- 6 bulan yang lalu
Pasukan Berani Mati (1982) adalah film perang revolusi yang mengisahkan batalion gerilya pimpinan Kapten Bondan (Dicky Zulkarnaen) melawan Belanda di pegunungan, di mana setelah markas mereka dihancurkan dan Bondan gugur, sisa pasukannya yang dipimpin tokoh seperti yang diperankan Barry Prima, bersatu kembali dengan rakyat untuk membalas dendam dan melanjutkan perjuangan kemerdekaan dengan aksi heroik tanpa gentar, melawan pengkhianat dan Belanda hingga markas mereka berhasil dilumpuhkan.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00:00ditembak landak dia mati sahit nek membela negaranya
00:00:05nenek tidak usah sedih karena dia sudah jadi pahlawan
00:00:09itu bawa pulang oh Sumi
00:00:22selamat Pak berkat doamu bu kita pulang ayo kok tidak ikut pulang Bu pulang pasti pulang
00:00:34jangan kalau sudah besar diri saya ya
00:00:42sesuai ginting ada menitipan ini
00:00:53terima kasih
00:01:06bapak mana
00:01:08kopi
00:01:31Latifah dan Koperal Ghani gimana ya nasib
00:01:36ya tidak lebih baik dari kawan-kawan kita yang kuku
00:01:43mereka tentu akan disiksa oleh nika-nika itu
00:01:47nyatanya jadi uang berguna gue
00:01:51berat ya maksudnya ya tadinya saya tidak pernah mikir kalau ada orang mau ngorbankan dirinya sendiri
00:02:04ini untuk orang lain ah dulu saya juga sudah sering ada lebih bahaya
00:02:11tapi yaitu Pak
00:02:13garong
00:02:14ya
00:02:15namanya cari nafkah pak
00:02:19uang tangan saya banyak
00:02:23bapak saya sudah tidak ada
00:02:29adik saya yang 6
00:02:31kecil-kecil
00:02:34oh iya pak
00:02:43apa pasukan kita juga mikirin
00:02:47mau membebaskan teman-teman kita singgita ke Belanda
00:02:50mana rencana nih
00:02:52tentu
00:02:53tapi harus dengan perhitungan yang matan dan rapi
00:02:56kita juga punya orang-orang di kota
00:03:00kita menunggu informasi dari mereka
00:03:03bawa perempuan itu kemarin
00:03:20bawa perempuan itu kemarin
00:03:33kreit mayor
00:03:34hundir
00:03:36seret itu tawa ng kamari
00:03:39ayo
00:03:43ayo
00:03:48tidak akan lari
00:03:48tidak akan silipag lang
00:03:49aku tawanan perang
00:03:51bukan maling
00:03:52bawa eksternis itu ke rumah sakit
00:04:13kasihan
00:04:15dia harus tetap hidup
00:04:17nona
00:04:22silahkan duduk
00:04:23hundir
00:04:33hundir
00:04:33ya
00:04:33memang
00:04:46perang merubah semua manusia seperti binatang
00:04:49dan untuk menang
00:04:50dia harus mampu seperti binatang yang paling kejam
00:04:53teman nona tidak mau menjawab pertanyaan saya
00:04:58nona
00:05:02mudah-mudahan berpikir lebih sehat
00:05:05untuk kasih tau dimana markas pasukan nona
00:05:08tuan sedang mulai dengan pertanyaan itu
00:05:10ya
00:05:11kalau saya memberi sebuah informasi yang salah
00:05:14kalian semua akan terjebak
00:05:16sebelum menyerang
00:05:18saya akan kirim mata-mata
00:05:20dan kalau informasi nona tidak benar
00:05:24artinya nona akan ditembak mati
00:05:27mati cuma masalah waktu
00:05:29sekarang atau nanti
00:05:30sama saja
00:05:31dan itu saya rasa jalan yang paling baik
00:05:34daripada jadi seorang pengkhianat
00:05:36saya tidak percaya nona bisa tahan
00:05:41nona akan disiksa
00:05:44tidak cuma tubuh nona
00:05:50tapi juga jiwa
00:05:52jawab
00:05:55sebelum merasa sakit
00:05:56tidak
00:05:57lewet non
00:06:00ya mayur
00:06:02jakob
00:06:05nona akan rugi
00:06:30kalau sudah kami siksa
00:06:33baru mau memberikan jawaban
00:06:36sebelum terlambat
00:06:45mulut ini masih bisa menyelamatkan
00:06:48kamu kira siksaan yang akan kamu terima saat ini akan dikenang oleh kawan-kawanmu
00:07:06hmm
00:07:06tidak
00:07:08barangkali sekarang mereka sedang berpesta pura
00:07:12katakan dimana markas induk pasukanmu
00:07:22tidak
00:07:22tidak
00:07:23tidak
00:07:24mungkin
00:07:25tidak
00:07:26tidak
00:07:28tidak
00:07:30tidak
00:07:32tidak
00:07:34tidak
00:07:35tidak
00:07:36tidak
00:07:37Terima kasih.
00:08:07Terima kasih.
00:08:37Terima kasih.
00:09:07Terima kasih.
00:09:37Terima kasih.
00:10:07Terima kasih.
00:10:37Terima kasih.
00:11:07Terima kasih.
00:11:37Terima kasih.
00:12:07Terima kasih.
00:12:37Terima kasih.
00:13:07Terima kasih.
00:13:09Terima kasih.
00:13:39Terima kasih.
00:14:09Terima kasih.
00:14:11Terima kasih.
00:14:13Terima kasih.
00:14:15Terima kasih.
00:14:45Terima kasih.
00:14:47Terima kasih.
00:15:19Terima kasih.
00:15:21Terima kasih.
00:15:23Terima kasih.
00:15:25Terima kasih.
00:15:57Terima kasih.
00:16:27Terima kasih.
00:16:29Terima kasih.
00:16:37Terima kasih.
00:16:39Terima kasih.
00:17:07Terima kasih.
00:17:09Terima kasih.
00:17:11Terima kasih.
00:17:12Terima kasih.
00:17:14Terima kasih.
00:17:16Terima kasih.
00:17:18Terima kasih.
00:17:20terima kasih.
00:17:22Terima kasih.
00:17:23Iblis, hentikan
00:17:37Tenang, Nona, tenang
00:17:40Satu demi satu, kuku itu akan dicabut
00:17:43Ayah Nona tidak akan mati, tapi cukup sakit
00:17:47Bunuh saja aku, dia tidak tahu apa-apa
00:17:50Tolong, jangan lakukan
00:17:54Jangan lakukan
00:17:57Tolong
00:17:59Hentikan
00:18:02Jangan lakukan
00:18:06Cukup, cukup, aku mau bilang
00:18:11Iba
00:18:13Aku mau bilang
00:18:16Bagus, kau mau menyendang gelar sebagai pengkhianat seumur hidupmu
00:18:20Jangan
00:18:22Jangan
00:18:25Katakan, Nona, katakan
00:18:27Dan kalian akan kami bebaskan
00:18:30Jangan katakan
00:18:32Nyawaku bukan apa-apa dalam perjuangan ini
00:18:34Latifah
00:18:39Satu yang paling dipencik Tuhan dan manusia
00:18:42Adalah pengkhianat
00:18:44Adalah pengkhianat
00:18:46Adalah pengkhianat
00:18:48Apakah
00:18:50Apakah
00:18:52Tidak!
00:19:22Tidak, Tidak!
00:19:52Terus jaga, udang mesiu.
00:20:00Jangan khawatir, Min.
00:20:05Kita segera akan membebaskan abahmu dan Latifah.
00:20:10Hati-hati, Pak.
00:20:12Ketapangan Marsa.
00:20:13Bani sudah menyebar matah-matah sampai ke risai-risai.
00:20:16Itu bersama Paman.
00:20:17Ya.
00:20:18Tapi untuk sampai mendekati gedung jati, tidak mungkin terjadi, Min.
00:20:23Penjagaan kita ketat sekali.
00:20:24Pembunuh!
00:20:25Sabar, Pak.
00:20:26Kejam!
00:20:27Kau kejam!
00:20:28Jati, Jati!
00:20:30Kau kejam!
00:20:32Hati-hati.
00:20:35Bentang-bentang kau merasa ikut berjuang,
00:20:37lalu senangnya saja kau tembaki rakyat dan kau benci.
00:20:41Pembunuh!
00:20:41Kejam, kejam!
00:20:48Kenapa?
00:20:53Ada, Pak Wilhelm?
00:20:55Dia bunuh aku.
00:21:02Wilhelm?
00:21:07Saya tadinya tidak menyangka akan seperti ini.
00:21:12Pak Jufri bersikeras meninggalkan desa ini.
00:21:16Meskipun Lieutenant Haryono telah melarangnya.
00:21:24Tep!
00:21:29Turun!
00:21:31Pak!
00:21:32Turun!
00:21:33Pak!
00:21:35Turun!
00:21:43Niko!
00:21:44Periksa sirup, Pak.
00:21:46Ya.
00:21:51Mau kemana?
00:21:53Mau ke kota, Menir.
00:21:55Kami mengungsi waktu pasukan Menir menyerang kota.
00:22:04Pak!
00:22:05Kamu mengungsi sama tentara, he?
00:22:11Oh, tidak, Menir.
00:22:13Saya mengungsi ke rumah saudara saya.
00:22:23Mulutmu bilang tidak.
00:22:25Tapi matamu kelihatan bohong.
00:22:28Jangan coba-coba.
00:22:29Benar, Menir.
00:22:31Saya jarang bohong.
00:22:33Bohong.
00:22:34Pak!
00:22:35Pak!
00:22:37Pak!
00:22:39Pak!
00:22:40Jego.
00:22:41Pak.
00:22:42Pakar ini kelopak.
00:22:43Ya.
00:22:44Jangan.
00:22:46Saya tidak bohong, Menir.
00:22:48Jangan!
00:22:49Jangan!
00:22:50Jangan!
00:22:51Stop!
00:22:52Saya mau bilang terus terang.
00:22:57Begitu lebih selamat, orang tua.
00:22:59Berapa kuatan mereka?
00:23:01Lebih 100 orang.
00:23:07Di desa mana kamu mengungsi?
00:23:11Hmm?
00:23:12Kamu tinggal di kota.
00:23:18Kalau yang kamu ucapkan bohong,
00:23:20kamu akan ditangkap dan diukum tembak.
00:23:23Ya, ya.
00:23:25Menir, saya...
00:23:26Pak!
00:23:55Semuanya telah terjadi
00:24:04Maafkan aku, Suci
00:24:15Kami terpaksa melakukan itu, Cap
00:24:25Pak Mana?
00:24:33Aduh, Kaji
00:24:35Aduh, Kaji
00:24:37Deni, Serahkan
00:24:46Sampai jumpa.
00:25:16Sampai jumpa.
00:25:46Dan dia dendam pada mereka.
00:25:51Ya.
00:25:53Itu memang tidak bagus.
00:25:58Padahal, Nona juga ikut berjuang, bukan?
00:26:02Minum?
00:26:03Dait.
00:26:07Ya.
00:26:08Panggil Nona Latifah.
00:26:09Sampai jumpa.
00:26:39Sampai jumpa.
00:27:09Nona suci lebih menggunakan otak daripada perasaannya.
00:27:31Dan pikiran yang sehat selalu bisa menjalin kerjasama yang sempurna.
00:27:38Nona, besok pagi sebelum matahari terbit, gedung jati sudah rata dengan tanah.
00:27:44Pengkhianat.
00:27:50Pengkhianat.
00:27:52Pengkhianat.
00:27:55Ipa, saya...
00:27:57Jangan tentu kulitku.
00:27:57Haram seorang pengkhianat.
00:27:59Haram seorang pengkhianat menyentuh kulitku.
00:28:01Jangan bicara begitu, Ipa.
00:28:02Aku tidak tahu.
00:28:06Aku marah.
00:28:08Ayahku dibunuh mereka.
00:28:09Karena dikira mau berkhianat.
00:28:20Jangan tentu kulitku.
00:28:24Jangan tentu kulitku.
00:28:26Kalau aku dendam pada mereka.
00:28:37Lalu kau teruskan pengkhianatanku.
00:28:40Kamu tidak tahu bahwa perbuatanmu akan membunuh semua orang Republik di desa itu.
00:28:44Kau goblok.
00:28:46Dengar.
00:28:47Aku tidak tahu.
00:28:50Aku hanya ingin membahas dendam atas kematian ayahku.
00:28:54Bacau.
00:29:01Dia...
00:29:02Dia tidak tahu apa-apa tentang revolusi.
00:29:07Kami hanya konekutan.
00:29:10Apa yang sedang terjadi?
00:29:11Kau pikir cuma kau yang kehilangan ayah.
00:29:19Belum ada sehari ayahku mati di sini.
00:29:22Ini mempertahankan rahasia yang sekarang sudah kamu buka.
00:29:26Kau.
00:29:27Kau.
00:29:28Kau.
00:29:28Kau.
00:29:28Kau.
00:29:28Kau.
00:29:29Kau.
00:29:29Kau.
00:29:29Kau.
00:29:29Kau.
00:29:29Kau.
00:29:30Kau.
00:29:30Kau.
00:29:30Kau.
00:29:31Kau.
00:29:32Kau.
00:29:32Kau.
00:29:33Kau.
00:29:34Kau.
00:29:36Kau.
00:29:37Kau.
00:29:38Kau.
00:29:39Kau.
00:29:40Kau.
00:29:41Kau.
00:29:41Kau.
00:29:41Kau.
00:29:44Kau.
00:29:47Kau.
00:29:50Kau.
00:30:01Kau.
00:30:09Kau.
00:30:11Bersambung...
00:30:13Bersambung...
00:30:15Bersambung...
00:30:17Bersambung...
00:30:41Ik ben nu meer overtuigd dat de informatie juist is.
00:30:45Ja, mijn intussie zegt mij dat ook.
00:30:51Morgen voeren we het uit.
00:31:11Kijk die en ook al een nachtje.
00:31:15Kijk die de voren volk is op te hebben...
00:31:17Kijk die leren...
00:31:19Je kan daar iets aan.
00:31:21Kijk die die ik voren ja..
00:31:23Kijk die.
00:31:25Kijk die.
00:31:27Terima kasih telah menonton!
00:31:57Terima kasih telah menonton!
00:32:27Terima kasih telah menonton!
00:32:57Terima kasih telah menonton!
00:33:27Terima kasih telah menonton!
00:33:57Terima kasih telah menonton!
00:34:27Terima kasih telah menonton!
00:34:57Terima kasih telah menonton!
00:35:27Terima kasih telah menonton!
00:35:57Terima kasih telah menonton!
00:36:27Terima kasih telah menonton!
00:36:57Terima kasih telah menonton!
00:37:27Sampai jumpa!
00:37:57Terima kasih telah menonton!
00:38:27Terima kasih telah menonton!
00:38:57Terima kasih telah menonton!
00:39:27Terima kasih telah menonton!
00:39:57Terima kasih telah menonton!
00:39:59Terima kasih telah menonton!
00:40:01Terima kasih telah menonton!
00:40:03Terima kasih telah menonton!
00:40:05Terima kasih telah menonton!
00:40:07Terima kasih telah menonton!
00:40:09Terima kasih telah menonton!
00:40:11Terima kasih telah menonton!
00:40:13Terima kasih telah menonton!
00:40:15Terima kasih telah menonton!
00:40:17Terima kasih telah menonton!
00:40:19Terima kasih telah menonton!
00:40:21Terima kasih telah menonton!
00:40:23Terima kasih telah menonton!
00:40:25Terima kasih telah menonton!
00:40:27Terima kasih telah menonton!
00:40:29Terima kasih telah menonton!
00:40:31Terima kasih telah menonton!
00:40:33Terima kasih telah menonton!
00:40:35Terima kasih telah menonton!
00:40:36Terima kasih telah menonton!
00:40:37Sudah tidak ada tembakan, Zai.
00:40:57Mereka sudah mengasai markas kita.
00:41:01Atau, mungkin mereka telah pergi.
00:41:07Zain, mari kita kembali, Zain.
00:41:18Ayo, Zain.
00:41:35Zain.
00:41:37Zain, Zain.
00:41:44Ya Tuhan, kafir-kafir itu telah membunuh mereka semuanya.
00:41:51Zain, aku harus balas.
00:42:09Aku harus balas.
00:42:13Zain, aku harus balas.
00:42:17Zain, aku harus balas.
00:42:19Zain, aku harus balas.
00:42:21Zain, aku harus balas.
00:42:28Zain, aku harus balas.
00:42:34Zain, aku harus balas.
00:42:48Ya Tuhan, Kapten Bondan.
00:43:04Kapten.
00:43:09Kapten.
00:43:11Kapten Bondan.
00:43:15Kapten Bondan.
00:43:18Kapten Bondan.
00:43:23Kita harus balas kekejamanan ini.
00:43:27Kita harus hancurkan Belanda-Belanda itu.
00:43:32Kapten.
00:43:35Saya berjanji akan membalas kekalahan ini.
00:43:38Kepada.
00:43:39Mini.
00:43:39Kepada.
00:43:39Kepada.
00:43:41Kepada.
00:43:41Kepada.
00:43:41Kepada.
00:43:43Kepada.
00:43:43Kapten, kau masih akan terus berjuang bersama kami.
00:44:13Nanti malam terserang markas Belanda
00:44:30Kalau kamu mau jadi orang yang berguna, sekaranglah saatnya
00:44:36Iya
00:44:37Iya
00:44:43Sampai jumpa
00:45:12Terima kasih telah menonton!
00:45:42Terima kasih telah menonton!
00:46:12Terima kasih telah menonton!
00:46:42Terima kasih telah menonton!
00:47:12Terima kasih telah menonton!
00:47:42Terima kasih telah menonton!
00:48:12Terima kasih telah menonton!
00:48:42Terima kasih telah menonton!
00:49:12Terima kasih telah menonton!
00:49:42Terima kasih telah menonton!
00:50:12Terima kasih telah menonton!
00:50:42Let!
00:50:43Pak Lieutenant!
00:50:44Kita mau nyeberang!
00:50:46San!
00:50:47Rindungi mereka!
00:50:48Siap, Let!
00:50:48Hati-terima kasih telah menonton!
00:50:54Terima kasih telah menonton!
00:51:00Kita lari menonton!
00:51:02Kita lari sambil menonton!
00:51:06Terima kasih telah menonton!
00:51:07Tomat!
00:51:08Tidak!
00:51:12Terima kasih telah menonton!
00:51:14Terima kasih telah menonton!
00:51:16kau tidak apa-apa
00:51:22aku tidak apa-apa
00:51:25kasihkan senjata itu
00:51:26saya akan dekati gudang misiu
00:51:30ya
00:51:46in
00:51:53tak
00:51:55di
00:52:09g
00:52:10in
00:52:11Sampai jumpa.
00:52:41Sampai jumpa.
00:53:11Sampai jumpa.
00:53:41Sampai jumpa.
00:54:11Sampai jumpa.
00:54:41Sampai jumpa.
00:55:11Sampai jumpa.
00:55:41Sampai jumpa.
00:56:11Sampai jumpa.
00:56:41Sampai jumpa.
00:57:11Sampai jumpa.
00:57:41Sampai jumpa.
00:58:11Sampai jumpa.
00:58:41Sampai jumpa.
00:59:11Sampai jumpa.
00:59:41Sampai jumpa.
01:00:11Sampai jumpa.
01:00:41Sampai jumpa.
01:01:11Sampai jumpa.
Komentar