MAROS, KOMPAS.TV - Gara-gara menyalakan petasan saat malam tahun baru, seorang pria di Maros, Sulawesi Selatan, babak belur diduga dianiaya polisi.
Keluarga mendatangi Polres Maros menuntut keadilan.
Penggerudukan buntut penganiayaan terhadap seorang warga oleh sejumlah orang yang diduga polisi.
Kejadian bermula saat pria tersebut menyalakan petasan pada malam pergantian tahun di kawasan Pantai Tak Berombak.
Petasan diduga mengenai kaki petugas keamanan hingga berujung penganiayaan oleh sejumlah orang diduga polisi.
Polres Maros telah memeriksa dua warga dan 13 anggotanya. Kasus ini dinaikkan ke tahap penyidikan.
Propam Polres Maros tengah mendalami dugaan pelanggaran internal dan kode etik terhadap anggotanya.
Polisi menegaskan tidak akan melindungi anggotanya jika terbukti bersalah.
Baca Juga Pratu Farkhan Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kadispenad Tegaskan Proses Hukum Prajurit yang Terlibat di https://www.kompas.tv/nasional/641788/pratu-farkhan-tewas-diduga-dianiaya-senior-kadispenad-tegaskan-proses-hukum-prajurit-yang-terlibat
#penganiayaan #petasan #polisi
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/641822/insiden-petasan-berujung-penganiayaan-pada-warga-polisi-periksa-13-anggotanya-di-maros-sapa-pagi
Jadilah yang pertama berkomentar