Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sudah tiga pekan, warga korban banjir Aceh Tamiang yang tak mendapatkan tempat di posko pengungsian harus tinggal di tenda seadanya di pinggir jalan.

Lumpur banjir yang mengering membuat debu di lokasi tenda pekat. Korban banjir berharap mereka bisa segera tinggal di hunian layak sementara.

Berikut laporan jurnalis KompasTV, Vidaa Alatas, dan juru kamera Sunandar, yang kami rekam sebelumnya.

#acehtamiang #banjir #poskopengungsian

Baca Juga Presiden Prabowo Sebut Indonesia Masih Mampu Atasi Bencana | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/637688/presiden-prabowo-sebut-indonesia-masih-mampu-atasi-bencana-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/637689/tenda-seadanya-ini-kondisi-pengungsi-korban-banjir-di-aceh-tamiang-sapa-pagi
Transkrip
00:00Sementara itu saudara sudah tiga pekan warga korban banjir Aceh Tamiang yang tidak mendapatkan tempat di posko pengungsian harus tinggal di tenda seadanya di pinggir jalan.
00:12Lumpur banjir yang mengering membuat debu di lokasi tenda pekat saudara.
00:17Korban banjir berharap mereka bisa segera tinggal di hunian layak sementara.
00:21Dan berikut laporan dari jurnalis Kompas TV, Fida Alatas dan Juru Kamera Sunandar yang kami rekam sebelumnya.
00:30Di Aceh Tamiang banjir bandang yang melanda tiga minggu yang lalu atau tiga pekan yang lalu ini meluluhlantahkan rumah warga dan juga tentunya fasilitas-fasilitas umum yang ada.
00:41Dan saat ini kondisinya saudara di sepanjang jalan IR Juanda begitu ya.
00:48Pemandangan seperti inilah yang akan Anda lihat saat melintas di sepanjang jalan IR Juanda yang berada di Tanjung Karang.
01:00Dan ini adalah warga yang rumahnya terdampak luluhlantah memilih untuk membangun tenda pengungsian di pinggir jalan seperti ini.
01:12Kita akan tunjukkan seperti apa kondisinya bagi warga yang rumahnya masih luluhlantah dan mau tidak mau ini harus kemudian membangun tenda sementara.
01:27Ada beberapa keluarga di sini.
01:31Halo Ibu.
01:31Ibu ini memang sengaja bangun tenda di sini?
01:37Ya memang sengajalah karena kehujanan, kepanasan.
01:41Kenapa tidak di pengungsian Bu?
01:44Tidak dapat kan?
01:46Jauh.
01:47Ibu rumahnya di mana? Yang di belakang itu Bu?
01:50Yang di belakang itu.
01:52Yang di belakang itu?
01:52Yang di keluarga habis.
01:54Tiga keluarga habis.
01:54Habis.
01:56Kalau di sini Bu, ini makanan itu seperti apa?
02:00Ya kemarin itu dapat ya.
02:02Dapat dari diantar.
02:05Kalau ini sekarang sudah mulai masak sendiri.
02:07Sudah mulai masak sendiri.
02:09Toilet, MCK, air bersih seperti apa Bu?
02:12Kurang.
02:13Air bersih selalu kadang diantar.
02:19Kalau air bersih.
02:21Ibu ini kan di depan jalan ini lumpurnya begitu tebal, begitu dalam.
02:27Dan kalau misal terik, panas matahari, debunya kan sangat lah.
02:33Lalu bagaimana kondisi Ibu di sini?
02:35Ya kayak mana?
02:36Jadi sudah di jalanin aja gitu.
02:40Rumah Ibu itu yang di belakang situ ya Bu?
02:42Iya, ini pas nih.
02:44Baik.
02:45Ini?
02:45Dokok-dokok.
02:46Angka itu.
02:47Baik.
02:48Ini ada bapak juga Bu yang sakit di sini?
02:50Iya itu.
02:51Ini istri suaminya.
02:52Sakit apa ya Bu?
02:54Nggak bisa jalan.
02:55Lumpuh kakinya kecil.
02:57Terus dengan kondisi ini seperti apa Bu?
02:59Ya kayak mana lah itu.
03:02Ibu mungkin harapannya seperti apa?
03:03Bukan informasinya ini pemerintah daerah setempat akan memberikan rumah atau hunian layak sementara.
03:10Sudah tahu informasi tersebut?
03:11Belum kan Kak?
03:12Belum.
03:13Sudah didata?
03:14Belum.
03:15Belum.
03:16Harapannya seperti apa Bu?
03:18Ya harapannya ya kalau bisa ya itulah.
03:21Ada rumah, ada tempat tinggal, anak-anak sayang kan.
03:26Sudah ada yang berasa sakit atau apa nggak Bu?
03:29Ada, marah muntah-muntah ini udahan.
03:31Saat nafas.
03:33Saat nafas.
03:34Saat nafas.
03:34Saat nafas.
03:34Saat nafas dia.
03:36Sedih lah kalau hujan tak ngolah.
03:39Berarti kehujanan ya Bu?
03:40Kehujanan aja.
03:41Semoga ini ya Bu ya Pak terkait dengan hunian layak ini bisa segera didapatkan bantuan-bantuan itu.
03:50Agar anak-anak dan juga ada bapak yang sakit ini ya biar segera bisa layak begitu ya.
03:56Baik, baik, baik.
03:58Terima kasih banyak Ibu sehat selalu.
04:01Itu tadi bagaimana dampak dari banjir bandang.
04:05Meskipun ini sudah tiga pekan berlalu tapi masih banyak warga yang kondisinya seperti ini saudara.
04:11Mengungsi dengan tenda seadanya di pinggir jalan apalagi saat ini kondisinya lumpur di Tamiang.
04:18Ini sudah mengering begitu ya sehingga menyebabkan debu yang begitu pekat dan juga tebal.
04:23yang membuat pernafasan ini juga terganggu.
04:27Harapannya tentunya pemerintah ini bisa segera menyelesaikan hunian layak sementara bagi para warga.
04:34Karena ada kurang lebih 300 ribu warga berdampak.
04:38Dari Aceh Tamiang, Vida Alatas Sunandar melaporkan.
Komentar

Dianjurkan