00:00Di saat-saat pertama, jadi bencana kejadian itu sudah perintah operasi.
00:05Tidak perlu tunggu radiogram, tidak perlu tunggu terlalu banyak berinisial.
00:11Dan ini saya lihat sudah dilaksanakan oleh semua lembaga.
00:15Saya terima kasih.
00:17Saya terima kasih sama saudara-saudara dari semua pihak.
00:22Sekali lagi saya minta kita waspada ke depan.
00:26Karena justru di saat ini ada kecenderungan segelintir masyarakat, terutama mungkin yang punya motivasi politik.
00:40Atau bahkan saya terus saja melihat ada mungkin pihak-pihak kekuatan-kekuatan luar
00:49yang dari dulu selalu saya tidak mengerti, tidak suka sama Indonesia, tidak suka Indonesia kuat, Indonesia mantap.
01:05Dalam rangka ini, di tengah bencana, di tengah musibah, mereka yang ditonjolkan adalah kebohongan, ketidakbenaran.
01:27Dan dikatakan pemerintah tidak hadir, puluhan ribu dalam saat-saat yang pertama sudah dikerahkan ke situ.
01:44Kita lihat buktinya.
01:45Saya lihat sekarang ini mungkin ada pihak yang khawatir karena rakyat baru sekarang lihat.
01:55Pemerintah Indonesia ini ternyata kuat.
02:01TNI kuat, Polri kuat, BNPB kuat, Basarnas kuat.
02:08Mampu kita kerahkan puluhan helikopter dalam waktu singkat.
02:11Belasan pesawat terbang.
02:17Ada tempat-tempat yang tiap hari BBM diantar dengan pesawat terbang.
02:22Dengan Hercules.
02:24Ini hanya bisa oleh negara yang kuat.
02:28Ada desa-desa yang tiap hari, yang sekarang masih belum tembus, saya kira nanti mungkin ada laporan dari BNPB.
02:37Tiap hari didatangi oleh helikopter.
02:41Di tengah cuaca yang di gunung-gunung itu ya masih penuh kabut.
02:49Hujan juga masih sering turun cepat.
02:52Saya baru dari situ, saya dari Takengon.
02:55Saya dari Bener Meriah, saya lihat.
02:58Kondisinya tidak gampang.
03:04Ketinggian 1.800, ketinggian 2.000, kabut itu.
03:11Jadi penerbang-penerbang kita, terbang tiap hari, ini adalah suatu hal yang perlu kita banggakan.
03:26Saya terus sengaja, saya sebagai Presiden di Indonesia, saya bangga.
03:33Lihat aparat-aparat kita di setiap tingkatan.
03:43Berada di tengah rakyat.
03:44Ya, jadi semua mengerahkan tanpa terlalu banyak minta perintah dari saya berinisiatif.
03:57Saya terima kasih para pimpinan Panglima TNI, Kapolri, para kepala staf.
04:03Semua yang hadir dan mengambil tindakan atas inisiatif sendiri.
04:15Sehingga, saya ditelpon banyak pimpinan kepala negara yang ingin kirim bantuan.
04:21Saya bilang terima kasih konsernya Anda, kami mampu.
04:24Indonesia mampu mengatasi ini.
04:28Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional.
04:37Kita sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi.
04:43Jadi, situasi terkendali.
04:48Saya monitor terus.
04:51Dan kita sudah merencanakan.
04:57Segera akan kita bentuk.
05:02Apakah kita namakan badan atau satgas rehabilitasi dan rekonstruksi.
05:07Segera kita akan bangun hunian-hunian sementara dan hunian-hunian tetap.
05:15Bahkan mungkin saya dapat laporan dari Menteri Perumahan ya.
05:22Mungkin mulai hari minggu ini kita sudah mulai membangun 2.000 rumah.
05:29Kemungkinan rumah ini bisa langsung saja jadi rumah tetap ya.
05:34Jadi semua unsur juga nanti berkelia sama.
05:37Jangan ada alasan cari lahan dan sebagainya.
05:40Pakai lahan milik negara yang ada.
05:46Kalau perlu PTPN,
05:49kalau perlu
05:50konsesi-konsesi hutan itu
05:53kita pakai semua.
05:55Jadi sekarang ini saatnya terus kita
06:00bekerja sangat keras.
06:09Anggaran APBN sudah kita siapkan.
06:13Dan saya katakan bahwa
06:15anggaran ini kita siapkan karena memang uangnya ada.
06:19dan uangnya ada karena justru
06:22pemerintah kita
06:25yang saya pimpin
06:26di awal pemerintah kita
06:28kita menghemat
06:30ratusan triliun
06:32yang saya diserang,
06:35saya dimaki-maki
06:36bahwa
06:37efisiensi ini
06:39salah.
06:40baru ada di dunia ini
06:44ada demonstrasi menentang efisiensi.
06:47Padahal efisiensi itu ada di pasal 33
06:50Undang-Undang Dasar 45
06:53Saudara-saudara
06:57ayat 4
06:58Justru karena kita laksanakan efisiensi
07:03kita kurangi
07:05semua kemungkinan korupsi, kebocoran
07:09kita punya uang sekarang.
07:12Di akhir
07:12minggu-minggu terakhir bulan
07:15tahun ini
07:17kita punya uang.
07:19Itu coba.
07:20perekonomian nasional diselenggarakan
07:23berdasar atas
07:23azaz
07:24demokrasi ekonomi
07:27dengan prinsip
07:28kebersamaan
07:29efisiensi
07:30berkeadilan.
07:33Tapi ada yang menggerakkan
07:34menentang efisiensi
07:37dengan efisiensi
07:39kita punya kemampuan
07:40kita punya kekuatan
07:41sekarang.
07:44Jadi Saudara-saudara
07:45kita sudah siap
07:47terima kasih
07:48kita sudah siapkan
07:50kemudian semua gubernur
07:53yang berdampak
07:55langsung
07:56saya perintahkan
07:58mengirim
08:00dana operasional
08:02taktis
08:0220 miliar
08:04semua bupati wali kota
08:06di 52 kebupatan kota
08:07yang terdampak
08:08langsung
08:09saya kirim
08:104 miliar rupiah
08:11dan ini sudah langsung
08:13dan sudah diterima
08:14di luar
08:16anggaran pemulihan.
08:18tiga hari setelah
08:23instruksi saya
08:24uang sudah sampai
08:25di semua
08:25semua kebupatan
08:27mendagri
08:28apa benar begitu?
08:29betul?
08:30ya
08:30sudah sampai semua
08:32ini sangat penting
08:35karena
08:36bupati-bupati
08:38bisa mengambil
08:39tindakan segera
08:40kita sudah mengerahkan
08:44lebih dari
08:4650 ribu
08:47TNI dan Polri
08:4950 ribu
08:52itu setingkat
08:5450 batalion
08:55sudah dikerahkan
08:56di
08:56di daerah berdampak
08:58kalau dibilang
08:59negara tidak hadir
09:00kita waspada saja
09:05ya
09:06unsur-unsur yang memang
09:09ya
09:10punya anggada-anggada lain
09:12kita sudah
09:14kerahkan sekarang
09:15lebih dari
09:1660 helikopter
09:17dan
09:20belasan pesawat
09:22yang terbang
09:24tiap hari
09:24selamat menikmati
Komentar