Skip to playerSkip to main content
  • 7 weeks ago
Transcript
00:00Transcription by CastingWords
00:30CastingWords
01:00CastingWords
01:29CastingWords
01:59CastingWords
02:29CastingWords
02:59CastingWords
03:29CastingWords
03:59the
04:03the
04:06the
04:09the
04:20the
04:23the
04:28Come on.
04:58the
05:00the
05:04the
05:08the
05:14the
05:14the
05:21the
05:25.
05:27.
05:31.
05:33.
05:35.
05:37.
05:39.
05:43.
05:45.
05:49.
05:51.
05:53.
05:54.
05:56.
05:58.
05:59.
06:00.
06:01.
06:02.
06:04.
06:06.
06:08.
06:09.
06:10.
06:14Oh, my God.
06:44Kakak, Kakang Kapi Serabah dalam bahaya.
07:09Kakak, Kakang, Kakang dalam bahaya.
07:13Kakak, Kakang Kapi Serabah.
07:34Kakak, apa yang terjadi padamu, Kakak?
07:36Kakak, Kakak Kapi Serabah.
07:41Katakan, Kakak, katakan.
07:43Siapa yang melakukan ini padamu, Kakak?
07:52Kurang hajar.
07:54Durat maka itu juga yang merampas mustika kakakku.
07:56Bawu manusia.
08:06Iya, ini bawu manusia.
08:09Dia pasti belum lama pergi dari sini.
08:11Kurang hajar.
08:12Tunggu pembalasanku.
08:13Tunggu pembalasanku.
08:20Tunggu pembalasanku.
08:21Tunggu pembalasanku.
08:23Gimana lah, Dente?
08:25Dari tadi kita jalan-jalan melulu.
08:27Sekali-kali Ato mampir ke warung makan.
08:29Lapar ya.
08:30Betul.
08:31Guma, Ato siakang.
08:32Dia diamnya teman ada warung.
08:34Mikir Ato, Kak, mikir.
08:36Ya, kita cari Ato, Meng.
08:39Kalau nggak nyari, mana bisa ketemu.
08:46Wow.
08:49Bidah dari turun dari kayangan, eh, Meng.
08:52Bukan, Kang.
08:53Mau nggak, Ato, Kai?
08:55Eh, sama panjaga warung.
09:01Kurang aja.
09:02Kau lah yang membunuh kakakku.
09:04Serahkan mustikah kakakku.
09:06Kakakmu pantas menerima hukuman.
09:08Karena dia telah melanggar tatanan sang pengatur jagad.
09:29Kabur, Kang.
09:29Udah nggak, Tuh?
09:31Supaya mana-mana bisa kawin juga kurang.
09:33Kawin sama dia, Tess, sama juga minta mati, Ato, Kang.
09:35Kaju, Kang.
09:36Kumah, Ato siakang.
09:37Ayo, kita lanjutkan.
09:39Ayo.
09:39Ayo.
09:40Ayo.
09:40Konon kabarnya.
09:58Sampai sekarang mustika buaya itu masih ada.
10:02Siapa yang memilikinya, Mbak?
10:03Saya tidak tahu.
10:12Apa mungkin kita bisa memilikinya, Mbak?
10:15Kenapa tidak?
10:17Buang saya sendiri juga naksir, Kok.
10:20Lalu, bagaimana selanjutnya?
10:22Ternyata, perseteruan itu tidak berakhir sampai di sini.
10:32Apakah permusuhan itu masih berlanjut?
10:34Ya.
10:35Gedung Lewiliang sampai sekarang masih dikenal sebagai gedung yang angker.
10:40Sejak saat itu, permusuhan dan begalan pati antara bangsa manusia dan bangsa buaya terus berlanjut.
10:52Perasaan tadi tidak ada orang yang niluci.
11:20Cewek dari mana ya?
11:22Kok saya tidak mengenal?
11:36Makanya, kenalan dong, Bang.
11:52Saya baru melihat, Neng.
12:03Saya juga baru melihat Abang.
12:06Emang rumah Neng di mana?
12:09Tuh, di sebelah sana.
12:11Aneh.
12:16Perasaan sejak dulu, tidak ada rumah di sana.
12:21Baru saja dibangun kemarin.
12:23Di rumah saya kosong.
12:25Mau main?
12:25Oh, orang tua saya lagi kondangan.
12:30Boleh.
12:31Kenapa enggak?
12:34Ayo, Bang.
12:36Ayo, Bang.
12:39Ayo, Bang.
12:40Abis, Abang gak hanteng sih.
12:46Ayo, Bang.
12:54Bang.
12:56Saya cinta sama Abang.
12:58Benar.
12:59Benar.
13:21Ada orang minta tolong, Pak.
13:23Itu dia orangnya.
13:40Terlambat kita menolongnya.
13:41Iya.
13:41Sebuah proses perjalanan penuh.
14:11Tidak, berjalan satu per satu.
14:13Jangan ada yang berjalan.
14:15Tidak, Jangan ada yang berjalan.
14:16Ayo.
14:18Tidak, ayo.
14:20Eh, kamu juga.
14:20Ayo.
14:22Tidak, ayo.
14:24Awas.
14:24Tidak, ayo.
14:26Bang.
14:27Tidak, bapak kerajaan.
14:29Tidak, ayo.
14:33Tidak, ayo.
14:36Tidak, Tidak.
14:38Tidak, Tidak, Tidak.
14:41Oh
15:11Oh
15:41Oh
16:11Oh
16:41Oh
16:51Oh
16:53Oh
17:11Bunuh-membunuh
17:13Saling membalas dendam itu terjadi selama beratus-ratus tahun sampai sekarang
17:18Ratusan
17:20Bahkan ribuan korban telah berjatuhan
17:23Tapi mustika buaya itu tidak pernah ditemukan lagi
17:27Sebagian orang percaya
17:31Bahwa mustika buaya itu dimiliki oleh anak keturunan Raden Wijaya Mantri
17:37Tapi kita tidak pernah tahu
17:41Siapa dan dimana anak keturunan Raden Wijaya Mantri itu berada
17:45Apa kelebihan dari mustika buaya itu mbak?
17:51Kalau kau memiliki mustika buaya itu
17:53Kau bisa menyelam di dalam air selama kau mau
17:57Mungkin saja kau bisa bersahabat dengan bangsa buaya
18:01Makhluk air yang ganas itu akan tunduk pada semua perintahmu
18:06Semua perintahmu
18:10Seandainya aku bisa memiliki mustika buaya itu
18:13Tidak!
18:15Tidak!
18:17Tidak!
18:19Tidak!
18:21Tidak!
18:23Tidak!
18:25Tidak!
18:26Tidak!
18:27Tidak!
18:28Tidak!
18:29Tidak!
18:30Tidak!
18:31Tidak!
18:32Tidak!
18:33Tidak!
18:34Tidak!
18:35Tidak!
18:36Tidak!
18:37Tidak!
18:38Tidak!
18:39Tidak!
18:40Tidak!
18:41Tidak!
18:42Tidak!
18:43Tidak!
18:44Tidak!
18:45Tidak!
18:46Tidak!
18:47Tidak!
18:48Tidak!
18:49Tidak!
18:50Tidak!
18:51Tidak!
18:52Tidak!
18:53Tidak!
18:54Tidak!
18:55Tidak!
18:56Tidak!
18:57Tidak!
18:58Tidak!
18:59Tidak!
19:00Tidak!
19:01Tidak!
19:02Hamba Mohon Petunjuk Pikulu!
19:07Siapakah keturunan Raden Mijaya Mantri?!
19:14Hamba mohon petunjuk Pikulu, siapakah keturunan Raden Wijaya Mantri?
19:24Hamba ingin menuntut balas pada keturunannya.
19:27Keturunan Raden Wijaya Mantri, seorang gani.
19:32Hidup di Dusun Bekarsari.
19:35Carilah kalau kau ingin menuntut balas kematian kakak.
19:38Keturunan Raden Wijaya Mantri, seorang gani.
20:08Lihat nih, lihat mata pancing gue.
20:14Eh, teh, ojek teh.
20:16Iya, tolong nganterin saya ke pasar ya kak.
20:19Oke, siap.
20:33Siapa gak disitu?
20:34Oh, itu. Itu pengalaman Pak Surya, dari Bandung.
20:38Cantik. Gue baru ngeliat sekarang, baru datang dua hari yang lalu.
20:46Namanya siapa?
20:47Kalau gak salah, Irawati.
20:50Kenapa?
20:51Sudah kena aksir ya.
20:53Kalau Kang Giri bisa dapetin dia, begini Kang.
21:08folds pengerin.
21:11Jangan lupa.
21:18僕 же nggak, tee?
21:20Oke.
21:21Uncle.
21:22.
21:52.
21:58Ira!
21:59Ira!
22:00Ira!
22:01Ira!
22:03Ira!
22:08Ira!
22:09Dimana kamu?
22:11.
22:15Kamu nggak suka sama dia.
22:20.
22:21I'm going to meet you.
22:23Oh, yeah?
22:23Yeah.
22:25Ira, I love you.
22:27I also love you.
22:28Oh, yeah?
22:38Ira!
22:42Hey, I'm going to leave you at the door.
22:46You're who's who?
22:48I'm going to the casino.
22:51I'm going to leave you at the casino.
22:53I'm going to leave you at the casino.
22:54Iya, I'm going to leave you at the casino.
22:58Apa benar dia kekasihmu?
23:00Aku nggak kenal sama orang ini.
23:03Apa?
23:07Hey, Bung.
23:09Dia bilang tadi apa?
23:11Dia tidak kenal Anda.
23:13Oke?
23:14Eh, enak aja.
23:18Cukup.
23:21Ah, Giri.
23:46Giri, kamu kenapa?
23:47Cukup mimpi, Bu.
23:51Astagfirullahaladzim.
23:53Makanya kamu kalau mau tidur itu, berdoa dulu.
23:56Sudah tidur lagi?
23:58Iya, iya, Bu.
23:59Tidur.
24:00ます.
24:01U.
24:01Ai, bu.
24:05Tidur.
24:06K triple saat.
24:07KEh.
24:08Tidur.
24:09Tidur.
24:09Tidur.
24:10Tidur.
24:13Tidur.
24:14I don't know.
24:44I don't know.
25:14Kalau begitu, kita bisa mencari dia dan membunuhnya untuk membahas dendam.
25:19Tidak semudah itu, Kapilawa.
25:22Kalau gadis itu mewarisi mustika buaya milik kakang Kapi Seraba,
25:26maka gadis itu bisa dengan mudah mengenali kita.
25:29Ingat, di darat, bangsa manusia lebih jaya daripada bangsa buaya.
25:34Lalu, apa yang sebaiknya kita lakukan, Gusti?
25:41Aku melihat laki-laki di pinggir sungai itu seperti sedang lagilah oleh anak keturunan Wijaya Mantri.
25:48Setelah itu, baru kita bertindak.
25:50Sedih kok, Gusti Lara.
25:54You don't want you.
26:06You don't want you.
26:06You don't want you.
26:08Kalau kang kiri bisa dapetin dia, begini kang, hebat.
26:28Iya, aku harus mendapatkannya.
26:39Informasi.
26:40Saudara-saudara sekalian, inilah buaya yang biasa terlihat di Luedama.
26:54Kalau kita biarkan berkeliaran, saya khawatir dia akan membunuh kita seperti yang terjadi di sungai-sungai lain yang ada buayanya.
27:02Iya, bagaimana kalau buayanya kita bunuh saja?
27:04Apa-apa dari jirip payah saya menangkap buaya ini?
27:15Padahal bapak-bapak dan ibuku tahu, kalau buaya ini harganya sangat mahal kalau saya jual.
27:21Besok pagi, saya akan pergi ke penangkaran.
27:24Saya akan jual buaya ini.
27:26Dan malam ini, saya akan tidur di sini, Pak.
27:30Tapi apa tidak berbahaya kalau buaya itu di sini?
27:34Bapak tidak usah khawatir.
27:38Lihat.
27:41Buaya ini sudah tidak berdaya.
27:44Saya pastikan, tidak akan membahayakan siapapun.
27:47Ternyata Irawati sudah punya kekasih.
28:07Hei, Bung.
28:11Dia bilang tadi apa?
28:12Dia tidak kenal Anda.
28:15Oke?
28:17Laki-laki itu sama persis seperti dalam mimpiku.
28:25Tapi aku tidak mau menyerah.
28:28Aku harus mencari akal untuk merebut Irawati dari tangan laki-laki itu.
28:31Tolong saya, Gusti.
28:59Tolong.
29:00Tolonglah saya.
29:09Aneh.
29:10Aku lihat buaya itu berubah jadi manusia.
29:12Tapi orang-orang tidak melihat perubahan itu.
29:15Dan buaya itu memanggil aku Gusti.
29:18Siapa dia sebenarnya?
29:19Dan siapa aku?
29:20Mungkin itu hanya perasaanku saja.
29:29Aku tidak tega melihat buaya itu tersiksa.
29:32Lalu aku seolah-olah melihat buaya itu berubah jadi manusia.
29:34Aku tidak melihat buaya itu berubah jadi manusia.
29:49THE END
30:19Serem Kang
30:35Ini apa sih
30:37Serem kenapa
30:39Tuh dengar suara serigala
30:42Dasar penakut
30:45Itu kan cuma suara anjing
30:46Serem Kang
30:49Serem Kang kenapa
30:51Itu cuma suara anjing
31:06Tapi biasanya
31:07Masa benar-benar
31:10Baluk apa itu
31:13Nggak tahu Kang
31:17Lai ketarian
31:20Jangan Kang
31:21Jangan
31:22Ayo
31:23Menakutanget sih
31:24Tunggu
31:25Jangan
31:42I don't know.
32:12I don't know.
32:43Sekarang, kamu pulang.
32:46Baik, Gusti.
32:46Bapak, sekarang kita apa ya?
33:06Min, pukulkan tekan.
33:08Iya, iya.
33:08Tolong!
33:10Tolong!
33:10Tolong!
33:15Suara siapin.
33:23Tolong!
33:25Tolong!
33:26Ada apa, Paman?
33:36Ada pembunuhan.
33:37Pembunuhan?
33:38Iya.
33:39Kamu jangan keluar.
33:41Teman ini.
33:42Iya, Bapak.
33:42Tati-tati, ya.
33:43Iya.
33:44Kunci pintunya.
33:45Sedentar ya.
33:46Tati-tati.
33:49Pembunuhan?
33:51Masya Allah.
33:53Siapa Rahim?
33:54Namanya Bhaskara.
33:57Orang ini pemburu buaya, Pak Lurah.
33:58Apa ada yang tahu?
34:01Bunuh orang ini?
34:08Siapa ya?
34:10Mana petugasan sih?
34:11Saya, Pak Lurah.
34:12Saya, Pak.
34:13Apa kalian tahu?
34:15Tadi waktu saya tinggal, Pak Bhaskara lagi tidur di pos, Pak Lurah.
34:18Saya sama si Jaka sedang beroda keliling.
34:20Iya, iya.
34:21Begitu kita balik, Pak Bhaskara sudah seperti ini, Pak Lurah.
34:24Nanti siang saya dengar, dia menangkap buaya.
34:31Mana buaya itu?
34:33Di situ, Pak Lurah.
34:37Mana buayanya?
34:38Tadi diikat di sini, Pak Lurah.
34:40Tapi sekarang tinggal talinya.
34:42Mungkin sudah diambil orang, Pak Lurah.
34:44Tidak mungkin.
34:45Tidak mungkin buaya itu diambil orang.
34:48Pak Lurah lihat luka ini.
34:52Saya yakin ini bukan berbotong.
34:54Jadi perbuatan siapa?
35:00Buaya?
35:01Kayaknya nggak mungkin, Pak.
35:03Buaya bisa ke darat terus bunuh orang.
35:05Ya, kalau buaya biasa memang tidak mungkin.
35:09Tapi menurut Pak Sanjaya, Pak Bhaskara itu dibunuh oleh siluman buaya.
35:14Aneh.
35:16Apanya yang aneh?
35:18Tadi saya mimpi.
35:20Saya melihat pemburu itu berkelahi dengan manusia buaya.
35:24Saya juga melihat pemburu itu dibunuh.
35:46Saya dengar suara kentongan dan orang yang berteriak minta tolong.
35:51Yang saya heran.
35:55Waktu itu saya merasa berada di sana.
35:58Melihat bagaimana siluman buaya itu membunuh si pemburu.
36:01Aneh.
36:03Aneh.
36:04Memang aneh.
36:06Tapi yang namanya siluman, dia bisa menjelma apa saja untuk mengganggu manusia.
36:11Gin.
36:13Mulai sekarang, kamu tidak boleh mancing di sungai lagi.
36:19Takut kalau-kalau siluman buaya yang marah itu dendam, lalu kamu jadi korbannya.
36:25Iya.
36:26Kalau mau mancingkan lebih baik di pemancingan.
36:29Lebih baik bayarkan daripada kita celaka.
36:31Kamu memang rakus dan ceroboh.
36:47Hanya dengan sekor bangke ayam sebagai umpan.
36:50Kamu terpancing dan ditangkap manusia.
36:52Untuk saja mereka tidak langsung membunuh kamu.
36:55Hamba mengaku salah, Gusti.
36:57Bagaimana kamu bisa melepaskan diri?
36:58Ada yang menolong hamba.
37:03Siapa yang menolong kamu?
37:04Maaf, Gusti Ratu.
37:07Hamba sendiri ragu dengan pengenetan hamba waktu itu.
37:09Kenapa?
37:11Waktu itu, dengan tangan dan kaki terikat, hamba menjadi tontonan.
37:16Dan hamba melihat seorang gadis yang menatap hamba.
37:20Setelah hamba perhatikan, ternyata gadis itu berwujud serupa dengan...
37:25Dengan siapa?
37:27Dengan Gusti Prabu Kapis Rabah.
37:29Apa?
37:30Apa?
37:31Tidak mungkin.
37:33Gusti Prabu Kapis Rabah.
37:35Sudah tewas lebih dari 500 tahun yang lalu.
37:39Beliau gugur ketika bertempur melawan Ujaya Mantri.
37:42Kamu pasti sudah salah lihat.
37:44Tunggu dulu.
37:48Apa kau yakin?
37:50Bayangan yang kau lihat dari sosok gadis itu adalah bayangan kakang Prabu Kapis Rabah?
37:55Iya, Gusti.
37:57Hamba melihat seperti itu.
37:58Buktiara Ingsur.
38:21Wujud mirasa kembaran Ingsur.
38:22Dia adalah jelmaan dari mutu.
38:44Aku seperti Dwi Ing Tunggal.
38:49Dua di dalam satu.
38:51Tidak bisa dipisah-pisahkan.
38:53Kalian mengerti maksudku?
38:55Kami mengerti, Gusti.
38:56Aku rasa...
39:15Bayangan yang kamu lihat dari sosok gadis itu adalah jelmaan dari pusaka kakang Prabu Kapis Rabah.
39:30Ah, akhirnya kita menemukan.
39:34Titisan keturunan Ujaya Mantri.
39:36Eh, Gusti Rabah.
39:40Ijinkan hamba mencari dan membunuh gadis itu untuk mengambil kembali.
39:45Mutiara pusaka.
39:47Gusti Prabu Kapis Rabah.
39:48Jangan.
39:49Kenapa, Gusti?
39:52Mutiara itu sudah merasuk.
39:55Meraga sukma ke dalam wujud gadis itu.
39:58Kalau kita berani mengganggu dia,
40:00berarti kita berhadapan dengan jelmaan kakang Prabu Kapis Rabah.
40:04Kita tidak akan kuat melawan kesaktian kakang Prabu Kapis Rabah.
40:07Lalu bagaimana caranya kita mengambil kembali mutiara pusaka itu?
40:11Kita harus menggunakan cara lain.
40:13Dengan jalan halus.
40:14Dengan reka perdaya.
40:16Selain itu.
40:17Selain itu?
40:17Gedis itu bernama Irawati.
40:29Dia bukan manusia biasa.
40:31Maksud Gusti?
40:33Dia titisan buaya.
40:37Waktu itu...
40:47Kau akan jadi istriku.
41:04Di alam bawah air ini.
41:08Ayo sayang.
41:09Perkawinan Raden Wijaya Mantri dengan Kapi Seba.
41:17Lahir bayi laki-laki bernama Kapi Nendra.
41:21Menjelang dewasanya, Kapi Nendra hidup di darat mengikuti ayahnya.
41:26Sehingga berketurunan setelah menikah dengan manusia biasa.
41:28Irawati itulah keturunan dari Kapi Nendra.
41:32Keturunan Ratu Buaya dari Kali Citaru.
41:35Kau harus berhati-hati juga kepada Irawati.
41:38Sebab ia pun memiliki nalunya...
41:41...istiluman buaya yang sangat kuat.
41:48Bagaimana caranya, Mbak?
41:49Kita harus menggunakan ajiki nasihan.
41:57Ajiki nasihan?
41:59Iya.
42:01Agar gadis idaman hatimu jatuh cinta kepadamu.
42:06Apa bisa, Mbak?
42:08Pasti bisa.
42:10Serahkan saja semuanya kepadaku.
42:12Pasti beres.
42:13Iya.
42:19Saya permisi dulu, Mbak.
42:23Iya.
42:24Serahkan saja semuanya kepadamu jatuh.
42:50Serahkan saja semuanya kepadamu jatuh.
42:54THE END
43:24Cahayu
43:27Aku pinjam gua garbamu
43:54Kurang aja
44:07Kenapa kau mengganggu majikanku?
44:11Kenapa?
44:12Apa?
44:13Gadis itu majikanmu?
44:15Ya
44:15Kalau kau ganggu dia
44:17Aku akan membunuhmu
44:19Aku kira kau siapa?
44:25Ternyata kau hanya budak dari makhluk yang lemah itu
44:28Dasar makhluk jahat
44:30Ku bunuh kau
44:31Cahaya apa cahaya?
44:42Beraja
44:43Beraja
44:44Beraja apa?
44:48Tidak apa
44:48Kamu jangan jalan
44:53Kita lihat saja
44:54Gimana Gusti?
45:19Ayo kita ikuti
45:21Mau tahu banyak hal yang unik-unik?
45:24Mulai dari aktivitas
45:25Bagaimana pagi?
45:52Menurut firacat saya
45:56Insya Allah anak bapak selamat
45:58Alhamdulillah
46:00Alhamdulillah
46:01Saya mengatakannya
46:03Tapi insya Allah dalam waktu dekat
46:07Sugiri akan pulang
46:08Jadi sebaiknya
46:10Kita berdoa bersama-sama
46:12Agar Sugiri cepat pulang dengan selamat
46:14Ayo silahkan diminum
46:17Nah ini dimakan juga
46:21Ini buatan ibu
46:22Terima kasih pagi
46:24Ayo kita
46:29Sampai tua
46:30Ayo
46:32Ayo kita nikmati
46:41Ayo kita nikmati
46:48Ayo kita nikmati
46:48Ayo kita nikmati
46:50Ayo kita nikmati
47:20Kamu cantik sekali Gusti Rato
47:25Aku ingin menjadi suamimu
47:28Ingin jadi suamimu terus
47:31Dan aku ingin menjadi kaya
47:34Kaya terus menerus
47:36Dan satu hal lagi
47:38Aku ingin menjadi rajanya buaya
47:41Di antara buaya-buaya yang ada di sini
47:43Kakak ngiri
47:46Aku tahu apa yang kau inginkan
47:48Kau ingin memiliki mustika siluman buaya
47:51Agar kau bisa memerintah bangsa buaya juga bukan?
47:55Ya
47:55Betul
47:56Keinanmu itu akan aku kaburkan
47:59Apa betul Gusti Rato?
48:02Percayalah
48:03Seumur hidup aku tidak pernah inggar janji
48:06Kalau kau menjadi suamiku
48:09Meskipun tanpa mustika siluman buaya
48:12Kau tetap bisa berkuasa terhadap bangsa buaya
48:14Kau tetap dapat memerintah mereka
48:17Atas namaku
48:18Kau mau?
48:20Mau Gusti Rato
48:21Mau sekali
48:22Tapi dengan satu syarat
48:24Apa syaratnya?
48:25Serahkan Irawati padaku
48:28Menyerahkan Irawati?
48:30Iya
48:30Sebagai gantinya
48:32Kau akan mendapatkan kekayaan yang berlimpah
48:34Dan dengan kekayaan itu
48:36Semua gadis akan tunduk di bawah kakimu
48:39Dan dengan menjadi suamiku
48:41Kau akan disembah oleh para kaula bangsa buaya
48:44Bagaimana?
48:48Tapi
48:48Kau harus ingat
48:49Irawati pernah menolak mentah-mentah lamarannya
48:52Dia juga menghinamu sebagai orang kampung
48:55Apa kau tidak sakit hati?
48:59Baiklah
49:00Aku akan serahkan Irawati pada Gusti Rato
49:02Tapi
49:04Kenapa Gusti Rato menginginkan?
49:07Panjang ceritanya
49:08Tapi yang pasti
49:10Aku ingin mengambil kembali mustika siluman buaya
49:13Yang ada pada Irawati
49:14Bagaimana caranya Gusti?
49:21Pak
49:22Kemana anak kita ya?
49:26Sudah tiga hari dia tidak pulang-pulang
49:28Pak
49:29Aku takut dia celaka
49:32Tidak ada yang bisa kita lakukan
49:36Selain berdoa pada yang maha kuasa
49:38Semoga anak kita tidak apa-apa
49:41Ya?
49:44Siapa malam-malam begini bertamu?
49:46Pak
49:47Coba buka pintunya pak
49:49Siapa tahu ada orang yang membawa kabar tentang anak kita
49:51Iya
49:52Kiri?
50:04Bapak?
50:06Ibu mana pak?
50:08Bu!
50:09Kiri pulang bu!
50:10Kiri!
50:14Ibu!
50:16Kiri!
50:18Kamu pulang juga nak
50:19Kalau kau bisa menyerahkan Irawati
50:42Maka aku
50:43Allah, Allah, Allah, Allah, Allah, Allah
51:03Okay.
51:09May you come to mind?
51:12Man.
51:13It's something that I don't feel like a movie.
51:20I can pull you a 줌.
51:31Here I want you.
51:32I
52:02Kemarilah.
52:07Girawati.
52:12Kemarilah.
52:19Kemarilah Girawati.
52:32Girawati.
52:43Kemarilah.
52:47Kemarilah Girawati.
52:52Girawati.
52:55Kemarilah.
52:59Girawati.
53:02Kemarilah.
53:04Girawati.
53:06Girawati.
53:08Girawati.
53:10Girawati.
53:16Girawati.
53:18Girawati.
53:20Girawati.
53:26Girawati.
53:28I
53:31I
53:33I
53:35I
53:37I
53:39I
53:41I
53:43I
53:45I
53:47I
53:49I
53:51I
53:53I
53:55I
53:57I
53:59I
54:01I
54:03I
54:05I
54:07I
54:09I
54:11I
54:13I
54:15I
54:17I
54:19I
54:21I
54:23I
54:25I
54:27I
54:29I
54:31I
54:33I
54:35I
54:37I
54:39I
54:41I
54:43I
54:45I
54:47I
54:49I
54:51I
54:53I
54:55I
54:57I
54:59I
55:01I
55:03I
55:05I
55:07Bismillahirrahmanirrahim
55:09Bismillahirrahmanirrahim
55:11Aku berlindung pada kalimah-kalimah Allah yang sempurna
55:13Dari segala kejahatanmu
55:15Tsukiri
55:17Tsukiri
55:19Tsukiri
55:21Tsukiri
55:23Tsukiri
55:25Tsukiri
55:27Tsukiri
55:29Tsukiri
55:31Tsukiri
55:33Tsukiri
55:35Tsukiri
55:36Tsukiri
55:37Tsukiri
55:38Tsukiri
55:39Tsukiri
55:41Tsukiri
55:43Tsukiri
55:44.
55:53.
56:05.
56:05.
56:06.
56:12.
56:13.
56:14.
56:14Itulah misteri hari.
56:20Ada cinta yang putus asa, ada cinta juga derita.
56:29Ada hidup yang juga mati, itulah misteri hari.
56:38Ada tulang juga kenari, angin sempoi juga tsunami.
56:47Ku bersemisilih berganti, itulah misteri hari.
57:08Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended