Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Derita Usaha Kecil Pasca Banjir di Tukad Badung

Banjir yang melanda Denpasar meninggalkan luka mendalam bagi para pelaku usaha kecil di bantaran Tukad Badung. Banyak warung dan usaha warga hancur diterjang arus, membuat mereka kehilangan sumber penghidupan utama. Semeton, bagaimana pendapat semeton tentang langkah yang bisa membantu para pelaku usaha kecil ini agar bisa kembali bangkit?

Reporter : AGA
Editor : FDI

#Bali
#AllAboutBali
#BeritaBali
#Denpasar
#TukadBadung
#UsahaKecil
Transkrip
00:00Derita usaha kecil pasca banjir di Tukat Badung?
00:03Banjir melanda kota Denpasar beberapa hari lalu,
00:06menyisakan duka mendalam bagi para pelaku usaha kecil di bantaran Tukat Badung.
00:10Tidak hanya rumah yang terendam,
00:12banyak usaha warga juga ikut porak-poranda diterjang banjir.
00:15Pemilik warung tampak duduk di depan warungnya,
00:18menatap sisa-sisa barang dagangan yang rusak.
00:21Seperti dialami Niwayan Sueci,
00:23pemilik usaha warung kopi dan nasi bungkus di salah satu gang di Jalan Gajah Mada,
00:27kota Denpasar.
00:28Hampir seluruh barang dagangannya habis terbawa arus.
00:32Saat banjir menerjang,
00:34seluruh perabot dan isi dagangan tersapu arus banjir.
00:37Kondisi ini dirasa sangat sulit,
00:39apalagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
00:42Kesulitan menurut wanita parubaya ini semakin berat
00:45karena sebagian modal usaha berasal dari pinjaman modal bank dan pinjaman harian juga.
00:50Bukan hanya kehilangan harta benda,
00:52tetapi juga kehilangan sumber penghidupan utama.
00:55Meski berusaha tegar,
00:56harapan besar kini digantungkan pada uluran tangan pemerintah dan masyarakat
00:59agar usaha kecil seperti milik Niwayan Sueci bisa kembali bangkit pasca musibah banjir.
Komentar

Dianjurkan