00:00JGKPI Hutana Bolonta, Panuli Tengah.
00:03Selamat petang Pak Pendeta.
00:09Dengan Friska di sini, Pak Pendeta, doa kami teriring di perayaan Natal ini
00:14di tengah keterbatasan bisa dijalani dengan selamat dan penuh damai juga
00:21untuk warga yang merayakan di sana ya Pak Pendeta.
00:26Pak Pendeta, pasti ini sulit sekali.
00:30Bagaimana bisa diceritakan perayaan Natal pada hari ini Pak Pendeta?
00:36Ya, perayaan Natal kali ini bisa dikatakan sama seperti yang lagu-lagu yang pernah pirang.
00:45Karena memang kita merayakan Natal di tenda darurat karena gereja kita masih terendam material
00:55longsor yang terjadi di tanggal 25 November bulan yang lalu.
01:02Namun, tidak mengurangi semangat daripada jemaat untuk berkumpul.
01:07Kita memang cukup kesulitan waktu itu untuk menemukan tempat yang cocok.
01:15Kita koordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyediakan tempat.
01:20Kita punya kendala.
01:21Namun, beberapa hari yang lalu, dua hari yang lalu,
01:27kita jumpa dengan rombongan Ibu Bupati yang sedang berkunjung ke Putana Bulun.
01:35Kita berhentikan rombongan itu dan kita minta tolong
01:38supaya kita difasilitasi tenda.
01:42Supaya jemaat di Kepi Putana Bulun bisa tetap merayakan perayaan Natal.
01:49Meskipun kita merayakannya bukan lagi di gereja,
01:53tetapi di tenda darurat yang didirikan oleh BPBD itu sehari sebelum perayaan.
02:01Jadi kemarin sekitar pukul 4 sore mereka mendirikan tenda itu.
02:07Ada berapa jemaat yang merayakan Natal hari ini, Pak?
02:13Iya, jadi dari informasi yang kita dapat dari bonat jua kita,
02:19dari 125 kakak jemaat kita yang hadir itu hampir 90 persen.
02:28Jadi jumlah jiwa yang hadir tadi sekitar 250 sampai 300 orang.
02:36Karena acara yang kita sediakan itu sekitar 250 ekselepar, itu kurang.
02:45Nah, untuk kali ini acaranya seperti apa, Pak?
02:49Karena kan dirayakannya di tengah keterbatasan, di tenda darurat,
02:54berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
02:56Iya, jadi kita untuk tahun ini hanya fokus kepada perayaan Natal,
03:05ibadah Natal umum.
03:07Malam Natal semalam kita tidak bisa melakukannya,
03:11karena situasi juga hujan pada semalam,
03:15baru gereja kita juga belum ada listriknya.
03:18Jadi kalau kita paksakan ibadah di situ,
03:22kayaknya tidak mungkin lah.
03:23Jadi kita sepakat,
03:25kita hanya melakukan ibadah Natal umum pada tanggal 25 Desember.
03:31Dan puji Tuhan, tadi sudah berjalan dengan baik,
03:36meskipun penuh dengan kesederhanaan,
03:38dan diiringi dengan air mata jemaat yang mungkin melihat kondisi gereja
03:44tidak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya.
03:49Iya, kami yakin pasti ini di tengah kesulitan ini banyak doa yang tercurah
03:56dengan penuh air mata tadi Pak Pendeta juga ceritakan.
04:00Apa saja doa yang dipajatkan untuk tahun ini, Pak?
04:04Iya, jadi doa yang kita pajatkan untuk tahun ini,
04:09yang pertama kita sehat-sehatlah dulu.
04:12Untuk melewati tahun 2025,
04:17dan kita berharap juga dengan kutbah Natal tadi,
04:22Yesus yang dilahirkan dan ditempatkan di Tandang Lomba,
04:28dan kalau di Basa Bataknya tadi,
04:31di Borhos di Panggagatan, Panggagatan itu juga bisa menyembuhkan roti kehidupan.
04:38Jadi kita berharap dengan perayaan Natal ini,
04:41karena Yesus adalah roti kehidupan,
04:44kita juga berdoa bahwa asalnya kebutuhan jemaat juga nanti
04:48akan terpenuhi dengan baik,
04:51baik sandang ataupun pangan.
04:53Kalau untuk jemaat gereja hingga saat ini,
04:59apa kebutuhan yang masih belum terpenuhi, Pak Pendeta?
05:03Iya, kebutuhan saat ini mungkin
05:05kalau untuk bahan makanan,
05:10kami kira sudah cukup.
05:13Mungkin peralatan untuk dapur atau tika,
05:18itu yang juga belum bisa terpenuhi dengan baik,
05:23apalagi saat ini kan musim hujan,
05:26banyak genangan, banyak nyamuk.
05:29Jadi memang kita cara-bicara kemarin dengan beberapa jemaat,
05:34sarangan nyamuk sudah mulai banyak,
05:37takutnya penyakit juga akan datang.
05:40Kalau bisa, kulang gula.
05:42Juga dipasilitasi untuk jemaat-jemaat kita,
05:47untuk keluarga,
05:48supaya mereka bisa tidur dengan baik.
05:52Jadi tendanya sudah ada,
05:54tapi kelambu,
05:55lalu fasilitas kebersihan untuk hidup bertahan hidup
05:58sementara itu ya, Pak?
05:59Iya, apalagi fasilitas untuk,
06:02apa kamar mandi umum?
06:04Karena kita kan kekurangan air bersih,
06:06apalagi di tenda pengungsian itu,
06:09toiletnya bisa dikatakan masih,
06:12enggak mendukung lah.
06:14Jadi mohon perhatian untuk pihak-pihak terkait,
06:18supaya warga kita bisa sehat di pengungsian.
06:22Ya, amin semoga Bapak Pendeta juga jemaat
06:26semuanya dalam kondisi yang sehat.
06:28Selamat perayakan Natal.
06:30Semoga keadaan segera membaik.
06:31Pak Pendeta Erick Sirait
06:32dari Gereja GKPI Hutana Bulon.
Komentar