Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 bulan yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengambil langkah tegas atas kegiatan usaha sejumlah perusahaan pemanfaatan hutan buntut bencana di Sumatera.

Raja Juli mengumumkan telah mencabut sebanyak 22 perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH).

"Secara resmi saya umumkan hari ini kepada publik atas arahan Pak Presiden, saya akan mencabut 22 PBPH, perizinan berusaha pemanfaatan hutan," kata Raja Juli di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Baca Juga Menhut Raja Juli Antoni: Kami Cabut 22 Izin Berusaha Pemanfaatan Hutan Seluas 1.012.016 Hektare di https://www.kompas.tv/nasional/637629/menhut-raja-juli-antoni-kami-cabut-22-izin-berusaha-pemanfaatan-hutan-seluas-1-012-016-hektare



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/637653/full-menhut-raja-juli-cabut-22-izin-perusahaan-pemanfaatan-hutan-buntut-bencana-di-sumatera
Transkrip
00:00Pada hari ini, pertama sekali lagi kami mengucapkan Bela Sungkawa,
00:07duka mendalam terhadap apa yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
00:16Sekali lagi kita berdoa dan berharap agar penanggulangan dampak bencana ini dapat berjalan lebih cepat lagi,
00:25sehingga sekali lagi masyarakat dapat kembali hidup normal di sediakala.
00:32Kedua, seperti yang sebagian teman-teman sudah ketahui,
00:37bahwa kemarin sore sampai menjelang malam saya diundang oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto
00:44untuk ikuti ratas di Hambalang.
00:48Dan ini yang akan saya laporkan kepada publik melalui teman-teman media semua tentunya.
00:55Pertama, saya tambah yakin bahwa Presiden Prabowo Subianto adalah seorang Presiden
01:02yang sangat mencintai hutan dan mencintai satwa kita.
01:08Teman-teman ketahui bahwa untuk cinta terhadap satwa ketika bertemu dengan King Charles di London
01:15tahun yang lalu atau awal tahun ini, beliau diminta untuk mendonasikan 10.000 hektare
01:24PBPH milik beliau di Tusam Hutan Lestari di Aceh.
01:30Beliau kemudian malah memberikan 20.000 hektare.
01:33Bahkan seluruh konsesi PBPH-nya diserahkan untuk membuat koridor gajah
01:41yang sekarang sudah berdiri bersama dengan WWF, kami kerja erat.
01:46Sekali lagi, tentang kecintaan beliau terhadap hutan dan satwa kita itu sangat luar biasa.
01:54Dan kemarin saya kembali diperintahkan untuk lebih berani lagi
02:00untuk menertibkan perizinan berusaha pemawatan hutan atau PBPH yang nakal,
02:08yang mengganggu masyarakat dan juga mengganggu lingkungan hidup dan hutan kita.
02:13Jadi secara resmi hari ini saya umumkan kepada publik
02:20atas tunjuk Pak Presiden, saya akan mencabut 22 PBPH
02:28perizinan berusaha pemawatan hutan
02:31di yang luasnya sebesar 1.012.016 hektare
02:42termasuk diantaranya di Sumatera
02:47seluas 116.198 hektare
02:54detailnya saya akan menuliskan SK pencabutan ini
02:58dan nanti akan saya sampaikan kepada rekan-rekan media sekalian.
03:03Jadi dalam waktu satu tahun ini saja
03:05Pak Presiden Prabowo Subianto sudah memerintahkan kami di Kementerian Kehutaran
03:10untuk menertibkan PBPH nakal seluas 1,5 juta hektare.
03:15Teman-teman masih ingat pada tanggal 3 Februari yang lalu
03:19saya sudah mencabut 18 PBPH seluas setengah juta hektare
03:24ditambah hari ini 1 juta hektare
03:27maka sudah ada penertiban sekitar 1,5 juta hektare hutan kita.
03:35Itu yang pertama.
03:37Yang kedua, saya kira tadi Satgas PKH sudah melaporkan kepada publik
03:44melalui teman-teman media di Kejaksaan Agung
03:46saya juga hadir tadi rapat di sana
03:48tapi dari kami, kami bekerja sama dengan Satgas PKH
03:52tentu di sana ada kabar es krim, pori yang memiliki MOU dengan kami
03:57kami juga sudah bergerak seperti yang saya janjikan
04:02kepada masyarakat ketika rapat dengan pendapat di Komisi 4 DPR RI
04:07per hari ini kami sudah menertibkan
04:1111 subjek hukum
04:14yang nanti sekali lagi akan kita
04:17sinergikan
04:19proses
04:20pendekatan hukumnya bersama dengan
04:23Satgas PKH
04:25khusus untuk PT
04:28Toba Pap Lestari
04:30PT TPL
04:32yang banyak diberitakan
04:34Pak Presiden secara khusus
04:38memerintahkan kepada saya
04:40untuk melakukan audit dan evaluasi total terhadap TPL ini
04:43dan insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama
04:46nanti Pak Wamen terutama yang akan saya tugaskan untuk
04:49men-seriusi
04:51proses audit
04:52dan evaluasi PT Toba Pap Lestari ini
04:56nanti insyaallah sekali lagi apabila ada hasilnya
05:00akan saya umumkan kembali kepada publik
05:02apakah kita akan kita cabut
05:05atau kita lakukan
05:06rasionalisasi terhadap
05:09apa namanya
05:11HTI
05:12yang mereka
05:13kuasai
05:15PBPH yang mereka kuasai
05:18beberapa
05:19tahun belakangan ini
05:21yang ketiga
05:23terkait dengan
05:25perbaikan struktural
05:27saya kira ini penting sekali
05:28Pak Presiden juga kemudian
05:31memberikan
05:33persetujuan
05:34arahan kepada kami
05:35untuk
05:37membuat
05:39tata kelola
05:41perhutanan yang lebih baik
05:43forest governance
05:45harus diperbaiki
05:45kalau kita lihat
05:47teman-teman media semua
05:49salah satu yang menjadi masalah utama
05:51kehutanan
05:53sehingga sekarang memiliki dampak yang sangat buruk
05:56di tiga provinsi
05:58yang terdampak banjir misalkan
06:00kalau kita mau jujur
06:01rentang kendali antara kementerian
06:05dengan UPT-UPT yang ada di bawah itu sangat jauh sekali
06:09oleh karena itu
06:12kami kemarin menyarankan
06:13dan Pak Presiden langsung setuju
06:14kami akan membuat
06:16kakanwil kehutanan di setiap provinsi
06:19dengan ada kakanwil ini
06:21kemudian nanti ada
06:23kabit-kabit
06:24yang kemudian merefleksikan
06:26tugas-tugas dirjen
06:27yang kemudian nanti akan
06:29dieksekusi di UPT-UPT
06:31terkait
06:31di tempat masing-masing
06:34saya mantan wamen ATRBPN
06:36saya dulu punya kakanwil
06:39punya kakantah
06:40jadi jejaring kita
06:42kaki kita
06:43tangan kita
06:44itu bisa langsung
06:47kena di tapak
06:48insyaallah dengan perubahan ini
06:50nomenklatur ini
06:52tentu kami akan bicara dengan
06:53Menpanda RB
06:54dan saya harus spesifik kami diminta
06:56untuk mendiskusikan
06:57secara detail dengan Pak Mensesnek
07:00insyaallah akan kita lakukan
07:02termasuk Pak Presiden
07:04memerintahkan
07:05agar melipat-gandakan
07:06jumlah polisi kehutanan kita
07:08saya sudah laporkan kemarin
07:10di rapat RDP
07:11untuk Aceh
07:14yang luas hutannya
07:153,5 juta hektare
07:17kami hanya punya
07:19polisi hutan sebanyak
07:2130-an
07:2332 orang
07:24ini sama sekali tidak masuk akal
07:26dan Pak Presiden langsung
07:27memerintahkan pada saya
07:28untuk melipat-gandakan
07:29jumlah polisi hutan kita
07:32sehingga
07:33ilegal logging
07:34yang kemudian mengakibatkan
07:36rusaknya hutan kita
07:37dapat diatasi
07:38untuk sesegara mungkin
07:40sekiranya dengan
07:42demikian dari kami
07:42dan sekali lagi
07:44saya
07:45tambah percaya diri
07:47bersama rekan-rekan kehutanan
07:49karena kami mendapat
07:50dukungan moral yang kuat
07:51mendapat dukungan politik yang kuat
07:54dari Pak Presiden
07:55Pernabohu Subianto
07:55terima kasih
07:56Assalamualaikum Wr Wb
07:57yang pasti
08:18yang pasti mereka adalah
08:20PBPH nakal
08:21yang selama ini
08:23tidak mengikuti aturan
08:24yang tidak bisa menjaga
08:27konsesi yang diberikan
08:28kepada mereka
08:29dan oleh karena itu
08:30kita cabut
08:32izinnya
08:32tentu
08:37tindak pidana lainnya
08:38akan bisa diproses
08:40tapi tentu
08:42sekali lagi
08:42sebagai
08:43penertiban
08:45terhadap
08:46semua ini
08:47kami akan
08:47cabut
08:48dengan menerbitkan SK
08:49esok hari
08:50terakhir
08:52saya tidak bisa
08:55sampaikan ya
08:56karena
08:57belum saya keluarkan SK
08:59tapi sekali lagi
09:00yang perlu saya tegaskan
09:02disini
09:02dalam satu tahun
09:04pemerintahan
09:05Pak Prabowo Subianto
09:06kita telah menertibkan
09:08PBPH nakal ini
09:10seluas 1,5 juta
09:11makasih
09:12Assalamualaikum Wr Wb
09:13Terima kasih
Komentar

Dianjurkan