Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


KOMPAS.TV - Pada tanggal 28 Desember kemarin, tercatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan, Lonjakan volume kendaraan ini telah diantisipasi.

Hal ini disampaikan oleh Ria Marlinda Paalo, VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, yang menekankan bahwa kesiapan operasional di saat-saat puncak memang menjadi prioritas untuk meminimalkan kepadatan di jalur tol.



#TOLJAKARTA #JASAMARGA #liburan

Baca Juga Arus Balik Libur Nataru, Lalu Lintas Tol Arah Jakarta Ramai Lancar di https://www.kompas.tv/regional/641762/arus-balik-libur-nataru-lalu-lintas-tol-arah-jakarta-ramai-lancar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/641763/full-jasa-marga-sebut-sudah-antisipasi-lonjakan-kendaraan-saat-libur-nataru
Transkrip
00:00Bali, salam sehat selalu.
00:02Dan Saudara Libur Nataru sudah berakhir lalu, seperti apa evaluasinya?
00:08Kita akan bahas bersama langsung dengan Ria Marlinda, Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol.
00:19Buria, selamat malam, apa kabar?
00:23Malam, Mbak, baik.
00:24Baik, Bu, dengan tata di studio, Buria, bagaimana soal evaluasi selama Libur Nataru ini, apakah lonjakan kendaraan meningkat dibandingkan dengan tahun kemarin, Bu?
00:36Ya, jadi bisa disampaikan memang kita sudah melihat beberapa titik puncak ya, kemarin kan kita di tanggal 28 Desember itu ada kenaikan atau lonjakan volume lali mencapai 46% dari normal.
00:49Nah, itu merupakan kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan dengan tahun lalu, itu ada kenaikan sebesar 3%.
00:54Dan memang lonjakan ini sudah diantisipasi oleh kami, Jasa Marga Group melalui Jasa Marga Trans Jawa Tol di barier Cikampek Utama.
01:02Jadi gerbang tol pertama yang menerima volume kendaraan dari timur Trans Jawa menuju Jakarta itu ketemunya di Cikampek Utama.
01:09Dan di situ kami sudah sampai mengoperasikan sampai dengan 22 gardu yang melayani kendaraan dari arah timur Trans Jawa, dari arah barat Trans Jawa menuju timur Trans Jawa.
01:22Jadi memang sudah dioptimalkan di saat-saat puncak.
01:26Baik, Bu. Dan malam ini kan diperkirakan kalau misalnya akan terjadi puncak arus balik, apakah masih akan ada kendaraan yang terus melaju sampai nanti mungkin kira-kira jam berapa titik puncaknya, Bu, pada malam hari ini?
01:42Ya, jadi proyeksi kemarin dari Jasa Marga Trans Jawa Tol untuk arus balik itu terjadi memang di 2 hari ya Mbak, di 28 Desember dan juga tanggal 4 Januari.
01:5328 sudah kita lewati dan memang benar bahwa mencapai dengan 55 ribu kendaraan yang melewati gerbang tol Cikampek Utama.
01:59Dan tanggal 4 Januari ini kami memproyeksikan sebesar 50 ribu kendaraan yang akan melewati gerbang tol Cikampek Utama mengarah ke Jakarta.
02:08Dan sampai dengan shift 2, sampai dengan jam 10 ya, dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam, malam ini itu sudah 32.332 kendaraan yang melewati atau sudah mencapai 49 persen, 50 persen dari normal.
02:23Jadi memang sudah cukup tinggi, lonjakannya terlihat tadi pagi juga kami sudah mengoperasikan lebih banyak gardu yang melayani dari Timur Tras Jawa daripada yang dari Jakarta menuju ke Timur Tras Jawa.
02:35Baik, bukan terjadi juga lonjakan kemarin tanggal 28 Desember.
02:41Kalau misalnya nanti akan ada lagi penumpukan kendaraan, bagaimana Bu antisipasinya apakah yang sebelumnya dilakukan di tanggal 28 itu sudah cukup efektif dan akan diterapkan lagi nanti?
02:53Ya betul, jadi memang ada beberapa antisipasi yang sudah dipersiapkan oleh kami gitu ya, seperti gardu reversible yang kami persiapkan untuk optimal, bekerja 100 persen,
03:02MR juga yang akan jemput transaksi kalau memang dibutuhkan ketika antrenya cukup panjang.
03:07Dan yang untuk, pastinya kami butuh kolaborasi dan kerjasama dari pihak kepolisian adalah penerapan rekaya seluruh lintas,
03:13seperti kontraflow gitu ya, yang sudah dilakukan sebelumnya.
03:17Namun memang sampai dengan jam saat ini, jam 22.49, kami belum melihat parameter atas dilakukannya rekaya seluruh lintas.
03:24Dan juga diskresi dari kepolisian juga belum keluar, sehingga saat ini optimalisasi yang dilakukan oleh kami adalah petugas di lapangan,
03:31serta gardu yang kami buka optimal menerima lalin dari Timur Prasyeo.
03:36Oke, baik. Berarti apa parameternya Bu sehingga rekaya seluruh lintas seperti yang Anda katakan tadi bisa diberlakukan?
03:43Ya, kalau kemarin kita melihat pada saat kuncak memang terjadi kontraflow itu kan di titik-titik kepadatan yang memasuki Jakarta Cikampek ya.
03:49Jadi di kilometer 66, karena ada pertemuan dari Bandung gitu ya, orang mengarah dari Bandung, mengarah ke Jakarta,
03:57dan juga dari Jawa mengarah ke Jakarta, dan pada saat itu pun kami lakukan kontraflow karena titik di kilometer 60 sudah mencapai 5.000 per jam.
04:04Itu sudah merupakan titik padat untuk dilalu lintas di Jakarta Cikampek sehingga perlu kontraflow.
04:09Namun pada saat ini kami cuma melihat 3.000 per jam, itu konstan dan juga masih,
04:15kami pantau terus sampai dengan nanti selesainya shift 3 nanti ya di jam 5 pagi.
04:20Oke, lalu sejauh apa Bu efektivitasnya diberlakukannya penerapan rekaya seluruh lintas ini seperti one way atau kontraflow seperti itu?
04:30Kalau untuk dina taruh saat ini memang tidak diberlakukan one way gitu ya,
04:34karena kita masih melihat kontraflow sudah cukup membantu melancarkan.
04:37Jadi kemarin kami sempat melakukan kontraflow itu dari jam 2 siang gitu ya,
04:43jam 6 atau jam 7 malam itu kami sudah tutup kontraflownya.
04:46Jadi memang kondisi lalu lintas itu sudah terurai dengan baik dengan diberlakukannya kontraflow
04:52dari kilometer 65 sampai kilometer 47 pada saat puncak kemarin.
04:56Oke, baik. Berarti saat diberlakukannya kontraflow itu sudah cukup mengurai kepadatan lalu lintas di tempat Bu?
05:04Ya, betul sekali Mbak. Jadi memang seluruh koordinasi, kolaborasi juga berdasarkan data yang kami punya
05:09dan juga diskresi dari kepolisian, hal ini juga cukup membantu untuk kepadatannya tidak terlalu lama ada di jalan tol Jakarta Cikampe.
05:18Baik, kira-kira ada nggak Bu ketika penerapan kontraflow ini ada kendala di lapangan mungkin yang terjadi?
05:24Ya, kemarin memang kita tahu sendiri ya pada saat kita melakukan arus balik, arus mudik ini di masa Nataru adalah cuaca ya.
05:33Jadi memang cuacanya cukup menantang kemarin karena hujan juga dan intensitasnya cukup tinggi.
05:39Namun memang petugas sudah mempersiapkan semuanya sehingga penerapan kontraflow tetap dapat dilakukan.
05:44Dan yang kedua, kami juga mengantisipasi hal-hal seperti informasi yang harus kami sampaikan kepada pengguna jalan.
05:51Jadi melalui titik mana saja mereka bisa mengikuti kontraflow atau di titik mana saja yang mereka ingin berjalan normal.
05:57Karena mungkin area yang mereka tuju itu tidak perlu melewati kontraflow.
06:01Ya, baik Bu. Kita juga mengingat kalau besok itu adalah hari pertama masuk setelah libur Nataru ya Bu ya.
06:08Jadi kira-kira apa yang bisa diprediksi bagi para pemudik yang kemungkinan mungkin nanti akan terjadi penumpukan kendaraan.
06:16Apa yang bisa diwaspadai kira-kira?
06:19Ya, yang pertama harus update terus informasi.
06:22Jadi memang kami juga terima kasih kepada media sudah standby juga di titik-titik kami standby gitu ya.
06:27Di posko Cikatama gitu sudah standby semua dan memberitakan atau memberikan informasi yang memang dibutuhkan pengguna jalan.
06:32Jadi kami berharap juga pengguna jalan dapat terus aktif memperbaharikan informasinya melalui media, melalui media sosial,
06:39melalui aplikasi Travoy yang dimiliki oleh Jasa Marga Group.
06:42Karena di situ sudah ada CCTV, jadi setiap 500 meter kami belum punya CCTV sehingga membantu pengguna jalan untuk dapat memperkirakan waktu tempuh
06:51ataupun waktu mereka memulai perjalanannya.
06:54Dan yang kedua pastinya harus mempersiapkan juga titik-titik lelah.
06:57Jadi kalau seandainya memang sudah merasa bahwa tiap 3 jam harus beristirahat,
07:01maka sudah harus mengerti di mana res area yang bisa mereka tempatin untuk beristirahat.
07:04Nah ini yang paling penting untuk kami sampaikan kepada seluruh pengguna jalan.
07:07Dan juga Bu, kalau misalnya kita berhitung kurang lebih mungkin sekitar 3 bulan lagi kita akan masuk arus mudi kelebaran.
07:16Cukup dekat ya dari Nataru kemudian kelebaran.
07:19Apakah sudah ada persiapan mungkin dari PT Jasa Marga Bu?
07:22Ya, kalau di Jasa Marga Group lewat Jasa Marga Tanah Cewa Tol,
07:26kami sudah banyak mempersiapkan dari sisi untuk pemeliharaan rutin yang kami lakukan gitu ya.
07:31Drenase yang kami persiapkan juga untuk kebersihan karena mengingat cuaca intensitas hujan cukup tinggi juga.
07:38Dan juga kami sama seperti tahun lalu kami juga sudah mempunyai Cikatama 8,
07:43yaitu gerbang yang kami miliki saat ini untuk menampung arus balik dari arah Jawa menuju Jakarta.
07:49Karena memang penumpukan barier terakhir kan ada di Cikampek Utama.
07:52Dan juga yang pasti kolaborasi kerjasama dengan pihak kepolisian dari Kementerian Perhubungan juga
07:57untuk terus melakukan evaluasi sehingga kami dapat membuat prediksi atau proyeksi
08:03terhadap kenaikan lalin dan juga optimalisasi atas seluruh layanan yang kami miliki.
08:09Baik, Bu Ria yang juga perlu diwaspadai oleh para pemudik selain daerah titik-titik rawan
08:16penumpukan kendaraan, kemudian juga ada titik-titik rawan kecelakaan.
08:21Bisa dijelaskan kepada kami, Bu, titik-titik mana saja yang mungkin harus diwaspadai
08:25bagi para pemudik yang akan melintas di beberapa ruas jalan?
08:30Ya, sebenarnya kalau untuk menyebutkan titik-titiknya, mungkin kita harus berlihat dulu
08:36bagaimana titik lelah dari para pengemudi, sehingga kami terus menghimbau
08:40setiap 3 jam, 2-3 jam itu harus beristirahat.
08:43Dan yang kedua juga kami melihat bahwa tingkat kecelakaan itu dipengaruhi oleh
08:49kesiapan pengemudinya juga, jadi ketika sudah lelah sebaiknya memang harus beristirahat.
08:53Dan yang kedua, kendaraan. Jadi optimalisasi terhadap persiapan itu tidak hanya di diri,
08:58tapi juga di kendaraan yang dimiliki atau dipakai dalam lakukan perjalanan di Transjawa Tol.
09:04Jadi kami sudah mempersiapkan berbagai layanan di Resara juga, termasuk juga pemeriksaan ban gitu ya,
09:10terus juga ada bengkel yang disiapkan, bengkel kecil disiapkan, dan juga untuk pengisian BBM
09:15juga untuk di MBC sudah ada motoris. Jadi memang semuanya sudah kami optimalkan
09:19dan kami harap ada kolaborasi dan kerjasama dari seluruh pengguna jalan di Transjawa Tol.
09:25Baik Bu, kemudian apa kira-kira evaluasi dari penerapan lalu lintas,
09:30mungkin rekaya lalu lintas yang sudah diterapkan saat ini nanti digunakan
09:34untuk persiapan arus mudik lebaran Bu?
09:37Ya, jadi kalau di ruas Jakarta Cikampek contohnya gitu, kami ada titik-titik
09:41yang memang kami siapkan untuk arah masuk kontraflow atau keluar kontraflow.
09:45Seperti di kilometer 70, gitu ya, tidak jauh dari Kelebang Tol Cikampek utama,
09:50kilometer 65, kilometer 55, dan kilometer 47.
09:54Jadi titik-titik ini merupakan titik-titik start dan on-off rate kita sebutnya ya.
09:59Jadi mulai dan berakhirnya kontraflow.
10:02Selanjutnya yang kedua, biasanya kalau selain dengan rekaya seluruh lintas kontraflow,
10:05melihat parameter juga dan diskresi dari kepolisian,
10:08kami juga biasanya akan dilakukan one-way.
10:10Seperti di tahun kemarin, pada saat lebaran juga dilakukan one-way.
10:13Dan memang one-way ini dilakukan secara nasional,
10:17nantinya dimulai dari kilometer 70 sampai dengan 414.
10:20Itu jika dibutuhkan dan memang ada diskresi dari kepolisian.
10:24Baik, terima kasih Bu Ria Marlinda,
10:26Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga.
10:30Salam sehat selalu, Ibu.
10:31Dan sehat selalu, Ibu.
10:35Dan sehat selalu, Ibu.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan