Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Aceh Tamiang — Masyarakat Aceh Tamiang mengapresiasi langkah pemerintah yang mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) atau rumah sementara. Pembangunan ini ditujukan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang November lalu.

Balqis Andresia Putri, warga Kecamatan Karang Baru, mengaku lega karena Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun hunian yang layak dan nyaman bagi para penyintas. Ia berharap pembangunan ini segera rampung agar warga dapat meninggalkan posko pengungsian.

“Masyarakat yang rumahnya hanyut kini bisa tinggal di tempat yang lebih layak daripada tenda darurat. Kami berharap pembangunan segera selesai agar warga bisa kembali memiliki hunian,” ujar Balqis, Jumat (2/1).

Saat ini, Kementerian PU tengah mengebut pembangunan 384 unit huntara untuk 96 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Tamiang. Meski bersifat sementara, hunian ini tetap mengutamakan kualitas. Setiap blok huntara dirancang berukuran 24 x 14,4 meter dengan material unggulan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas merangkai struktur baja ringan galvanis yang kuat dan antikarat sebagai kerangka bangunan. Dindingnya pun menggunakan panel modular yang tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Kualitas material ini mendapat pujian dari Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, saat meninjau lokasi.

“Bahan-bahannya premium dan sangat layak untuk masyarakat di sini,” pungkasnya.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Teknologi Indonesia (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#ProTV #prabowo #prabowosubianto #acehtamiang #aceh #huntara #bnpb

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Musik
00:01Syarikat yang rumahnya sudah hanya terbawa oleh arus
00:29Bisa tinggal lebih layak di huntaran dibandingkan dengan di kamp-kamp DNPB
00:35Berharap ini bisa segera selesai agar masyarakat bisa kembali pulang ke rumah huntaranya
00:42Kalau saya lihat itu hanya premium tahun dari
00:45Premium ya?
00:46Sangat-sangat layak
00:48Sangat-sangat layak untuk masyarakat
Komentar

Dianjurkan