00:00PASSI resmi mengumumkan John Hedman sebagai pelatih timnas baru menggantikan Patrick Clyford.
00:08Hedman merupakan pelatih yang berpengalaman membawa timnas Kanada ke Piala Dunia 2022.
00:17Timnas Indonesia resmi memiliki nakoda baru untuk memimpin JAIJS CS.
00:23Nama John Hedman, pelatih asal Inggris, dipastikan menjadi jurulatih timnas Garuda.
00:28Kabar ini diumumkan melalui situs resmi PSSI, pssi.org pada Sabtu Petang 3 Januari 2025.
00:37Dalam rilis resmi ini disebutkan
00:40Perjalanan bagaimana kami dari federasi ini menentukan satu nama.
00:47Jadi memang dari puluhan nama yang kita cari, kami dari badan timnas bersama-sama dengan Direktur Teknik.
00:58Mr. Alexander
00:59Memang mencari beberapa nama, dari awalnya itu lebih dari 20, kita kerucitkan jadi 10,
01:10lantas kita kecilkan lagi jadi 6, dan kita kecilkan lagi jadi 5.
01:13Jadi setelah kita kerucitkan dari 5, 5 nama kami melaporkan semuanya kepada Ketua Umum,
01:22dan kami menyampaikan semuanya kepada teman-teman EXCO.
01:25Ya, Pak Sumarji sambil diperbagi komunikasinya, jadi sebenarnya memilih John Hartman ini adalah keputusan dari,
01:36misalnya bertanya dulu dari rapat EXCO, atau gimana Pak Sumarji?
01:39Oke, nampaknya dua-duanya masih ada gangguan, tapi gak apa-apa kita akan mencoba lagi untuk melihat sebenarnya apa sih yang menjadi pertimbangan dari PSSI.
01:59Akhirnya ini memilih John Hartman, menjadi pelatih timnas baru, menggantikan Patrick Clifford,
02:05dan sebenarnya track recordnya gimana, dan apakah mampu mengangkat prestasi timnas Indonesia tetap bersama kami di Sapa Indonesia Malam?
02:13Oke, jadi melanjutkan perbincangan sebelumnya sempat terhenti ini karena saluran komunikasi yang tidak baik,
02:28jadi Pak Sumarji, jadi pertimbangan John Hartman ini apa sih dari sekian banyak, tadi 20 nama ya yang akhirnya mengerucut, jadi John Hartman?
02:35Ya, jadi pertimbangannya yang pertama ya, tadi setelah kita lakukan interview, dilakukan oleh teman-teman,
02:49jadi mengerucut ke dua nama, dua nama Giovanni dan John Hartman.
02:54Nah, jadi dua nama itu kan kita bahas kembali di rapat EXCO, kita bahas kembali di rapat EXCO,
03:02dengan berbagai macam pertimbangan mendasar.
03:06Salah satu hal yang menjadi pertimbangan mendasar kami adalah,
03:11pelatih ini mau tidak tinggal di Indonesia selama menjalin kontrak kerjasama.
03:19Ini yang menjadi pertimbangan utama.
03:21Kenapa? Karena ketika pemain itu mau tinggal di Indonesia secara otomatis,
03:28akan lebih mengenal budaya kita dan akan lebih mengenal pemain, pelatih.
03:35Ini berani berkaca kepada waktu Clivert ya, Pak Sumarji?
03:40Ya, kami kan ini menggasari dari evaluasi-evaluasi sebelumnya gitu.
03:45Jadi kalau pelatih itu on-off, tentu kan juga klub-klub yang ada di kita juga dirugikan,
03:52karena tidak bisa secara otomatis memantau dan diskusi baik dengan pelatih,
03:59juga dengan mungkin owner-owner klub.
04:01Ini kan penting sekali.
04:03Karena kan untuk pengembangan sepak bola itu butuh kebersamaan, secara bersama-sama.
04:08Nah, pertimbangan mendasar itulah yang menjadikan kita memantapkan kita semuanya,
04:15teman-teman baik ketua umum, wakil ketua umum, teman-teman EXCO,
04:18memutuskan untuk memilih John.
04:22Berarti artinya adalah John Hartman ini...
04:24Ya, gimana Pak?
04:29Berarti artinya John Hartman ini memang sudah sepakat ya,
04:31karena sudah deal, artinya sepakat tinggal di Indonesia ya,
04:34bukan pergi pulang balik ya, pada saat mau pentas aja,
04:37atau pertandingan aja nih, baru kemudian ke Indonesia.
04:41Ya, jadi dia sepakat.
04:42Bahkan dia sendiri yang mengatakan,
04:45menyampaikan ketika kita interview.
04:48Jadi kan tadi kisih-kisihnya itu kan sudah kita sampaikan.
04:51Kita sampaikan ke teman-teman yang datang untuk interview,
04:55ada beberapa kisih-kisih, kisih-kisih pilar utama.
04:58Dasarnya ini dulu, 1, 2, 3, 4, 5.
05:00Setelah itu mungkin bisa yang lain.
05:04Terus sampai dengan pengembangan silahkan ditanya.
05:07Nah, tetapi dari hal utama, pilar utama,
05:11dia mau tinggal di Indonesia ini jadi pertimbangan utama.
05:13Nah, dia sendiri bilang,
05:15menyampaikan ketika kita interview itu,
05:18langsung dia bilang,
05:19jika Indonesia memang memilih saya,
05:23memilih John,
05:24maka saya dengan keluarga saya,
05:28akan saya bawa langsung ke Indonesia,
05:29dan akan tinggal di Indonesia.
05:32Jadi itu pertimbangan.
05:34Oke, Pak Semari,
05:36kalau untuk tim kepelatihan sendiri,
05:38di John Hetman ini,
05:39apakah John Hetman yang memilih sendiri timnya,
05:41atau dibantu oleh PSS ini?
05:43Mungkin bercampur kepada warga Indonesia juga,
05:46atau pelatih Indonesia juga?
05:48Iya, iya, iya.
05:49Jadi, itu pilar, itu tadi,
05:51ini pertama ya.
05:53Yang kedua, salah satu juga itu.
05:55Kita tanya,
05:56jadi pertanyaannya cukup sederhana.
05:59Ketika kamu nanti misalkan dipilih,
06:02apakah kamu akan membawa gerbong semuanya?
06:05Itu perang orangmu,
06:08atau teman-temanmu,
06:09atau memang yang sudah terbiasa,
06:11dengan kamu bekerja.
06:12Dia bilang,
06:13saya akan membawa paling banyak,
06:14dua sampai tiga orang.
06:16Selebihnya,
06:17saya akan menjel semuanya,
06:19pelatih-pelatih asisten-asisten lokal dari Indonesia.
06:22Nah, itu juga suatu kebanggaan,
06:24buat kami semua, gitu.
06:26Jadi, hal-hal yang mencoba itulah,
06:29yang akhirnya kami sepakat memilih season ini.
06:33Oke, saya mau tanya kalau gitu ke pendapatnya Bung Harpa.
06:35Bung Harpa, tadi kalau Pak Sumarji bilang,
06:37sebenarnya ada dua alasan.
06:38Yang krusial ya,
06:39akhirnya Hartman ini yang dipilih.
06:41Yang pertama,
06:41karena tadi Hartman mau tinggal di Indonesia,
06:44yang kedua,
06:44akan nanti bercampur ya,
06:46untuk pelatihnya tidak hanya dibawa oleh Hartman,
06:48tapi juga ada dari pelatih Indonesia juga yang akan bercampur.
06:52Apakah dua pandangan ini akhirnya oke,
06:54nampaknya ini PSS-nya juga serius nih,
06:57untuk membenahi tim Nas kita?
07:01Iya, pertama,
07:03saya tadi memipu atau mempred apa yang dikatakan oleh Pak Sumarji ya.
07:07Jadi, kalau kita,
07:08saya atau kita tarik kesimpulan,
07:10bahwa federasi ini mau belajar dari mungkin apa yang kurang
07:14atau kesalahan yang dilakukan sebelum ini dalam melakukan pemilihan pelatih.
07:19Mulai dari cara prosesnya,
07:20ada komunikasi,
07:22ada konsultasi dengan direktur teknik,
07:24komunikasi juga dengan seluruh ESCO.
07:26Kemudian yang kedua juga,
07:28tadi dikatakan,
07:29mau tinggal di Indonesia,
07:31karena ini sebagai sebuah simbol pelatih atau komandan,
07:34itu harus ada di antara pasukannya.
07:35Walaupun memang ada Komendia Skora juga di Eropa,
07:38dan juga ada beberapa hal lainnya,
07:40yang memang ini,
07:42kalau saya yang nggak salah ya,
07:43Pak Zaiduddin Amali pernah mengatakan,
07:45mirip dengan pemilihan ketika Sintayong digandingkan Louis Mia saat itu.
07:49Jadi kalau saya sih melihatnya,
07:51kali ini,
07:52segala sesuatunya pemilihan pelatih itu dibunuh dengan baik.
07:56Sehingga saya berharap, kita semua berharap fans,
07:58apa yang sudah dijalankan dengan baik pula,
08:00hasilnya nanti mudah-mudahan baik juga,
08:03dan pelan-pelan,
08:04mungkin trust,
08:04kalau saya boleh,
08:05apa ya,
08:06letterlock mengatakan,
08:07mungkin agak sedikit seburut.
08:08Tapi saya percaya,
08:09kalau nanti bulan Maret,
08:11ada perkembangan,
08:12ada tifat series itu bisa dimaksimalkan,
08:13walaupun tentu tidak diharapkan langsung ada hasil,
08:16apa namanya,
08:17langsung seperti membalikan telapak tangan ya.
08:19Tapi kalau pelan-pelan progres itu ada,
08:21saya yakin,
08:22kita bisa kembali menumbuhkan rasa percaya,
08:24sesama fans,
08:25dengan pemain,
08:25dengan federasi,
08:26dan juga mudah-mudahan hasilnya positif.
08:29Oke, Bung Harpa,
08:29kalau menurut Anda sendiri,
08:30karakter dari Hartman ini cocok nggak sih buat timnas kita?
08:36Ya,
08:36kalau bicara cocok nggak cocok itu,
08:38tidak pernah ada yang tahu.
08:39Ya, kadang-kadang ada pelatih yang mungkin sudah punya pengalaman di ASEAN,
08:42atau di Asia,
08:43tapi bisa juga klub.
08:45Tapi,
08:45dia memakinkan,
08:47baru pertama kali,
08:48misalnya kalau dulu kita masih ingat,
08:50di,
08:50di,
08:52sorry,
08:52di Korea Selatan,
08:54pertama kali melatih tim Asia,
08:55sukses juga.
08:56Tapi kalau dari kita lihat CV-nya,
08:58jujur buat saya,
08:59dia lebih baik dari Kepi Clever,
09:01kalau saya boleh membandingkan.
09:02Dan kedua,
09:03ada dasar-dasar,
09:04di mana kita bisa menaruh harapan kepada John Hartman.
09:06Tapi juga jangan terlalu berlebihan,
09:08jadi sedang-sedang aja,
09:10nggak usah terlalu cepat mengambil kesimpulan,
09:12bahwa ini bakal berhasil,
09:14ini bakal gagal,
09:14nggak usah.
09:15Dan yang penting,
09:16tadi saya sempat mendengar kata komunikasi yang baik,
09:19dari Pak Sumarji,
09:20nah ini yang penting juga nih,
09:21supaya nanti,
09:22tim kepelatihan,
09:24yang tadi saya juga sudah dengar,
09:26senang sekali,
09:26akan mengakomodir asisten parti lokal,
09:28yang mana ini akan jadi jembatan,
09:30bagi karifan lokal,
09:31yang ini sangat penting,
09:33supaya,
09:33semuanya bisa kembali lagi,
09:35ke jalan yang seperti dulu,
09:36dan mudah-mudahan bisa mengatakan,
09:37jalan yang benar ya.
09:38AFM,
09:38jalan Asia,
09:39dan juga jalan dunia nanti 2030.
09:41Oke, Pak Sumarji,
09:42kalau gitu untuk John Hattman,
09:43dikasih target nggak sama PSAC?
09:46Gini ya,
09:47sebenarnya semua itu kan tentu ada di PIA-nya ya,
09:51nah,
09:51dari situ kita tentu,
09:54apa namanya,
09:56berpikir,
09:57berpikir,
09:58dan tentu berharap,
10:01agar supaya GPI yang sudah kita berikan itu,
10:04sama-sama untuk bisa dijalankan.
10:06Kalau berbicara target,
10:08tentu semua itu pasti ada target,
10:10tapi kan,
10:11namanya,
10:13kita membawa tim,
10:14membawa tim,
10:16tentu pasti semua event,
10:18itu pasti ada targetnya,
10:20itu pasti ada.
10:21Kalau tidak ada targetnya,
10:22kan tidak ada semangat,
10:23itu.
10:24Oke.
10:24Tetapi kembali lagi,
10:25bahwa,
10:26semua itu perlu adanya,
10:29butuh waktu ya,
10:30jangan terus nanti,
10:32seperti tadi,
10:33yang disampaikan Bu Harpa,
10:34saya setuju,
10:35jangan baru datang,
10:36nanti tiba-tiba dikasih,
10:38target terlalu tinggi,
10:38harusnya,
10:39kan juga,
10:39tidak bisa begitu,
10:40gitu loh.
10:41Pak Subarji,
10:41ini kan diumumkannya,
10:43lewat situs resmi nih,
10:45kalau kita berkaca ke Clyford,
10:46waktu itu kan,
10:47press call-nya sangat besar-besaran,
10:48pengenalan Clyford ke publik,
10:50nah,
10:50apakah kali ini,
10:51akan memakai apa nih,
10:52konferensi press yang besar-besaran juga,
10:53seperti Clyford,
10:54pada waktu tonal?
10:56Dan kapan ini rencana diperkenalkan,
10:58ke publik?
10:59Iya,
10:59iya,
10:59iya,
11:00jadi,
11:01saya tadi,
11:02sudah berbicara dengan Pak Ketua Umum,
11:05dan saya sudah menyampaikan ke teman-teman di grup EXPO,
11:10intinya bahwa,
11:11nanti John akan datang di tanggal 12,
11:15eh,
11:1511 malam,
11:16nanti tanggal 12,
11:17akan ketemu dengan teman-teman EXPO,
11:22dan juga yang lain,
11:25setelah ketemu,
11:27memaparkan,
11:28menyampaikan presentasinya,
11:30selanjutnya,
11:31ya,
11:31perkenalan dan menyampaikan presentasinya,
11:33presentasinya,
11:34selanjutnya,
11:35mungkin,
11:37eh,
11:37akan kita lakukan,
11:38di tanggal 12 itu,
11:39untuk press count,
11:41mengenakan ke publik,
11:4112 Januari ya?
11:43setelah itu,
11:44iya,
11:44iya,
11:45tanggal 12 Januari,
11:46setelah itu baru,
11:47tanggal 13,
11:48langsung,
11:49eh,
11:49kita running,
11:50untuk,
11:51mempersiapkan tim,
11:52eh,
11:54bersama-sama dengan,
11:55kami di PTN.
11:56nampaknya PSS ini,
11:57langsung tajap gas,
11:58Bung Harpa,
11:58kalau gitu,
11:59ada nggak sih adaptasi,
12:00yang diperlukan Hartman,
12:01di Timnas nih?
12:03Ya,
12:04pasti ya,
12:04nggak mungkin nggak ada ya,
12:05semua pelatih baru,
12:07apapun kita,
12:08kayak kita baru kerja,
12:09pasti ada adaptasi,
12:10itu yang mengapa saya mengatakan,
12:11ini ada waktu,
12:12kalau per hari ini,
12:1379 hari,
12:14jadi menarik ini,
12:15ini 79 hari,
12:15kita kosong pelatih Timnas,
12:1779 hari lagi,
12:18kita menuju ke,
12:19tanggal 23 Maret,
12:20jadi pasti ada adaptasi,
12:21maka tadi,
12:22seperti yang tadi,
12:23sudah disampaikan oleh Pak Sumarji,
12:25nanti akan diakomodori juga nih,
12:27pelatih,
12:28asisten pelatih lokal,
12:29ini yang dilakukan di era,
12:30Luismia,
12:31dan juga di era Sintayong,
12:33tapi tidak ada lakukan di era praktik level,
12:35jadi seperti yang saya katakan,
12:36banyak pelajaran-pelajaran yang diambil,
12:39kemudian diperbaiki di era kali ini,
12:40jadi adaptasi itu pasti perlu,
12:43dan nanti pas,
12:44Maret pun pasti,
12:45masih adaptasi juga,
12:46ya,
12:47mungkin,
12:47mungkin Hartman berpikir,
12:49oh ini bagus,
12:49ini bagus,
12:50tapi begitu dicoba,
12:51belum tentu,
12:51atau sebaliknya,
12:52yang tadinya dipikir,
12:53selama ini nggak dapat tempat,
12:54jarang dipanggil,
12:56mungkin dipasang,
12:56bagus juga,
12:57jadi pasti perlu waktu,
12:58kita kasih kesempatan,
13:00Jurnal Hartman bekerja,
13:01dan saya yakin,
13:03ya nanti pasti akan kita bisa lihat progresnya.
13:05Dan nanti kita tunggu ya,
13:06tanggal 12 Januari,
13:07diperkenalkan ke publik.
13:08Terima kasih Pak Sumarji,
13:09Bung Harpa,
13:09selamat malam.
13:11Selamat malam.
13:11Sedara kami tak bosan mengingatkan,
13:14untuk selalu,
13:15selamat menikmati,
13:16selamat menikmati.
13:17Selamat menikmati.
13:18Selamat menikmati.
Komentar