Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tolong rapihkan kapital dan tanda baca tanpa ubah isi dan struktur kalimat mengenai pengungsi bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah, mengeluhkan minimnya fasilitas MCK dan air bersih.

Sementara relokasi terhadap warga yang terdampak pergerakan tanah di Tegal, Jawa Tengah, sedang dipersiapkan.

Jumlah fasilitas MCK dan air bersih yang masih sangat terbatas menjadi keluhan utama para pengungsi tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah.

Warga harus mengantre panjang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini diperparah dengan terus aktifnya pergerakan tanah, sehingga jumlah pengungsi terus bertambah.

Sementara relawan gabungan terus membantu memindahkan barang-barang milik warga Desa Padasari, Jatinegara, yang terdampak tanah bergerak.

Sekitar 2.400 warga mengungsi. Pemindahan barang-barang milik warga menggunakan mobil khusus. Sebab, banyak jalan yang retak sehingga sulit dilewati.

Rencana relokasi terhadap warga yang terdampak pergerakan tanah di Tegal, Jawa Tengah, sedang dipersiapkan.

Hingga saat ini tercatat 596 rumah warga rusak. Potensi kerusakan bangunan masih memungkinkan, mengingat kondisi tanah yang mengalami keretakan di sejumlah titik.

#MCK #tanahbergereak #tegal

Baca Juga Tragedi Jalan Berlubang Matraman: Ini Kata Pramono-Upaya DPRD Cek Jalan Rusak | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/649724/tragedi-jalan-berlubang-matraman-ini-kata-pramono-upaya-dprd-cek-jalan-rusak-kompas-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649729/korban-terdampak-tanah-bergerak-di-tegal-butuh-mck-tambahan-kompas-siang
Transkrip
00:00Pengungsi bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah mengeluhkan minimnya fasilitas MCK dan air bersih.
00:07Sementara relokasi terhadap warga yang terdampak pergerakan tanah di Tegal, Jawa Tengah sedang dipersiapkan.
00:17Jumlah fasilitas MCK dan air bersih yang masih sangat terbatas menjadi keluhan utama para pengungsi tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah.
00:24Warga harus mengantri panjang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
00:27Kondisi ini diperparah dengan terus aktifnya pergerakan tanah, sehingga jumlah pengungsi terus bertambah.
00:32Terutama ini yang lebih sulit pembagi dari kami adalah MCK.
00:38Dekat perusahaan kami di SD Padasati 2, karena saya ngajar di sini ya cuma 2, terus itu MCK portable jika kurang lebih lah.
00:48Saya harap MCK portable itu yang bisa buat, apa istilahnya, buat buang air besar pengungsi di sini.
00:58Ini kemarin juga anak saya sudah mulai ke Tegal, karena memang keadaannya kurang air bersih, kurang lebih lahir di sini.
01:06Sementara relawan gabungan terus membantu memindahkan barang-barang milik warga di desa Padasari, jatuh negara yang terdampak tanah bergerak.
01:15Sekitar 2.400 warga mengungsi.
01:18Pemindahan barang-barang milik warga menggunakan mobil khusus, sebab banyak jalan yang retak sehingga sulit dilewati.
01:22Kita sedang berupaya untuk mengevakuasi barang-barang dari para pengungsi untuk dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman,
01:31karena melihat pergerakan tanah di atas sana masih cukup lumayan aktif, seperti itu.
01:37Dan untuk pada hari ini, kita telah berhasil mengevakuasi sebanyak 21 rumah,
01:43dan meminta bantuan kita untuk dibantu untuk ekopasinya.
01:47Barang-barang apa saja yang biasanya diselamatkan warga ini, Pak?
01:49Kebanyakan sih seperti botan elektronik, kasur, dan pertemuan yang lainnya.
01:56Recana relokasi terhadap warga terdapat pergerakan tanah di Tegal Jawa Tegah sedang dipersiapkan.
02:01Hingga saat ini tercatat 596 rumah warga rusak.
02:04Potensi kerusakan bangunan masih memungkinkan pengingkat kondisi tanah yang mengalami keretakan di sejumlah titik.
02:11596 dengan 2.400 sekian pengungsian,
02:15dan tentunya yang kategori rumah yang tidak layak untuk ditempati ada sekitar 464 ya.
02:25Lebih dari 400 rumah warga terdampak tanah bergerak dinyatakan tidak layak huni dan akan direlokasi.
02:31Pemerintah Kabupaten Tegal tengah menyiapkan relokasi warga yang terdampak.
02:35Tim Liputan, Kompas TV.
02:36Lalu bagaimana kondisi pengungsi pasca rumahnya terdampak tanah bergerak?
02:44Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Novelia Hasanah dan juru kamera Praha Yuda Febrianto di Tegal, Jawa Tengah.
02:50Selamat siang Novelia.
02:52Yang kita ketahui bersama salah satu yang dikeluhkan warga yang mengungsi adalah kurangnya fasilitas MCK.
02:57Lalu apakah saat ini sudah ada bantuan yang datang?
03:00Dan bagaimana dengan kebutuhan lain? Apakah sudah tercukupi?
03:03Ya, selamat siang.
03:08Selamat menikmati juga saudara.
03:09Terkait dengan penelitian tanah bergerak di Tegal atau di desa Padasari, jatuh negara Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
03:17Memang hingga saat ini masih terjadi.
03:19Yang dimana mengikbatkan ada sekitar 500 lebih rumah warga, 400 lebih rumah rusak,
03:26dan bahkan ada sekitar 2.000 lebih pengungsi yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
03:33Yang dimana untuk saat ini ada tiga titik pengungsian, yang dimana posko 1 rumah warga yang aman.
03:39Untuk posko 2 itu ada di SD Padasari 02, dan juga ada satu pesantren atau pondok adalah yang menjadi tempat pengungsian
03:47atau untuk warga yang dari pondok yang terkena dampak dari tanah bergerak.
03:53Yang dimana juga saudara, terkait dengan MCK dan juga air bersih memang menjadi salah satu keluhan dari warga,
04:00yang dimana itu adalah kebutuhan dasar warga yang terdampak.
04:03Baru saja, sekitar 15 menit yang lalu, tangki-tangki air bersih itu baru menuju naik ke atas
04:09atau menuju ke posko pengungsian yang menjadi salah satu titik pengungsian warga.
04:15Selain itu, juga kebutuhan-kebutuhan lain seperti logistik, ataupun selimut, matras, dan juga obat-obatan
04:23itu masih juga terus diberikan oleh pemerintah, ataupun oleh dinsoft, dan juga setek holder terkait,
04:30dan juga adanya dapur umum untuk membuat sekitar 1.500 korsi makanan setiap makan,
04:36yang dimana diberikan kepada pengungsi dan juga kepada petugas ataupun relawan yang ikut relawan,
04:44yang ikut hadir ataupun ikut membantu terjadinya tanah yang tergerak di desa Padasari,
04:53Dating Negara Kabupaten Tegal, Imron.
04:57Novelia tadi ada katakan ada 500 rumah warga, sekitar 500 rumah warga begitu yang terdampak.
05:01Lalu ini terkait dengan relokasi, apakah sudah ada informasi kemana rencananya warga yang rumahnya terdampak akan dipindahkan?
05:09Ya Imron dan juga saudara, terkait dengan nanti akan relokasi ataupun hunian semantara,
05:17pun hunian tetap warga yang terdampak dari tanah gerak di Padasari.
05:22Tadi kami sempat berbincang dengan beberapa warga yang terdampak,
05:25yang dimana rencananya ada relokasi utara yang sepertinya tetap itu tidak jauh dari lokasi dari desa Padasari
05:35ataupun masih di Kecamatan Dating Negara,
05:39yang dimana itu tetap dipastikan itu adalah relokasi aman, tidak terkena tanah, tergerak.
05:44Dan selain itu juga, untuk saat ini dari Dinsos, Dindup Capil juga masih melakukan pendataan
05:52terkait rumah warga yang tak parah, yang tidak dapat diundingkan kembali,
05:59dimana harus mengungsi dan juga berharap untuk agar segera huntara dan huntap itu agar segera dibangun.
06:05Pemerintah juga masih terus untuk melakukan pendataan agar tidak salah kepada siapa nanti huntara dan huntap akan diberikan.
06:12Baik, 500 rumah warga terdampak, 300 lebih diantaranya rusak berat dan pendataan hingga saat ini masih terus dilakukan.
06:20Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Novelia Sana, dan Jurukamera Praha Yuda Febrianto.
Komentar

Dianjurkan