travel resmi
05:50Karena disini juga menyangkutnya ada lebih dari 3.000
05:53Tadi Pak Syam juga dibalik layar sudah bilang
05:55Ini ada sekitar 3.700 PPIU resmi
05:59Gimana sih Pak secara mereka
06:02Ya awalnya sebelum pandemi kita hanya ada sekitar 700an PPU
06:05Sekitar 300an PHK di dalamnya
06:08Artinya dari 700 ada yang punya travel umrah dan haji sendiri
06:10Tapi setelah undang-undang tentang investasi itu diperluas atau dipermudah
06:19Menggunakan sistem digital dengan OCSS
06:22Akhirnya persyaratan-persyaratan yang ada di persyaratan haji pun
06:27Antara umrah pun juga dipermudah
06:29Tanpa disadari oleh teman-teman waktu itu adalah
06:32Bahwa bank garansi untuk mendidikan PT PPU Umrah maupun PT Haji
06:37Turun akibat pandemi
06:39Karena berdampak kepada PPU dan PPHK yang memang sebelumnya sudah punya izin
06:45Yang harus memperpanjang dengan bank garansi yang juga cukup tinggi
06:48Dimana sementara 2020-2021 itu pendapatan tidak ada
06:51Sehingga akhirnya kita sama-sama sepakat kita turunkan
06:54Persyaratan salah satunya itu adalah bank garansi untuk jaminan
06:58Secara awam apa sih bank garansi?
07:01Yang menjaminkan modal ya?
07:02Menjaminkan modal itu modal
07:03Nah itu yang juga mempengaruhi travel-travel yang sudah punya izin waktu itu
07:07Sehingga akibatnya yang baru semakin merasa mudah
07:11Ya akhirnya jumlahnya tidak tertahankan
07:14Kemudahan itu
07:16Kita cukup kaget juga karena ada sekitar 3.700 sampai mungkin 3.800 travel umrah
07:21Karena tidak bisa dibendung
07:22Walaupun dengan kementerian haji yang baru
07:25Dan ini membuat persaingannya menjadi lebih dinamis tidak sih Pak dengan bertambahnya?
07:30Dan sayangnya teman-teman asosiasi
07:35Pada saat ditanya oleh waktu itu tahun lalu oleh kementerian agama
07:39Mau ditambah tidak? Mau dirubah tidak?
07:41Apa yang mau dirubah?
07:42Supaya ini sedikit agak slow
07:44Pendaftaran pengajuan perizinan
07:47Ada salah satu pengajuan yang dinyakin lagi aja bank garansinya
07:50Tapi akhirnya secara sepakat ditolak
07:53Karena berdampak kepada dirinya lagi kan?
07:55Oh iya iya
07:56Seleksi alam saja
07:57Akhirnya sekarang dibiarkan semakin tumbuh
08:00Tapi secara investasi bisa dihitung
08:02Kalau standarnya saja sekitar 3.000 satu travel
08:05Minimum misalnya 4 orang bekerja
08:07Sudah 12.120.000 tenaga kerja terserap di bisnis ini yang baru
08:13Peluang-peluang ini juga ya
08:17Lapangan pekerjaan juga sebenarnya
08:19Cuma ya balik lagi
08:20Permodalan menjadi mutlak disini
08:23Tapi saya yakin yang berdapat izin berarti sudah punya modal
08:25Karena memang harus menyetorkan persyaratan-persyaratan permodalan itu sendiri
08:29Dalam akte maupun bangkaransi tadi
08:31Baik Pak Syam menarik
08:33PPIU artinya tidak anti ya terhadap umroh mandiri itu
08:38Tetapi bisa gak sih Pak berbagi tips lah
08:41Apa sih yang perlu diperhatikan oleh jemaah-jemaah umroh yang ingin berangkat secara mandiri
08:45Apa aja yang perlu dipahami selain pemfisaan tadi Pak?
08:47Sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang biasa melakukan perjalanan sendiri
08:51Baik ke luar negeri maupun domestik
08:54Karena dia bisa melakukan dengan cara digital
08:56Aplikasi
08:57Beli tiket sendiri di aplikasi
09:00Beli transportasi daratnya di aplikasi
09:03Beli hotelnya secara aplikasi
09:05Tinggal dia mau cari mutawif mungkin dia kenalan
09:09Yaudah calling salah macam bisa ketemu dan salah macam
09:12Sehingga buat mereka yang tidak punya pengalaman dan kemampuan ini
09:16Sulit untuk umroh mandiri
09:18Dan mayoritas orang Indonesia masih inginnya dilayani
09:22Karena belum bisa mandiri, belum seperti negara-negara tetangga kita
09:25Yang memang rakyatnya sudah bisa mandiri kalau untuk pergi ke Saudi
09:29Dorong koper sendiri, check-in sendiri
09:32Orang Indonesia
09:33Semua mau dilayani
09:35Kenapa koper saya tidak diangkut
09:36Hal macam itu pertanyaan yang sering timbul oleh orang Indonesia
09:39Sehingga persaingan dengan mereka yang mau mandiri relatif kecil sekali
09:44Terkirakan mungkin insya Allah masih 5% sampai 10% paling banyak
09:48Pasar-pasarnya masih kecil
09:50Nah sehingga dengan mereka yang tidak mandiri
09:54Artinya yang memang ingin dilayani
09:57Itu semakin berkembang
10:00Tadi saya sampaikan sama tim kompas yang lain
10:04Bahwa sudah menasuk di angka 2 juta peserta gitu ya
10:10Atau 2 juta jemaah Indonesia pergi ke Arab Saudi
10:17Dan sekarang trennya justru untuk mereka yang di kalangan atas
10:22Ini adalah umroh private, bukan lagi mandiri sebutannya
10:26Dimana umroh private sama dengan umroh resmi
10:29Namun mereka ingin schedule-nya itu tidak diatur oleh kita
10:35Tapi mereka mau atur satu hari dulu tidur jeda
10:38Nanti ke sini ke Mekah
10:39Kemekahnya ini hotelnya di sini
10:41Madinah begitu juga
10:42Madinah pulang sebelum pulang istirahat dulu
10:45Satu kota
10:46Bahkan ada juga yang minta tambahan ke Al-Ula, ke Taib, dan lain macam
10:50Di waktu-waktu kosong mereka dan lain macam
10:52Sehingga banyak mulai trennya untuk mereka yang menengah ke atas
10:56Dengan melakukan umroh secara private
10:58Berkeluarga, berempat, maksimum mereka 10 orang
11:01Trennya berarti ke fleksibilitas itu ya Pak ya
11:04Waktu ya
11:05Masya ini tentang haji, maaf umroh
11:08Nama diri sudah kita bahas
11:10Kita akan membahas apa namanya umroh dari sisi travel
11:13Apa sih yang dimanjakan oleh travel agent untuk ke jemaah-jemaah umroh
11:18Tapi setelah ini kami akan kembali
11:20Saya di Mega Seranjaya masih bersama dengan Pak Syam Resviadi
11:24Direktur utama Patuna Travel
11:26Umroh dan haji
11:27Pak, sekarang kita membahas jemaah umroh
11:31Tetapi yang resmi lewat
11:32Bukan resmi, iya semuanya resmi, mandiri juga resmi ya
11:35Tetapi ini yang lewat travel agent Pak
11:37Tipsnya nih Pak, waktu terbaik umroh
11:40Biasanya di bulan-bulan apa sih ini
11:42Kan kita bisa menghitung ya
11:44Wah ntar padat banget, wah panas
11:46Oh cuacanya lagi dingin nih
11:47Oh agak hangat
11:49Biasanya trennya seperti apa Pak?
11:50Kalau punya kemampuan lebih
11:51Sebaiknya di musim
11:53Desember
11:54Mulai November ke Januari
11:57Tapi ingat sekarang
11:59Hitungan musim umroh dalam tahun hijrah
12:02Bergeser dengan tahun
12:04Georgian
12:05Hingga nanti bisa jadi Ramadan itu di
12:09Desember
12:10Nah sekarang masih masuk di
12:11Pertengahan Maret
12:13Oh maaf
12:15Pertengahan Februari sudah puasa kan
12:16Mungkin 2-3 tahun lagi sudah masuk di
12:19Maju-maju terus ya Pak ya
12:20Bahkan konon katanya nanti ada haji 2 kali dalam 1 tahun
12:22Di tahun Beratwa Poloh Wala
12:24Jadi waktu musim akhir tahun itu adalah
12:28Waktu musim di Arab Saudi sendiri
12:30Cuacanya
12:31Baik lah ya
12:34Enak gitu ya
12:35Dingin-dingin sejuk gitu
12:37Sehingga banyak yang menganggap
12:39Itu adalah musim umroh yang terbaik
12:41Tapi sekali lagi
12:43Sekarang sudah tidak ada lagi
12:45Perbedaan antara low season maupun high season
12:48Semua harga hotel relatif berubah
12:51Bahkan tidak ada lagi low season
12:53Adanya semua
12:53High season terus ya sepanjang tahun ya
12:56Karena perjadian di tahun 2025 yang lalu
12:59Di bulan Januari 2025
13:02Yang kita anggap itu adalah masih low season
13:04Karena melewati sebelum Ramadan itu maksudnya
13:09Saaban tidak terlalu high season di bulan
13:11Seperti bulan Ramadan
13:12Karena masuk di bulan Januari
13:14Dimana Desember lagi penuh-penuhnya
13:16Hotel Bintang 3 relatif full book
13:18Sehingga teman-teman yang waktu itu sudah coba
13:21Melalui broker langsung salah macam
13:23Masih dijanjikan belanjikan
13:25Sampai akhir last minute dia berangkat
13:26Hotel gak tersedia
13:27Di bintang 3
13:29Sehingga akhirnya mereka harus mencari
13:31Naik upgrade ke bintang 4
13:32Nah ini juga tipnya
13:33Jangan sampai nanti pemilihan waktu itu
13:35Justru mengakibatkan harga yang tadinya murah
13:37Akibat high season
13:39Atau menghabitnya lagi
13:40Fix seasonnya musim orang banyak umroh
13:42Hotel-hotel di bintang ekonomi
13:45Atau harga murah
13:46Gak dapat
13:47Akhirnya menjadi harga
13:48Tidak mahal
13:49Tidak mampu untuk membayar
13:51Mau gak mau
13:52Akhirnya tercecer
13:53Satu hari dua hari
13:54Di hotel yang memang
13:55Tidak tersedia kamarnya
13:57Oke berarti cuaca disana juga
13:58Mempengaruhi harga umroh gak sih pak?
14:01Iya
14:01Pasti ya?
14:02Iya betul
14:03Big season itu
14:04Pasti harganya juga lebih
14:06Karena tiap tahun berubah itu mbak
14:07Berkisaran tahun
14:08Antara Georgian dengan
14:10Masih itu
14:11Membuat harga itu
14:12Berubah
14:13Bahkan di haji sendiri
14:14Sekarang-sekarang juga mulai berubah trendnya
14:15Awalnya
14:16High season itu
14:17Di program akhir
14:18Jadi kita tinggal di kota Mekah
14:20Dan Madinah
14:21Setelah haji
14:21Nah tiba-tiba
14:23Dulunya adalah low season
14:25Sekarang jadi high season
14:27Sekarang high season udah mulai masuk
14:29Di program awal
14:29Orang bergeser
14:31Kenapa?
14:31Karena ticketing
14:32Pada saat di bulan sebelum haji
14:34Itu harganya lebih murah
14:36Low season
14:36Nah sekarang nih mulai tahun ini
14:39Tiket ternyata-ternyata semua high season
14:40Jadi tahun depan
14:43Jadi tahun depan gak ada lagi high season di akhir
14:44Mungkin yang di awal udah jadi high season
14:46Udah high season ya
14:47Nah mungkin bergeseran nanti
14:48Setelah saat
14:48Low-nya di akhir
14:49High season-nya di awal
14:51Karena pergeseran tahun
14:52Pasti berubah
14:53Nah ini yang perlu dicatat sama
14:54Oleh masyarakat kita ya
14:55Masalah budgeting juga ya pak
14:57Tapi ya pasti
14:58Ada konsekuensinya juga lah
14:59Budget yang lebih
15:01Pasti dengan fasilitas juga yang
15:02Lebih juga kan ya pak ya
15:04Baik
15:05Tapi satu lagi
15:07Gimana
15:07Makin harga ekonomi yang dicincar oleh masyarakat sekarang
15:10Itu tidak hanya
15:11Kemungkinan
15:13Mendapatkan bookingan hotel dengan pasti
15:17Pada saat dapat pasti
15:18Dan berkumpul di satu hotel yang sama
15:20Di kelas bintang 3 ke bawah
15:22Itu antrian makannya luar biasa
15:24Karena ada satu hotel
15:26Saya bikin paket satu kali baru bikin paket itu
15:29Masuk ke hotel itu
15:30Antrinya sampai luar biasa
15:32Luar biasa itu gimana pak
15:34Dijirik gambarnya
15:35Kalau sananya makan siang
15:36Itu adalah jam 12
15:37Sampai jam 22
15:38Ya baru bisa masang
15:40Baru makan jam 2 sampai jam 3
15:42Saatnya antrinya begitu
15:43Dengan beberapa bufet
15:45Karena konon katanya
15:46Satu gedung itu
15:46Lebih besar itu
15:47Bisa isi 8 ribu orang
15:49Karena gedung ini udah
15:50Standart
15:51Oke
15:52Satu kamar itu
15:53Bednya 4
15:54Jadi kalau kita mau pakai
15:55Berdua enggak
15:56Dapatnya 4 juga
15:57Sehingga memang di hotel ini
15:58Dihitung dengan
15:59Bed 4 kali
16:00Sekian ribu kamar
16:02Adalah sekian ribu orang
16:04Sehingga antrian
16:05Luar seolah biasa
16:06Itu yang perlu dipertimbangkan oleh teman-teman
16:08Atau jemaah haji yang akan berangkat
16:09Jemaah umroh yang akan berangkat umroh
16:11Dengan harga murah
16:12Dengan minyak 3
16:13Harus siap fisik
16:15Mental
16:15Dengan kondisi keadaan hotel itu sendiri
16:17Baik
16:18Ribuan jemaah umroh
16:20Ini kan tantangan juga ya
16:21Untuk pengelola travel ya pak
16:23Dengan isi kepala yang berbeda
16:24Meskipun paketnya sama
16:25Dengan kemauan yang berbeda-beda
16:28Ini yang perlu dipahami juga
16:30Oleh masyarakat
16:31Sebenarnya gimana sih pak
16:32Manajemen
16:33Apa ya komunikasi ketika terjadi krisis
16:35Ketika ada protes lah
16:36Dari jemaah
16:37Kok kamar saya masih belum ini
16:39Nah itu gimana sih
16:40Apa yang dilakukan oleh
16:41Ya memang rata-rata
16:42Teman-teman travel
16:43Sudah mengadakan malasik
16:45Minimal 1 kali
16:46Sebelum keberangkatan
16:47Untuk penjelasan semua
16:48Baik dari segi fikir agamanya
16:50Maupun dari segi fasilitas
16:51Yang akan diterima
16:51Namun memang
16:53Khususnya di perkotaan
16:56Itu
16:57Ada yang tidak datang malasik
16:59Sehingga penjelasan-penjelasan
17:01Seperti ini
17:02Tidak didengar
17:03Dan akhirnya menimbulkan
17:04Ketidak
17:05Samaan antara ekspektasi
17:07Dengan kenyataan
17:08Ya sedikit
17:09Jadi kejolak-kejolak
17:10Keributan
17:10Sala macam
17:11Komplen
17:11Sala macam
17:12Nah kami
17:13Biasanya
17:13Kalau terjadi
17:14Salah seperti itu
17:15Kita lihat daftarnya
17:16Di absen
17:17Dia ada hadir
17:17Apa tidak
17:18Pada saat dia
17:19Tidak hadir
17:20Apapun
17:21Insya Allah pasti terjadi
17:22Orang-orang seperti ini
17:23Dan kita sudah siapkan
17:24Belum terjadi apa-apa
17:25Mereka ada kita
17:26Wanti-wanti
17:26Sebelum berangkat
17:27Ustadznya
17:28Atau tulidnya
17:29Ngasih tahu dulu
17:30Bapak nanti begini-begini
17:31Jadi pada saat dia masih
17:31Dia hadir
17:32Di luar mana sih
17:33Kita informasikan
17:34Kemungkinan-kemungkinan
17:35Kejadian
17:35Terutama di hotel tadi
17:36Transport
17:37Sama pada saat Taufsai
17:40Bisa jadi pada saat Taufsai
17:42Itu mereka ini
17:42Sebenarnya punya
17:43Ketidak mampuan fisik
17:45Sehingga tidak mungkin
17:46Dia berjalan kaki
17:47Untuk Taufsai
17:49Minta di
17:50Antar untuk
17:51Kurusi roda
17:51Atau dengan menggunakan
17:52Gavkar
17:55Tapi pada saat
17:57Dia tidak bicara
17:59Dari
17:59Dari keberangkatan
18:01Sehingga persiapan
18:02Di sana
18:02Itu yang membuat
18:03Akhirnya terjadi
18:04Gesekan juga
18:04Itu yang paling
18:06Paling parah
18:07Kita sudah
18:07Ini last minute
18:08Sudah di dalam haram
18:09Kita harus siapkan
18:10Ini sama macam
18:11Apalagi kalau
18:12Kita tidak siap
18:13Dengan jumlah
18:14Petugas yang memadai
18:16Satu tour leader
18:17Satu mutawif
18:18Kalau tour leader
18:18Tidak menjadi mutawif
18:20Atau tidak seorang ustad
18:21Akan kesulitan
18:22Makanya dari kami
18:22Di patungan travel
18:23Kami seru leader
18:24Sekarang diwajibkan
18:25Seorang
18:26Membingi ibadah
18:28Membingi ibadah juga
18:29Yang mengerti tentang
18:29Multi talent ya
18:30Berarti ya
18:31Petugasnya ya Pak ya
18:32Nanti yang terjadi
18:33Seperti ini
18:34Si mutawif yang lokal
18:35Itu akan mengawal
18:37Jumlah yang membutuhkan
18:38Kurusi roda
18:39Atau
18:39Jumlah khusus lah
18:41Baik dengan
18:42Kebutuhan-kebutuhan khusus
18:43Baik
18:43Pak terakhir ini
18:45Di awal tahun
18:462026
18:48Rencana Patuna
18:48Untuk ekspansi
18:49Dengan
18:50Tadi kan kita juga
18:51Melihat ya
18:52Tren jamaah juga naik ya
18:54Meskipun
18:54Kelas yang dipilihnya
18:56Juga agak turun
18:57Karena daya beli
18:57Rencana ekspansinya
18:59Seperti apa sih
19:00Tahun ini Pak
19:01Patuna travel
19:02Sejak pandemi
19:04Memang dari 75 cabang
19:05Kami tinggal 15 cabang
19:07Yang aktif
19:07Sehingga kami tidak bisa
19:09Memasakkan cabang-cabang
19:10Perwakilan ini
19:11Bisa aktif lagi
19:13Karena kemampuan
19:14Diri pribadinya
19:15Namun dengan bertambah
19:17Tadi persaingan yang luar biasa
19:18Itu tumbuh di daerah-daerah
19:19Cabang-cabang kami
19:20Sehingga akhirnya
19:21Kita untuk membangun
19:22Mulai agak
19:23Agak sulit
19:24Karena kekuatan
19:25Finansial
19:26SDM dan salah macam
19:27Kalah dengan
19:27Orang-orang
19:28Atau putra daerah
19:29Yang sudah memiapkan
19:30Ijin-izin tadi
19:31Dengan personilnya
19:32Dan mereka dengan kata-kata
19:34Lebih paham tentang
19:35Karakter masyarakatnya
19:36Kami dari Jakarta
19:38Agak sulit itu
19:38Perlu belajar waktu
19:39Sehingga kami berpikir
19:41Bagaimana
19:41Akhirnya strateginya
19:42Insya Allah kami bertahan
19:43Di Jagotabek
19:44Dan cabang yang sudah ada
19:46Agar itu bisa dipertahankan
19:48Dan bisa sedikit
19:49Demi sedikit berkembang
19:51Tapi untuk Jagotabek
19:52Kami coba
19:52Membuat agar
19:56Jemaah kami di Jagotabek
19:57Tidak berkurang
19:59Nah sehingga
20:00Apa yang terjadi sekarang
20:01Sejak pandemi ini
20:02Kami dari tahun 2022
20:03Sampai sekarang
20:03Rata-ratanya
20:041.100 sampai 1.200 orang
20:06Per tahun
20:06Dibandingkan sebelum pandemi
20:08Itu bisa 4.000
20:095.000
20:09Bahkan tahun 2015
20:11Atau 2016
20:12Sampai 8.000
20:13Jemaah
20:14Kalau sekarang
20:15Dulu
20:16Satu hari bisa dua kali
20:17Keberangkatan
20:18Tahun ini
20:18Dua kali dalam sebulan
20:19Itu udah
20:20Alhamdulillah
20:20Masya Allah
20:21Nah sehingga cerita
20:22Akhirnya kami memprotek
20:23Jagotabek
20:24Jagotabek
20:25Kami bikin cabang mandiri
20:27Arti cabang sendiri
20:28Bukan cabang yang
20:29Kita kerjasamakan
20:30Dengan pihak lain
20:31Dan kami juga
20:32Membeli aset
20:33Agar
20:34Pengalaman kemarin
20:35Di pandemi
20:36Kami gak punya aset
20:38Kami gak bisa
20:38Melakukan bisnis-bisnis
20:39Selain daripada
20:40Yang ada
20:41Yang ada
20:41Memang tutup 100%
20:43Sehingga
20:44Inisiatif kami
20:45Membuka cabang
20:46Di sekitar Jagotabek
20:48Sendiri
20:49Cabang sendiri
20:49Kemudian
20:50Gedung sendiri
20:51Dan aset sendiri
20:52Supaya nanti
20:53Apabila terjadi
20:53Apa-apa dengan
20:54Seperti pandemi ini
20:55Walaupun
20:55Apa kasusnya berbeda
20:57Kita udah siap
20:58Secara
20:58Mandiri
20:59Untuk bisa
20:59Bertahan
21:00Lebih baik lagi
21:01Daripada
21:02Covid kemarin
21:03Iya
21:03Pelajarannya
21:04Sangat besar ya Pak
21:05Bahkan
21:06Kedepan mungkin
21:07Penyesuaian
21:08Gonteganti regulasi
21:09Juga mungkin
21:10Itu yang harus dihadapi
21:11Oleh travel agent ya Pak
21:12Betul
21:13Baik
21:13Permodalan itu
21:14Baik
21:15Pak Syam
21:16Terima kasih banyak
21:17Kami berdoa
21:18Semoga bisnis-bisnis
21:19Seperti ini
21:19Bisa bertahan
21:20Bahkan lebih ekspansif
21:21Karena
21:21Satu
21:22Poinnya Pak
21:23Kami ingin
21:23Pengangguran-pengangguran
21:24Disana juga terserap
21:25Menjadi
21:26Ada pesan dari
21:28Hasil
21:30Maksudnya dari
21:31Kondisi Covid kemarin
21:32Orang bilang bahwa
21:34Bisnis umur haji
21:35Tidak ada matinya
21:36Ternyata
21:37Covid bikin mati kita
21:39Apakah itu
21:40Bertanda kiamat
21:40Wallahualam
21:41Salam
21:41Tapi sekarang
21:43Buktinya masih bertahan
21:44Kan
21:44Tapi sempat
21:45Balik lagi
21:46Balik lagi
21:47Kita doakan
21:48Semakin baik
21:48Dan lebih banyak
21:50Bermanfaat untuk
21:50Tenaga kerja
21:51Khususnya
21:52Baik
21:53Terima kasih banyak
21:53Pak Syam
21:54Resviadi
21:54Direktur utama
21:55Patuna
21:56Terima kasih
21:58Terima kasih
21:58Terima kasih
Komentar