Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jakarta — Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, KH Syukron Makmun, mengatakan praktik korupsi sudah sangat marak di Indonesia. Tak heran jika Presiden RI Prabowo Subianto banyak mendapat perlawanan saat serius memberantasnya.

“Saya punya keyakinan, bahwa dia itu benar-benar mau memperbaiki Indonesia. Itu keyakinan saya kepada dia itu. Cuma, Indonesianya sudah terlalu hancur,” ujar KH Syukron dalam perbincangannya dengan tokoh Muslim sekaligus pengusaha Mohammad Jusuf Hamka atau dikenal dengan panggilan Babah Alun, dikutip dari Instagram @jusufhamka, Minggu (1/3).

Ulama terkemuka yang kerap dijuluki “Singa Podium” ini mengatakan upaya memberantas korupsi kerap terbentur kekuatan besar yang diibaratkannya sebagai gunung karang.

“Sehingga setiap menyelesaikan persoalan itu, selalu menabrak gunung karang. Itu analisa saya,” tegasnya.
Ia mencontohkan ketika upaya pengungkapan dugaan korupsi di Pertamina dilakukan.

“Ini korupsi, ya yang mau dihancurkan. Kalau katakan korupsi di Pertamina… terbentur dengan gunung karang,” kata Syukron.

Begitu pula ketika pemerintah mencoba memberantas judi online. “Waktu judi online mau diberantas, terbentur dengan gunung karang. Jadi, saya sebenarnya kasihan,” ujarnya.

Menurut Syukron, tantangan besar itu tidak boleh membuat Prabowo patah arang. Sebab jika itu terjadi, dampaknya akan sangat fatal bagi masa depan bangsa. “Tapi kalau Prabowo itu mundur, maka Indonesia akan hancur selama-lamanya,” katanya.

Pro TV - Televisi Digital Berjaringan

Pro TV (@protv_id) bagian dari ekosistem Promedia Group (@promediateknologi)
-
SUBSCRIBE OFFICIAL CHANNEL YOUTUBE :
@protv_official | PROMEDIA TV
www.protv.id

#daarulrahman #syukronmakmun #korupsi #prabowo #prabowosubianto #ProTV

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Dia tuh benar-benar mau memperbaiki Indonesia, ini korupsi ya, mau dihancurkan.
00:09Dan kalau katakan korupsi di Pertamena, terbentur dengan gunung karang.
00:15Waktu juci online mau diberantas, terbentur dengan gunung karang.
00:21Dan ada pesan Pak Kudon, tolong jangan mundur.
00:25Ini suatu kesempatan dengan sepuluhnya inilah kesempatannya.
00:32Dengan saya butuh kepada dia itu, ya.
00:36Cuman, Indonesia-nya sudah terlalu hancur.
00:42Sehingga setiap menyelesaikan persoalan itu, selalu menabrak gunung karang.
00:49Itu analisa saya.
00:50Ini saya dikati kepada kasihan.
00:53Tapi, kalau Prabowo itu mundur, maka Indonesia akan hancur selama.
01:00Harus tetap jadi pahlawan.
01:04Saya dengan dia kenal baik.
01:06Betul.
01:06Now or whatever, sekarang atau tidak?
01:08Iya.
01:09Sekarang tuh, Allah tubinya dia sekarang ini.
01:13Betul.
01:14Insya Allah, saya seperti formula Mahdana Baik itu, berdiri di belakangnya, Pak Prabowo.
01:22Amin, amin.
01:23Jangan mundur.
01:24Iya.
01:25Selamanya untuk mencari kayak Pak Prabowo susah.
01:28Nyahlinya gede, kemauannya besar.
01:31Cuman, Indonesia ini terlalu hancur.
01:35Satu-satunya harapan kita.
01:37Yang paling saya itu jelas itu.
01:40Ya cuman, kata Pak Soekroon, Pak Soekroon menganalisa, sampai ini terbentuk dengan gunung karang.
01:46Kata Pak Soekroon, kalau siapa berhasil, sampai ada pahlawan bangsa.
01:51Amin, amin.
01:52Insya Allah, Pak Prabowo.
01:53Insya Allah.
01:53Sekarang ini kita pasok, Pak, jangan putus asa bertabrakan dengan gunung karang.
02:01Rakyat di belakangnya.
02:03Siap.
02:03Pasti rakyat itu membela Pak Prabowo dalam hal ini.
02:07Iya.
02:07Dan saat tampak kelihatan itu bahwa Pak Prabowo itu tidak mundur dalam hal ini.
Komentar

Dianjurkan