Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir dengan ketinggian 1 meter merendam pemukiman warga Gang Pribadi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebanyak 600 kepala keluarga terdampak akibat banjir yang disebabkan luapan air Kali Sekertaris.

Sejumlah kendaraan motor yang tak sempat dievakuasi pun terendam banjir. Warga khawatir jika hujan tak berhenti, ketinggian air semakin bertambah.

Banjir juga merendam rumah di Komplek Polri Pondok Karya, Jakarta Selatan terendam banjir akibat hujan deras dan meluapnya air Kali Mampang.

Banjir merendam akses jalan dan rumah warga. Banjir diduga akibat hujan deras dan luapan air dari Kali Mampang.

Warga hingga siang tadi memilih tetap bertahan di lantai dua rumah menunggu air surut.

Di Jalan D.I. Panjaitan, Cawang, Jakarta banjir mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

Sejumlah kendaraan terjebak banjir dan macet pada Kamis (22/01/2026) sore.

Di Jalan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan akibat banjir.

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/01/2026) pagi menyebabkan banjir di jalan utama dan perumahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Banjir setinggi 60 cm membuat kendaraan yang melintas mogok. Pengendara terpaksa mendorong kendaraan mereka.

Di Kelurahan Petogokan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Terendam banjir setinggi 50 cm, merendam permukiman warga.

Diprediksi hujan terjadi selama 8 jam, hari ini Pemprov DKI Jakarta melakukan 2 kali modifikasi cuaca.

Pramono menegaskan modifikasi cuaca sudah mulai dilakukan sejak pukul 7.30 WIB pagi.

Pemprov DKI juga meminta BMKG untuk memfokuskan modifikasi cuaca pada daerah penyangga, seperti Tangerang, Bekasi, Bogor dan Depok.

Baca Juga 60 Desa di Pati Masih Terendam Banjir per 22 Januari 2026 di https://www.kompas.tv/regional/645575/60-desa-di-pati-masih-terendam-banjir-per-22-januari-2026

#banjir #banjirjakarta #hujan

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/645588/diguyur-hujan-deras-banjir-rendam-sejumlah-kawasan-di-jakarta-hingga-bekasi-kompas-petang
Transkrip
00:00Fokus berikutnya terkait dengan banjir di Jakarta.
00:03Banjir setinggi 1 meter merendam permukiman warga gang pribadi Cengkaring, Jakarta Barat.
00:17Sebanyak 600 kepala keluarga terdampak banjir yang dipicu luapan kali sekretaris.
00:24Bahkan sejak pagi hari, ketinggian air semakin bertambah.
00:28Sejumlah sepeda motor yang tak sempat dievakuasi terendam.
00:32Warga khawatir jika hujan tidak berhenti, tinggi air semakin meningkat.
00:53Kurang lebih 1 meter ya Pak. Ada rencana buat ngungsi ini Pak.
00:58Kita lihat jelas situasinya dulu nih yang buat ngungsi.
01:01Oh betul?
01:02Iya.
01:02Biasanya kalau ini air makin tinggi Pak?
01:05Kalau hujan makin naik, bisa lebih. Lebih 1 meter.
01:10Banjir juga merendam permukiman di Komplek Polri Pondokarya Jakarta Selatan.
01:25Akibat hujan deras dan meluapnya air Kalimampang, banjir merendam akses jalan dan rumah warga
01:31yang diduga akibat hujan deras dan luapan air di Kalimampang.
01:34Warga hingga siang tadi memilih tetap bertahan di lantai dua rumah mereka menunggu air surut.
01:40Titik lainnya persisnya di jalan DI Panjaitan Cawang Jakarta Timur, banjir membuat lalu lintas macet.
02:02Sejumlah kendaraan terjebak banjir dan kemacetan terlihat pada Kamis sore.
02:09Sebelumnya di jalan DI Panjaitan, Cawang Jakarta Timur terendam banjir setinggi sekitar 30 hingga 40 cm.
02:36Banjir mengakibatkan kemacetan arus selalu lintas.
02:39Sejumlah kendaraan yang terjebak banjir mengalami mati mesin atau mogok.
02:43Pengendara terpaksa mendorong kendaraan mereka di tengah banjir.
02:47Bergeser ke Jakarta Utara persisnya di jalan Boulevard Kelapa Gading, kendaraan yang melintasi jalur ini harus mengurangi kecepatan akibat banjir.
03:11Banjir setinggi 5 hingga 10 cm ini menggendangi jalan usai hujan teras yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari.
03:20Sementara di jalan dan mogok Jakarta Barat, akibat banjir arus selalu lintas dari arah Grogol menuju Kalideres maupun dari Tangerang ke Grogol mengalami macet banjir setinggi 20 cm.
03:47Membuat pengendara mengurangi kecepatan kendaraan mereka sehingga menimbulkan kemacetan.
03:54Banjir di dan mogok disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga kali mokefort yang berada di sisi jalan meluap.
04:02Tak hanya di Jakarta, banjir juga terlihat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
04:20Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis pagi membuat banjir di jalan utama dan perumahan jati mulia Kabupaten Bekasi.
04:27Banjir setinggi 60 cm ini membuat kendaraan yang melintas mogok.
04:37Pengendara terpaksa mendorong kendaraan mereka.
04:39Di Kelurahan Petogokan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
04:59terendam banjir setinggi 50 cm merendam permukiman warga.
05:03Ratusan rumah di RW 03 Kelurahan Petogokan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi dari 40 hingga 50 cm.
05:14Banjir disebabkan curah hujan tinggi sejak Rabu malam sehingga kali yang berada di dekat permukiman warga meluap.
05:21Di prediksi hujan terjadi selama 8 jam.
05:36Hari ini Pemprov Jakarta melakukan 2 kali modifikasi cuaca.
05:40Hal ini untuk menekan dampak cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
05:44Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan modifikasi cuaca sudah dijalankan sejak pukul 7.30 pagi waktu Indonesia Barat.
05:53Pemprov juga meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG
05:57untuk memfokuskan modifikasi cuaca pada daerah penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok.
06:14Dalam hari ini kita akan menerbangkan 2 kali.
06:21Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG karena panjang.
06:28Diperkirakan 8 jam hujannya.
06:31Mudah-mudahan ya hujan tapi tetap bisa dimonitor.
06:34Hanya kemarin kami juga menyampaikan kepada BMKG untuk BMKG konsentrasi
06:41jangan hanya Jakarta ya.
06:44Kiri kanannya juga dilakukan modifikasi cuaca.
06:47Terutama ya Pangerang, Bekasi, kemudian Bogor, Depok dan sebagainya.
06:52Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan