Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Tempo Eksplainer: Bagaimana Reaktivasi Rel Kereta Menekan Biaya Logistik
Transcript
00:00Pemerintah berencana menghidupkan kembali jalur kereta api hingga 12.000 km
00:09untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
00:14Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
00:18mengatakan reaktivasi itu melanjutkan rel kereta api aktif yang saat ini panjangnya sekitar 7.000 km.
00:25Pemerintah berharap reaktivasi jalur kereta bisa meningkatkan produktivitas dan menekan biaya logistik.
00:32Karena itu, AHY mengatakan angkutan barang dengan kereta api bakal menjadi salah satu prioritas.
00:38Apalagi, menurut dia, kereta barang dapat mengurangi beban volume kendaraan di jalan raya.
00:44Galangan pengusaha melirik potensi efisiensi dari kepastian jadwal dan kapasitas angkutan kereta barang.
00:50Ketua Bidang Perhubungan dan Logistik Asosiasi Pengusaha Indonesia, Karmelita Hartoto berpendapat,
00:56ketika volume angkut kendaraan lebih besar, skala ekonominya juga akan lebih kompetitif.
01:02Meski demikian, kata Karmelita, perlu ada pengkajian komprehensif untuk mengukur dampak angkutan barang
01:07terhadap efisiensi biaya logistik dalam negeri.
01:11Sebab, ia menjelaskan, biaya logistik bukan sekedar biaya transportasi,
01:15melingkupi semua kegiatan dari proses produksi, kudang, transportasi, dan lainnya.
01:22Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia, Trismawan Sanjaya, mengatakan,
01:27potensi pengembangan jalur kereta barang berada di Pulau Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.
01:33Di wilayah-wilayah tersebut, kereta barang dapat dimanfaatkan untuk mengangkut produk hasil tambang.
01:38Di sisi lain, Trismawan tidak yakin reaktivasi jalur kereta api efektif menekan biaya logistik.
01:46Ia berpendapat penurunan biaya logistik akan tercapai jika pemerintah memberi kepastian regulasi.
01:52Sedangkan yang terjadi saat ini, menurut dia, justru memberatkan pengusaha.
01:56Ia menyatakan regulasi yang ada justru membebani kelanjaran usaha.
02:00Contohnya, peraturan perizinan tentang klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia,
02:05perpajakan, dan persyaratan kegiatan logistik.
02:09Analyst senior Indonesia Strategic and Economic Action Roni P. Sasmita
02:14mengatakan, reaktivasi jalur kereta api dapat mengurangi ketergantungan pada truk di jalan raya.
02:20Namun, pendekatan kereta versus truk harus dihindari pemerintah.
02:24Untuk merealisasi hal tersebut, menurut Roni,
02:27pemerintah wajib menggunakan skema integrasi antara kereta, truk, pelabuhan, dan kawasan bergudangan.
02:33Termasuk menyediakan insentif agar pelaku angkutan darat bisa bertransformasi
02:37menjadi bagian dari rantai logistik kereta.
02:41Selain itu, reaktivasi jalur kereta harus diprioritaskan pada koridor logistik utama dan kawasan industri.
02:47Hal yang tidak kalah penting, Roni melanjutkan, adalah proyek reaktivasi jalur kereta api
02:54tidak boleh sepenuhnya mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja negara.
03:00Public-private partnership dan keterlibatan badan usaha milik negara ataupun swasta
03:04harus diperluas dengan pembagian risiko secara merata dan rasional.
03:09Pasalnya, APBN sudah menanggung beban untuk subsidi energi,
03:12perlindungan sosial, serta infrastruktur strategis lain.
03:18Iwal skala prioritas titik reaktivasi jalur kereta api,
03:21Ketua Bidang Perkereta Apian Masyarakat Transportasi Indonesia,
03:25Aditya Dwi Laksana mengajukan sejumlah kriteria.
03:28Dalam konteks angkutan logistik,
03:30ia mengusulkan daerah yang memerlukan sarana untuk mengangkut hasil bumi
03:33secara cepat dan efisien.
03:36Ia berujar kebutuhan ini dapat ditemukan di wilayah Jawa Barat bagian selatan.
03:40Terima kasih telah menonton!
Be the first to comment
Add your comment

Recommended