Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KPK Ingatkan Kemenkeu Soal Risiko Korupsi dalam Pencairan Rp200 Triliun ke 5 Bank

Link Terkait : https://www.suara.com/news/2025/09/19/081112/kpk-wanti-wanti-kemenkeu-soal-potensi-korupsi-dalam-pencairan-rp-200-triliun-ke-5-bank

KPK memberi peringatan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait risiko korupsi dalam pencairan Rp200 triliun ke lima bank BUMN. Peringatan ini disampaikan setelah KPK menahan lima tersangka kasus kredit fiktif di BPR Jepara Artha.

Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan dana besar seperti stimulus Rp200 triliun rawan disalahgunakan jika tidak diawasi ketat. Ia mencontohkan kasus kredit macet yang menimbulkan kerugian negara.

Meski begitu, KPK memastikan siap mengawasi agar kebijakan ini tetap sesuai aturan. Sementara itu, Menkeu Purbaya telah melaporkan rencana pencairan dana ke Presiden Prabowo untuk mendorong sektor riil.

#KPK #Menkeu #EkonomiIndonesia #DanaTriliun #Korupsi #Perbankan #PurbayaYudhiSadewa #StimulusEkonomi

VO/Video Editor: Nathan/Gita
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00KPK ingatkan Kemenkeu soal resiko korupsi dalam pencairan 200 triliun rupiah ke 5 bank.
00:07Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa
00:12soal potensi korupsi dalam pencairan 200 triliun rupiah ke 5 bank milik negara.
00:19Peringatan ini muncul usai KPK menahan 5 tersangka kasus kredit fiktif di BPR Jepara Arta
00:25termasuk Direktur Utama Jendik Handoko.
00:30PLT Deputi Penindakan KPK, Asep Gunturahayu, menyebut stimulus ekonomi lewat dana besar berpotensi disalahgunakan
00:38seperti kasus kredit macet di BPR.
00:42Meski begitu, KPK siap melakukan pengawasan agar kebijakan berjalan sesuai aturan.
00:50Sebelumnya, Menkeu Purbaya telah melapor ke Presiden Prabowo bahwa 200 triliun rupiah
00:56dari cadangan kas akan digelontorkan ke sistem ekonomi untuk menggerakkan sektor real
01:02dengan syarat tidak langsung ditarik kembali oleh bank sentral.

Dianjurkan