PANGKEP, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan update pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).
Dudy mengatakan kondisi wilayah dan cuaca lokasi pencarian sangat ekstrem.
"Kita berharap bahwa kita masih bisa menemukan korban," ujar Menhub.
Baca Juga Kemenhub Pastikan Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Pangkep Sulsel Laik Terbang di https://www.kompas.tv/regional/644774/kemenhub-pastikan-pesawat-atr-42-500-yang-jatuh-di-pangkep-sulsel-laik-terbang
#breakingnews #pesawathilang #maros
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644798/menhub-dan-tim-sar-update-pencarian-korban-pesawat-atr-42-500-di-puncak-bulusaraung
02:06Dari cuaca, kemudian dari kondisi medan, sehingga operasi yang diikuti lebih dari 1.200 personil ini memang kita fokuskan untuk melaksanakan, menemukan, dan juga evakuasi terhadap korban.
02:26Dan dalam kurun waktu golden time ini, kita mengharapkan ada keajaiban dan juga timsar mampu menemukan seluruh korban.
02:39Karena kami yakini bahwa kepastian itu hanya milik Tuhan selama kita belum benar-benar menemukan, kita pasti akan mengejar dalam kurun waktu yang ada.
02:51Nah, beberapa part pesawat memang telah kita temukan dan tentunya ini nanti akan kita serahkan dari KNKT nanti yang akan mendeklir ini bagian apa dan fungsinya apa, itu menjadi bahan.
03:10Namun, fokus kita adalah pencarian terhadap korban.
03:16Dari tim di lapangan memang telah menemukan korban.
03:24Namun karena kondisi cuaca dan kondisi medan yang ada, evakuasi ini belum bisa kita sampai di rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh Polri sebagai tim DVI.
03:43Jadi, itu yang ingin saya sampaikan, mohon doanya dukungan dari seluruh masyarakat bahwa tim akan berupaya semaksimal mungkin.
03:55Prioritas yang kita laksanakan adalah SAR menggunakan sarana udara.
04:01Karena jarak tempuh dari lokasi menuju ke bandara sangat dekat.
04:07Namun karena cuaca, sehingga pesawat tidak maksimal untuk kita operasikan.
04:15Bahkan kita juga akan memperkuat, menambah kekuatan unsur udara.
04:20Saat ini yang telah beroperasi, pagi kita memanfaatkan pesawat Boeing untuk melaksanakan air surveillance.
04:26Kemudian ditindaklanjuti dengan pesawat helikopter untuk menurunkan rescuer-rescuer yang memang memiliki kemampuan.
04:38Kemudian dari Bapak Kapolda juga sudah berkoordinasi akan memperkuat kekuatan helikopter.
04:45Dan dari Basarnas juga akan merapatkan pesawat yang dari Surabaya untuk memperkuat di sini.
04:51Kondisi cuaca ini juga telah kita koordinasikan mudah-mudahan.
04:57Bisa kita laksanakan operasi modifikasi cuaca sehingga bisa membantu untuk percepatan pelaksanaan operasi SAR.
05:07Jadi itu kemudian kalau teman-teman bertanya terkait dengan korban tentunya pada saat situasi seperti ini
05:17yang memiliki kewenangan untuk mendeklir korban yang sudah ditemukan dan nantinya dideklarasikan adalah teman-teman dari BVI Mabes Polri.
05:27Begitu juga tentang kondisi pesawat sampai nanti penyebabnya tentunya nanti dari teman-teman dari KNKT yang memiliki kewenangan.
05:37Jadi itu yang bisa saya sampaikan menambahkan dari apa yang disampaikan oleh Bapak Menteri.
05:42Keberadaan kami sebagai kepanjangan dari pemerintah di bawah koordinator Bapak Menteri Perhubungan memang memiliki tugas pokok bersama-sama dengan seluruh potensi TNI Polri untuk melaksanakan operasi SAR.
05:58Demikian.
05:58Saya akan menjawab penerbangan ini adalah penerbangan surveillance, merupakan salah satu tugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
06:26Jadi Kementerian Kelautan dan Perikanan menggunakan pesawat ATR-42500 miliki Indonesia Nair Sangkor untuk melakukan surveillance atau pengawasan wilayah laut di seluruh Indonesia.
06:42Jadi ini merupakan tugas rutin dari Kementerian KKT.
06:46Soal ketinggian dan sebagainya itu harus kita lihat nanti setelah kita menemukan semua bukti-bukti yang ada termasuk black box dan sebagainya.
06:57Dari situ baru kita bisa menjelaskan sebab-musabab dari sejadinya kecelakaan.
07:01Kita akan lihat setelah nanti KNKT mau menyampaikan hasil laporannya Pak.
07:17Evaluasi bisa kita lakukan setelah kita memperlukan semua informasi, semua bukti-bukti dan semua fakta-fakta yang akan disampaikan oleh KNKT.
07:25Tadi sebagaimana disampaikan bahwa untuk menyatakan adanya korban jiwa setelah kita melakukan identifikasi yang akan dilakukan oleh Kepolisian melalui DTI-nya.
07:39Dan di situ kita akan menyatakan bahwa apakah ada korban atau tidak.
07:43Korban harus dilakukan verifikasi oleh DTI dari Kepolisian.
07:48Kalau layak terbang ya, karena setiap pesawat yang dioperasikan syarat utamanya ada harus layak terbang.
08:06Kami sudah memeriksa dokumen kelaikan yang dimiliki oleh pesawat tersebut dan pesawat tersebut dinyatakan layak pertanyaan.
08:14Saya belum bisa menyimpulkan itu.
08:19Kita tidak mau terlalu gini menyampaikan apa yang menjadi penyebab dari kecelakaan sejuta.
08:25Setelah ya, Cengkok.
08:26Kemudian kalau kontak pencarian, mungkin Pak, kalau kontak pencarian ini kan sudah merasakan sedikit ke mana tempat ditemukan.
08:36Apakah ada kemungkinan yang terwas lagi, ada kontak pencarian yang menampak?
08:42Pertanyaan lawan jauh setelah itu, apa bagaimana?
08:45Ya, dalam konsep operasi, pasti dari yang besar mengurucut kepada yang kecil.
08:52Pada saat kita sudah mengetahui lokasi kejadian, tentunya kita akan fokuskan di titik itu.
08:59Kita sudah mempetakan, membagi menjadi dua unsur, misalkan unsur udara dan unsur darat.
09:07Unsur udara kita juga tembangkan dalam organisasi seluruh satu udara, seluruh dua udara.
09:15Begitu juga yang di sektor darat.
09:17Kita membagi menjadi empat sektor dan kita akan fokuskan di sasaran atau di lokasi tersebut.
09:26Kemudian terkait dengan penambahan perkuatan, tentunya bahwa ini operasi kemanusiaan.
09:33Makin banyak keterlibatan seluruh unsur, tentunya ini menjadi kekuatan tersendiri.
09:40Hanya saja karena ini operasi yang membutuhkan penanganan khusus,
09:44sehingga operasi ini harus terkoordinir dengan baik.
09:48Karena kita mengharapkan, tidak kepingin kita merubah bentuk atau posisi,
09:54bahkan misalkan bagian-bagian dari pesawat,
09:57misalkan untuk menjadi alat bukti untuk nanti mengetahui kira-kira penyebab kecelakaan.
10:03Fokus kita saat ini adalah pencarian korban dan harapan kita,
10:08kita bisa menemukan korban dalam kondisi hidup dan mengevakuasi korban.
10:12Kita mengejar di Golden Time itu tugas utama dari Basarnas.
Jadilah yang pertama berkomentar