00:00Soal kobaran api, kemudian lahan terbakar atau bola api yang jatuh, itu saya anggap tidak relevan.
00:09Saya menganalisis dan merekonstruksikan bahwa kejadian dentuman di wilayah Kuningan dan Cirebon dan terdengar juga di Tegal,
00:21itu terkait dengan meteor yang ukurannya cukup besar.
00:25Data yang terkait dengan gambar objek terang yang melayang di langit dan itu menjadi ciri seperti meteor,
00:34ini yang kemudian saya analisis lebih lanjut, termasuk citra atau katakan gambar yang terekam pada sensor BMKG Cirebon di Astana, Jakura.
00:45Itu menunjukkan bahwa ada kejadian yang sinkron dengan informasi dentuman sekitar pukul 18.30.
00:52Rekaman CCTV pukul 18.35, kemudian sensor gempak oleh BMKG Astana, Jakura, Cirebon 18.39, itu sinkron ya.
01:05Jadi saya menyimpulkan bahwa dentuman yang dianggap misterius tersebut, itu sesungguhnya disebabkan oleh meteor yang ukurannya agak besar.
01:15Yang pertama akan menimbulkan getaran yang cukup besar, yang kedua itu akan menimbulkan lubang yang cukup besar juga,
01:23menjelas lebih besar dari ukuran meteornya ya.
01:26Dan tentu akan membahayakan kalau jatuhnya itu di dekat pemukiman ya, atau di pemukiman.
01:33Tapi sejauh ini, probabilitas jatuh di pemukiman itu kecil sekali, karena wilayah bumi ini sangat luas sekali,
01:40dan wilayah yang ada penduduknya itu relatif sangat kecil dibandingkan wilayah yang tidak berpenduduk.
01:49Ada lautan, ada hutan, ada gurun, sedangkan yang berpenduduk itu jauh lebih kecil dibandingkan yang tidak berpenduduk.
01:57Terima kasih.
Komentar