- 7 minggu yang lalu
Film Santet (1988) dibintangi Suzzanna mengisahkan Katemi (Suzzanna), yang suaminya dibunuh oleh Bisman (Jagat Karana), seorang pria tamak yang menginginkan Katemi dan merebut kepala desa, membuat Katemi belajar ilmu santet dari Nyi Angker untuk balas dendam, hingga akhirnya ia menjadi ahli sihir yang meneror Bisman dan para musuhnya, dibantu oleh Achmad (Jeffry Waworuntu) yang mencoba membujuknya berhent
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00:00Mas
00:00:04Om
00:00:05Minumnya diturusin di kamar aja ya
00:00:08Oke
00:00:08Saya minta tuanya dua botol lagi
00:00:10Nanti dibayar sekalian di kamar ya
00:00:13Ya om
00:00:13Selamat bersenang-senang ya om
00:00:14Terima kasih
00:00:15Yuk
00:00:30Kau memang cantik
00:00:34Jurukan
00:00:39Ibu memanggil di kamar
00:00:42Mau apa dia
00:00:45Bapak ini bagaimana sih
00:00:49Ibu kan lagi sakit
00:00:51Tuh lihat sana
00:00:52Kok malah tanya mau apa
00:00:55Di dasar penyakitan
00:01:02Sampai kapan kau akan menyusahkan aku Parni
00:01:16Bosan aku melihatmu begini terus
00:01:19Mas
00:01:20Mas
00:01:21Tolong
00:01:23Tolong panggilkan aku
00:01:24Pak Mantri
00:01:25Dadaku sakit sekali
00:01:31Malam-malam begini
00:01:32Mantri itu sudah tidur
00:01:34Sebentar
00:01:36Aku carikan obat
00:01:38Tak pernah merasa senang
00:01:47Selalu dipanggil
00:01:49Tahan
00:01:50Tak pernah merasa senang
00:02:02Tak pernah merasa senang
00:02:04Tak pernah merasa senang
00:02:05Tak pernah merasa senang
00:02:07Tak pernah merasa senang
00:02:07Tak pernah merasa senang
00:02:11Tak pernah merasa senang
00:02:13Tak pernah merasa senang
00:02:15Tak pernah merasa senang
00:02:17Farni, Farni, bangun
00:02:22Kau minum ini, supaya kau cepat sembuh
00:02:26Obat apa ini, mas?
00:02:32Obat supaya kau tidur nyenyak
00:02:34Ayo, minumlah
00:02:44Ayo, habiskan saja
00:02:46Sebentar lagi kau akan alap tidur
00:03:00Dan lupa akan sakitmu
00:03:02Sakit istriku tak sembuh-sembuh
00:03:16Sakit istriku tak sembuh-sembuh
00:03:25Jangan-jangan dia kena santen
00:03:29Maksud jurakan, ada orang yang mengguna-gunainya
00:03:35Ya, Sarma
00:03:39Sarma?
00:03:42Guru ngaji yang istrinya cantik
00:03:43Pak, Pak Bisman
00:03:47Pak, cepat pak
00:03:50Ibu kejang-kejang pak
00:03:52Masih kuli
00:03:54Aduh, aduh
00:03:56Pak, Pak Bim
00:03:58Apa kau, Pak Bim?
00:03:59Pak Bim
00:04:00Pak Bim
00:04:03Pak Bim
00:04:07PAN BUNO
00:04:11PAN BUNO
00:04:13Siapa yang menyerahkan kuda ibu
00:04:15PAN BUNO
00:04:37Kematian ibu sangat aneh
00:04:55Mengerikan
00:04:57Dia kena santet
00:05:03Kalau begitu kita harus hadakan pembalasan juragan
00:05:06Bunuh guru agama itu
00:05:11Alahum a'zabun a'zim
00:05:19Shadatawahul a'zim
00:05:27Ya'i santet jahannam
00:05:33Kau telah membunuh istriku
00:05:35Kami ingin membalas dendam
00:05:38Astaghfirullahaladzim
00:05:41Siapa yang mengatakan demikian
00:05:44Masuk
00:05:46Ayo masuk
00:05:52Bisman
00:05:54Aku bukan dukun santet
00:05:56Aku guru agama
00:05:58Aku mengutuk ilmu hitam itu
00:06:02Termasuk usaha maksiatmu
00:06:05Tutup mulutmu
00:06:06Tutup mulutmu
00:06:07Kau tidak usah membela diri
00:06:10Bunuh dia
00:06:12Tunggu dulu
00:06:13Suami saya tidak bersalah
00:06:16Jangan kalian apa-apakan dia
00:06:19Ini semua fitnah
00:06:21Tinggalkan tempat ini
00:06:23Jangan dirauhkan dia
00:06:24Anggap dan bunuh
00:06:26Keisahan ini
00:06:27Jangan
00:06:27Jangan
00:06:28Jangan
00:06:29Jangan
00:06:29Lepaskan
00:06:30Lepaskan
00:06:31Lepaskan
00:06:32Lepaskan
00:06:32Lepaskan
00:06:34Lepaskan
00:06:35Lepaskan
00:06:36Lepaskan
00:06:37Lepaskan
00:06:53Lepaskan
00:06:56Lepaskan
00:07:02Lepaskan
00:07:02Lepaskan
00:07:04ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo di sini ikat kedua tangan dan kakinya
00:07:28masukkan yang kejam ayo masyarakatnya cukup minggir semua hai kian
00:07:37dukun santet harus mati dibakar kalau tidak arwahnya akan mendendam
00:07:41otable
00:07:56ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo to we canakin pc
00:08:00yes
00:08:03yes
00:08:06uuh
00:08:09Ayo lah, Kadomi
00:08:27Ayo
00:08:34Kau harus jadi istriku sekarang
00:08:37Tidak
00:08:38Kau jahat, Bisman
00:08:40Laki-laki terkutuk
00:08:41Kau terlalu cantik jadi istri Sarma
00:08:46Kau fitnah suamiku
00:08:50Kau bunuh dia
00:08:52Supaya kamu bisa mengamini saya, bukan?
00:08:56Iya
00:08:56Karena aku mencintaimu, Kadomi
00:09:01Kau jembat
00:09:02Kurang ajar
00:09:05Sudah, Sudah
00:09:26Jangan hina diri saya
00:09:29Saya bukan perempuan zina
00:09:32Kesempatan ini
00:09:37Tidak boleh disiasiakan
00:09:39Kadomi
00:09:46Tidak boleh mencintai
00:09:59selamat menikmati
00:10:29selamat menikmati
00:10:59selamat menikmati
00:11:29selamat menikmati
00:11:59selamat menikmati
00:12:01selamat menikmati
00:12:05selamat menikmati
00:12:07selamat menikmati
00:12:09selamat menikmati
00:12:11selamat menikmati
00:12:13selamat menikmati
00:12:15selamat menikmati
00:12:17selamat menikmati
00:12:19selamat menikmati
00:12:21selamat menikmati
00:12:23selamat menikmati
00:12:25selamat menikmati
00:12:27selamat menikmati
00:12:29selamat menikmati
00:12:31selamat menikmati
00:12:33selamat menikmati
00:12:35selamat menikmati
00:12:37selamat menikmati
00:12:39selamat menikmati
00:12:41selamat menikmati
00:12:43selamat menikmati
00:12:47selamat menikmati
00:12:49selamat menikmati
00:12:51ampun yang kenapa ini yang ngakukan terhadap diri saya kau salah besar cucuku balas kau
00:13:20akan kuarisi ilmuku asal kau sanggup menjalankan tirakatnya apa saja persyaratannya Pertama kau harus
00:13:37mencuri ari-ari bayi yang baru lahir untuk kemudian kau makan mentah-mentah kedua
00:13:49berendam di muara yang banyak buayanya selama sehari semalam
00:13:57ketika atau yang terakhir kau harus bertelanjang bulat berkeliling kampung pada saat bulan
00:14:17bulan purnama masih ada yang kau lakukan
00:14:24bagaimana kalau saya tidak mengamalkan ilmu itu untuk selamanya
00:14:33tunjukkan dulu kesanggupanmu
00:14:43iya dua belas hayo hayo memancing disitu gintung beli ikan belanak beli kalau nasib belum beruntung
00:14:56mari coba sekali lagi hayo pasang lagi
00:15:00eh ada tamu
00:15:03dari siapa Pak Kades kok tumbing-tumbenan kemari apa mau ngamar atau bunyu di belakang kali
00:15:12saya disini Pak Kades
00:15:22apa yang bisa saya bantu
00:15:32mau pinjam uang lagi
00:15:36atau perlu untuk sembangan desa barangkali
00:15:43ingat kau telah membunuh orang yang tidak berdosa Bisman
00:15:50kau takut pada Sarma
00:15:57karena dialah satu-satunya Kiai yang berani menentang usahamu ini
00:16:03dia telah membunuh istriku dengan ilmu santet
00:16:11itu fitnah
00:16:12mana mungkin
00:16:16seorang yang lagi baca Al-Quran
00:16:19kau tuduh membuat teluk
00:16:21mengaji itu cuma kedok
00:16:25ialah yang menyebabkan kematian istriku
00:16:29kau
00:16:30kalau kematiannya itu tidak wajar
00:16:33kenapa tidak diperiksa pada Pak Mantri
00:16:36eh
00:16:37aku tidak percaya pada Mantri
00:16:39kecuali dokter
00:16:40di sini tidak ada dokter
00:16:42dan untuk melapor kepada polisi
00:16:44kantornya pun jauh
00:16:46walaupun keadaan desa kita sedemikian
00:16:49kau tidak dibenarkan main hakim sendiri
00:16:52kau akan dituntut oleh hukum
00:17:01eh
00:17:02kermu
00:17:04hahaha
00:17:06hahaha
00:17:08this man
00:17:12Isman
00:17:37Sebaiknya depat-depat kau tutup usaha maksiat ini
00:17:42Sebetulnya yang pantas jadi kepala desa adalah jurangan Isman
00:17:52Betul tidak surah-surah
00:17:54Tujuh
00:17:55Tujuh
00:17:56Tujuh
00:17:57Tujuh
00:17:58Tunggu tanggal mainnya
00:18:00Aduh sakit bu
00:18:09Sabarian bu
00:18:10Sabarian
00:18:11Banyak nafas do
00:18:14Ngedenak
00:18:18Bagus
00:18:19Ngeden lagi nak
00:18:23Ayo
00:18:26Bagus
00:18:29Ngeden lagi nak
00:18:31Ngeden terus yang kuat nak
00:18:33Ya
00:18:34Ayo
00:18:36Ayo
00:18:37Ayo
00:18:38Yang kuat
00:18:39Semoga selamat
00:18:43Nak
00:18:47Bayinya laki-laki
00:18:49Badannya montok
00:18:51Wajahnya mirip saya ya bu
00:18:53Ya mirip bapaknya
00:18:55Besok
00:18:57Ari-arinya ditanam di depan rumah
00:18:59Lantas dikurungi
00:19:01Ya
00:19:01Kalau malam
00:19:02Dikasih lampu ya
00:19:04Ya bu
00:19:05Jangan lupa ya nak
00:19:05Jangan lupa ya nak
00:19:06Jangan lupa ya nak
00:19:06Banyak nafas do
00:19:08Banyak nafas do
00:19:09Banyak nafas do
00:19:11Banyak nafas do
00:19:13Banyak nafas do
00:19:14Banyak nafas do
00:19:16Banyak nafas do
00:19:18Banyak nafas do
00:19:20Banyak nafas do
00:19:21Banyak nafas do
00:19:22Banyak nafas do
00:19:23Banyak nafas do
00:19:24Banyak nafas do
00:19:25Banyak nafas do
00:19:26Banyak nafas do
00:19:27Banyak nafas do
00:19:28Banyak nafas do
00:19:29Banyak nafas do
00:19:30Banyak nafas do
00:19:31Banyak nafas do
00:19:32Banyak nafas do
00:19:33Banyak nafas do
00:19:34Banyak nafas do
00:19:35Banyak nafas do
00:19:36Banyak nafas do
00:19:37Banyak nafas do
00:19:38Banyak nafas do
00:19:39akhir-akhir hilang nak
00:19:58tapi putar disitu
00:19:59apa iya bu
00:20:01jangan-jangan
00:20:05si hitam yang gondol itu
00:20:09jangan-jangan
00:20:39jangan-jangan
00:21:09jangan-jangan
00:21:39jangan-jangan
00:21:40rupanya kau telah berhasil memperoleh hari-hari itu
00:21:42kau tidak usah heran cucuku
00:21:50setiap bulan purnama penuh
00:21:52sampai bulan kembali gelap
00:21:54wujudku akan seperti ini
00:21:56dan ketika bulan sabit pertama menjelang purnama
00:22:02aku menjadi manusia buaya
00:22:05begitu berulang-ulang
00:22:09jadi saya juga akan seperti itu
00:22:14itu perjanjian antara aku dan guruku
00:22:20sekarang makanlah hari-hari itu
00:22:25ayo
00:22:28ayo
00:22:32ayo
00:22:35ayo
00:22:36ayo
00:22:38ayo
00:22:42Jangan lupa
00:22:50Asmi
00:22:53Juragan
00:22:58Jangan bawa anak kami
00:23:00Saya akan bayar hutang itu
00:23:02Minggu muka
00:23:03Sudah berapa kali kau tunda
00:23:04Kredit perahu dan jari menumpuk
00:23:07Dengan bunga yang makin meninggi
00:23:09Ampun Juragan
00:23:10Angkapan ikan saya sedikit
00:23:13Perahu saya rusak
00:23:16Baik
00:23:19Anakmu akan ku jadikan istri
00:23:21Lalu ku jual ke kota
00:23:24Dengan demikian hutang-hutangmu ku anggap lunas
00:23:26Jangan Juragan
00:23:28Biarkan Asmi bersama kami
00:23:30Saya akan lunasi hutang-hutang itu
00:23:33Kau tak akan mampu membayarnya
00:23:36Juragan
00:23:37Juragan
00:23:39Jangan lupa
00:23:43Jangan lupa
00:23:44Jangan lupa
00:23:45Asmi
00:23:45Asmi
00:23:47Asmi
00:23:47Ayo
00:23:50Tidak!
00:24:20Terima kasih telah menonton
00:24:50Terima kasih telah menonton
00:25:20Terima kasih telah menonton
00:25:50Terima kasih telah menonton
00:26:20Terima kasih telah menonton
00:26:50Terima kasih telah menonton
00:27:20Terima kasih telah menonton
00:27:50Terima kasih telah menonton
00:27:52Terima kasih telah menonton
00:27:54Terima kasih telah menonton
00:27:56Terima kasih telah menonton
00:27:58Tenang
00:28:00Terima kasih telah menonton
00:28:02Tenang
00:28:04Terima kasih telah menonton
00:28:06Tidak
00:28:08Tidak
00:28:10Terima kasih telah menonton
00:28:12Menangkapnya
00:28:14Terima kasih telah menonton
00:28:16Terima kasih telah menonton
00:28:18Terima kasih telah menonton
00:28:22Tenang
00:28:52Tidakten
00:28:54Terima kasih telah menonton
00:28:56Terima kasih telah menonton
00:28:58Tidakten
00:29:00Terima kasih telah menonton
00:29:02Terima kasih telah menonton
00:29:04Terima kasih telah menonton
00:29:06Terima kasih telah menonton
00:29:08Terima kasih telah menonton
00:29:10Terima kasih telah menonton
00:29:12Terima kasih telah menonton
00:29:14Terima kasih telah menonton
00:29:16Terima kasih telah menonton
00:29:18Terima kasih telah menonton
00:29:20Terima kasih telah menonton
00:29:22Terima kasih telah menonton
00:29:24Terima kasih telah menonton
00:29:26Terima kasih telah menonton
00:29:28Terima kasih telah menonton
00:29:30Santet! Santet! Santet!
00:29:36Desa Karangsetan ini tengah dilanda wabah santet.
00:29:43Siapa yang tidak percaya pada ilmu teru itu?
00:29:48Hayo, siapa? Hayo!
00:29:50Ngomong di muka saya!
00:29:51Percaya!
00:29:52Di negara kita ini, di mana-mana ada santet, cuma istilahnya yang berbeda.
00:30:08Bermacam bahasa untuk bersatu nama.
00:30:16Begu Ganjang di Sumatera.
00:30:20Di Jawa Barat, orang Sunda bilang teluh.
00:30:27Di Jawa Tengah, tenung.
00:30:30Kalau di Jawa Timur, santet atau modong.
00:30:40Lantas, apa pula namanya di Nusa Tenggara?
00:30:45Leo Leo, atau Pedang Pekir, atau CR, kata orang Medure.
00:30:57Aki, tahu dari mana istilah-istilah itu?
00:31:03Ya baca di majalah dong, Som.
00:31:05Ini kayu lima, akar Widoro Laut, akar Beringin Seto, serta masih banyak jenis-jenis penangkal santet lainnya.
00:31:27Pak, khasiatnya aku peroleh lewat tirakat dan topo broto.
00:31:39Agar khasiatnya tidak luntur, benda-benda ini harus ditebus.
00:31:46Makin besar pengasihannya, makin besar pula khasiatnya.
00:31:52Pak, saya beli itu, Pak.
00:31:54Silahkan, saudara-saudara.
00:31:55Silahkan.
00:32:03Saya satu, Ki.
00:32:06Saya, Ki.
00:32:10Lihatannya sandiwara kipiran berhasil, Kak.
00:32:14Mereka masih banyak yang percaya pada ilmu-ilmu pelnik, sih.
00:32:17Hampir dia.
00:32:18Yuk.
00:32:19Saya beli dua, Ki.
00:32:21Terima kasih, Ki.
00:32:22Iya, iya.
00:32:24Terima kasih, Ki.
00:32:25Iya.
00:32:28Pak Ternuhun, Ki.
00:32:29Iya, iya.
00:32:30Terima kasih, Ki.
00:32:32Terima kasih, Pak.
00:32:39Tidak sia-sia.
00:32:41Kami mengundang sampian, Kang.
00:32:44Beruntunglah kita-kita yang bisa memanfaatkan situasi.
00:32:48Buat kalian berterima kasih, Kang.
00:32:54Satu, dua, tu, wak, tu, wak, benti.
00:33:00Hadat kiri, jat.
00:33:01Hadat kiri, jat.
00:33:05Bu, saya salah.
00:33:10Hormat kepada bermasuri, jat.
00:33:13He, Ki.
00:33:15He, Ki.
00:33:16He, Ki.
00:33:16Beduk Maghrib udah liwat.
00:33:18Beduk Isa udah liwat.
00:33:21Apa lo mau baris terus-terusan sampe beduk subuh?
00:33:24Bayar lo, Ki.
00:33:26He, Ki.
00:33:30Di kampung ini,
00:33:32Hansip,
00:33:33cuma gue doang,
00:33:34Ausidorman.
00:33:35Kita harus menunjukkan semangat yang tinggi dong.
00:33:39Eh, Bang.
00:33:42Ngendon jauh-jauh,
00:33:44cuma jadi Hansip doang, Ma.
00:33:46Mending di Betawi aja, Bang.
00:33:51Betawi.
00:33:52Betawi udah penuh orang.
00:33:56Mendingan kita tinggal di desa aja.
00:33:59Yang penting,
00:34:00kita bermasyarakat.
00:34:02Betul gak?
00:34:04Betul.
00:34:06Jadi Hansip,
00:34:08jadi Abri,
00:34:10jadi pegawai negeri,
00:34:12jadi petani,
00:34:13atau jadi apa saja.
00:34:15Asal berbakti buat negara,
00:34:17itu adalah baik.
00:34:18Termasuk Ibu,
00:34:19Kang bikin bakul, gitu.
00:34:21Tentu.
00:34:22Ibu Siti kan termasuk orang
00:34:24yang melestarikan kerajinan tangan
00:34:26tradisional.
00:34:28Siapa tau,
00:34:29tahun depan udah berkawai taruh.
00:34:31Iya gak?
00:34:33Eh,
00:34:34ngomong-ngomong udah jam 11 nih.
00:34:36Yuk kita kontrol.
00:34:37Oh iya.
00:34:40Ti,
00:34:40tinggal dulu ya.
00:34:41Iya.
00:34:41Man,
00:34:44ngomong-ngomong dulu.
00:34:45Ah,
00:34:46gak usah Bu.
00:34:47Makasih.
00:34:49Oke,
00:34:49di rumah ya.
00:34:50Iya.
00:34:50Bye-bye.
00:34:51Bu,
00:34:52ini sih.
00:34:53Iya,
00:34:53Man.
00:34:55Bye-bye.
00:34:57Diem-diem bangga juga.
00:35:03Gue punya laki kayak elukir.
00:35:06Siapa tau lu jadi jenderal hansip.
00:35:11Merdeka.
00:35:12Apapun yang saya lihat,
00:35:38man.
00:35:38Itu perempuan apa?
00:35:40Bukan.
00:35:43Itu bukan perempuan.
00:35:44Itu wanita.
00:35:47Perempuan sama wanita?
00:35:48Apa bedanya?
00:35:49Eh,
00:35:49maksud saya,
00:35:51itu tampangnya mirip katemi
00:35:53istri almarhum Kiai Sarma.
00:35:55Betul gak?
00:35:57Mana gue tau,
00:35:58kenal juga enggak.
00:36:06Hati saya penasaran.
00:36:08Ayo ikutin.
00:36:11Buisi.
00:36:12Jangan.
00:36:13Barangkali itu jenderal.
00:36:20Eh,
00:36:21demi keamanan,
00:36:22kita wajib mencurigainya.
00:36:25Ayo.
00:36:26Ayo.
00:36:28Ganteng.
00:36:28Lenyap lagi.
00:36:41Aneh tak kenyata.
00:36:42Eh?
00:36:42Pak,
00:36:43lihat perempuan lewat di sini.
00:37:08Tidak,
00:37:09Tidak,
00:37:09Pak.
00:37:12Eh,
00:37:12oh,
00:37:13bener.
00:37:14Oh,
00:37:15iya.
00:37:15No.
00:37:20Bener,
00:37:21ini kesempatan buat kita untuk melingkusnya.
00:37:24Siap,
00:37:24siap,
00:37:24ayo.
00:37:25Ayo.
00:37:25Eh,
00:37:44siap,
00:37:44eh kalau ya
00:38:04ya kira perempuan edan lo hehehe perempuan edan eh mati lo udah kurang awas
00:38:11mekan bini lo awas lo ye mau lari kemana lo awas lo
00:38:18tinggah sepadanya kagak bisa ngebelain bini sendiri sama orang gile lo
00:38:22jangan lari lo eh tunggu eh jangan lari eh awas lo ye tar malem gua kagak bagi lo ye
00:38:30kira sar malem lu puase lo tidur di luar lo ye
00:38:34hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai Hai
00:38:55Terima kasih telah menonton
00:39:25Ilmuku telah merasuk ke dalam dirimu
00:39:40Sebentar juga sirna
00:39:55Ingat
00:40:07Sekarang kau telah menjadi wanita santet
00:40:10Satu-satunya penghalang yang dapat melumpuhkan kita adalah
00:40:15Ilmu agama
00:40:18Terima kasih Pak
00:40:47Assalamualaikum
00:40:48Den Bramuja
00:40:56Eh Den Bramuja
00:40:58Apa kabar nih
00:41:00Baik
00:41:00Selamat Den
00:41:03Selamat Den
00:41:05Mari Pak
00:41:07Ayo naik
00:41:15Dengan depan
00:41:21Setiakan laki bawan yang manis-manis
00:41:24Cukung-cukung banyak yang besar
00:41:25Aduh
00:41:26Beres
00:41:28Asal bayarnya lebih baik
00:41:30Pokoknya
00:41:32Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:34Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:35Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:35Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:37Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:41Harga disesuaikan dengan kondisi barat
00:41:42Terima kasih
00:41:46Terima kasih
00:41:51Terima kasih
00:42:08Terima kasih
00:42:33Terima kasih
00:42:34Terima kasih
00:42:35Terima kasih
00:42:36Terima kasih
00:42:37Terima kasih
00:43:07Terima kasih
00:43:37Terima kasih
00:44:07Terima kasih
00:44:37Terima kasih
00:45:07Terima kasih
00:45:37Terima kasih
00:45:39Terima kasih
00:46:07Terima kasih
00:46:09Terima kasih
00:46:11Terima kasih
00:46:13Terima kasih
00:46:15Terima kasih
00:46:17Terima kasih
00:46:19Terima kasih
00:46:21Terima kasih
00:46:23Terima kasih
00:46:25Terima kasih
00:46:27Terima kasih
00:46:29Terima kasih
00:46:31Terima kasih
00:46:33Terima kasih
00:46:35Terima kasih
00:46:37Terima kasih
00:46:39Terima kasih
00:46:41Terima kasih
00:46:43Terima kasih
00:46:45Terima kasih
00:46:47Terima kasih
00:46:49Terima kasih
00:46:51Terima kasih
00:46:53Terima kasih
00:46:55Terima kasih
00:46:57Terima kasih
00:46:59Terima kasih
00:47:01Terima kasih
00:47:29Terima kasih
00:47:31Terima kasih
00:47:59Terima kasih
00:48:01Terima kasih
00:48:03Terima kasih
00:48:05Terima kasih
00:48:07Terima kasih
00:48:35Terima kasih
00:48:37Terima kasih
00:48:39Terima kasih
00:48:41Terima kasih
00:49:09Terima kasih
00:49:11Terima kasih
00:49:39Terima kasih
00:49:41Terima kasih
00:50:09Terima kasih
00:50:11Terima kasih
00:50:13Terima kasih
00:50:15Terima kasih
00:50:17Terima kasih
00:50:19Terima kasih
00:50:21Terima kasih
00:50:23Terima kasih
00:50:51saya orang baik-baik jangan cepat main sangka kalau tak ada buktinya saya orang baik-baik
00:51:21memang serba salah jadi pengangguran ada yang
00:51:51penghilangan penganggur jadi sasaran
00:51:56memang serba salah jadi pengangguran tak ada orang percaya
00:52:17biar mutang rokok semata
00:52:22nasib ya nasib kapan hidup akan berubah
00:52:29ingin cari kerja agar tidak dipandang hingga
00:52:36sumpah mati saya orang baik-baik biar saya pengangguran
00:52:48saya tidak panjang tangan saya orang baik-baik
00:53:00saya dilahirkan di kampung ini saya nggak mau
00:53:05agar nanggur tapi itu bikin kotor nama kampung
00:53:10memang serba salah jadi pengangguran
00:53:22memang serba salah jadi pengangguran ada yang kehilangan penganggur jadi sasaran
00:53:40memang serba salah jadi pengangguran
00:53:59memang serba salah jadi pengangguran
00:54:01memang serba salah jadi pengangguran
00:54:02memang serba salah jadi pengangguran
00:54:04pengangguran
00:54:08memang serba salah jadi pengangguran
00:54:10kapan hidup akan berubah
00:54:13ingin cari kerja agar tidak dipandang hingga
00:54:22sumpah mati bapak nasib saya orang baik-baik
00:54:28jangan cepat main sangga
00:54:32walau tak baik-baik
00:54:34ya saya orang baik
00:54:38ngomong
00:54:42ayo pasang-pasang cepat pasang
00:54:43pasang pasangan
00:54:45anam anam amat
00:54:46siap
00:54:48lagi lagi siap
00:54:50pasang 4 keluar 6 pasang 3 keluar 1
00:54:52uang siapu dengan joket dulu
00:54:54baru main lagi
00:54:56nasib pulih nasib pulih adu-adu sedih sekali nasib pulih nasib pulih
00:55:26banting tulang setiap hari ketes keringat mengucur di badan jadi satu harapan dalam kehidupan yang penuh tantangan
00:55:49nasib pulih nasib pulih adu-adu sedih sekali nasib pulih
00:56:04santet itu adalah berita berikutnya
00:56:11santet itu adalah berita bohong yang ku bikin sendiri
00:56:36benu tewas bukan karena itu tapi karena penyakit kotor
00:56:47hampir semua pelacur di sini disikatnya tiap malam
00:56:56sebelum kematian si Markum
00:57:03katakan padanya bahwa santet itu adalah isu untuk membunuh orang yang tidak kusukai
00:57:17bukai
00:57:27Pak, Pak Kajas, Pak Pak Kajas, selamat siang Pak
00:57:51Selamat siang, dari mana ini?
00:57:52Dari kecamatan, melaporkan perkembangan desa kita, ada apa ini?
00:57:56Kamu ingin bicara, Pak?
00:57:58Iya, Pak, begini, Pak
00:57:59Kau pakai rahasia-rahasia segala
00:58:04Sebenarnya apa sih yang ingin kau sampaikan?
00:58:10Sehingga kalian berdua undang aku kemari
00:58:12Kami ingin membunuh jurakan Pisman
00:58:18Loh, kenapa?
00:58:21Kalian berdua kan pegawai kepercayaannya
00:58:24Kenapa mesti demikian?
00:58:26Itu kan tidak baik
00:58:28Terus terang, kami sangat menyintai Pak Kades
00:58:32Ketahuilah, Pak
00:58:34Orang yang bakal menjadi korban berikutnya
00:58:38Adalah Bapak
00:58:40Diriku?
00:58:43Apakah dia juga ingin bunuhku dengan isu kena santet?
00:58:46Iya, Pak
00:58:47Justru itu
00:58:48Kami ingin membunuhnya lebih dulu
00:58:50Aku curiga mendengarnya
00:58:53Bapak tidak perlu curiga
00:58:55Ini saatnya untuk bertindak
00:58:59Diminum dulu kopinya, Pak
00:59:02Loh, kok cuma satu?
00:59:06Buat kalian mana?
00:59:08Kami sudah terlalu banyak kopi kau, Pak
00:59:10Silahkan, Pak
00:59:12Silahkan, Pak
00:59:13Pak Kades
00:59:20Kenapa mendarat kami perubah, Pak?
00:59:23Ini lantara kami sudah jenuh dengan kejahatannya
00:59:25Dan siapakah diangkatinya?
00:59:29Bisman
00:59:30Dia adalah sumber masyarakat
00:59:32Yang selalu membuat keunaran di desa kita ini, bukan?
00:59:37Ketahuilah, Pak
00:59:38Hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut
00:59:42Tidak pantas terjadi di negara yang telah tertib administrasi maupun keamanannya seperti di desa kita ini
00:59:50Meskipun letaknya terpencil di lingkungan hutan dan lautan
00:59:55Masih ada yang ingin berkuasa semena-mena
00:59:58Gila, Bapak merestui
01:00:02Malam ini juga nyawanya akan kami habis
01:00:07Tunggu
01:00:09Perutu sakit
01:00:10Pala aku pening
01:00:12Biar saya berundung
01:00:15Iya, iya
01:00:16Mau ikuti dia
01:00:27Biar aku tunggu di sini
01:00:29Beres
01:00:30Biar aku pening
01:01:00Biar aku pening
01:01:30Cepat panggil, Pak Mantri
01:01:31Jadi begini, Pak
01:01:33Cepat
01:01:33Apa-apa ini?
01:01:38Tadi Bapak pergi belum apa-apa
01:01:41Kok sekarang jadi begini?
01:01:45Bapak dari mana sih, Pak?
01:01:48Sabar ya, Pak
01:01:49Kami sedang memanggil Pak Mantri
01:01:51Pak
01:01:55Pak
01:01:58Pak
01:01:59Bapak
01:02:02Ya Allah
01:02:03Anakku Bapakmu
01:02:05Inalillahi wa ina ilaihi roji'u
01:02:10Bu
01:02:13Bu
01:02:13Bu sabarlah
01:02:15Terimalah
01:02:16Taksu Tuhan ini
01:02:17Bapakmu
01:02:18Bapakmu
01:02:19Bapakmu
01:02:20Bapakmu
01:02:22Terima kasih
01:02:27Pak
01:02:28Bapakmu
01:02:29Bapakmu
01:02:30Sampai
01:02:30Sampai
01:02:31Bapakmu
01:02:31Bapakmu
01:02:32Jangan!
01:02:37Jangan!
01:02:39Jangan, Jangan!
01:02:41Jangan!
01:02:43Jangan!
01:02:58Jangan!
01:03:06Jangan!
01:03:10Pak Jaka, kenapa?
01:03:28Pak Jaka, kenapa?
01:03:34Endor, endor.
01:03:40Pak Jaka, kenapa?
01:04:02Pak Jaka.
01:04:03Itu katanya, lakmat tangkap perempuan itu!
01:04:10Ayo cepat
01:04:12Mana perempuan itu
01:04:20Tidak ada curahkan
01:04:22Hilang
01:04:23Selamat jalan Pak Markum
01:04:29Selamat jalan Pak Kades
01:04:31Atas nama warga desa
01:04:36Kami turut berduka cita atas kematian ini
01:04:40Pak Kades tewas karena santet
01:04:44Hati siapa yang tidak terbakar
01:04:46Pada tukang-tukang teluh itu
01:04:48Ini angker dan katemi
01:04:53Masyarakat harus mencari
01:04:56Dan menangkapnya hidup-hidup
01:04:59Lalu serahkan kepadaku
01:05:05Untuk sementara
01:05:07Ijinkanlah saya mengambil alih
01:05:10Tampuk pimpinan desa kita ini
01:05:13Hingga diadakannya
01:05:15Pemilihan Kades yang baru
01:05:17Setujukah saudara-saudara
01:05:20Jika saya dipilih menjadi
01:05:22Kades desa ini
01:05:22Bagaimana saudara-saudara
01:05:31Bagaimana?
01:05:41Setuju?
01:05:42Setuju
01:05:42Ayo
01:05:52Ayo
01:05:52Ayo
01:05:53Setuju
01:05:54Bagus
01:05:58Bagus
01:05:59Mulai saat ini juga
01:06:01Urusan desa termasuk keamanan kampung
01:06:04Menjadi tanggung jawabku
01:06:05Terima kasih
01:06:07Hal ini
01:06:20Tidak boleh kita diemin
01:06:21Kita harus melapor
01:06:23Ke tingkat lebih tinggi
01:06:25Ke tingkat kabupaten
01:06:27Benar kira
01:06:28Kematian Pak Kades
01:06:29Harus diusut
01:06:30Biarpun desa kita ini terisolir
01:06:33Kita harus melaporkan
01:06:35Pada pihak kepolisian
01:06:36Pak Bokir
01:06:37Ya
01:06:37Pak Durman
01:06:38Sini Pak
01:06:39Sabar ya
01:06:42Tolong antarkan Ibu pulang
01:06:45Biarkan saya disini dulu
01:06:47Ayo
01:06:50Ibu
01:06:50Di balai
01:06:56Bertan
01:06:57Osoot
01:07:01Jangan lupa
01:07:02Ustaj
01:07:03Jangan lupa
01:07:06Pergil
01:07:06Intach
01:07:07Tidak
01:07:08Jangan lupa
01:07:08Abang
01:07:09ebe
01:07:09inh
01:07:10기대
01:07:10Jangan lupa
01:07:11uli
01:07:11Jangan lupa
01:07:12Tidak
01:07:12Jangan lupa
01:07:13Abang
01:07:14Sep
01:07:15Edo
01:07:16saya turut berduka cinta atas meninggalnya bapakmu beliau orang baik semoga Allah melapangkan
01:07:43kuburnya terima kasih hai tunggu nama saya Ahmad Pramuja kamu siapa Academy Academy
01:08:13selamat menikmati
01:08:43selamat menikmati
01:09:13selamat menikmati
01:09:43jangan kau bunuh hewan piaraanku siapakah gerangan adik ini akulah satu-satunya insan penghuni taman ini
01:10:05andai kata adik jadi sitihawa bagaimana kalau aku jadi Adamnya
01:10:12pertama kali kulihat wanita yang paling cantik adalah kau
01:10:24astagfirullahaladzim
01:10:31lantaran Bisman menjadi kepala desa mulai saat ini juga saya meletakkan jabatan selaku hansib di desa karang setan
01:10:45pengunduran diri diterima eh apa-apa nih Pak Bogir Pak Dorman eh kepala desa boleh berganti tapi kalian harus tetap jadi hansib
01:10:52tapi kalian harus tetap jadi hansib
01:11:04nehi nehi nehi nehi nehi nehi nehi hidungnya aja
01:11:11janas
01:11:12janas
01:11:13licik lagi
01:11:14dua takut ah
01:11:16muka
01:11:18muka apa paru dam
01:11:20hehehe
01:11:21jangan-jangan
01:11:22dia yang meracunin Pak Markum
01:11:25sulit untuk menuduh orang tanpa bukti dan saksi
01:11:28yang jelas kematian ayahku bukan karena santet
01:11:33oh iya eh besok masyarakat desa diminta untuk berame-rame ke hutan larangan mencari dukun wanita itu
01:11:41eh kamu ikut nggak
01:11:45gua gua cuma niat kalo Bishman mati ini jenggot kesayangan gua gua cabut
01:11:56eh eh kok nggak berdarah
01:12:00terang aja jenggot palsu
01:12:03masuk
01:12:09berarti
01:12:10berlindung
01:12:11berlindung
01:12:15hey dar
01:12:16tempat ini seperti yang gua lihat dalam mimpi
01:12:19ini kan gua buka kata nih
01:12:21bagus
01:12:22bukan
01:12:23ini rumah nyinyi angker
01:12:24dukun santet itu
01:12:25eh
01:12:31hei perempuan setan
01:12:32akulah ni angker
01:12:50ternyata kau sembunyi disini perempuan laknat
01:12:54tangkap dia dan bunuh
01:12:56ayo
01:12:57ayo
01:12:59ayo
01:13:00ya
01:13:02minggu saudara-saudara
01:13:03sabar
01:13:04sabar
01:13:05sabar saudara-saudara
01:13:06tenang
01:13:07tenang
01:13:08saudara-saudara
01:13:09tenang
01:13:10mutu kau prabuka
01:13:12biar mereka buruk wanita itu
01:13:14ya
01:13:15dia telah menyantai teman-teman kami
01:13:17tenang saudara-saudara
01:13:20tenang
01:13:21sabar saudara-saudara
01:13:23sabar
01:13:24sabar
01:13:25sabar
01:13:26ya
01:13:27ya
01:13:28tenang
01:13:29sebagai bangsa yang berfalsafakan Pancasila
01:13:32masyarakatnya
01:13:33tidak boleh main hakim sendiri
01:13:35biar wanita ini diusut oleh yang berwenang
01:13:38sidi
01:13:51akhirnya wanita penyebar maut ini tertangkap juga
01:13:53wanita penyebar maut ini tertangkap juga ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha selamat datang
01:14:03kata meh kami minta introgasi di tempat resmi bukan di sini ha permintaanmu dipenuhi tapi
01:14:13biarkan dia beristirahat dulu bawa dia ke dalam sekarang saudara-saudara sebaiknya bubarlah
01:14:30ayo bubar bubar ayo ayo pulang
01:14:38perjalanan
01:15:08Ternyata isuku benar.
01:15:10Sebagai dukun santet,
01:15:13kematianmu pun harus dibakar.
01:15:19Aku sekarang di hadapanmu.
01:15:22Lakukanlah apa yang kau pendam dalam khayalmu selama ini.
01:15:35Kau sungguh-sungguh.
01:15:37Ya.
01:15:39Sudah terlalu lama.
01:15:42Aku menanti kesempatan seperti ini.
01:15:45Kau sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh.
01:15:49Kau sungguh-sungguh-sungguh-sungguh.
01:15:52Kau sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh.
01:15:56Kau sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh-sungguh.
01:15:59Terima kasih telah menonton!
01:16:29Terima kasih telah menonton!
01:16:59Terima kasih telah menonton!
01:17:29Terima kasih telah menonton!
01:17:59Terima kasih telah menonton!
01:18:29Terima kasih telah menonton!
01:18:59Terima kasih telah menonton!
01:19:29Terima kasih telah menonton!
01:19:59Terima kasih telah menonton!
01:20:01Terima kasih telah menonton!
01:20:03Terima kasih telah menonton!
01:20:05Terima kasih telah menonton!
01:20:07Terima kasih telah menonton!
01:20:09Terima kasih telah menonton!
01:20:11Terima kasih telah menonton!
01:20:13Terima kasih telah menonton!
01:20:15Terima kasih telah menonton!
01:20:31Terima kasih telah menonton!
01:20:33Terima kasih telah menonton!
01:20:35Terima kasih telah menonton!
01:20:37Terima kasih telah menonton!
01:20:39Terima kasih telah menonton!
01:20:41Terima kasih telah menonton!
01:20:43Terima kasih telah menonton!
01:20:45Terima kasih telah menonton!
01:20:47Terima kasih telah menonton!
01:20:49Terima kasih telah menonton!
01:20:51Terima kasih telah menonton!
01:20:53Terima kasih telah menonton!
01:20:55Terima kasih telah menonton!
01:20:57Terima kasih telah menonton!
01:20:59Terima kasih telah menonton!
01:21:01Terima kasih telah menonton!
01:21:03Terima kasih telah menonton!
01:21:05Terima kasih telah menonton!
01:21:07Terima kasih telah menonton!
01:21:09Terima kasih telah menonton!
01:21:11Terima kasih telah menonton!
01:21:13Terima kasih telah menonton!
01:21:15Terima kasih telah menonton!
01:21:17Terima kasih telah menonton!
01:21:19Terima kasih telah menonton!
01:21:21melakukan santet sebagai ilmu peleburnyawa sangat dilarang oleh agama sebagai orang yang beriman kau
01:21:30telah murtad ramuja kalaupun aku berdosa biarlah dosa itu kutanggung sendiri astaghfirullahaladzim
01:21:41kau harus cepat-cepat ditampun pada Allah tinggalkan ilmu sesat ini sekarang juga
01:21:49bertawadlah kepada Allah karena Allah itu maha pengampun
01:21:54kembalilah ke jalannya
01:22:05kembalilah pula kau ke masyarakatmu warga desa pasti akan menerimamu aku akan membantumu
01:22:19sungguh untukmu ya
01:22:24terima kasih pramuja aku akan meninggalkan ilmu hitam ini dan bertawad kepada Allah tidak
01:22:35jangan kau rebuk daging yang sudah berada dalam mulutku kau harus tetap menganut ilmu ku jangan kau dengarkan rayon pemuda itu
01:22:50maafkan aku nyih sebagaimana janjiku semula aku akan meninggalkan ilmu ini setelah dendamku terbalas
01:23:01tidak kau satu-satunya pewarisku
01:23:05demi muridku kau harus kubunuh aku
01:23:21muridku kau harus kubunuh aku
01:23:26muridku kau harus kubunuh aku
01:23:29muridku kau harus kubunuh aku
01:23:43muridku kau harus kubunuh aku
01:23:45muridku kau harus kubunuh aku
01:23:46muridku kau apa-apa
01:23:50muridku itu
01:23:58macam itu
01:23:59muridku
01:24:01Terima kasih telah menonton!
01:24:31Terima kasih telah menonton!
01:25:01Terima kasih telah menonton!
01:25:31Terima kasih telah menonton!
01:25:33Terima kasih telah menonton!
01:25:35Terima kasih telah menonton!
01:25:37Terima kasih telah menonton!
01:25:43Terima kasih telah menonton!
01:25:45Terima kasih telah menonton!
01:25:47Terima kasih telah menonton!
01:25:49Terima kasih telah menonton!
01:25:51Terima kasih telah menonton!
01:25:53Terima kasih telah menonton!
01:25:55Terima kasih telah menonton!
01:25:57Terima kasih telah menonton!
01:25:59Terima kasih telah menonton!
01:26:01Terima kasih telah menonton!
01:26:03Terima kasih telah menonton!
01:26:05Terima kasih telah menonton!
01:26:09Terima kasih telah menonton!
01:26:11Terima kasih telah menonton!
01:26:13Terima kasih telah menonton!
01:26:15Terima kasih telah menonton!
01:26:17Terima kasih telah menonton!
01:26:19Terima kasih telah menonton!
01:26:21Terima kasih telah menonton!
01:26:23Terima kasih telah menonton!
01:26:25Terima kasih telah menonton!
01:26:29Kita beri sana!
01:26:44Terima kasih telah menonton!
01:26:53Terima kasih telah menonton!
Komentar